Judul:
Dijual 500 Juta: Istri Kontrak CEO Dingin
Deskripsi/Sinopsis:
Liana dijual bapak tirinya seharga 500 juta untuk jadi istri kontrak Arka Wijaya, CEO dingin yang lumpuh dan membenci semua orang.
Di rumah mewah itu, dia dipermalukan setiap hari. Disiram comberan, diusir ke gudang, dianggap sampah oleh Keluarga Wijaya.
Tapi yang tidak mereka tahu, di dalam tas lusuh Liana ada surat wasiat Ibu yang bisa mengguncang seluruh Keluarga Wijaya.
Surat yang menyebut nama Arka sebagai kunci atas kematian ayahnya 5 tahun lalu.
Dari gadis desa yang dihina, Liana akan berubah menjadi wanita yang ditakuti.
Dia datang bukan untuk tunduk. Dia datang untuk membalas dendam.
Pertanyaannya:
Apakah balas dendam itu akan membuat Arka jatuh cinta padanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TheDee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 31
Hidup mereka sekarang beda 180 derajat.
Nggak ada lagi mobil mewah, nggak ada sopir, nggak ada rumah besar di SCBD.
Yang ada cuma Bau kopi, bau oli, sekarang Liana buka warung kopi, sedangkan Arka buka Bengkel.
Setiap pagi jam 6, Liana udah bangun duluan.
Mereka jualan di samping kontrakan kebutan kontrakan mereka pas dijalur Pertigaan pagi dekat stasiun. Tempat yang dulu Arka cuma lewatin pake mobil.
Sekarang dia berdiri di sini, pake kaos oblong dan celemek kumal, tapi mukanya tenang.
Dulu Arka hidup ngandelin nama Wijaya.
Satu nama itu cukup buat buka pintu mana aja, buat dapetin proyek, buat bikin orang tunduk.
Tapi semua itu hancur pas dia milih bela Liana dan Pak Dimas.
Ibu Darmi bilang Liana nggak pantas.
Pak Wijaya bilang keluarga nggak boleh kena skandal.
Dan waktu Arka ngot, mereka ngusir dia keluar.
“Kalau kau pilih anak itu, kau bukan anak Wijaya lagi,” kata Ibu Darmi waktu itu.
Arka cuma jawab satu kalimat: “Kalau jadi Wijaya artinya ninggalin orang yang aku cinta, aku lebih baik nggak jadi apa-apa.”
Dia keluar rumah cuma bawa dompet, KTP, dan kunci mobil tua.
Nggak ada uang, nggak ada koneksi. Semua yang dia punya sekarang dia bangun dari nol.
“Kenapa sih Ka, ibu kamu nggak pernah bisa nerima aku?” tanya Liana pelan waktu malam, mereka berdua duduk diteras samping kontrakan ngitung uang jualan.
Arka ngusap keringat di kening Liana pake tisu.
“Bukan salah kamu, Lin. Ibu nggak pernah nerima siapa pun yang nggak sesuai standar dia. Termasuk aku. Apapun yang aku lakuin, selalu salah di matanya.”
Liana diem.
Dia inget waktu di arisan, Ibu Darmi bilang dia “anak tukang yang nggak tahu diri”.
Tapi sekarang, dia lebih bangga cuci gelas dari pada duduk di kursi emas rumah Wijaya
“Ngapain sedih,” kata Arka sambil nyodorin es teh. “Lihat, kita masih punya ini. Dagangan ludes, pelanggan nambah, dan kita… masih bareng.”
Liana senyum.
Mungkin nama Wijaya emang hilang.
Tapi dia baru sadar, nama itu nggak pernah bikin dia bahagia.
Yang bikin bahagia itu orang di sampingnya sekarang.
3 Hari Kemudian – Pasar Pagi Stasiun, Jam 7 Pagi
Warung kopi liana dan bengkel Arka udah mulai rame.
Liana sibuk membuat kopi. sementara Arka sibuk memperbaiki mobil, dan motor
Mereka udah kayak pasangan lama. Nggak perlu banyak ngomong, gerakannya nyambung sendiri.
Dari anak konglomerat dan anak tukang yang dijauhin keluarga, jadi dua orang yang saling jagain di pinggir jalan.
pagi itu pelanggan semakin bedatangan, Arka dan liana tidak ada waktu makan soalanya orang semakin banyak, ada yang Nongkrong untuk bercerita sambil menunggu, mobil, atau motor yang sedang diperbaiki, ada yang minum kopi, ada yang sedang makan, pokok hari itu pelanggan Full, pak dimas membantu liana untuk menyajikan kopi.
Sekitar Jam 2 siang baru istirahat, kebetulan pelanggan sudah pulang, waktunya untuk Liana, ARKA Dan Pak dimas untuk istrahat, mereka bertiga menikmati makanan yang seadanya.
Sekitar Jam 5 sore Warung di tutup oleh Liana, begitu juga dengan bengkel,
Setiap Hari Pelanggan selalu ada, tempat strategis Di pertigaan jalan disitu kebetulan ada stasiun, jadi sambil menunggu kendaraan, merek menikmati waktu, untuk minum kopi, makan, dan memperbaiki kendaraan yang macet.
Suasana Itu merupakan momen Awal bagi liana dan Arka tentang Arti Rumah Tangga yang sesunggunya
Bersambung 🙏🤗