NovelToon NovelToon
The Buwono Family

The Buwono Family

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Komedi / Rumah Tangga
Popularitas:52.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Ini kisah lanjutan #LuckyDaisy yang bercerita keluarga Buwono setelah kelahiran Kenzie. Bagaimana dokter Lucky dan istrinya dokter Daisy menikmati kehidupan rumah tangganya bersama dengan pebinor nya, Winston. Belum kasus dengan divisi kasus dingin termasuk dokter Lucky masih saja takut dengan tim arwahngers. Kemungkinan sampai kehamilan Elina dan kelahirannya yang penuh warna.

Generasi ke 8 klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duh! Harus Ganti Ini ...

Daisy pulang ke rumah menjelang Maghrib bersama dengan Olivia. Supir dan juga pengawalnya itu pun ikut masuk ke rumah. Sudah menjadi kebiasaannya untuk ikut makan malam bersama keluarga Buwono sebelum kembali ke apartemen para pengawal Ramadhan Securitas.

Sejak Gozali Ramadhan membangun perusahaan, dia sudah mempersiapkan bangunan apartemen empat lantai untuk para pegawainya tinggal. Terutama bagi para pegawai dari luar Jakarta daripada mencari kost mahal. Apalagi lokasinya dekat dengan gedung perusahaan.

"Dokter Lucky jadi dinas malam Dok Daisy?" tanya Olivia.

"Jadi Oliv ... Kamu habis ini ada tugas lainnya?" Daisy menoleh ke pengawalnya.

"Tidak ada Dok. Habis dari sini, saya pulang ke apartemen," jawab Olivia.

"Hati-hati bawa motornya nanti," ucap Daisy.

"Iya Dok." Olivia memang datang menggunakan motor Scoopy warna pink kesayangannya.

"Sudah pulang?"

Keduanya menoleh dan tampak dokter Lucky sudah rapi sambil menggendong Kenzie. Entah mengapa Daisy dan Olivia tersenyum karena keduanya sama-sama memakai baju dengan warna yang hampir sama, abu-abu.

"Seragam ya Mas. Kok bisa sih?" kekeh Daisy sambil berjalan ke wastafel untuk cuci tangan. Daisy sudah mandi sebelum pulang tadi di ME jadi dia tinggal cuci tangan saja.

"Bisa dong!" jawab dokter Lucky sambil menyerahkan Kenzie ke Daisy yang sudah cuci tangan.

"Anak Mama diajarin apa sama Papa tadi?" tanya Daisy sambil menciumi wajah Kenzie.

"Gradasi warna dan anatomi," jawab dokter Lucky jumawa membuat Daisy dan Olivia melongo.

"Anatomi? Pakai buku yang kamu beli di Singapore kemarin?" tanya Daisy. Mereka sempat liburan sebentar ke Singapura dan dokter Lucky memborong buku anak-anak buat Kenzie disana. Daisy mengakui buku-buku yang dibeli, cukup susah dicari di Jakarta.

"Iya dong! Eh tahu nggak Jeng, abu-abu itu ada banyak nama. Grey, Dark Gray, Charcoal Gray, iron, platinum, silver, battleship grey ... Mumet nggak kamu?" Dokter Lucky mencium pipi Daisy.

Olivia hanya terbengong-bengong mendengar ucapan dokter Lucky. "Dok, kok kepikiran sih?"

"Lho itu baru abu-abu belum hijau! Belum biru! Aku mumet benar," ujar dokter Lucky membuat Daisy cekikikan.

"Terus, ini kemeja mas Lucky abu-abu apa? Bajunya Kenzie?" goda Daisy.

"Punyaku Shadow gray, bajunya Kenzie masuk silver. Aku tahu berdasarkan tabel warna yang tadi aku cek," jawab dokter Lucky jumawa.

Daisy dan Olivia tertawa geli. Kenzie hanya menatap bingung melihat kedua orang tuanya tertawa.

"Udah ah. Mas Lucky sudah sholat Maghrib?" tanya Daisy.

"Nunggu kamu. Yuk jamaah."

Kenzie pun dititipkan ke Gita sementara keduanya masuk ke dalam mushola kecil yang tidak boleh dimasuki oleh Winston. Olivia yang Nasrani, selalu senang melihat kemesraan pasangan Buwono. Bukan yang lebay tapi selalu pas.

Olivia juga melihat kemesraan sederhana Daisy dan dokter Lucky ikut acara sunmori bersama Raynard Baskara dan anggota keluarga Pratomo. Dokter Lucky memasangkan helm ke kepala Daisy dan mengikatkan talinya.

"Kencang banget nggak Jeng? Dikendurkan dikit?" tanya dokter Lucky ke Daisy.

"Pas kok Mas," jawab Daisy sambil tersenyum.

Bagi Olivia itu romantis yang sederhana tapi tidak semua pria bisa. Para anggota keluarga Pratomo yang pria juga mesra dengan pasangannya tapi Olivia selalu suka dengan pasangan Buwono.

"Mbak Oliv mau minum apa?" tanya Pum.

"Apa saja Mbak Pum," jawab Olivia dengan tergagap karena tadi melamun.

"Jangan melamun maghrib-maghrib. Pamali!" kekeh Gita sambil meletakkan Kenzie di kursi bayinya.

Kenzie hanya menatap para wanita disana sambil memakan biskuit bayinya. Mata abu-abunya tampak perhatian dengan apa yang sedang terjadi.

Olivia tertawa. "Iya ya ...."

Tak lama dokter Lucky dan Daisy selesai melaksanakannya ibadah Maghrib. Mereka pun makan malam bersama dengan para asisten di meja makan. Usai makan malam, dokter Lucky pun berpamitan ke RS Bhayangkara untuk shift malam.

***

RS Bhayangkara Jakarta

Dokter Lucky melihat jam di dinding area IGD yang menunjukkan pukul sepuluh malam. Hari ini IGD tidak banyak kegiatan dan kalaupun ada, sudah di handle para koas dan residen yang mendapatkan shift malam. Pria itu memilih membaca novel yang dibawanya dari rumah.

Pria itu pun tenggelam dengan cerita detektif Kyoichiro Kaga hingga mendengar suara ribut-ribut di IGD. Dokter Lucky meletakkan novel karya Keigo Higashino itu diatas mejanya dan bergegas ke arah IGD.

Dia melihat seorang pria mengamuk meminta obat penenang berupa Xanax. Alprazolam ( Xanax ) dikenaln sangat efektif untuk gangguan cemas tapi sangat cepat memicu ketergantungan.

"BERIKAN! BERIKAN!" teriaknya sambil mengacungkan pisau.

Semua orang disana takut kena sabet pisau karena sebelumnya, satpam rumah sakit sudah terluka.

"Kami tidak bisa berikan padamu!" seru dokter Juno.

"BERIKAN!" Pria itu mengacungkan pisau itu ke dokter Juno. "Atau aku tusuk kamu!"

Dokter Lucky yang berada di belakang pria itu, diam-diam mengambil pispot bersih yang berada di troli. Pispot dari bahan stainless itu disembunyikan di belakang badannya.

Dokter Juno mendelik saat konsulennya di belakang pria pemadat itu. What are you doing? Begitu tatapan dokter Juno.

"Hei ...." Dokter Lucky memanggil si pemadat itu yang otomatis berbalik.

Tanpa menunggu pria pemadat itu bertanya, pispot stainless itu melayang ke kepalanya.

CLANK! CLANK!

Dua kali dokter Lucky melayangkan pispot itu hingga si pemadat pun pingsan. Semua orang melongo.

"Gegar otak deh Dok!" seru Suster Mini.

"Bodo amat! Punya otak nggak dipakai, hajar saja sekalian!" jawab dokter Lucky cuek. Setelahnya dia baru menyadari jika pispot itu penyok. "Waduh! Aku harus ganti ini!"

Para tim IGD disana hanya menatap datar ke kepala IGD sementara itu.

"Dok, apa anda tidak sadar power anda?" ujar dokter Juno sebal.

"Eh, sudah rawat tuh orang nggak punya otak. Mana satpam yang kena sabet pisau?" Dokter Lucky segera menghampiri korban.

Dan akhirnya IGD itu pun mulai sibuk kembali.

Pispot yang dimaksud

***

Note

Sunmori adalah singkatan dari Sunday Morning Ride (perjalanan minggu pagi), yaitu kegiatan berkendara sepeda motor (atau sepeda/mobil) santai yang dilakukan pada hari Minggu pagi. Biasanya, sunmori diikuti oleh komunitas motor atau individu untuk sekadar jalan-jalan, melepas penat, menikmati udara pagi yang segar, dan mempererat silaturahmi.

Koas (dokter muda) adalah mahasiswa profesi kedokteran yang belajar menangani pasien di RS untuk mendapat gelar dokter, sedangkan residen adalah dokter umum yang sedang menempuh pendidikan spesialis (PPDS). Koas dibimbing residen/konsulen, sementara residen dibimbing konsulen. Koas belum bergelar dr., residen sudah.

Sumber Google

***

Yuhuuuu up pagi yaaaa gaaeeessss

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
Yuli Budi
kasihan sih flint ..
muhammad ibnuarfan
ya Allah...kok bisa...kasian nya...🤦🤦
Murti Puji Lestari
emaknya minta dikemplang pake stainless pispot juga macam randy, biar otaknya geser jadi bener
Sayem Sayem
lha si embok e gendheng OPO piye to ..ya Allah kasihan banget ank e ..BPK e sing polah ank e sing nanggung beban dosa ne
Andriani Rahmi
ya Allah... lavender marriage... sinting emaknya... kasihan flint...
mama_im
ya ampun seumur hidup, aq aja dulu yg cuma rutin 6bulan pas pengobatan kelenjar bisen banget minun obat, apalagi seumur hidup, mana masih kecil 😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ya Allah... Ujung²nya anak yg gak berdosa, yg menanggung akibatnya
amilia amel
ya Allah....
kasihan banget flint, padahal dia nggak tau apa-apa
ayahnya itu ampun deh...
ibunya juga kurang aware😓😓😓
awesome moment
maknyak dhegleng. pengin ikutan ngemplang. udh tau bojonya bisek lha koq malah bertahan. takut bgts jd single. mendingan single ning waras lahir batin drpd dying kek gitu
D_wiwied: dan sekarang anaknya yg jd korban keegoisan dia 😞
total 1 replies
Sayem Sayem
lha sesuai pribon to jodoh itu cerminan diri sendiri...setuju pake paket KLO Randy masuk bui trus ktmu anomali kyk ny tambah seru 🤣🤣🤣
Elsa Fanie
lah maka ny jodoh kan mat😁,KLO d taro d sel divisi klenik ke enakan nti malah g MW pulang 🤣 ,, untung dok Daffa telpon pak piktor
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
🤣🤣🤣 Yg digibahin malah lg asyik mimpi itu
Noey Aprilia
untng cm kna gplak pke pispot,cba kl pke palu....🤣🤣🤣....
lgian,spa jg yg bkln sbar kl ktmu orng ga wrs ky gt....bgus bgt idenya dok gabut yg mau bkin dia gatal2,biar kapok....
Yuli Budi
Viktor tepok jidat ha ha ha ....
awesome moment
lho kan jodoh cerminan diri. dok luck sm daisy.👍👍👍s7 bgts sm dok luck yg gaplok Randi. mulutnya kalah bersih sm septi tank. otaknya jg kalah bersih sm otak udang. pas bgts klo digaplok. msh untg tu drpd dibanting
Meeta Baggio
Keren dehh dok Lucky 👍mantapp ,bagus dok hajar aja lah anak pemadat ke gituhh
amilia amel
kan memang dok lucky dan dok Daisy beneran jodoh
yang dikhawatirkan sama kan.... pispot🤣🤣🤣🤣
Murti Puji Lestari
coba saja dok, auto langsung pindah alam 😅😅😅
Sayem Sayem
sekali pukul langsung masuk kmr jenazah to dok ..secara tabung oksigen lumayan KLO buat hantam org🤣🤣🤣
tan_wiedya
auto mokat dok kalo dihajar pake tabung oksigen apalagi pake kekuatan penuh 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!