NovelToon NovelToon
Kau Harus Rela Melepasnya

Kau Harus Rela Melepasnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Idola sekolah / Dunia Masa Depan
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anto Sabar

Ryan adalah seorang mekanik yang sangat mencintai Arini namun karena status yang sangat jauh sehingga arina tak mau membuat Ryan kecewa karena Arini sudah di jodohkan dengan pemuda lain pilihan orangtuanya.Bagaimana kisah lengkapnya,ayo kita simak bersama perjuangan Ryan !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anto Sabar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan yang tak bisa di Hindari

Suasana di dalam kafe terasa hangat.

Lampu kuning redup memantulkan bayangan lembut di meja mereka.

Namun suasana di antara Ryan dan Arini justru sebaliknya.

Dingin.

Kaku.

Dan penuh tekanan yang tidak terlihat.

Ryan duduk dengan tenang.

Tangannya di atas meja.

Matanya menatap Arini tanpa menghindar.

Arini menarik napas pelan.

Seolah mengumpulkan keberanian.

Namun tetap saja, suaranya terdengar sedikit bergetar.

“Aku tidak punya banyak waktu.”

Ryan mengernyit.

“Ada apa”

Arini menunduk sejenak,tak tau mau melakukan apa.

Tangannya saling menggenggam linglung seketika dikala itu.

Lalu akhirnya berkata,

“Pernikahan itu dipercepat”

Ryan diam dan seakan ada pukulan yang lebih hebat mengenainya dengan sangat telak.

Ryan pun Tidak langsung bereaksi.

Namun rahangnya sedikit mengeras.

“Kapan” tanyanya pelan.

“Minggu depan”

Jawaban itu terasa berat.

Seperti sesuatu yang jatuh tepat di dada.Bulu kuduk Ryan langsung berdiri seakan menghadapi musuh yang sangat begitu hebat.

Ryan menyandarkan tubuhnya ke kursi.

Matanya masih tertuju pada Arini.

“Minggu depan”

Arini mengangguk.

Air matanya mulai terlihat, meski ia berusaha menahannya.

“Ayah tidak mau menunggu lagi”

Ryan tersenyum tipis.

Namun jelas itu bukan senyum bahagia.

Lebih seperti menertawakan keadaan.

“Dan kamu setuju”

Arini langsung menggeleng.

“Tidak”

Jawaban itu cepat.

Jujur.

Tanpa ragu.

Ryan menatapnya lebih dalam.

“Lalu kenapa tetap jalan”

Arini menutup matanya sejenak.

Air mata akhirnya jatuh.

“Karena aku tidak punya pilihan”

Sunyi.

Suara sendok dan gelas dari meja lain terdengar samar.

Namun di antara mereka berdua, semuanya terasa jauh.

Ryan menunduk sebentar.

Tangannya mengepal pelan di bawah meja.

Dalam pikirannya, semuanya mulai tersambung.

Adrian.

Kompetisi.

Dan sekarang pernikahan Arini.

Seolah semua hal datang di waktu yang sama.

“Orang yang kamu nikahi itu” kata Ryan pelan.

Arini mengangkat kepala.

Menatapnya.

Ryan melanjutkan,

“Dia bagian dari dunia yang sama”

Arini tidak kaget.

Ia hanya mengangguk kecil.

“Aku tahu”

Ryan menarik napas panjang.

Matanya sedikit berubah.

Lebih tajam.

“Kalau aku masuk lebih jauh ke sana”

Ia berhenti sejenak.

“Aku akan berhadapan langsung dengan dia”

Jantung Arini berdetak lebih cepat.

“Ryan, jangan”

Namun Ryan tidak berhenti.

“Kalau aku mundur”

Ia tersenyum tipis.

“Aku akan kehilangan semuanya”

Sunyi kembali.

Tidak ada pilihan yang benar.

Hanya pilihan yang harus diambil.

Arini menatap Ryan dengan mata penuh emosi.

“Aku tidak mau kamu hancur karena ini”

Ryan menatap balik.

Tenang.

Namun tegas.

“Aku juga tidak mau kamu menyerah begitu saja”

Kalimat itu membuat Arini terdiam.

Air matanya kembali jatuh.

“Aku capek, Ryan”

Suara itu lemah.

Penuh kelelahan.

“Semua sudah diatur dari awal”

Ryan mencondongkan tubuh sedikit ke depan.

Tatapannya semakin serius.

“Kalau semuanya sudah diatur”

Ia berhenti sejenak.

“Kita yang ubah”

Arini terkejut.

Matanya membesar.

“Ryan, itu tidak semudah itu”

Ryan berdiri perlahan.

Tatapannya tidak goyah.

“Aku tidak bilang ini mudah”

Ia menatap Arini.

Dalam.

“Tapi aku juga tidak akan diam”

Arini hanya bisa menatapnya.

Campuran harapan dan ketakutan terlihat jelas di wajahnya.

Ryan mengambil langkah mundur sedikit.

Namun sebelum berbalik, ia berkata pelan,

“Tunggu aku”

Kalimat itu sederhana.

Namun penuh arti.

Ryan berbalik.

Melangkah pergi.

Pintu kafe terbuka.

Suara lonceng kecil kembali terdengar.

Dan Arini tetap duduk di sana.

Menatap ke arah pintu.

Dengan satu pertanyaan besar di dalam hatinya,

Apakah Ryan benar-benar bisa mengubah semuanya ?

1
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
ceritanya gitu² ja mau stop tapi masih penasaran lanjutan nya , tambahin donk part nya biar berasa baca novel, mf ya jadi maruk🤣
Anto Sabar: siap,nih saya tambahin.
total 1 replies
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
baru juga mau mulai belum apa² udah ada yang gak suka 🤦
Nur Wahyuni
seru
Nur Wahyuni
lanjut
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
O,oh .., tidak!!! jangan bikin aku nangis bawang kak .
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
ih ko sedih ya bayangin nya, jangan terlalu rumit lah kasian yang baca, next lanjut... semoga bagus ceritanya
Anto Sabar: insyaallah,makasih bnyk atas dukungannya senior.
total 1 replies
Nur Wahyuni
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!