NovelToon NovelToon
Revenge And Love

Revenge And Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Vey Vii

Kendrict Arsenio, laki-laki 29 tahun yang berbakat dengan keahliannya dalam bidang kuliner tersebut mendekati keluarga konglomerat, anak tunggal dari Maheswari family demi membalaskan rasa sakit hati saudaranya yang telah meninggal akibat depresi berat, tidak hanya kehilangan seorang saudara, Ken juga kehilangan ibunya.

Ken menyusun strategi untuk mendapatkan perhatian dari keluarga Maheswari, ia pun berencana akan menikahi Felicia Maheswari dengan berbagai cara. Dan dengan ketampanan juga rasa percaya dirinya yang tinggi, Ken berencana membuat Felicia tergila-gila padanya, kemudian mencampakkan wanita itu begitu saja, seperti yang pernah Felicia lalukan pada saudaranya.

Bagaimana kisah pembalasan dendam ini akan berakhir, apakah Ken bisa menampik kecantikan dan kebaikan Felicia yang tulus?

Silahkan baca kisahnya 🖤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

R&L bab 31

Ken membuang nafas kasar, ia bangkit dari sofa dan meraih jaket serta kunci motornya yang tergeletak di atas karpet lantai.

Gavin membuka pintu, mempersilahkan sahabatnya untuk pulang. Ia tau Ken sedang tidak baik-baik saja, Gavin hanya tidak suka jika Ken terlalu terobsesi dengan rasa dendamnya. Padahal, Ken bukanlah orang seperti itu.

Ken melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, ia tidak memiliki banyak teman, hanya Gavin satu-satunya orang yang selalu ada di setiap suka dukanya, dan kali ini, Gavin seperti tidak mendukung jalan rencananya.

Tidak memiliki tujuan lain, Ken memilih untuk pulang. Jalanan macet di penuhi dengan salju di seluruh Kota, membuat perjalanannya sedikit terhambat. Hampir satu jam, ia baru sampai di depan rumahnya.

Felicia berdiri di dekat jendela kaca, mengintip setiap kendaraan yang lewat di depan rumahnya dengan harapan itu adalah suaminya. Hingga terdengar suara deru motor khas yang tidak asing di telinga, Felicia bergegas membuka pintu.

"Ken, kamu baik-baik saja?" tanya Felicia antusias, saat Ken masuk ke dalam rumah.

"Aku lihat berita, beberapa jalan sudah di tutup. Beruntung, kamu pulang lebih awal," lanjut Felicia, ia bergegas ke dapur dan menuang air panas dalam teko berisi racikan teh melati yang sudah ia siapkan untuk menyambut kepulangan Ken.

Ken menghela nafas panjang, ada perasaan tidak tega saat melihat Felicia bersikap begitu baik padanya.

"Terimakasih," ucap Ken setelah menerima gelas dari tangan Felicia.

"Aku khawatir, aku kira kamu nggak bisa pulang. Aku takut di rumah sendirian," ujar Felicia dengan wajah sedih. Meskipun ia paham jika Ken terlihat tidak peduli, namun ia tidak bisa membiarkan hal ini terus berlarut-larut.

"Aku akan istirahat," ucap Ken datar, tanpa menunggu persetujuan Felicia, ia melangkah pergi.

"Baik, malam ini aku akan memasak untuk makan malam kita," ujar Felicia sambil menatap punggung laki-laki yang kini berjalan menjauh.

Memasak? Felicia bahkan tidak pernah tau bagaimana cara membuat telur dadar, dan dia mengatakan akan memasak menu makan malam, itu akan menjadi hal yang tidak mudah.

Sejak Ken masuk ke dalam kamar, wanita itu berkali-kali menelpon Nerissa untuk bertanya tentang cara memasak dan menu yang paling mudah, sayangnya, Nerissa mungkin sedang sibuk hingga tidak menyadari saat Felicia sedang membutuhkannya.

Tidak ada jalan keluar, Felicia membuka kulkas dan mencari bahan masakan yang tersedia, ia menemukan spaghetti dan beberapa sayur serta bumbu, juga daging segar di dalam freezer. Dengan jalan pintas, Felicia berseluncur di internet untuk mencari menu makanan yang bisa ia buat dengan bahan dasar spaghetti.

Satu jam lebih berkecimpung di dapur, kini sebuah hidangan spesial ala Felicia sudah tersaji di atas meja. Spaghetti bolognese, sebuah makanan yang terdiri dari spaghetti dan saus bolognese yang terbuati dari daging cincang, tomat serta bawang putih, juga rempah-rempah tambahan lainnya untuk memperkuat rasa.

Setelah semua siap, Felicia mengetuk pintu kamar Ken untuk mengajaknya makan malam bersama. Ia tau hari-hari yang akan mereka alami tidak akan berjalan mudah, namun Felicia tetap berharap Ken akan bisa berubah pikiran dan mau memperbaiki hubungan mereka agar mereka bisa sama-sama belajar untuk saling menerima.

Berkali-kali mengetuk pintu, Ken tak kunjung keluar. Ia memberanikan diri membuka pintu yang tidak terkunci, dan menemukan Ken tertidur di sofa sambil memegang sebuah majalah.

Kamarnya tampak berantakan, jaket yang tadi ia pakai saat pergi ke makam masih tergeletak begitu saja di lantai, juga kunci motor dan beberapa kaos.

Sebelumnya, Felicia tidak pernah melihat kamar ini berantakan, karena ia beberapa kali datang ke rumah ini saat mereka belum menikah.

Dengan hati-hati, Felicia mengumpulkan pakaian Ken yang berserakan untuk di masukkan ke keranjang baju kotor, ia juga menata sprei dan bantal guling agar kasur lebih rapi. Lalu membawa tumpukan baju ke ruang cuci.

Setelah kamar bersih, ia membangunkan Ken dengan menepuk pelan punggung laki-laki yang tidur tengkurap.

"Ken, ayo bangun. Kita makan malam," ucap Felicia setengah berbisik. Ia melirik majalah di tangan Ken yang hampir jatuh, lalu mengembalikannya ke atas rak buku.

Tidak di sangka, majalah yang Ken lihat adalah majalah yang memuat banyak sekali foto Felicia, foto yang menampakkan wanita itu sedang asik berpose dengan memakai pakaian tipis kurang bahan.

Dada Felicia terasa panas, ia tidak pernah merasa malu pada siapapun saat menyadari jika dirinya adalah model pakaian seksi, itu memang pekerjaan juga hobinya. Namun entah mengapa, ia sangat malu saat Ken jelas-jelas melihat semua foto tidak pantas dirinya.

Berusaha untuk tetap baik-baik saja, Felicia kembali membangunkan Ken hingga laki-laki itu sadar.

"Aku siapkan makan malam untuk kita. Ayo, keburu dingin," ujar Felicia, lalu melangkah pergi keluar dari kamar Ken.

Dengan langkah kaki goyah, Ken mengikuti langkah Felicia. Ia memang sudah merasa lapar hingga tertidur di sofa.

Felicia memberikan secangkir coklat panas untuk menghilangkan kantuk yang masih bergelayut di pelupuk mata suaminya. Ia tau Ken tidak menyukai kopi, coklat panas bisa menjadi pilihannya.

"Hmm, ini adalah masakan pertamaku. Aku harap, rasanya tidak terlalu buruk," ujar Felicia sambil meletakkan piring ke hadapan Ken.

Ken mulai memasukkan spaghetti ke dalam mulutnya, ia mengunyah perlahan seakan sedang mengurai setiap rasa yang sedang ia cap dengan lidahnya. Felicia menunggu dengan gugup sampai laki-laki di depannya memberi pendapat.

"Nggak buruk," ucap Ken sambil sedikit tersenyum.

Felicia terlonjak senang, ia langsung memakan jatah di piringnya dengan lahap. Rupanya, usahanya kini tidaklah sia-sia. Ken terlihat menikmati setiap suapan dalam mulutnya dan menghabiskannya dalam sekejap. Felicia berdecak senang, meski Ken tidak memberikan pujian seperti yang ia harapkan, namun apresiasi laki-laki itu dengan menghabiskan seluruh makanan di piringnya sudah sangat membanggakan bagi Felicia.

Diam-diam, Ken memperhatikan wajah Felicia yang tidak pernah lepas dari senyuman.

"Ada apa? jangan melihatku seperti itu," ujar Felicia saat memergoki Ken sedang menatapnya.

"Nggak papa," jawab Ken, ia meraih tisu lalu mengusap sisa saos di sudut bibir Felicia dengan lembut.

Lagi-lagi jantung Felicia tidak bisa di kendalikan, wanita itu bahkan takut jika Ken bisa mendengar suara jantungnya yang sedang berdetak tak karuan.

Menyadarkan diri dari lamunan nakal, Felicia mengambil alih tisu di tangan Ken dan mengusap bibirnya sendiri.

"Apa tidur beberapa menit sudah bisa mengembalikan moodmu yang kurang baik?" tanya Felicia.

Ken hanya membalas dengan senyum kecil, ia tidak tau apa yang sedang merasuki hatinya saat ini, perasaannya sedang berada dalam keadaan bimbang.

🖤🖤🖤

1
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺🅰🏖⁰⁸𝕾
fix feli bodoh bodoh bodohh egois kasihan felix
kalau begini ingin kubuat feli menderita seumur hidup saja tor biar impas sebagai karma dari felix
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺🅰🏖⁰⁸𝕾
coba kalau tidak ada gaviin ken terlalu larut dg dendamnya. kadangbpetlu orang seperti gavin buat membuka pikiran ken biar sadar
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺🅰🏖⁰⁸𝕾
ronald nikah sama freya kr harta fix nanti mereka pisah dannn freya sama davin
freya kenapa keceplosan buka rahasia ken dan feli ke ronall😱
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺🅰🏖⁰⁸𝕾
kok aku takut feli yang patah hati kalau tau ken hanya sandiwara tidak cinta benaran.
antara feli sama ken pasti ada salah paham, musuh sebenarnya pasti sahabat feli biar feli pisah sama mantannya.... nenurutku gitu
ZrLee Darman
oh Gavin..aku padamu 😘
ZrLee Darman
ken kamu lebih jahat dari Evan
ZrLee Darman
wah hilang respek aku sama Ken... sangat jahat ternyata 😏
Rofiko Abdulgani
Bagus feli👍
Vitriani
Luar biasa
nobita
makasih thor... utk karya yg luar biasa apik banget... semangat berkarya.. dan semoga author selalu sehat.. sukses
nobita
aku suka sikap Gavin yg pandai merayu...
nobita
puncaknya seorang wanita marah adalah DIAM...
nobita
alur ceritanya apik banget... hebatnya ini author kesayangan kuu
Vey Vii: Sayang kamu juga kak 🥰🥰
total 1 replies
nobita
hadehhh hampir terbongkar rahasia nya Ken...
nobita
semoga Ken nanti bucin akut ke Felisia...
nobita
itu namanya baju dinas malam Ken.. mengertilah
nobita
Gavin jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Freya...
nobita
hadehhh jadi saling menyalahkan antara Evans dan Hanry
nobita
alur ceritanya yg apik... bikin penasaran
nobita
hmmm awal yg menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!