NovelToon NovelToon
Zee Dan Kamera Tua

Zee Dan Kamera Tua

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: _SyahLaaila

Setelah bertahun-tahun tak pernah dibuka, gudang tua di belakang rumah akhirnya kembali disentuh Zee. Dia hanya berniat merapikan peninggalan kedua orang tuanya yang telah lama tiada. Di antara debu dan kardus usang, Dia menemukan sebuah kamera analog tua yang tak pernah Dia ingat sebelumnya, kamera itu masih menyimpan satu gulungan film.

Karena penasaran, Zee mencoba memotret halaman belakang rumahnya, tempat sumur lama yang sudah kering berdiri sunyi di dalam pagar, tidak ada yang aneh saat Dia menekan tombol rana. Namun saat hasil cetaknya muncul, Dia terkejut.

Di dekat sumur kering itu, tampak sebuah pintu tua transparan, berdiri tegak tanpa dinding, seolah-olah mengarah tepat ke bibir sumur, pintu itu tidak ada saat Dia memotret.

Zee bingung apa maksud dari jepretan kamera tua itu? Penasaran lanjutan cerita nya? Yukk ikutin kelanjutan ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon _SyahLaaila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32.

Sofia terdiam membeku. Napasnya tertahan di tenggorokan, matanya membelalak lebar, tubuhnya seolah kehilangan kemampuan untuk bergerak.

Di samping pohon besar itu... sesuatu yang mustahil baru saja terjadi.

Cahaya samar yang tadi hanya sebesar genggaman tangan tiba-tiba membesar, berdenyut seperti jantung yang hidup... lalu dalam sekejap...

BRUKK...

Tanah bergetar halus. Dari dalam cahaya itu, perlahan-lahan terbentuk sebuah bangunan. Bukan bayangan, bukan ilusi, melainkan nyata

Sebuah rumah sederhana berdiri kokoh di tengah hutan, tepat di samping pohon besar itu. Dindingnya terbuat dari beton yang kokoh, atapnya dari genteng yang tertata dengan baik, dan jendelanya terbuka seolah menyambut siapapun yang datang.

Di depannya, berdiri sebuah kios kecil ya tersambung dengan rumah itu.

Rak-rak kayu tersusun rapi, berisi berbagai kebutuhan sehari-hari. Sepertinya beras, mie instan, botol air, bahkan beberapa peralatan dapur sederhana. Semua tampak seperti baru saja ditata, bersih, dan siap digunakan.

Sofia terhuyung mundur satu langkah di atas batu besar itu. Rumah yang dia lihat sekarang, tidak seperti rumah di ibu kota maupun di desa ini.

Jantungnya berdetak kencang, pikirannya kosong. Dunia yang selama ini Dia kenal terasa runtuh hanya dalam hitungan detik.

Tidak mungkin, dan tidak masuk akal. Rumah itu... tidak ada tadi. Namun mau dia percaya dan tidak percaya pun, kini jelas berdiri sebuah rumah di hadapannya.

Angin berhembus pelan, membawa aroma tanah lembab, dan pepohonan. Suasana hutan yang tadi sunyi kini terasa berbeda.

Sofia menggenggam ujung keranjangnya erat-erat, mencoba meyakinkan dirinya bahwa semua ini nyata, tidak sedang bermimpi.

Namun semakin lama Dia menatap, semakin jelas semua itu nyata.

Di sisi lain hutan, tidak terlalu jauh dari rumah itu... Dua sosok perempuan berjalan perlahan di antara pepohonan lebat.

Zee dan Lia. Langkah mereka hati-hati, mata mereka menyapu setiap sudut dengan waspada.

Hutan itu terasa asing, namun entah kenapa... tidak sepenuhnya berbahaya. Beberapa detik kemudian, bunyi notifikasi di ponselnya.

Ting!

*Rumah sederhana telah berhasil ditempatkan.

*Lokasi: 230 meter dari posisi pengguna.

*Status: Siap digunakan.

Zee menghela napas pelan. "Jadi... benar, AetherShop sudah menyiapkan tempat tinggal untuk kita. Tidak jauh dari sini."

Lia sedikit terkejut, namun tidak mempertanyakan lebih lanjut. Dia hanya mengangguk.

"Kalau begitu, kita harus segera ke sana."

Mereka berdua mempercepat langkah mereka.

Semakin mendekat, suasana mulai berubah. Aroma kayu mulai terasa, dan tanah di sekitar terlihat lebih rapi di bandingkan bagian hutan lainnya.

Dan saat mereka menyingkap semak terakhir. Keduanya berhenti bersamaan. Di depan mereka... berdiri rumah itu, persis seperti yang diberitahukan sistem.

Rumah sederhana. Dan di depannya sebuah kios kecil yang sudah terisi penuh.

Zee menatapnya dalam diam, matanya sedikit menyipit. "Ini... terlalu sempurna," ucapnya pelan.

Lia melangkah satu langkah maju, matanya meneliti sekitar. "Iya, Nona. Dan juga tidak ada tanda bahaya disekitar sini."

Zee mengangguk pelan. "Iya, tetap waspada."

Mereka pun berjalan mendekat. Langkah mereka berjalan mendekat. Langkah mereka pelan, namun pasti.

Tidak jauh dari sana... Sofia masih berdiri di atas batu besar itu. Matanya tak lepas dari pemandangan yang kini semakin membuatnya gemetar.

Karena sekarang... bukan hanya rumah itu yang muncul. Tapi juga ada dua orang perempuan asing.

Pakaian mereka sangat berbeda dari orang-orang di tempat ini.

Seorang wanita muda dan seorang gadis dengan aura tenang berjalan keluar dari arah hutan, langsung menuju rumah misterius itu.

Sofia menarik sedikit selebar kain di kepalanya untuk menutup wajahnya yang penuh dengan bintik-bintik kecil kemerahan dan bernanah itu.

"Ada orang juga, apa mungkin itu rumah mereka." gumamnya lirih.

Rasa takut mulai merayap naik. Namun di saat yang sama... rasa penasaran yang jauh lebih besar muncul di dalam hatinya.

"Siapa mereka? Apakah musuh atau kawan." batinnya.

Angin kembali berhembus, daun-daun bergesekan pelan, dan suara burung berkicau lembut.

Dan tanpa di sadari olehnya. Sesuatu yang lain, yang jauh lebih dari hutan itu, sedang menunggu dirinya.

1
Ida Kurniasari
Doble up thorr
Yuliana Tunru
lah kok zee milih di t4 baru ya ..
Ida Kurniasari
thorr lama bgt updatenya😍 makin penasaran
SyahLaaila: maaf ya kak🙏☺️
total 1 replies
RaMna Hanyonggun Isj
Lanjutannya mana
rasyaaa
mana lanjutannya tor
Ida Kurniasari
lanjut thor😍
rasyaaa
lanjut tor👍👍👍💪💪💪
Ida Kurniasari
Doble up dong thor
rasyaaa
lanjut tor semangat 💪💪
Ida Kurniasari
lanjut thorr😍 suka sekali bikin penasaran
Narina
lanjut thor semakin penasaran 💪😍😍
arniya
kak kmn aja br update??!
SyahLaaila: maaf ya kak, jaringan internet disini ada ganguan kak🙏
total 1 replies
Ida Kurniasari
Doble up Dong thor
SyahLaaila: iya kak
total 1 replies
rasyaaa
lanjutannya mana Thor jangan lama dong
Wahyuningsih
💪💪💪💪 thor
Wahyuningsih
q hadir thor
SyahLaaila: terima kasih kak
total 1 replies
Ida Kurniasari
lanjut thorr😍
SyahLaaila: siap kak ☺️
total 1 replies
arniya
penasaran..... update yang sering kak
SyahLaaila: siap kak☺️
total 1 replies
Chen Nadari
seandainya ada di dunia nyata ..jadi halu Thorr🤣
SyahLaaila: hehehe🤭
total 1 replies
Ida Kurniasari
Doble up thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!