NovelToon NovelToon
Dicintai Brondong

Dicintai Brondong

Status: tamat
Genre:Berondong / Dosen / Selingkuh / Beda Usia / Tamat
Popularitas:656.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: MamGemoy

TAMAT SEASON 1

Seorang dosen cantik yang berniat untuk melupakan rasa sakitnya dan memulai hidup baru tanpa cinta, kini dikejar-kejar oleh pria yang jauh lebih muda setelah pertemuan pertama mereka di Bali.

Liburan singkat yang tadinya tak ingin saling mengenal, justru berlanjut hingga menumbuhkan rasa cinta.
Perbedaan umur yang lumayan jauh, membuat Yasmin menolak mentah-mentah ungkapan hati Eza.

Eza yang ternyata adalah mahasiswa di tempatnya mengajar, membuatnya berpikir dua kali tentang niat untuk hidup tanpa cinta lagi.
Yasmin dan Eza terlibat cinta penuh gejolak. Wanita itu pun bingung, apakah itu benar-benar cinta, ataukah hanya nafsu belaka.

Akankah percintaan mereka bisa berjalan mulus?
Sementara banyak faktor yang wanita itu pikir mustahil untuk melanjutkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MamGemoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjanjian bodoh!

...***...

Keesokan paginya. Hari ke empat.

Eza terkejut melihat Yasmin membuka pintu masih dengan muka bantal. "Kamu belum siap?"

Yasmin bangun kesiangan pagi ini, padahal dia sudah menyalakan alarm lebih pagi agar bisa bersiap karena hari ini mereka berencana akan mengunjungi suatu tempat.

"Maaf, Langit. Aku baru bangun. Efek pijatan kemarin masih sangat berkesan, tidurku jadi nyenyak." Yasmin menguap dari balik pintu, matanya sesekali masih terpejam dan mengerjap berusaha membukanya lebar-lebar.

Melihat hal itu, Eza tersenyum. “Sangat menggemaskan,” batin Eza.

"Kamu menertawakanku?" tanya Yasmin kemudian saat menyadari Eza yang tersenyum tipis ketika memperhatikannya.

Eza menggeleng. "Aahh, nggak."

Yasmin lalu membuka pintunya sedikit lebar dan mempersilakan Eza masuk untuk menunggunya.

"Masuklah, aku akan bersiap dengan cepat!"

Tanpa berpikir panjang, Eza langsung masuk begitu saja atas perintah Yasmin. Awalnya pria itu sempat ragu. Baru kali ini dia dipersilakan masuk ke dalam kamar wanita. Apalagi, itu adalah kamar Yasmin—seseorang yang sudah berhasil membuatnya jatuh cinta.

Eza kemudian duduk di sofa yang berada di dekat jendela kamar, sedangkan Yasmin memulai ritual mandinya tanpa luluran karena harus mengejar waktu. Saat ia duduk seorang diri, suasana di dalam Yasmin sangat berbeda dari kamar tempatnya. Hawa dingin suhu ruang begitu sejuk, bahkan melebihi dirinya ketika menyetel AC.

Mata Eza mengitari sekitar sudut kamar itu, di berpikir kamar yang disewa Yasmin adalah suite room—kamar yang harganya cukup tinggi. Hanya ada satu ranjang besar. Sofa panjang serta televisi berukuran besar pula terpasang di dinding. Melihat semua itu, Eza dapat menyimpulkan, wanita itu cukup mempunyai banyak uang untuk menyewa kamar itu.

Seraya menunggu Yasmin mandi, Eza duduk bersantai di sofa sambil menonton televisi. Tak ada acara yang menarik, lalu ia mematikan TV itu lagi. Kemudian, pandangannya terpaku pada sebuah benda yang tergeletak di atas meja, tepat di bawah TV.

Eza Yakin itu adalah sebuah dompet. Punya Yasmin tentunya. Rasa penasarannya semakin besar, Eza lalu berdiri dan mengambil dompet milik wanita itu. Diam-diam ia ingin melihat identitas Yasmin yang sebenarnya.

Entah kenapa, Eza malah melanggar perjanjian mereka. Ketika dompet itu sudah ada di tangan Eza dan mulai membukanya, tiba-tiba saja dia dikejutkan dengan suara wanita yang keluar dari kamar mandi.

"Apa yang kamu lakukan!" teriak Yasmin. Dengan langkah tergesa-gesa, dia menghampiri Eza dan merebut dompet yang ada di tangan Eza.

“Ma–maaf, aku cuma ....”

“Aku nggak nyangka, ya. Ternyata mengingkari ucapanmu sendiri. Aku kecewa sama kamu!” Yasmin terlihat sangat marah. Wanita itu selalu memegang ucapan Eza.

Eza mundur selangkah, ia menyesali perbuatannya. “Senja, maaf karena aku sudah lancang."

"Apa yang kamu lihat?" Yasmin menajamkan matanya.

"Nggak liat apa-apa, Senja." Melihat raut wajah Yasmin yang berubah, Eza pun takut.

"Keluar dari sini!" Tubuh pria itu didorong hingga pintu.

"Hukum aku, tampar aku semaumu agar kamu puas dan mau memaafkanku." Eza memohon, tapi Yasmin terus mendorongnya keluar. "Senja? Jalan-jalan kita?"

"Aku udah nggak mood." Pintu akan ia tutup, tapi Eza menahannya dengan cepat.

"Senja, aku janji nggak akan ulangi lagi. Maafkan aku!" Hanya wajah wanita itu yang terlihat dari celah pintu.

"Aku selalu memegang ucapanmu. 'Apalah arti sebuah nama. Ini hanyalah pertemuan antara dua orang asing saat berlibur bukan?' Kamu lupa?"

Eza pun terdiam. Kata-kata Yasmin sangat menusuk. Namun, dia yang memulai semuanya. "Ucapan bodoh, perjanjian bodoh!" Eza menggerutu, marah pada diri sendiri.

Pria itu pun terpaksa kembali ke kamar. Rencananya batal, tak ada yang akan ia lakukan hari ini. Tapi, ketika masuk ke kamar, Eza justru dikejutkan dengan kehadiran seseorang.

"Tania? Kenapa kamu disini?"

...***...

...Beri like dan komen ya......

...Nantikan bab-bab selanjutnya...

...❤️🥰❤️...

1
Yuni Herwani
sedihnya baper gue
Yuni Herwani
kok jadi begini sedih😢
Yuni Herwani
nah begitu dong salut sama langit pelan2 tapi pasti mantap
Yuni Herwani
jahat kasihani Yasmin/Sweat/
Vina Eka Wahyuni
makin seru nih asyikk
Sinta Ayu
lanjut thorr padahal seru loh ceritanya
Sinta Ayu
gak bsa lihat visual
Rizka Dea
aku bersedia Eza😂
Nenk Jelita
ini gk lanjut x y pdhl seeru bgt
Ali Akbar
nih cerita ilang gtu aja
Gabriella Tumbelaka
lanjut Thor
Yeni Tok
Kecewa
xiao hu.
ELO NANYA, LO BERTUANYA TUANYA. BUANGKE BUKANNYA MINTA MAAP/NGEJELASIN MALAH BLG "MAU KEMANA KALIAN"😒
Retno
ditunggu kelanjutannya ya
Sulis Tyowati
ceritanya bagus banget semangattt di tunggu up lg ya Thor 👍👍💪💪
Ali Akbar
ga je je
Gabriella Tumbelaka
lanjut thor ,tetap semangat ya
Vhera Vherliee Alvaro
ini novel nya lnjut ga sih Thor
𝚝𝙰𝚛𝚢 𝙰𝚁𝚢𝚝𝚊
𝚄𝚙 𝚕𝚊𝚐𝚒 𝚝𝚘𝚛𝚛𝚛𝚛𝚛𝚛,,, 𝙽𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚒𝚗 𝚗𝚒𝚌𝚑 😭😭😭😭😭😭
𝚝𝙰𝚛𝚢 𝙰𝚁𝚢𝚝𝚊
𝙱𝚊𝚐𝚞𝚜𝚜𝚜𝚜𝚜𝚜 𝙱𝚊𝚗𝚐𝚎𝚝𝚝𝚝𝚝𝚝𝚝 𝚌𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!