Namanya Alesha Khalila seorang office girls di sebuah perusahaan besar yang berada di Ibukota. Dia mempunyai cowok yang bernama Dani Pratama . Alesha berpacaran sama Dani sudah lama sekali tapi setiap Alesha meminta untuk meresmikan hubungan mereka Dani selalu menghindar dan mempunyai seribu alasan untuk menolak.
Suatu hari Alesha sengaja pergi ke Bandung untuk memberikan surprise untuk sang pacar tapi sampainya di Apartemennya sang cowok. Alesha terkejut ketika membuka pintu Apartemennya, Alesha mendapatkan Surprise yang sangat menyakitkan dari sang Cowok...
Apakah Surprise yang didapatkan Alesha dari sang Cowok..
Ikuti kelanjutannya ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
SELAMAT MEMBACA !!!
Setelah mendapatkan email dari Bang Ronald, Alesha masuk ke dalam ruang kerjanya. Rara bermain sama Nisa dan Opa Kusuma.
Alesha membuka komputer yang sudah dilapisi pengaman canggih yang dibuat oleh Alesha sendiri.
Dia fokus dengan email nama perusahaan yang dikirimkan ke emailnya. Mencari siapa pemilik perusahaan yang ingin diambil data perusahaannya .
Tangannya lincah mengetik diatas keybord komputer yang sudah dilengkapi server yang komplit dan ternyata. " KURANG AJAR !" Geram Alesha kesal. Ternyata Orang ini ingin menumbalkan perusahaannya Alesha
" Aku kerjain saja lah biar MAMPUS itu orang, salah mencari lawan, tapi sebaiknya aku suruh Bang Ronald menolaknya dulu !" Ucap lirih dan kesal sama orang yang ingin menumbalkan perusahaannya .
Alesha mengambil hapenya lalu menghubungi Bang Ronald. " Assalamualaikum Bang Ronald ." Sapa Alesha ketika panggilan telponnya sudah diangkat oleh Bang Ronald.
" Waalaikumsalam Dek, bagaimana dek apa kamu sudah mengecek perusahaannya ?" Tanya Bang Ronald.
" Sudah aku cek Bang, perusahaannya. Ternyata perusahaan itu mau mengambing hitamkan Perusahaan kita bang. Dia menyuruh kita mengambil data perusahaan orang lain. Kurang ajar kan Bang !" Geram Alesha.
" Kirim email penolakan ke perusahaan itu Bang. Tapi nanti setelah Abang tolak. Aku akan kasih sedikit pelajaran sama perusahaan itu. Supaya nggak main-main lagi sama perusahaan kita. Enak saja dia mau merusak citra nama baik perusahaan kita dan mengambing hitamkan perusahaan kita. Dia pikir mungkin perusahaan kita baru berdiri jadi gampang di manipulasi sama dia. Jangan harap aku akan memaafkannya ." Ucap Alesha kesal ingin segera langsung kasih pelajaran.
" Baik Dek, sekarang Abang akan kirim ke email pengirimnya sebagai penolakan bahwa kita nggak sanggup membantu mereka. Kalau begitu Abang tutup Dek, telponnya, Assalamualaikum ."
" Oke Bang, aku juga akan bersiap akan kasih pelajaran sama perusahaan itu Bang, terlalu serakah. Enak banget mau mengambing hitamkan perusahaan kita. Walaikumsalam Bang ."
Alesha langsung menutup panggilan telponnya dan bersiap untuk kasih pelajaran sama perusahaan itu.
Alesha langsung fokus ke keyboard di depannya dengan layar komputer yang sudah dimodifikasi oleh Alesha sendiri.
Setelah kurang satu jam Alesha berhasil kasih pelajaran ke perusahaan itu dengan membocorkan sedikit data ke perusahaan lawannya.
" MAMPUS MANG ENAK YA !!!" Dengan nada geramnya. Alesha puas dengan pekerjaannya, dia langsung mematikan telponnya dan ingin kembali ke bawah untuk bermain sama Putri bawelnya.
" Ma mama cudah keljana ?" Tanya Rara dengan bahasa yang belum jelas.
Alesha menganggukan kepalanya. " Sudah Sayang, tadi Mama bantu sedikit pekerjaan Om Ronald dan sekarang sudah selesai. Makanya Mamanya kesini lagi ingin menemani Putri cantiknya Mama ini ." Jawab Alesha dengan lembut.
Opa Kusuma mengernyitkan dahinya penasaran ada masalah apa Ronald. " Nak ! Memang lagi ada masalah apa Ronald, Nak ?" Tanya Opa Kusuma.
Alesha tersenyum ke Opanya, " Nggak ada masalah apa-apa Opa. Cuma tadi ada klien dari luar negeri ingin meminta Bang Ronald untuk membantunya mengambil data perusahaan yang sudah di curi hackers tapi Opa tau? Tanya Alesha ke arah Opanya.
Dan Opa Kusuma menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Ternyata perusahan itu sendiri yang ingin mencuri data perusahaan lain, dan dia juga ingin mengambing hitamkan perusahaan kita ..."
" KURANG AJAR !" Sahut Opa Kusuma dengan geram. Ada ya perusahaan kayak begitu.
" Tenapa Opa malah malah ?" Tanya Rara dengan menatap ke arah Opa Buyutnya.
" Oppzz Maaf Sayang, Opa keceplosan. Maaf kan Opa yang marah-marah ya ." Jawab Opa Kusuma nggak sadar kalau di dekatnya masih ada Cicitnya.
" Ote, Lala maaftan tapi nggak boleh diulang lagi ." Sahut Rara dengan lucunya sambil tangannya mengusap kaki Opanya.
Opa Kusuma sangat senang sekali sama perhatian semua orang yang berada dirumah ini.
" Terus bagaimana Nak ?" Tanya Opa Kusuma lagi ke Alesha setelah melihat Rara sudah fokus lagi sama mainannya .
Alesha tersenyum, " Santai Opa, aku sudah kasih sedikit pelajaran dengan membocorkan sedikit datanya ke perusahaan lain yang menjadi musuhnya. Enak saja ingin mengambing hitamkan perusahaan kita. Mungkin mereka berpikir kalau perusahaan kita baru berdiri dan gampang di manipulasi sama mereka Opa. Aku jamin perusahaan mereka lagi gempar data perusahaannya ada yang hilang hahahaha ." Tawa Alesha dengan lega, karena sudah berhasil mengerjain orang itu.
" Bagus Nak, kamu harus selalu waspada dengan klien yang baru. Jangan sampai kamu lengah dan mengrugikan perusahaan yang kamu bangun dari nol ." Pesan Opa Kusuma kepada Alesha.
**********
Diperusahaan ALERASYNC TECH .
Diruangannya Bang Bayu, ada Bang Ronald sama Siska.
" Bay, tadi Dek Alesha sudah telpon aku. Ternyata klien yang minta di ambilkan datanya yang sudah di ambil hacker itu bohong. Perusahaan itu sendiri yang justru ingin mengambil data perusahaan orang lain. Dan yang lebih parahnya lagi kata Dek alesha, kalau sampai ketauan mereka akan mengambing hitamkan perusahaan kita yang mengambil data itu. Tapi tadi sudah aku balas emailnya dan menolak untuk membantunya. Alesha bilang juga akan kasih pelajaran sama perusahaan itu karena sudah mau berbuat jahat sama perusahaan kita ." Jawab Bang Ronald.
Bang Bayu langsung melototkan matanya, nggak percaya dengan apa yang diucapkan sama Bang Ronald. " Kurang ajar banget mereka, kita saja nggak pernah menyinggung perusahaan lain. Kok ya masih ada yang mau main-main sama perusahaan kita ya Bang !" Ucap Bang Bayu sambil mengeratkan genggaman tangannya menahan emosinya.
Siska sendiri cuma bisa diam saja mendengarkan apa yang dua orang di depannya itu obrolkan.
***********
Kembali ke rumahnya Alesha.
" Ayo semua kita makan dulu !" Ajak Bi Mira untuk makan siang dulu, karena semua masakannya sudah selesai.
" Ayo Rara, rapikan dulu mainannya sebelum makan !" Perintah Alesha dengan nada lembutnya, supaya Rara terbiasa dengan kerapian. Nggak nunggu Nisa merapikan mainannya.
" Ciap, Mama !" Seru Rara dengan semangat empat lima tapi masih dibantu sama Nisa sebagai pengasuhnya Rara.
Opa Kusuma sudah berjalan duluan menuju meja makan. Disusul Bang Fahrul yang juga sudah di panggil sama Mbak Widya.
Alesha menggendong Rara menuju ke kamar mandi untuk memcuci tangannya dulu sebelum makan siang.
Nisa sudah menata kursinya Rara dan diletakkan disebelahnya antara Alesha sama dirinya.
" Sini Sayang, duduk dikursinya Rara sendiri ." Ucap Nisa kepada Rara yang sudah selesai mencuci tangannya.
Mereka mulai makan siangnya dengan hangat rasa kekeluargaan, Alesha nggak pernah membedakan antara dirinya sama yang lain. " Bang, Mbak widya! Sebaiknya kalian besok pulang ke kampung Bang. Jemput kedua anaknya Abang, ajak kesini saja. Kasian kedua orang tua Mbak Widya kalau harus merawat kedua anak kalian. Kan sekarang sudah mulai libur sekolah, adiknya Mbak Widya suruh ke sekolah minta izin perpindahan sekolah disini !" Seru Alesha kepada dua orang yang bekerja dirumahnya.
semangat kk 💪💪
semangat