NovelToon NovelToon
Belenggu Masa Lalu

Belenggu Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / One Night Stand / Cintamanis / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:109k
Nilai: 4.8
Nama Author: Atuusalimah

Harusnya, dia menjadi kakak iparku. Tapi, malam itu aku merenggut kesuciannya dan aku tak dapat melakukan apapun selain setuju harus menikah dengannya.
Pernikahan kami terjadi karena kesalah fahaman, dan ujian yang datang bertubi-tubi membuat hubungan kami semakin renggang.
Ini lebih rumit dari apa yang kuperkirakan, namun kemudian Takdir memberiku satu benang yang aku berharap bisa menghubungkan ku dengannya!

Aku sudah mati sejak malam itu. Sejak, apa yang paling berharga dalam hidupku direnggut paksa oleh tunangan adikku sendiri.
Aku dinikahkan dengan bajingan itu, dibenci oleh keluargaku sendiri.
Dan tidak hanya itu, aku difitnah kemudian dikurung dalam penjara hingga tujuh tahun lamanya.
Didunia ini, tak satupun orang yang benar-benar ku benci, selain dia penyebab kesalahan malam itu.~ Anja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atuusalimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 7, part 2

Bukan hal ini yang ia rencanakan dalam hidupnya. Harusnya, sekarang dia sedang mempersiapkan skripsi, fokus pada biaya siswa yang dikejarnya, paling tidak panik karena sosok misterius yang tak pernah absen menaruh coklat juga kata-kata manis itu barang kali sudah disadari oleh pria yang diam-diam dikaguminya sekarang.

Dunianya dalam gelap, pekat, bahkan tak satu titik cahaya pun yang menembus. Dia bukan disini, tak mau disini. Seharusnya, saat ini dia sedang asik membahas gosip baru dikampusnya yang dibawakan Dian, atau sedang dimarahi ibu karena mengorbankan diri dengan menanggung kesalahan adiknya yang ceroboh.

Namun, dia masih duduk tanpa dengan pikiran mengambang, memeluk lutut menahan sakit atas ingatan yang menyakitkan.

 Semua orang mengambil keputusan atasnya, sebagian orang terus menuduhnya. Dia ada saat orang-orang terus berdebat kemudian mengambil keputusan yang kata mereka baik untuknya.

Hal baik apa?

Duduk sebagai mempelai wanita dari pria yang sudah menghancurkannya? Ia ingin berteriak menolak, membanting dan merusak semua barang bahwa bukan ini yang dia inginkan.

Tidak ada lagi gaun panjang yang ia impikan diatas altar merah, tidak juga malam pertama mendebarkan yang dinantikan sepasang pengantin. Ia bahkan tak tau bagaimana caranya dan sejak kapan akhirnya dia telah sah menjadi seorang istri dari pria yang seharusnya memanggilnya kakak ipar.

Sosok tinggi yang menjulang yang kini menatap kearahnya sedikitpun tak membuatnya tertarik, ia masih tenggelam, larut dalam luka saat seseorang mendekat sampai dia dapat merasakan embusan napasnya.

"Ini yang kamu mau kan? Ini yang sudah kamu rencanakan,kan? Bukankah seharusnya kamu bahagia, mengapa terus diam seperti ini, kenapa tak bersiap-siap untuk malam pengantin kita?" Tekan Reka dengan senyum melecehkan.

Kedua tangannya dicekal, tubuhnya dibaringkan dengan posisi Reka nyaris menindihnya.

"kamu sendiri yang memaksa masuk, aku harap kamu tak akan pernah menyesal!"

Pandangan Anja menemukan sepasang netra yang memenjarakannya dengan tatapan kelam, Ia merasakan tekanan pada pipi saat dia berusaha memalingkan wajahnya. Wajahnya yang rupawan tepat hadapannya, memamerkan senyum iblis yang paling menjijikan.

Anja tak bereaksi namun dapat mendengar dengan sangat jelas bagaimana jantung Reka berdetak begitu keras.

"Beri tahu dimana aku harus menyentuhmu, ha?

Di sini?" Anja memalingkan wajahnya saat mulut Reka menyentuh permukaan kulit lehernya yang jenjang.

"Disini?" cemooh nya sambil beralih pada leher satunya lagi. Dengan tak tahu malu, pria itu terus memberi bekas dimana saja yang ia inginkan.

"Ayolah jangan pura-pura, ini kan maksud kamu tidak menolak pernikahan ini?" Ledeknya dengan nafas yang terus berjelajah diatas permukaan kulit putih itu.

Lalu, wajah Reka mendekat. Amat dekat sehingga ia dapat mencium aroma tubuhnya yang ia rasakan dua Minggu lalu.

Ia ingin lari, tak mau disini. Namun, sesuatu terlanjur menekan bibirnya, membuka paksa dan mencium semaunya.

Ia mual, dan merasakan bagaimana perutnya bergolak hebat.

Hati Anja sangat sakit, sakit sekali.Namun, lelah itu seolah mencekalnya. Tak memberi kesempatan pada dirinya walau hanya sekedar bergerak apalagi memberontak.

Air matanya merayap, perlahan-lahan meluncur menelusuri sudut matanya. Ia ingin sekali berteriak, akan tetapi tenggorokannya tercekik dengan rasa sakit.

Ia jijik, sangat jijik.

****

Ini sudah tidak benar, pikir Reka begitu tangannya berhasil membuka tiga kancing kemeja wanita yang tadi siang dinikahinya. Matanya terpejam, berusaha mengusir bayangan halus yang terlanjur direkam oleh otak mesumnya.

Bukan seperti ini maksudnya, bagaimana dia bisa terpancing dengan apa yang diperbuatnya sendiri.

Harusnya, dia sekarang terus fokus mempermainkannya, menakuti dan mengancamnya, memperingatkannya tapi... kenapa semuanya malah semakin tak terkendali, sisi liarnya sudah mulai memberontak dan tak dapat dikondisikan. Alam bawah sadarnya beberapa kali membunyikan alarm peringatan tentang siapa wanita yang sedang diciumnya saat ini.

Tapi dia juga lelaki normal, Reka mengutuk dirinya sendiri. Apa salahnya, wanita itu juga sudah ia nikahi dan dia bebas mau berbuat apapun terhadapnya, putusnya tiba-tiba mematahkan semua logika yang tersisa. Godaan itu terlalu berat jika tiba-tiba diakhiri begitu saja.

Sementara titik sensitifnya berkedut sakit meminta lebih, sesekali suaranya dalam dada menggeram seperti binatang saat ia berusaha menahan diri. Ia tak mau melakukan ini, namun juga ia merasa akan gila jika semuanya tiba-tiba diakhiri.

Lalu, semuanya menjadi lebih tak terkendali. Dia bermain sesuka hati, memberi bekas dimana saja yang ia inginkan, menyentuh sekaligus memaksa berciuman pada bibir lawannya yang gemetar.

Setengah kesadarannya memainkannya terus menerus, lagi dan lagi ia merasakan bagaimana perasaan seperti dua Minggu yang lalu, saat pertama kalinya dia menyentuh seorang wanita.

Reka melengkuh mengakhiri permainan, sebelum matanya menemukan beberapa tetes air mata padanya.

Anja masih diam, tubuhnya yang polos meringkuk tanpa daya begitu Reka menarik selimut putih dan membungkus tubuhnya.

"Istirahatlah, kamu pasti lelah!. Jangan menangis! Bukankah ini hal wajar yang dilakukan suami istri?"katanya pedas.

Dia menghela napas, melirik Anja dengan pandangannya tanpa arah. Ia menyesal, tentu saja. Tapi, manusia mana yang mampu mengendalikan diri dibawah tekanan nafsu? Harunya tadi memang dia tidak mencari penyakit, paling tidak menghindari area paling sensitif. Jika sudah seperti ini? Siapa yang akan disalahkan?

Reka bangkit dengan perasaan yang diliputi rasa bersalah. Ia memunguti baju yang berceceran dilantai kemudian membersihkan diri. Ini sudah serius, pikiranya terus di bayang-bayang kelanjutan hubungan dalam pernikahannya ini.

Pintu kamar mandi tertutup.

bersamaan dengan air mata Anja yang menetes lagi, Ia memeluk lututnya dalam pembaringan kemudian mulai menangis tertahan.

Bukan hanya membenci pria itu, tapi sekarang... dia membenci dirinya sendiri juga.

Tidak butuh waktu lama saat Reka sudah menyelesaikan ritual mandinya. Dia mematung. Setelah tak ada hal yang dilakukan istrinya selain diam, sekarang juga ia dapat melihat bagaimana tubuh Anja bergetar menahan kesakitan.

Kalau begitu, mengapa dia tidak menolak pernikahan ini?

Dia sakit hati, tau karena hatinya hanya milik Silvi?

Batinnya terus menerus mencari jawaban.

1
destiana
love buat karyamu🥰🥰
Ickok Ickok
untung Baca nya, hanya di awal tengah dan akhir, karena pernah Baca novel yang sebelumnya endinnya gak jelas ngegantung ( padahal alur cerita nya menarik)
Naim
ceritanya cuma di gantung gak di lanjut
Nayy
halloooo thooorrr
Nayy
sampai bab ini sudah hhhuuuhhh 😭😭😭,like comen n vote😍
sutiasih kasih
klo anja trpengaruh silvi.... brrti anja bodoh
sekar
haha syukur aku baca bab terakhir jd tau kalau cerita ini gantung sama dgn cerita sebelumnya
Sulastri Astri
lanjut thor
Henny Purwati
hello thour
cimski
kak novelnya kok mandek
cimski
semoga novelnya ga mandek tengah jalan yah
cimski
inj ga dilanjut kak?
Sri Danti
kok gak lanjut lagi Kak,
apa udah Ending gini aja...?
cimski
dua karya author sudah aku baca meskipun sekilas gaya bahasanya sama alur maju mundur memang membingungkan tapo tidak terlalu buruk untuk dibaca meskipun novel sebelumnya aku ga baca lagi
emir rayyan
cerita semacam penghiburan, pengobat luka hati.. sgt mexentuh hati.. aq suka ceritax Thor.. tetep semngat sukses berkarya y Thor..😍😍😍
anita
thor...
anita
thor ayo doong upnya
Aprianti Yanti
knp blm ada lanjutannya
anita
gk lnjut lg thor crtanya
anita
thooor dmn kaaauuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!