NovelToon NovelToon
Becomes A Billionare With Card System

Becomes A Billionare With Card System

Status: tamat
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Juara 🥉Super System S2

Menjadi seorang pecundang karena miskin dan selalu dihina? Dikhianati kekasih dan sahabat karena miskin? Dikeluarkan dari sekolahan karena tidak bisa membayar administrasi sekolah? Diberhentikan dari pekerjaan sampingan? Kehilangan satu-satunya adik kesayangannya untuk selama-lamanya karena tidak memiliki uang untuk biaya oprasi sang adik?

Kemalangan demi kemalangan terus menimpa Yuji. Hingga akhirnya Yuji merasa sangat terpuruk.

Sebuah kecelakaan maut membuatnya tak sadarkan diri. Namun saat Yuji terbangun, sebuah sistem sudah menyatu dengan tubuhnya.

Yuji akan berubah menjadi orang terkaya di dunia hanya dengan memainkan kartu bersama sistem.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

Sakura House Ichigaya, ke tempat itulah Yuji mengantarkan Misa, setelah wanita cantik dan anggun itu mengatakan dimana dia tinggal. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai tempat itu, karena jalanan malam ini juga tidak terlalu macet.

Hingga akhirnya Yuji mulai menghentikan motor tua itu tepat di depan sebuah apartemen yang cukup mewah. Dan tepat saat itu juga dia mendengarkan suara Zero.

[ Mission completed. Selamat, Tuan. ]

Ucapan singkat dari sang pemandu sistem sempat membuat Yuji menyunginggingkan sebuah senyuman tipis, karena mengingat dia akan semakin mendapatkan pundi-pundi uang dan mungkin juga beberapa keahlian lainnya.

"Terima kasih, Yuji. Aku sungguh berhutang budi padamu. Andai kamu tidak datang menolongku, aku tidak tau apa yang akan terjadi padaku. Terima kasih ..." ucapan Misa seketika membuyarkan angan Yuji, dan rupanya wanita itu sudah turun dari motor.

"Lain kali kamu harus lebih berhati-hati, Misa. Ehh ... tapi ngomong-ngomong bukankah selama ini kamu memiliki pengawal pribadi? Tapi mengapa mereka tidak bersama denganmu malam ini? " ucap Yuji yang mulai teringat saat pertama kali dia bertemu dengan Misa di rumah sakit yang dikawal beberapa orang berjas hitam.

"Aku yang menolak untuk dikawal, karena aku pikir itu sungguh tidak nyaman. Dan aku hanya ingin menghadiri undangan bibi Rin saja kok. Aku mengira itu tak akan membutuhkan pengawal. Ternyata aku salah." ucapnya lirih dengan kedua saling bertaut ke belakang.

"Lain kali jangan pergi sendirian. Terlebih saat malam dan pulang larut seperti ini. Karena tak menutup kemungkinan akan ada banyak sekali berandalan yang selalu mencari-cari kesenangan. Dan keberuntungan juga tak akan datang dua kali. Karena mungkin pertemuan kita adalah sebuah kebetulan."

"Hhm. Iya ... terima kasih, Yuji. Kamu masih SMU, tapi kemampuan bela diri judo-mu sangat luar biasa." puji Misa tulus, dan sebenarnya dia sangat merasa takjub saat menyaksikan pertarungan Yuji sebelumnya.

"Hehe, mengapa kamu selalu menyinggung soal murid SMU? Memang apa salahnya jika murid SMU seperti diriku bisa mengalahkan mereka, Misa?" ucap Yuji dengan tawa kecilnya.

"Bukan seperti itu maksudmu, Yuji. Tapi ..."

Tapi menyukai pria yang jauh lebih muda apakah itu boleh? Mungkin seperti itulah yang selalu mengganggu pikiran Misa setelah dia mengetahui jika Yuji masih seorang murid SMU.

Meskipun sebenarnya Misa sendiri tidak menyadari hal itu. Namun entah mengapa setelah dia bertemu kembali dengan Yuji di rumah Ara, Misa mulai sering memikirkannya.

Namun belum sempat Misa melanjutkan ucapannya, tiba-tiba pandangan Yuji tak sengaja tertuju pada motor tua yang sedang dipakainya saat ini.

Sial! Aku harus segera kembali ke Sugoi cafe! Jika tidak paman itu akan benar-benar mengira aku seorang pencuri!!

Batin Yuji langsung terburu-buru memakai helm bulatnya lagi dan kembali menghidupkan mesin motor tua itu.

"Misa! Aku harus segera kembali! Ada sesuatu yang harus aku lakukan! Sampai jumpa!"

Setelah mengucapkan itu, Yuji segera mengemudikan motor tua itu dengan cukup kencang. Bahkan dia tak memberikan kesempatan Misa untuk menjawabnya.

Wanita berparas cantik dan kalem itu masih saja menatap kepergian Yuji. Bahkan tanpa dia sadari, sebuah senyuman manis mulai terukir menghiasi wajah ayunya.

...🍁🍁🍁...

WUSHH ...

CKIITT ...

Hanya dalam 15 menit, Yuji sudah sampai kembali di depan Sugoi cafe. Dan setelah mengetahui kehadiran Yuji, pria pemilik motor tua itu segera menghampirinya dan memeriksa motornya. Dia juga sempat memberikan tatapan tajam untuk Yuji.

"Pa-paman ..."

"Kau anak muda tak punya etika dan sopan santun!! Setelah mengetahui motorku hanya sebuah motor tua dan bernilai, kini kau dengan sangat berani datang kembali?!! Asal kau tau, motor ini mungkin sangat tidak bernilai dan tidak berarti untuk orang lain! Namun untukku, motor ini sangat berarti!!" tandas pria dewasa yang berusia kira-kira 30 tahun itu.

"Panggil orang tuamu atau aku akan mengantarkanmu ke kantor polisi!!" imbuhnya lagi tegas.

"Pa-paman. Maafkan aku ... tapi aku sudah tidak punya orang tua lagi. Dan aku bukan berniat untuk mencuri motor paman. Bukankah tadi sebelumnya aku sudah mengatakannya kepada paman? Jika aku hanya meminjamnya sebentar saja? Jadi mengapa harus memperpanjangnya lagi, Paman?" ucap Yuji dengan polosnya.

"Apa kau bilang? Aku tetap akan membawamu ke kantor polisi! Jangan mengira karena kamu sudah tak memiliki orang tua aku akan berbelas kasihan padamu!!" ucap pria itu meraih segera menaiki motornya dan menarik lengan Yuji kasar. "Cepat naik!!"

"Ehh? Kita mau pergi kemana, Paman? Rumahku bahkan hanya berada di sekitar kompleks ini. Paman tidak perlu mengantarku pulang ..."

"Jangan mimpi!! Kita akan pergi ke kantor polisi! Cepat naik!!"

"Eehhh?? Ja-jangan, Paman ..." ucap Yuji melambaikan kedua tangannya gelagapan. "Begini saja, Paman. Aku akan membayar ganti rugi atau anggap saja sebagai uang sewa. Tunggu sebentar, Paman ..."

Yuji segera mencari dompetnya di saku celana maupun pakaiannya. Namun dia tak menemukan dompetnya sama sekali. Dam hal ini membuatnya kebingungan.

"Ehh? Dimana ya dompetku? Apakah tertinggal di rumah? Atau terjatuh di jalan?" gumamnya masih terus mencari dompetnya di saku pakaiannya kembali.

"Paman, sepertinya dompetku terjatuh di jalan. Aku akan mengambil uang di rumah sebentar. Rumahku ada di kompleks Danenchofu kok. Aku tidak akan lama, Paman ..." ucap Yuji berbalik dan berniat untuk kembali ke rumahnya.

Namun tiba-tiba saja langkahnya terhenti karena pria itu menarik pakaian Yuji.

"Jangan berpikir kamu bisa membodohiku, Bocah!! Ini adalah lagu lama! Dan aku jauh lebih banyak memakan garam kehidupan jika dibanding dengan kamu !Jika tidak punya uang jangan berpura-pura hingga seperti ini!! Jangan banyak alasan dan cepat naik!!" dengan sangat kasar pria itu menarik Yuji dan membuatnya duduk di belakangnya.

.

.

.

Kantor kepolisian cabang prefektur Yokohama, 10 PM.

Yuji terlihat duduk dengan sangat lesu dan malas di salah satu ruangan di kepolisian itu. Dia bersandar pada sandaran kursinya dengan kedua tangan yang saling disilangkannya di depan dada.

Sementara di sebelahnya sudah ada pria yang melaporkannya sebagai pencuri. Dan di hadapannya ada seorang petugas kepolisian yang sedang menerima laporan dari pria yang duduk di sebelahnya.

Disaat mereka meminta Yuji untuk menghubungi seseorang untuk menjamin dirinya, dia tidak tau harus menghubungi siapa. Karena ponselnya baru saja rusak. Dan dia tidak mengingay nomor telpon siapapun.

Namun pada akhirnya dia menemukan sebuah kartu nama pada saku pakaiaannya yang sebenarnya Yuji sendiri yang meletakkannya sebelum dia mendatangi rumah Shiina. Hingga pada akhirnya seorang pria dewasa dengan penampilannya yang penuh kharismatik tinggi dengan setelan jas rapi dan necis mendatanginya.

Yuji yang melihat kedatangan pria dewasa itu seketika mulai mengukir senyum tipis dan merasa lega.

1
Yaya Rusdaya
super tolol mc nya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rayan Teno
sangat tidak sesuai kehidupan dengan kekayaan, harusnya dibuat sedikit berpengaruh, bukan malah cupu😂
Rayan Teno
masa iya bos gapunya mobil
Rayan Teno
harusnya ada mobil juga sih
FAJRI KUNINGAN
bukanya pake kartu atm dasar norak
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
seeeeemaaaaaaaaaangaaaaaaaaattt cantik adiknya Yuji Kamiya
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
Harman Loke
Yuji Kamiya terus terang saja sama adikmu jujur bahwa kamu sekarang termasuk orang kaya raya
Harman Loke
krrreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnn
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp banget Yuji kamu mendapat hadiah mobil mewah dari sistem luar biasa luar biasa hebat sekali hebat sekali
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
Harman Loke
seeeeemaaaaaaaaaangaaaaaaaaattt
Harman Loke
lanjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!