Angan Kaina hancur ketika sosok Zidan muncul dan masuk ke kehidupannya. Imajinasi indah yang selama ini ia dambakan, hancur seketika.
Takdir mempermainkan perasaannya dengan kejam. Ia harus hidup dalam pernikahan yang tak diinginkan. Tidur satu ranjang dan berbaring bersama dengan laki-laki asing.
Setelah ia mulai bisa menerima situasinya, sekali lagi—takdir mempermainkannya. Hati nya dipatahkan, rasa percayanya dikhianati oleh orang yang selama ini ia sukai.
Sosok suami yang tak dicintai selalu ada, memberi dukungan, menyalurkan rasa aman dan nyaman. Perlahan Kaina sadar, Zidan adalah takdir dari Tuhan yang seharusnya ia cintai sepenuh hati.
Jalan hidup tak selalu mulus, seringkali lubang yang sangat dalam menyapamu di depan.
Lubang apa yang akan menyapa Kaina di masa depan?
Siapa yang akan bersama Kaina pada akhirnya?
Joshua?
Zidan?
Ataukah Hanif?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Możhe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teman Lama
"Zi, aku mau sembuh." rengek Kaina untuk kesekian kalinya. Ini sudah hari ke-5 Kaina sakit radang tenggorokan. Biasanya ia akan sembuh dalam waktu 3 hari atau paling lama 4 hari.
Sudah 5 hari lamanya juga Kaina tidak pergi bekerja. Sedangkan Zidan sempat beberapa kali masuk ke kantor meski harus kembali pulang setiap saat untuk memastikan Kaina baik-baik saja.
Aqil membantunya menjaga Kaina selama 4 hari, namun hari ini tidak karena Zidan menyuruhnya untuk pulang dan beristirahat.
"Kita ke rumah sakit ya? Biar kamu dapat perawatan dari dokter dan cepat sembuh." Zidan tidak bosan membujuk Kaina agar mau di bawa ke dokter dan mendapat perawatan.
"Nga mau, Zi." tolak Kaina untuk kesekian kalinya.
"Kalau kamu nga mau, nanti nga sembuh-sembuh."
"Aqil dimana?"
"Pulang. Kamu butuh apa? Saya ambilkan." Kaina menggeleng. Tidak ada yang ia butuhkan, apapun itu selain kesembuhan sekarang.
Karena radang tenggorokan adalah sakit yang sangat Kaina hindari, sebab sangat menyiksanya. Saat radangnya kambuh, semua rasa sakit menjadi satu.
Ia akan demam ketika siang hari, dan merasa kedinginan ketika malam hari tiba. Pusing di setiap saat, kehilangan penciuman dan tentunya rasa sakit yang teramat pada rongga tenggorokan nya.Ia bahkan tidak bisa tidur tanpa mengonsumsi obat pereda nyeri.
.......
.......
"Zi?"
"Kan aku sudah bilang, nga mau ke rumah sakit!" protes Kaina ketika Zidan membawanya ke ruamh sakit dengan tanpa memberitahunya terlebih dahulu.
"Saya tidak tega melihat kamu terus seperti ini."
"Kita harus pulang!" kata Kaina tidak peduli dengan apa yang di ucapkan Zidan.
"Sebentar saja, sayang."
Setelah melewati perdebatan panjang, akhirnya Kaina mau turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.
"Hai Zidan?" seorang dokter laki-laki muda menyapa Zidan begitu mereka melewati pintu otomatis rumah sakit.
"Oh, pacar kamu?" tanya laki-laki itu sembari melirik Kaina.
"Istri saya!" jawab Zidan memberitahu.
Laki-laki itu memperlihatkan wajah terkejutnya. "Serius? Demi apa? Kamu udah nikah?"
"Puji Tuhan,"
"Akhirnya kamu doyan perempuan 🙂"
"Chris, saya butuh dokter perempuan untuk memeriksa istri saya." kata Zidan.
"Hamil?" tanya Chris spontan. Dia adalah teman lama Zidan. Mereka pernah menjadi teman satu sekolah saat SMA. Dan kini Chris menjadi dokter spesialis penyakit dalam di sebuah rumah sakit swasta.
"THT Chris. Istri saya radang tenggorokan, sudah hampir seminggu tidak sembuh. Jadi tolong carikan dokter THT perempuan." jelas Zidan.
"Oh~~"
"Dokter spesialis THT perempuan hanya dr. Oki, tapi sekarang sedang menangani pasien lain di lantai 3. Kalau tidak keberatan kalian bisa menunggunya di ruanganku." kata Chris.
"Oke, kami akan menunggu." jawab Zidan, lalu menarik tangan Kaina mengekori Chris yang akan mengantar mereka ke ruangannya, menunggu dr. Oki.
Kaina duduk dengan tidak nyaman karena Zidan yang tak kunjung melepas genggamannya.
"Ngomong-ngomong, sudah berapa lama kalian menikah?" tanya Chris yang sangat penasaran.
"Belum genap dua bulan." jawab Zidan.
"Saling kenal dimana?"
"Kamu penasaran dengan pernikahan saya atau istri saya?" Zidan balik melontarkan pertanyaan karena Chris terus mencuri pandang ke arah Kaina.
"Ahhhh~ ayolah Zidan jangan kolot seperti itu."
"Aku hanya ingin tahu."
"Jangan coba-coba Chris!" Zidan memperingatkan. Ia tahu bagaimana sifat Chris karenanya Zidan memberi peringatan pada laki-laki itu di awal.
Chris adalah orang yang sangat penasaran selain itu dia adalah buaya darat yang dimana semua orang tahu akan hal itu.
"Hahaha~ tidak." tawa renyah Chris mengudara.
Zidan mendelik tajam. "Sungguh aku hanya ingin tahu!"
"Bagaimana bisa orang kolot sepertimu tiba-tiba menikah dengan wanita secantik ini? Maksudku, selama ini kan kamu tidak pernah terlihat bersama wantia selain Bunda mu?"
"Kenapa sekarang tiba-tiba datang mengejutkan dengan membawa istri, mana tidak mengundang ku lagi :("
"Jodoh itu tidak tahu kapan datangnya." kata Zidan.
"Lagian kami belum melakukan resepsi, nanti jika sudah waktunya pasti kamu dapat undangannya." beritahu Zidan.
mampir juga yuk ke karyaku Human's Adventure & Preman Cantik 🤗
mampir juga yuk di Kisah Cinta Syakila
aku tunggu