Kisah seorang pasangan beda usia, yang sangat amburadul dan tak bisa di tebak maunya apa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunuk pujiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 29
HAI KAK NIE AKU DAH MENEPATI JANJI YA UP 5 EPISODE 🤗🤗
DAN HABIS INI WAKTUNYA AUTHOR BACA NOVEL YANG TENANG TAMPA FIKIRAN 🤣🤣🤣
OH YA JANGAN LUPA HABIS BACA JANGAN LUPA LIKE&VOTE YA.. TAPI AKOH SIH TAK MEMAKSA YANG PENTING PARA PEMBACA SENANG SAYA PUN SENANG..
KITA LANJUT YUK
👇👇👇👇👇👇👇
daniel dan vanya kini sampai di rumah makan yang menjual soto banjar,meraka pun memesan makan dan terus berbincang bincang.
"daniel apa kamu mau makan juga..?" tanya vanya
"iya aku juga ingin coba"
"mbak saya pesan tiga mangkok ya" pinta vanya ke pelayan tersebut
"vanya kita dua orang,kenapa pesan tiga" daniel merasa bingung
"aku sangat lapar,aku mau habisakan dua mangkok"
"kamu serius vanya,dua mangkok loh" kata daniel
"kenapa memang nya, atau kamu keberatan membayar makanan ku..? kalau kamu gak mau bayar biar aku saja yang bayar" vanya mulai tersulut emosi
"bukan gitu sayang nanti kalau kamu tak habis siapa yang akan memakan nya..?" daniel berusaha menjelaskan nya..
"ya sudah kamu saja yang makan semua nya,aku sudah tak nafsu makan lagi" dengan bibir di monyongkan ke depan
"astaga.. kamu serius vanya, ini tiga mangkuk loh kalau gitu yang dua aku batalin saja ya..?" daniel pun bangkit dari duduk nya
"coba saja kamu batal kan,aku akan pulang ke rumah mama selama 5 bulan" ancam vanya
"sayang.. jangan begitu aku tak bisa hidup tampamu" daniel pun kembali duduk
"kalau gitu ya habiskan semua nya" tak lama kemudian pesanan mereka pun datang
(HUHUHU AUTHORNYA JADI NGILER DAN LAPER🤤🤤🤤)
"silahkan di makan pak.. buk" ucap pelayan itu
"ayo cepat di makan,aku akan menunggu" perintah vanya
"sayang" daniel memohon
"gak ada sayang sayangan cepat di makan" dengan nada ketus
daniel pun menghembusakan nafas nya dan memakan makanan itu, saat 1 mangkok sudah habis perut daniel sudah terisi penuh dia ingin tak melanjutkan tapi ancaman vanya lebih mengerikan dari pada 3 mangkuk soto ini..
saat daniel memakan mangkuk ke dua dan tinggal separuh,tiba-tiba vanya mengambil mangkuk yang di makan daniel..
daniel pun terkejut dengan sikap vanya
"sayang kan ada yang masih utuh,itu bekas ku loh"
"biarin aku mau makan yang ini,cepat pesan minum sebelum aku tersedak" daniel pun merasa senang karena vanya tak merasa jijik dengan bekas makanan nya
vanya kini sudah menghabisakan makanan nya,mereka berdua sama-sama memakan 1 mangkuk setengah..
daniel dan vanya pun memutuskan pulang saat sudah selesai makan,di dalam perjalanan daniel melontarkan pendapat nya..
"sayang... sepertinya kita harus ke dokter lagi deh..?"
vanya menatap daniel dengan intens
"apa kamu sakit daniel..?"
"tidak.. aku baik-baik saja" ucap daniel
"lah trus ke dokter mau apa..?" vanya mulai kesal
"untuk memeriksa mu" jawab daniel
"loh.. aku tidak sakit kenapa harus ke dokter..?" mulai tak suka dengan perkataan daniel
"kamu memang tak sakit,tapi sepertinya kamu hamil"
vanya pun tertawa terbahak-bahak
"HAHAHAHAH..."
"kenapa tertawa, memang ada yang lucu..?" sambil menaikan sebelah alis nya
"bagimana aku tak tertawa, kamu bilang aku hamil sedangkan kamu tau sendiri kalau kata dokter kemarin aku tak hamil" sambil cekikikan
"kita cari dokter lain,aku yakin hasilnya gak akurat. dari sikap kamu saja sudah terpampang jelas kalau kamu hamil"
"tidak mau.. aku tak mau ke dokter,aku takut kecewa lagi" vany menundukan kepalanya
"sayang apa pun hasilnya kita harus menerimanya" meyakin kan vanya
"tidak.. biarkan begini saja, jika aku hamil akan tau beberapa bulan lagi." ucap vanya
"baiklah jika itu mau mu" suasana di mobil pun menjadi hening..
happy reading....
tdi ny lg berntem d rumah
komen SM ceritanya agk beda
sabar daniel.orang sabar pantatnya lebar