(Belum Revisi)
Menceritakan pernikahan seorang "Raka wijaya" yang merupakan CEO tampan tapi playboy dengan "Raina Agestia" gadis biasa dari kalangan bawah. dan kisah pertemuan antara "Reno" playboy kelas kakap sekaligus sahabat "Raka" dengan "Nela Sasmita" biduan dangdut yang merupakan sahabat Raina.
Penasaran kan??
yukkk mari kepoin!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part.31
"Rai cepat susul raka nanti nyasar kalau pulang sendirian. "perintah bu sandra
"Eh iya ma "ucap raina lalu berjalan meninggalkan tontonan yang sedang seru-serunya dan sangat meriah itu.
"Mas raka... "teriak raina yang melihat raka berjalan menuju parkiran.
"Raka pun menoleh ke sumber suara.
Ada apa "jawabnya
"Rai ikut pulang ya, "ucap raina
"Katanya lagi seru ko malah pulang. "tanyanya
"iya mau nemenin mas raka, nanti nyasar kalau pulang sendirian. "jawab raina
Raina dan raka akhirnya pulang dengan mengendarai mobil mewah milik raka.
"Mas raka nanti malam mau datang kesini lagi nggak. "tanya raina
"Mau ngapain kesini lagi "tanya balik
"Nanti malam kan masih ada acara lagi kak, hiburan lengger banyumasan. "jawabnya
"Males ah... aneh-aneh banget sih totonan orang kampung. "jawabnya
"Ya udah deh "jawab raina
Kalau mas raka nggak ikut kesini, pasti rai juga disuruh nemenin mas raka lagi kaya kemaren sama mamah. nggak asyik banget sihh. "batin raina
"Mas nanti mampir dulu ya di jalan yang pinggir-pinggirnya hutan pinus. "ajak raina
"Mau ngapain "tanyanya
"Rai mau foto-foto sudah lama nggak update di sosmed. "jawabnya
"Dasar narsis "gumam raka
"Biarin narsis juga cantik inihh " jawabnya
"Pede amat "sindirnya
Rai hanya tersenyum tanpa menjawab lagi ucapan raka.
Raka dan raina telah sampai di tempat tujuan yaitu dijalanan yang sangat indah dan sejuk karena dikelilingi pohon pinus.
"Wah indah banget rai udah lama nggak main kesini. "ucap raina yang baru keluar dari mobil raka.
"Mas raka cepat fotoin rai "pintanya sambil menyodorkan ponsel miliknya.
Raka pun mengambil potret raina dengan berbagai pose.
"Sudah lah cape "ucap raka mengeluh karena sudah mengambil potret raina lebih dari
20 kali.
"Ah mas raka nggak asyik "ucap raina dengan suara manjanya.
"Sejak kapan dia jadi manja, dulu kelihatannya pendiam nggak banyak tingkah. cuma masih sama ngeselinnya. "batin raka yang melihat tingkah raina.
Setelah singgah sebentar untuk berfoto raka kembali melanjutkan perjalanan pulangnya. setelah sampai di rumah raina, raka langsung memarkirkan mobilnya di halaman rumah, raka segera memasuki rumah bersama raina untuk beristirahat.
"Mas raka mau dimasakin apa "tanya raina
Apa saja yang penting enak."jawabnya
"Ya udah rai langsung masak aja, mas raka istirahatlah dulu dikamar. "perintahnya
"Baiklah "jawab raka dan langsung meninggalkan raina yang akan memasuki dapurnya.
Setelah 30 menit akhirnya raina selesai dengan urusan masaknya dan segera menatanya di meja makan. lalu bergegas memanggil raka untuk ikut bergabung makan siang.
Raka duduk di kursi yang berhadapan persis dengan raina dan segera menyantap makan siangnya.
°°°°°°°°°°°°°°°
"Nel besok kamu jadi tampil di acaranya raina.
"tanya bu sri
"Jadi mam, kan udah di kasih DPnya juga."jawab nela yang sedang menonton acara tv di ruang keluarga.
Tiba-tiba ponselnya yang di atas meja bergetar menandakan ada pesan masuk.
○Kak reno♡ : Sayang, kenapa ponselmu susah sekali dihubungi, kangen nihhh pengen di manjain kamu.
Nela hanya membaca pesannya tanpa berniat membalasnya.
Maafkan nela kak, lebih baik kita tidak usah berhubungan lagi. aku tidak mau tersakiti lebih dalam lagi. "batin nela
"Siapa nel yang kirim pesan, "tanya bu sri
"Teman mam"jawabnya
"Kalau kamu lagi ada masalah cerita ke mamah, siapa tau mamah bisa bantu. "ucap bu sandra karena melihat tingkah anaknya yang sedikit pendiam belakangan ini.
"Nela baik-baik saja ko mam. mamah nggak usah khawatir. "ucapnya menyakinkan ibunya.
°°°°°°°°°
Sedangkan di tempat lain bu sandra dan suaminya nampak menikmati hiburan yang sedang ditontonnya yaitu seni kuda kepang.
"Pah nanti kalau kita udah kembali ke kota kita undang hiburan kaya ginih yah. "ucap bu sandra
"Mamah suka banget nontonnya bikin tegang tapi seru. "ucapnya lagi
"Tapi di kota tidak ada grup hiburan kaya ginih mah. "jawab pak wijaya
"Nanti kita ngundang dari sini pah. "ucapnya dengan penuh antusias.
"Jauh amat, kasihan merekanya nanti kelelahan di perjalanan. "jawab pak wijaya
"Mamah nggak mau tau pokoknya harus ngundang mereka. "ucapnya sambil menunjuk hiburan yang sedang di tontonnya.
Jangan lupa dukungannya gaess..
LIKE
KOMEN
VOTE
sabar ya Nela
bodohnya raina.
penyesalan itu, selalu datang diakhir.
kalo diawal namanya pendaftaran.
msih jauh dri kata Hot.