Bercerita tentang kisah cinta segitiga antara Mayra , Rama dan Marcel' sahabat Rama
Setahun berpacaran akhirnya Rama mempersunting Mayra, di usia pernikahan pertama Mayra tengah hamil buah cinta mereka dan akhirnya Mayra melahirkan putra kecilnya yang diberi nama Darren Adiguna
Pada usia pernikahan ke-4 masalah besar datang melanda keluarga kecil itu, dari masalah perusahaan yang akan diakuisisi serta masalah Darren harus dirawat dirumah sakit karena sakit parah.
Itu semua membuat Rama frustasi, ia dihadapkan dengan pilihan yang sulit.
Akhirnya Rama meminta bantuan pada Marcel sahabat yang sekarang menjadi musuhnya. Marcel bersedia membantu Rama dengan syarat Rama harus menukarnya dengan istri tercintanya. Entah setan apa yang merasuki Rama sampai ia menerima syarat dari Marcel "Kamu bisa membawa Mayra setelah putraku mendapatkan donor sumsum tulang belakang"
🌹Next in bacanya ya readers 🌹
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu_Merdeka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhirnya Mayra mengetahui yang sebenarnya
"Lihat ini Ndre!" Marcel melempar dokumen kuning dari tangan Robby keatas meja didepan Andre
Tanpa berfikir lebih lama, Andre mencari jawaban itu di dalam dokumen tersebut.
"Apa?" tiba-tiba Andre membelalakkan matanya, ia terlihat seperti orang tersambar petir
"Ada apa Ndre? apa isi dokumen itu?" ucap ku menanyakan isi tentang dokumen itu. Tetapi andre tak menjawab pertanyaan ku, ia tetap bungkam dengan semua kekhawatirannya. Sesekali wajahnya menatap ku, dengan tatapan sayu. Aku semakin dibuat penasaran dengan keadaan ini
"Lepasin Cel... lepas...!" dengan sekuat tenaga, aku bisa lepas dari jeratan tangan lelaki psychopat ini. Aku segera berlari ke arah Andre, lalu aku merebut dokumen kuning dari tangan Andre.
Dan betapa terkejutnya diriku saat membaca tulisan itu, rasanya dadaku sesak, aku tak bisa menahan air mataku yang terus mengalir begitu saja. Aku benar-benar hancur, suamiku tega menjual ku demi perusahaannya. Apa salahku padanya, kenapa ia tega menjual ku?
"Nggak mungkin ini, ngga mungkin Rama tega menjual ku? Dia sangat mencintaiku. Tolong katakan padaku kalau ini semua bohong...!" aku berlari kembali pada Marcel, aku menunjukkan dokumen itu padanya. Berharap ini semua hanyalah rekayasa ataupun kebohongannya. Aku tak siap menerima kenyataan pahit ini.
Marcel menarik daguku, ia menatap wajah ku dengan mata tajamnya.
"Ini semua benar adanya May... dan rencana penculikan itu juga Rama yang meminta ku. Percayalah padaku, aku tak pernah berniat mencelakaimu" Marcel mencoba meyakinkan ku, ucapannya semakin membuat hati ku sakit.
"Kamu jahat... kenapa semua laki-laki begitu jahat padaku. Kenapa.... hu...u.
.u...u! apa salahku, kenapa kamu dan Rama mempermainkan perasaan ku... hu....u..u..." aku menangis histeris, rasanya aku tak bisa menopang beban berat ini, tiba-tiba tubuh ku roboh ke lantai, mataku rasanya berkunang-kunang, "Aku ingin mati saja Tuhan"
Dan saat itu juga aku tak ingat lagi apa yang terjadi padaku. Aku sangat berharap, saat itu hanyalah mimpi burukku saja.
***
"May... May" Andre berlari ke arah Mayra.
"May... bangun May" tutur Marcel sambil membopong tubuh lemah Mayra yang jatuh pingsan.
Ia berlari ke kamar tamu, yang letaknya di lantai dasar, lalu ia membaringkan tubuh lemah Mayra di atas ranjang.
"Robb... cepat telfon dokter Darwin!" titah Marcel dengan terus mengusap telapak tangan Mayra secara bergantian, wajahnya mulai dilanda kekhawatiran. Sedangkan Andre yang juga ikut khawatir, ia mengoleskan sedikit minyak dengan aroma mint di hidung Mayra.
"May... bangun May, aku akan membantu mu keluar dari sini" ucap Andre, dan kata-kata itu membuat Marcel naik darah. Ia langsung berdiri dan mencengkeram leher Andre
"Kamu berani mengambil Mayra dari ku, langkahi dulu mayatku" Marcel melempar tubuh Andre yang juga seraya dengan tubuhnya.
Seketika tubuh Andre terlempar ke belakang sampai menatap almari, ia memegang lehernya yang sakit akibat cengkraman Marcel, entah setan apa yang merasuki Marcel, sampai ia tega menyakiti sahabatnya ya tersisa hanya satu-satunya itu. Ini adalah pertama kalinya ia menyakiti Andre, demi seorang Mayra ia tega melakukan itu.
"Aku nggak habis pikir, ternyata otak mu picik. Kamu bukanlah sahabatku, Marcel saudara ku telah mati... ya... Marcel yang dulu ku kenal telah mati..." ucap Andre tersenyum sambil menitikkan air matanya
Marcel menarik tangan Andre, tiba-tiba ia memeluk tubuh Andre " Maafkan aku Ndre, aku tak bermaksud melukai mu. Tolong jangan pisahkan aku dengan Mayra, aku sudah jatuh cinta padanya Ndre. Aku bisa mati kalau aku kehilanganganya" Suara Marcel begitu mengharu biru.
Andre mengangkat kedua tangannya, ia tak mau membalas pelukan sahabatnya. Ia benar-benar dibuat kecewa oleh sikap arogansi Marcel.
"Kamu gila Cel... kamu benar-benar gila.
Mayra itu masih sah istrinya Rama. Apa kamu tahu itu?" teriak Andre dengan kemarahannya
Perlahan Marcel melepaskan pelukannya
"Ya Ndre.. aku memang sudah gila, aku gila karena mencintai Mayra... aku gila Ndre... aku bisa gila kalau aku kehilanganganya... Tolong aku Ndre..." ucap Marcel dengan nada terbata, ia sampai berlutut di bawah kaki sahabatnya. Kali ini Marcel yang notabenenya seorang ketua Mafia yang ditakuti oleh beberapa Mafia tersohor se-Asia. Kini ia menjatuhkan harga dirinya di depan sahabatnya, Marcel yang biasanya kuat dan menakutkan, ia tampak rapuh... bahkan ia sampai menitihkan air matanya.
Tatapannya begitu sayu saat menatap wajah marah Andre.
Andre benar-benar dibuat bingung dengan keadaan itu, ia dihadapkan oleh dua pilihan yang tak mungkin ia lakukan... Antara Rama atau Marcel, pilihan itu pastinya akan menjadikan Mayra sebagai korban oleh cinta kedua sahabatnya.
"Berdirilah Cel... jangan merendahkan dirimu seperti ini, untuk sekarang ini aku berada di pihak mu. Tapi kalau kamu sampai menyakiti Mayra, aku tak akan pernah memaafkan mu"
perlahan Andre membantu Marcel berdiri.
"Terimakasih Ndre... Percayalah aku tak akan menyakiti hati Mayra, untuk saatnya nanti. Pasti aku akan menerima keputusan Mayra." tutur Marcel sudah semakin tenang.
Ia kembali melangkah pada tubuh Mayra yang masih tak sadarkan diri "Sial.. kenapa Darwin lama sekali?" gumamnya kesal, sudah setengah jam ia menunggu kedatangan dokter pribadinya yang tak kunjung datang.
🌹 Maaf ya readers, aku updatenya ngga bisa teratur, karena gantian sama novel Gadis Desa. Jadi tolong harap dimaklumi ya...!
Alasannya udah aku jelaskan di pengumuman, kalau Minggu ini aku sibuk di real life... Mohon pengertiannya... dan terimakasih atas supportnya... I love u pull...😘😘😘 🌹
kalo di pikir 2semua nya gk kesalahan Rama aja,,