NovelToon NovelToon
Di Balik Senyum Anak Pertama

Di Balik Senyum Anak Pertama

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nurhikmatul Jannah

"Menjadi anak pertama berarti harus siap menjadi benteng, harus siap mengalah, dan harus terlihat kuat meski hati rapuh.

Di mata semua orang, Zhira adalah anak yang beruntung. Tapi siapa sangka, di balik senyumnya yang tulus, tersimpan luka mendalam karena perlakuan dingin sang Ibu dan rasa tidak dianggap di rumah sendiri.

Ini adalah kisah perjuangan seorang anak sulung untuk membuktikan dirinya berharga, meski harus berjalan sendirian meniti jalan yang penuh duri."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurhikmatul Jannah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Detik-Detik Menegangkan dan Kejutan Tak terduga

POV Zhira

Hari H akhirnya tiba.

Suasana pagi itu terasa berbeda. Udara terasa dingin namun penuh semangat. Di kamar rias, aku duduk diam sementara para penata rias sibuk mengatur ini-itu. Wajahku perlahan berubah, ditutupi alas bedak, eyeshadow, dan lipstik warna merah muda yang membuatku terlihat segar dan anggun.

Di cermin besar, aku melihat bayangan diriku sendiri. Wanita yang dulu sering menangis di sudut kamar, kini siap melangkah menuju kebahagiaan.

"Nduk Zhira, cantik sekali... Masya Allah," puji Bu Ratna yang berdiri di belakangku sambil memegang bahuku. Matanya berkaca-kaca.

"Iya Bu... rasanya masih kayak mimpi," jawabku pelan, jantungku berdegup kencang bukan main. Gedebuk... gedebuk...

"Tinggal tunggu tanda dari panitia ya. Sebentar lagi prosesi akad dimulai," kata Ibu Zainal sambil menyesuaikan hijab pengantinku agar terlihat sempurna.

 

Tiba-tiba, pintu kamar diketuk keras. Seorang panitia masuk dengan wajah panik dan keringatan.

"Maaf mengganggu... tapi ada masalah! Tadi di depan jalan utama macet total karena ada kecelakaan kecil! Bapak Penghulu terjebak di tengah kemacetan! Belum bisa gerak sama sekali!"

BRAKK!

Seolah ada petir yang menyambar di kepalaku. Wajahku langsung pucat pasi.

"Apa?! Gimana itu?! Acara kan sudah mau mulai! Tamu sudah banyak yang datang!" seru Bu Ratna ikut panik.

Suasana di kamar rias langsung berubah ribut dan tegang. Aku gemetar hebat memegang ujung gaun pengantinku.

Jangan-jangan... jangan-jangan ini pertanda buruk? Jangan-jangan ada yang nggak ikhlas melihat aku bahagia lagi? Apa Tuhan nggak restui?

Pikiran-pikiran buruk mulai berputar kacau di otakku. Air mata siap tumpah lagi.

"Tenang semua! Jangan panik!"

Suara lantang dan tegas itu memecah keheningan. Arfan masuk! Dia sudah siap dengan baju koko putih dan sarung yang membuatnya terlihat sangat gagah dan sholeh.

Wajahnya tenang, tidak terlihat panik sedikit pun. Dia langsung berjalan menghampiriku yang sudah mulai pucat.

"Ra..." dia memegang kedua pipiku lembut tapi kuat. "Lihat mata aku. Jangan mikir aneh-aneh ya. Ini cuma ujian kecil. Ini cuma cobaan biar acara kita nanti makin berkah. Nggak ada yang bisa ngerusak, janji ya."

"Tapi Fan... Penghulunya nggak ada... gimana?" isakku pelan.

"Tenang. Aku sudah suruh asisten aku jemput pakai motor, jalan tikus bisa dilalui. Insya Allah Pak Penghulu sampai tepat waktu. Kita tunggu sebentar aja ya. Yang penting hati kita tenang."

Arfan menatap semua orang. "Ibu-ibu tenang ya. Kita tunda sebentar acaranya. Biar tamu disuguhi kopi dan camilan dulu. Semuanya bakal baik-baik aja."

Melihat ketenangan Arfan, perlahan rasa takutku mulai hilang. Tapi hatiku tetap was-was. Apa benar ini cuma macet biasa? Atau ada ulah orang lagi?

 

Setelah menunggu selama 45 menit yang terasa seperti berjam-jam, akhirnya kabar gembira datang. Pak Penghulu sudah sampai!

"Alhamdulillah!!" semua orang bersorak lega.

Aku menghela napas panjang, bersyukur kepada Tuhan. Badai kecil itu berhasil dilewati.

Tapi... kejutan belum selesai.

Saat aku sudah siap berjalan menuju pelaminan, digandeng oleh Ayah Alvin yang terlihat bangga, tiba-tiba dari arah samping muncul sosok wanita yang sangat aku kenal.

Tante Sari!

Dia datang! Dia berani datang ke acara nikahanku! Wajahnya terlihat pucat dan menunduk takut.

Aku dan Ibu Zainal langsung kaget. Ibu Zainal langsung melangkah maju siap menerkam.

"HEH! KAMU BERANI DATANG SINI?! KELUAR! NGGAK ADA TEMPAT BUAT ORANG JAHAT KAYA KAMU!" teriak Ibu Zainal marah.

Suasana jadi ricuh. Tamu-tamu mulai berbisik-bisik bertanya apa yang terjadi.

Tante Sari jatuh bersimpuh di lantai, menangis histeris.

"AMPUN BU... AMPUN ZHIRA... AKU MINTA MAAF... AKU YANG SALAH... AKU IRI BANGET LIHAT KALIAN BAHAGIA... AKU JAHAT... TOLONG MAAFIN AKU YA..."

Mataku terbelalak. Dia datang minta maaf? Di depan semua orang? Di hari bahagiaku?

Apa ini strategi dia buat dapat simpati? Atau dia beneran menyesal? Dan kenapa harus pas detik-detik aku mau berjalan ke pelaminan?!

Jantungku berdegup kencang campur antara kaget, bingung, dan marah.

"Fan..." aku menoleh mencari Arfan.

Arfan langsung berdiri di depanku, menjadi tameng manusia. Dia menatap Tante Sari dengan tatapan dingin dan tajam.

"Bangun! Jangan bikin kekacauan di sini! Hari ini hari suci. Kalau kamu beneran minta maaf, jangan di sini. Jangan ganggu jalannya acara! Keluar sebelum aku panggil satpam!"

Tapi Tante Sari malah merangkak mendekat, "PLIS ZHIRA... MAAFIN AKU... NANTI AKU KENA AZAB KALAU KAMU NGGAK MAAFIN..."

Aduh! Ini beneran mau gimana sih?! Apa dia mau bikin aku terlihat jahat di depan semua orang?!

Aku memandang Ibu Zainal yang sudah siap meledak, memandang Ayah yang bingung, dan memandang Arfan yang siap mengusirnya paksa.

Apa yang harus aku lakukan? Terima maafnya dan biarkan dia masuk? Atau usir dia demi kelancaran acara?

Dan yang paling bikin penasaran... apakah setelah ini masih ada orang lain yang mau menghancurkan kebahagiaanku?

POV End

 

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Waduh! Deg-degan kan Bestie! 😱😰 Tiba-tiba Tante Sari muncul minta maaf pas detik-detik akad! Niatnya baik atau mau cari perhatian nih?!

Bikin penasaran banget kan gimana kelanjutannya! Lanjut Bab 31 lagi gas! Kita mau lihat keputusan Zhira dan akhirnya Akad Nikah! 💍🙏🔥📖

1
Mona
Bagus banget Thor, kalimat dan alurnya menarik dan membuat tertarik, keren 👍👍👍👍👍
Nurhikmatul Jannah
ya kak terimah kasih ya😍,iya kak nanti tak mampir
haniswity
ceritanya seruuu ,banyak banget plott twist nya suka banget ,walaupun pemula tapi cerita hebat banget 👋
Nurhikmatul Jannah: Terimah kasih sudah mampir
total 1 replies
haniswity
cerita nya bagus bangett,ngene banget banyak juga plot twist ny💪,semngat
Nurhikmatul Jannah: terimah kasih sudah mampir😍
total 1 replies
Nurhikmatul Jannah
bagus.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!