Warning!!!
Bagi yang suka dengan novel tema : 7 deadly sins,7 virtues, solomon Scripture, mitos yunanis, mitos nordik, dan Eastern myth. maka novel ini akan mengandung hal hal seperti itu.
cerita di dalamnya dikemas dengan epic.
Ceritanya tidak akan ngasal barbar, di dalam cerita akan berisi banyak hal tentang konspirasi dan misteri.
......
Sinopsis
Archie Von Ciel seorang Ranker rank-S, terpaksa meledakan dirinya karena sudah terpojokkan. tapi siapa sangka saat dia meledakan diri, sebuah manik - manik misterius yang dia dapatkan malah membuatnya terlahir kembali ke titik dimana dunia belum berubah.
Dengan semua pengalaman dan ingatan yang dia punya pada kehidupan sebelumnya, Archie sekali lagi meniti jalan sebagai Ranker Terkuat dan berusaha mengalahkan semua musuhnya.
"Dalam hidup ini, aku akan membayar kembali berkali lipat kepada mereka, bahkan jika dewa menghentikanku, aku akan meledakan dewa tersebut. aku akan menebus semua kesalahan yang ku lakukan pada kehidupan sebelumnya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lonely Tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31. Ayah dan Anak.
Archie yang sudah tiba di Lab penelitian, langsung bergerak menuju lokasi dimana para peneliti melakukan pembuatan senjata.
Archie baru saja tiba, sontak membuat para ilmuwan menjadi heran. Albert yang melihat kedatangan Archie segera menemui dirinya.
“Boca bau, akhirnya kau muncul juga” teriak Albert yang melihat Archie.
Archie tidak menjawab, dia menatap wajah Ayahnya dengan perasaan campur aduk. setelah kelahiran kembali, ini adalah pertama kalinya dia melihat ayahnya secara langsung.
Archie menahan sekuat tenaga air mata yang akan banjir dari matanya. Albert yang melihat Archie terdiam, dia menatap Archie dengan tatapan aneh.
“Hey, kenapa kau melihat ayah dengan tatapan seperti itu ?” tanya Albert heran.
“Tidak, tidak ada apa” ucap Archie sambil menggelengkan kepalanya.
“Pak Tua, sudah berapa persen kemajuan dari pembuatan senjata ?” tanya Archie mengalihkan topik.
“kau!” ucap Albert sedikit kesal.
“Jika semua berjalan lancar, maka kemajuan sudah di atas 10%” ucap Albert menjelaskan.
Walaupun dia masih sedikit kesal karena dipanggil dengan sebutan Pak Tua oleh Archie, Albert tidak ingin mempermasalahkannya lebih lanjut. karena dia sudah terbiasa dengan gaya Archie yang sembrono.
“Ini masih terlalu lambat” gumam Archie sambil memegang dagunya.
Albert yang mendengar gumanan Archie heran, dia pun bertanya kepada Archie.
“Buat apa sebenarnya proyek ini, kenapa harus siap sebelum 3 bulan ?” Albert menanyakan keraguan yang dimilikinya.
Archie yang mendengar pertanyaan ayahnya, mulai menatap wajah ayahnya. Setelah beberapa saat Archie mengambil keputusan.
“Baik, ayah ikut denganku ke ruangan terlebih dahulu”ucap Archie sambil bergerak menuju ruangan kerja Ayahnya.
Albert cukup penasaran dengan hal apa yang akan disampaikan oleh Archie. dia mengikuti Archie menuju ruangan.
Setibanya mereka di dalam ruangan kerja, Archie memastikan tidak ada orang lain yang melihat atau mendengar tentang apa yang akan disampaikan.
“Nah, sekarang kau bisa mengatakannya disini” ucap Albert.
“baik” Archie mengangguk, kemudian dia melanjutkan.
“Sebenarnya, proyek ini aku dapatkan dalam sebuah barang kuno yang aku beli, dalam benda kuno tersebut terdapat sebuah catatan yang mengatakan bahwa, Dunia ini akan mengalami perubahan. dan senjata yang aku rancang tersebut terbuat dari mekanisme dalam catatan kuno, aku hanya memperbarui agar sesuai dengan bentuk senjata zaman sekarang”
“Mungkin ini terdengar konyol oleh ayah, tapi ini memang benar. Dalam 3 bulan lagi, jika sesuai dengan perhitungan dalam catatan itu, dunia ini akan mengalami bencana. Setelah periode bencana tersebut, Dunia ini akan memasuki era baru”
“Awalnya aku tidak percaya, tapi setelah aku melakukan penelitian terhadap catatan tersebut, aku menemukan semua isi dari catatan, baik itu ramalan ataupun teori pembuatan senjata, itu benar adanya”
Archie dengan wajah serius berbicara dengan Ayahnya, dia menyampaikan kebohongan. Karena tidak mungkin memberitahu ayahnya bahwa dia terlahir kembali dengan semua ingatan kehidupan sebelumnya.
Albert yang mendengar penjelasan dari Archie sulit untuk bisa percaya, karena apa yang diungkapkan oleh Archie sangat tidak logis menurutnya.
Archie yang melihat Ayahnya tidak bisa mempercayai ucapannya, Archie hanya tersenyum. Bagaimanapun, apa yang dikatakan olehnya hanya orang bodoh yang akan langsung mempercayainya.
Archie segera pergi menuju ke rak buku yang terbuat dari logam, Archie langsung menggenggam salah satu sudut rak buku dengan tangan.
“Ayah, aku tahu kau sulit mempercayainya, tapi kau lihat saja ini” ucap Archie kepada Albert.
Archie langsung mencengkram rak buku yang terbuat dari logam sekuat tenaga.
Kreeek!
Rak buku yang terbuat dari logam langsung berbentuk cetakan cengkraman tangan Archie. Albert yang melihat ini melotot terkejut.
Albert heran, bagaimana anaknya bisa memiliki kekuatan seperti itu. Archie yang melihat keterkejutan Ayahnya tersenyum.
“Bagaimana ?, apa yang aku lakukan ini jelas bukan yang bisa dilakukan oleh manusia normal”
“Kekuatan ini berasal dari benda kuno itu” ucap Archie menjelaskan.
“Jika apa yang kau katakan benar, dimana sekarang catatan itu sekarang ?” tanya Albert yang masih belum bisa percaya sepenuhnya.
“Catatan itu hilang, setelah aku selesai membacanya, dan semua isi catatan itu secara ajaib masuk ke dalam kepalaku. Saat aku menyadarinya, bukan hanya aku bisa mengingat isi catatan tersebut, aku juga memiliki kekuatan seperti ini” ucap Archie menjelaskan.
Albert semakin serius menanggapi perkataan Archie. kali ini dia bisa menyingkirkan kecurigaan.
“Jika hal itu benar, maka kita harus memberitahu yang lain. Ini menyangkut keselamatan dunia” ucap Albert tegas.
Albert merasa apa yang dikatakan oleh Archie sangatlah penting, jika itu adalah kebenaran. Karena ini menyangkut keselamatan dunia.
“Tidak, kita tidak bisa memberitahu ini. orang - orang tidak akan mempercayai walaupun kita memberitahu ini”
Archie dengan sangat tegas menolak. Archie bukan tidak ingin membantu orang lain, tapi bagi dirinya, dia tidak perlu terlalu banyak mengubah takdir orang lain.
Yang seharusnya mati, maka memang seharusnya mati. tidak perlu diubah hanya karena dia mengetahui masa depan. Di kehidupan sebelumnya, banyak orang yang mati, dalam kehidupan ini juga sama, karena Archie tidak tahu jika dia merubah masa depan terlalu banyak, ada variabel lain yang akan mempengaruhi masa depan.
“Kau!”
“Ini tentang nyawa, jika kita bisa menolong orang lain, maka itu adalah hal yang hebat” Albert sangat kesal dengans sikap Archie.
“Tidak, jika kita ingin menolong, maka hanya dengan mempercepat produksi senjata yang aku ciptakan secara masal. Kita beritahu pada dunia sekalipun, senjata pada saat ini tidak akan mampu sepenuhnya menghadapi bencana itu”
“Ditambah, jika kita menyerahkan blueprint senjata, maka aku takut akan disalahgunakan oleh kelompok lain”
“Ayah seharusnya lebih paham akan kondisi ini bukan ?”
Archie dengan wajah serius menjelaskan kepada Albert tentang sikapnya.
Albert dengan wajah yang lemah menatap Archie. Albert mengerti kekhawatiran Archie. Jika dia menyerahkan blueprint ini pada kelompok lain.
Albert tidak bisa menjamin formula dan semua teori yang ada pada pembuatan senjata tidak akan disalahgunakan.
“Baiklah, aku akan percaya padamu” ucap ALbert yang mengalah.
“baik”
Archie dengan seringai di wajahnya menjawab.
“Ayah, aku akan pergi memeriksa semua proses sekarang”
Archie segera berjalan keluar dari ruangan, tapi sebelum dia keluar, Albert berbicara mengingatkan Archie.
“Setelah ini, kau pergi kembali ke rumah, ada hal yang ingin disampaikan ibumu padamu” ucap Albert mengingatkan.
Archie yang mendengar ucapan Albert, wajahnya berkedut tanpa sadar.
“Oke” jawab Archie.
Archie kembali berjalan keluar. wajah Archie sedikit masam kali ini. Archie jelas tahu hal apa yang akan dikatakan ibunya.
Hal yang ingin disampaikan ibunya adalah terkait pertunangan dirinya dan masuk ke Akademi Freedom wings. Karena pada kehidupan sebelumnya, Ibu Archie yang mengurus masalah hal merepotkan ini.
“Hei, Sepertinya aku harus mencari alasan agar tidak pergi kesana” gumam Archie lemah.
Dengan wajah yang lesuh, Archie berjalan menuju ruangan produksi senjata.
ato emng author nya yang bocil?
apa novel ini hiatus?
semisal ada lawan yg sepadan sm ayahnya juga cakep itu, tp ini fokus ke MC memang, jd keknya smua sorot diambil MC