NovelToon NovelToon
Started Without Love

Started Without Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:917.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Prepti ayu maharani

"Tapi, kalau gue kepilih nanti jadi ketua OSIS, lo harus jadi pacar gue." -Kavin

"Siapa takut!" -Alina

----------

Pernah gagal move on?
Apa yang kalian lakuin saat kalian gagal move on?

Kenalin, namaku Alina. Aku salah satu dari ribuan orang yang gagal move on. Namun caraku untuk mengurangi kadar kegalauan dari gagal move on adalah dengan menulis.

Hingga aku bertemu dengan dia, tanpa sengaja. Laki-laki tengil yang membuatku menaruh rasa.

Dan, inilah kisahku .........

-----------------

Update setiap hari ✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Prepti ayu maharani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SWL 29

Jendela sengaja ku bunga supaya angin bisa masuk ke dalam membuat semilir angin malam berhembus membelai kulitku.

Aku menyisir rambutku lalu mengikatnya menjadi satu bagian. Lalu memoleskan bedak secara rata ditambah dengan blush cream yang sengaja ku poles tipis supaya pipiku terlihat lebih merona.

Aku kurang pandai dalam menggunakan make up, jadi aku hanya menggunakan saja apa yang aku bisa.

Setelah selesai, aku meraih tasku yang tergantung dan keluar menemui Kak Arga yang sepertinya sudah datang. Seperti janjinya malam itu, Kak Arga mengajakku untuk keluar sekedar jalan dan aku tidak menolaknya.

Kak Arga memberikan tatapan hangat padaku begitu aku sampai di hadapannya. Aku pun membalas tatapannya dengan senyuman.

"Udah siap?" tanyanya dan ku jawab dengan anggukan.

"Udah mau berangkat?" Ibu keluar bersamaan saat aku akan meminta izin.

"Ayah belum pulang juga bu?" tanyaku.

Ibu menggeleng, "Mungkin bentar lagi," jawab Ibu.

"Yaudah, Alina pamit keluar sebentar sama Kak Arga ya bu?" Aku mencium tangan Ibu.

Kak Arga menghampiri ibu dan ikut mencium tangan ibu, "Bu, saya izin ajak Alina keluar sebentar ya?" pinta kak Arga.

Ibu mengangguk dengan senyuman, "Jangan terlalu malam ya pulangnya," Ibu member pesan pada Kak Arga.

"Iya, Bu. Kalau gitu saya permisi ya bu,"

"Bu, Alina jalan," timpaku.

"Iya, hati-hati kalian berdua."

Ibu mengantarkan kami berdua sampai luar lalu kembali masuk ke dalam karena malam ini sangat dingin.

"Kita mau kemana, kak?" tanyaku begitu Kak Arga mulai melajukan mobilnya.

Kak Arga tambak berfikir sejenak, "Makan mau gak?" tanya Kak Arga.

Aku mengangguk, "Boleh, deh."

Kak Arga tersenyum lalu kembali fokus mengemudikan mobilnya. Setelah sampai di sebuah kafe, Kak Arga turun lebih dulu dan membukakan pintu untukku.

Aku keluar dan mengikuti langkah Kak Arga masuk ke dalam. Sesampainya di dalam, Kak Arga memilih meja yang tepat sekali di tengah-tengah. Biasanya orang-orang memilih di pinggir dekat jendela, namun sepertinya itu tidak berlaku untuk Kak Arga.

"Aku ke kamar mandi dulu ya," ucap Kak Arga.

Aku mengangguk dan duduk terlebih dahulu. Sembari menunggu Kak Arga, aku meraih ponselku dan memainkannya.

'Gabut,' batinku.

Tak lama, datang pelayanan menghampiriku. "Mbak, ini makanannya," ucapnya seraya memberikan hidangan padaku. Dan menaruhnya di atas meja.

Aku mengerutkan keningku, "Tapi saya belum pesen apa-apa mbak," ucapku.

Pelayanan itu tersenyum, "Kalau gitu saya permisi ya mbak," ucapnya lalu melangkah pergi.

Aku masih mengerutkan keningku karena masih merasa bingung. Aku pun membuka tutup hidangan tersebut hingga menampilkan sebuah kertas di dalamnya.

'Please be my girlfriend.'

Itulah isi dari surat tersebut. Di waktu yang bersamaan, tiba-tiba cahaya menjadi temaram dan di sertai dengan munculnya lantunan musik. Beberapa orang menghampiriku seraya memberikanku setangkai bunga mawar.

'Hidupku tanpa cintamu

Bagai malam tanpa bintang

Cintaku tanpa sambutmu

Bagai panas tanpa hujan

Jiwaku berbisik lirih

'Ku harus milikimu

'Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku

Meski kau tak cinta kepadaku

Beri sedikit waktu

Biar cinta datang karena telah terbiasa

'Simpan mawar yang kuberi

Mungkin wanginya mengilhami

Sudikah dirimu untuk

Kenali aku dulu

Sebelum kau ludahi aku

Sebelum kau robek hatiku

'Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku

Meski kau tak cinta kepadaku

Beri sedikit waktu

Biar cinta datang karena telah terbiasa'

Kak Arga yang sudah berada di sampingku pun memintaku untuk berdiri. Ia meraih tanganku dan berdiri tepat di hadapanku.

"Gue beneran sayang sama lo, Na. Gue pengen lo jadi pacar gue. Mau ya jadi pacar gue?" Kak Arga menatapku hangat.

Aku menatap matanya dan mulai mencari kebohongan. Namun hanya kata tulus yang aku temukan. Aku menghela napasku dan sejenak menunduk untuk mengatur rasa gugubku dan memikirkan jawaban yang aku berikan.

"Mau, ya?" pintanya.

Seluruh pengunjung kafe yang menyaksikan kejadian ini pun bersorak ria berharap aku menerima Kak Arga.

"Terima dong,"

"Iya, terima geh,"

"Cocok loh. Cowoknya ganteng, ceweknya cantik, dah jadian aja!"

"Kalau gue sih, langsung gue terima itu. Perjuangan banget coy!"

"Terima aja, Mbak. Beruntung embaknya bisa dapet cowok kaya gitu,"

Dan masih banyak lagi ucapan yang mereka keluarkan membuatku semakin dilema harus menjawab apa.

"Please," pinta Kak Arga dengan tatapan memohon.

Aku kembali menunduk dan dengan anggukan pelan aku menjawabnya. "Gue mau," jawabku membuat Kak Arga tersenyum lebar dan langsung membawaku ke dalam pelukannya.

Kak Arga melepas pelukannya dan menatapku lekat. "Gue janji gak akan nyakitin lo, apalagi bikin lo nangis. Gue bakal terus berusaha supaya lo jatuh cinta sama gue. Gue hanya butuh waktu buat ngehadirin cinta itu ada. Percaya sama gue," ucapnya.

Aku mengangguk membuatnya kembali tersenyum dan,

Cup!

Kak Arga mengecup keningku membuat pipiku merona. Ia terkekeh pelan lalu kembali memelukku.

'*Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku

Meski kau tak cinta kepadaku

Beri sedikit waktu

Biar cinta datang karena telah terbiasa

'Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku

Meski kau tak cinta, kau tak cinta

'Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku

Meski kau tak cinta kepadaku

'Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku

Meski kau tak cinta kepadaku

Beri sedikit waktu

Biar cinta datang karena telah terbiasa

Hidupku tanpa cintamu

Bagai malam tanpa bintang

Cintaku tanpa sambutmu

Bagai panas tanpa hujan*'

Risalah hati - Dewa 19

Jadi, siapa disini pendukung :

Alina & Kavin?

Alina & Arga?

Atau malah

Alina & Rafa?

-------

Jangan pelit-pelit vote dan comment ya :)

Terima kasih!

-Prepti Ayu Maharani

----------------------------------------------------------

1
Qaisaa Nazarudin
Lho lho lho..Aku malah baca kisah Kana Artana dulu baru novel yg ini (ORTU KANA) OAALAHH..😂😂😂😂🙏🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Maaf ya thor..Tapi aku lebih suka baca bab nya dikit kayak gini,jalan ceritanya to the point gini,Dari beratus-ratus bab udah kayak drama ikan terbang,males bacanya..Tq ya thor cerita mu bagus,Semoga sehat selalu dan sukses selalu..PESAN KU APAPUN KOMENTAR PARA RIDERS,JADIKAN MOTIVASI YA,JANGAN MASUKIN KE HATI..👏👏👍👍💪💪💪⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐💕💕💕💕💕💌🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Qaisaa Nazarudin
ia aku juga tertanya-tanya kemana Rafa??..Apa kabar Rafa??
Qaisaa Nazarudin
Lha ternyata Denish adeknya Dimas,
Qaisaa Nazarudin
Jurusan IPA kan emang berkecimpung dgn bidang kesehatan,Lha kamu malah nyerong jauh,SASTERA apaan..
Qaisaa Nazarudin
Lho kok Kavin langsung ngambil keputusan pindah aja,apa udah pasti kalo Alina balikan sama Rafa..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkkwk SKAKMATT buat loe Alina..apa kabar hati loe..Kan ku bilang juga apa,Pasti nih cewek adek atau sepupunya Rafa,Makanya dengerin dulu penjelasan nya..
Qaisaa Nazarudin
Waahh si Playboy cinta pandang pertama keknya..😂
Qaisaa Nazarudin
Terkadang apa yg kita liat tdk seperti apa yg berlaku..
Qaisaa Nazarudin
Alina terlalu terburu-buru harusnya minta kejelasan dari Rafa..ckk
Qaisaa Nazarudin
Pasti Alina salah paham nih,mungkin gadis itu adek atau sepupu nya Rafa..tapi emang patut di curigain,udah janjian berjam2 tp gak nongol2,eh ketemu dia dgn cewek lain,siapa juga yg gak mikir ke lain?
Nala Ratih Soemarna
Apa mungkin si Kavin ngira Alina balikan sama Rafa, terus dia punya cewek lain sekarang? mangkanya dia minta maaf sama Alina? 😑
Nala Ratih Soemarna
Jangan-jangan sebenarnya si Alina salah paham sama si Rafa? knp Alina gk mau dengerin penjelasan si Rafa dulu. Tapi salah si Rafa juga sih ingkar janji, udah di tungguin lama2 gk dateng2 malah ada di jalan lagi meluk cewek, meski belum pasti itu selingkuhannya atau cuma sodaranya 😑
risa
good
Febi Miftah Rianti
kan gak semua salah ny Alina,, dasar sotoy Lo bil
Irwin Mmf
jangan" Arga d suruh Amara LG dktin Alina, Amara kan benci ma alina
Irwin Mmf
walau udah kpl 3 tetap aj suka kisah sma
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Maryani Yani
Alina & Kevin aja
Yulia Fitri
Alina &kavin
Dv Chalik
Kasian Nabila..
napa Alina ga balik ma Rafa ja Thor..
biar g da hati yg terluka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!