NovelToon NovelToon
Hubungan Terlarang

Hubungan Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Cintapertama
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda SB

Ketika cinta harus dipisahkan oleh perjodohan orangtua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda SB, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta yang setara

Jam pulang kantor telah tiba. Semua pekerjaannya sudah selesai tepat waktu, dan kini Angkasa siap pulang untuk bertemu dengan sang istri yang sangat ia rindukan.

Jantungnya berdebar, ia serasa kembali seperti awal saat masih pacaran dengan Leya. Dimana setiap kali akan bertemu, selalu berbunga-bunga seperti anak ABG.

"Yooh! ketemu lagi sama budak korporat!" sindir Susi, saat mereka sama-sama sedang menunggu di depan lift.

Angkasa diam. Ia malas ribut dan malas banyak bicara dengan orang yang sudah dianggapnya kurang waras.

"Kenapa diam? walaupun disini kamu jadi Direktur. Tapi kamu tetap sudah jadi budak orang lain!" ejeknya dengan senyum puas yang terlihat lebar diwajahnya.

Angkasa masih tetap diam, sambil menunggu dengan sabar gilirannya masuk ke dalam lift.

"Eh kalian tahu gak sih! direktur kita yang baru ini, dulunya itu CEO loh! Tapi sayangnya, dia bodoh! punya istri sama-sama CEO malah milih pelakor rendah yang masih kuliah! Alhasil dia diusir dan jadi miskin deh!"

Susi terus mengeluarkan provokasi yang membuat suasana seketika menjadi heboh. Tetapi para karyawan yang lain tidak ada yang berani berkomentar apa lagi ikut menghina. Paling jauh mereka hanya berbisik dibelakang.

Angkasa yang tadinya malas bicara, terpaksa meladeni. Karena wanita itu sudah berani menyinggung dan menghina wanita yang paling ia cintai.

"Beginilah jadinya kalau punya otak hanya digunakan untuk ikut campur urusan orang lain. Sudah bekerja hampir seperempat abad, tapi jabatannya cuma mentok jadi karyawan biasa. Daripada ikut campur urusan orang lain yang kamu sendiri gak tahu apa permasalahannya... mending benerin kinerja kamu yang buruk itu! Semua laporan sampah yang kamu berikan tadi, harus segera direvisi. Dan besok... tepat jam 7 saya mau semuanya sudah selesai!" ucap Angkasa.

Susi melotot, bola matanya hampir keluar. "Kamu jangan semena-mena dong! semua laporan itu aku kerjakan selama satu Minggu. Bagaimana caranya semua itu harus selesai dalam beberapa jam?" Susi berontak, ia tidak terima dengan perintah Angkasa yang sama sekali tidak masuk akal baginya.

"Waktu seminggu habis untuk mengerjakan laporan sampah? Pantas gak pernah naik jabatan! ternyata otaknya kosong!"

Skak!

Balasan Angkasa tidak main-main. Kali ini mereka yang mendengar sampai meledakkan tawa.

Susi makin emosi, ia ingin lanjut ngoceh. Tapi pintu lift yang terbuka, memberikan Angkasa kesempatan untuk segera pergi dari sana.

Susi ingin menerobos masuk, tapi sayangnya tidak bisa karena lift sudah penuh.

"Awas saja kamu Angkasa!" Susi menghentak-hentakkan kedua kakinya di lantai dengan kesal.

Suasana kembali hening. Angkasa bisa melanjutkan rencana pulang ke apartemennya dengan lancar.

Tapi... saat ia kembali ke huniannya bersama Leya, ia melihat istrinya sedang cemberut sambil melihat ponselnya.

"Sayang, Mas pulang!" ucap Angkasa, menatap bingung ke sang istri yang biasanya selalu menyambutnya di depan pintu sambil tersenyum. Kini malah cemberut dan bahkan tidak menoleh sedikitpun padanya.

"Sayang kamu kenapa?" Angkasa mencium keningnya lalu duduk tepat disampingnya.

"Mas, aku mau makan ini?" kedua mata Leya berkaca-kaca, sambil menunjukkan video semangkuk mie ayam dengan toping ayam melimpah dan kuah yang terlihat lekoh.

Angkasa tersenyum. Ini ngindam pertama Leya sejak ia mengandung. "Ayo kita beli?" ajak Angkasa.

Hanya semangkuk mie ayam, ia masih bisa untuk menuruti ngidam istrinya.

"Tapi yang jual mie ayam ini ada di luar kota! aku mau makan disana! tapi takut Mas menolak!" Leya mendongak matanya berkaca-kaca.

Ini kali pertama Angkasa melihat Leya meminta sesuatu sampai seperti ini.

"Ya sudah ayo kita beli? Mas anterin!"

"Beneran Mas mau nganterin? Mas gak terpaksa kan? Mas gak menganggap aku merepotkan kan?"

Sering mendapatkan penolakan keinginan dari keluarganya. Ternyata hal itu tanpa sadar membawa dampak seperti trauma pada diri Leya hingga ini. Padahal, keluarganya dan Angkasa adalah dua orang yang berbeda. Dimana Angkasa, akan dengan senang hati menuruti semua keinginan Leya tanpa terkecuali. Namun ia tetap saja takut untuk memintanya.

"Kamu kok bicaranya begitu sayang! apapun yang kamu inginkan, selagi Mas mampu...Mas pasti akan berusaha untuk mewujudkannya. Tapi kamu harus berani bicara, jangan diam-diam menangis seperti ini!" Angkasa mengangkat tubuh istrinya, yang dengan mudah ia bawa ke atas pangkuannya.

Leya menyembunyikan wajahnya di dada bidang Angkasa. "Kalau aku bilang... aku takut Mas akan menolak dan mengatakan jika aku ini cuma beban yang bisanya hanya merepotkan!"

Angkasa memeluk Leya, tapi satu tangannya mengusap lembut permukaan perut istrinya yang mulai membuncit. "Tidak akan sayang! Mas ini suami kamu, orang yang paling mencintai kamu. Mana mungkin Mas keberatan apalagi sampai menolak!"

Leya ikut tersenyum, hatinya terasa lega. Karena ia baru sadar, jika yang bersamanya saat ini bukanlah keluarganya... tetapi suaminya.

"Kalau begitu ayo kita berangkat? udah menetes air liurku dari tadi!" ajak Leya.

Mood wanita hamil itu langsung berubah drastis. Ia kembali ceria, dan langsung bersiap keluar kota demi semangkuk mie ayam.

Angkasa pun tak kalah antusias nya dari sang istri. Ini ngidam pertama istrinya, dan yang ada di dalam sana adalah anak pertamanya. Mana mungkin ia sanggup melewatkan setiap momen berharga yang tidak mungkin bisa terulang yang kedua kalinya. Karena setiap kehamilan pasti berbeda-beda dan ngidamnya pun tidak selalu sama.

 

Mereka menghabiskan waktu selama 1 jam 30 menit untuk sampai di tempat tujuan.

Penjual mie ayam yang Leya maksud bukanlah penjual mie ayam elit yang berdagang di mall ataupun di ruko-ruko. Tapi hanya pedagang kaki lima yang berjualan di tepi jalan dekat taman kota. Namun pembelinya bukan main ramainya.

Setelah sampai disana mereka tidak bisa langsung duduk dan makan. Angkasa harus mengantri seperti yang lainnya. Karena keterbatasan tempat, pembeli yang ramai harus bergantian dengan yang lainnya.

Tapi semua itu worth it dan sepadan dengan rasanya yang sangat sesuai seperti dalam bayangan Leya.

"Hmm! Enak banget Mas!" Leya makan sambil menutup mata. Ia meresapi, setiap sendok mie ayam yang masuk ke dalam mulut dan ia kunyah dengan perlahan-lahan.

Ini adalah kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang seberapa banyak pun jumlahnya. Karena bisa melihat seorang istri tersenyum bahagia, sambil menikmati makanan yang ia inginkan.

"Kalau begitu ayo habisakan! Kalau kurang kita pesan lagi," sahut Angkasa.

Leya makan dengan lahap. Mood nya makin membaik, kadar bahagianya kembali tinggi.

"Mau nambah lagi?" tanya suaminya, saat Leya baru saja selesai menghabiskan mangkuk keduanya.

Leya menggeleng. Ia kekenyangan sampai tidak bisa bicara.

Karena masih banyak pelanggan lain yang mengantri, mereka segera membayar tagihan dan pergi sana.

"Terima kasih ya Mas udah mau jauh-jauh nganterin aku? Pasti Mas capek banget ya?" Leya bahagia, sangat bahagia. Karena seperti ini rasanya jika memiliki seseorang yang memprioritaskan kita.

"Sama-sama istriku! Kebahagiaan kamu adalah yang paling utama untuk Mas. Dan selama yang minta itu kamu... tidak akan pernah ada yang namanya kata lelah!" sahutnya.

Ya, seindah ini jika kita dan pasangan kita memiliki cinta yang setara. Bukan siapa yang paling mencintai... tapi mereka yang sama-sama tahu artinya membahagiakan dan dibahagiakan...

1
chiara azmi fauziah
thor lg seru2 mlah bersambung mudah2an leya bahagiah bertemu bapak kandungnya happy terus leya semangat thot ceritany makin seru
Bunda SB: terima kasih kakak
total 1 replies
Dina Mariana
UP ya lama bget kk🤭
Bunda SB: nanti di up lagi ya kak
total 1 replies
Jhesika Cika
bagus cta ny
Dew666
👑👑👑
Dew666
💜💜💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!