🔥🔥🔥 area 21 +++ siapkan mental kalian
Pastikan gigi kalian tidak kering selama membaca cerita ini,🤣
#terjebak ranjang panas karena nonton film 21 ++ pernah kalian mengalami nya? Kalau belum tanya kan pada wanita bernama Lea Hadid yang hidup langsung berantakan setelah dia menghabiskan malam panasnya dengan seorang pria yang di sukai nya secara diam-diam...
#hidup dalam pelarian
itu lah ungkapan yang tepat untuk wanita yang bernama Lea Hadid ini. Mencintai tapi mengingkari semua perasaan cinta yang dia miliki.
Apakah kapal Lea Hadid dan kekasih Hati akan bisa kembali berlayar di tengah semua rahasia yang Lea Hadid miliki? yuck ikuti kisah Lea Hadid yang semakin ia menghindar.. takdir semakin mengejar nya🤣
😉 yuk kita mulai happy reading kita di novel kak UPe yang satu ini 🥰 happy reading 🐿️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
✍️masih bersemangat untuk lanjut? tenang -tenang... jari kak UPe belum keriting.. hanya baru akan keriting saja😂
Jadi kamu harus sering bantu kak UPe biar semangat lagi nulis.. biar keriting beneraan nih jempol 😂 cara nya dengan booming like dan komen serta sajen dan vote 😘 terimakasih.
🗿 happy reading 🗿
☘️☘️☘️
“aku sebenarnya sangat khawatir Ansel dengan keberadaan keponakan ku itu. Aku tidak tahu apakah dia bisa tidur dengan nyenyak tanpa ada aku yang berbaring disampingnya. Sebab Crystal itu memang tidur seranjang dengan ku. Aku sudah bagaikan ibu bagi bayi kecil ku itu.” Alexa kembali membanjiri kedua pipinya dengan air mata.
“Tapi dengan foto Crystal yang seperti ini, sangat sulit untuk menemukan bocah itu. Apa tidak ada foto Crystal yang berusia dua tahun yang di pajang di rumah??” Tanya Ansel yang ikut-ikutan cemas.
“Aku sudah mengotak-atik semua foto Crystal yang ada di rumah tapi memang tidak ada lagi foto nya yang usia nya lebih besar dari ini." Jawab Alexa dengan wajah yang meyakinkan.
" Sebab setelah kakak ku dan istrinya meninggal, kami tidak lagi memajang foto di rumah. Hanya ada foto Crystal sewaktu bayi saja. Sebab foto nya saat berusia satu tahun, sudah di bakar oleh ibu ku bersama dengan foto kakak ku.” Alexa mulai menjelaskan mengapa tidak ada foto Crystal yang berusia lebih besar yang di pajang di rumah.
“Sebulan setelah kakak ku meninggal, Crystal selalu menangis sambil melihat foto-foto ayah dan ibu nya yang dipajang di ruang keluarga. Bahkan suatu saat dia pernah berteriak seperti orang gila sambil menangis-nangis tidak jelas.” Lanjut Alexa.
“karena kami sekeluarga panik akan hal ini dan juga sangat takut terjadi apa-apa pada Alexa maka nya kami memanggil para normal ke rumah." ungkap Alexa.
"para normal??" Ujar Ansel kaget mendengar Alexa membawa-bawa para normal dalam cerita nya.
" Iya! Para normal!!!" tegas Alexa.
"Menurut para normal itu, arwah kakak dan kakak ipar ku ingin membawa Crystal bersama mereka.Dan satu-satu nya cara adalah membakar semua foto kakak dan kakak ipar ku agar tidak ada lagi tempat untuk arwah kakak dan kakak ipar ku untuk tempati. Itulah mengapa tidak ada foto Crystal ataupun ayah ibu nya di rumah ku.” Terang Alexa, penuh unsur mistis.
“Wow! Aku baru pertama kali mendengar hal yang seperti ini.” Sebut Ansel yang tidak menyangka dia akan mendengar cerita mistis langsung dari narasumbernya.
“Sulit sekali memang! Tapi aku rasa, kita harus tetap melaporkan hal ini ke kantor polisi Alexa sebab sepengetahuan ku, polisi memiliki petugas yang bisa membuat sketsa wajah seseorang berdasarkan kesaksian orang lain yang pernah melihat wajah orang yang ingin di lukis itu.” Usul Ansel.
“Dengan mengandalkan ingatan mu seperti apa rupa Crystal, aku rasa tidak akan sulit bagi polisi untuk menggambar sketsa wajahnya. Apalagi kau mengatakan, dia selalu tidur dengan mu kan? Kau pasti hapal seperti apa persis nya wajah Crystal.” Saran Ansel.
“Kau benar Ansel! Tapi....” Alexa terlihat muram.
“kau takut polisi akan mencurigai mu? dan netizen akan menggoreng berita ini kemudian karir mu hancur?” Ansel menebak penyebab wajah Alexa murung.
Alexa pun mengangguk.
“tenang lah Alexa, sebagai sahabat mu, aku akan selalu berdiri sebagai pembela mu dan tempat untuk kau kembali." Ujar Ansel.
" Aku percaya kau pasti tidak akan tega melakukan hal itu pada keponakan mu sendiri. Apalagi dia masih balita. Aku juga punya keponakan Alexa. Aku sangat menyayangi mereka.” Ansel membujuk Alexa untuk melaporkan penculikan ini ke kantor polisi.
“terima kasih banyak Ansel. Aku akan diskusikan hal ini bersama ibu ku terlebih dahulu. Kasihan ibu, dia sangat menderita semenjak Crystal hilang.” Tukas Alexa.
“Ya,. Tentu saja.! Kalau kau butuh untuk aku temani ke kantor polisi, maka katakan saja. Aku akan luang kan waktu ku kapan saja untuk mu! kau tidak perlu khawatir akan hal itu.” Sebut Ansel, memberikan semangat untuk Alexa yang terlihat sangat tertekan itu.
"Baiklah. Aku kembali ke ruangan ku dulu. Raya pasti sedang menunggu ku untuk mencoba design baru nya.” Ujar Alexa menghapus air mata terakhir di pipi nya.
“Pergilah! Kalau Raya memarahi mu, maka katakan kau baru saja dari ruangan ku. Dan aku lah yang menahan mu lama disini.” Ucap Ansel sambil tersenyum.
“Oke..” Alexa pun keluar dari ruangan Ansel, dengan seulas senyum di wajah nya.
☘️☘️☘️
Roman-romannya ada yang mencurigakan!!!🧐🧐🧐