Zeevania Elvareta Anjani
gadis berusia 23 tahun yang hidupnya sederhana.Dia hidup sebatang kara karena orang tuanya sudah tiada.Vania merupakan gadis yang mandiri , baik hati, ramah dan Lembut.Dia tinggal disebuah apartemen sendiri. Kini dia magang disebuah perusahaan ternama Daniswara group.Dia tidak peduli dan mengabaikan tatapn bossnya yang ingin mengenalnya.
Rendra Arsenio Daniswara
CEO Daniswara group dan Pewaris sekaligus putera tunggal dari pasangan Damian Daniswara dan Shella Aryani.
Status Rendra adalah duda dengan satu orang anak laki laki berusia 5 tahun dia sekarang berusia 30 tahun.
Nama putera Rendra adalah Reno Daniswara dan istrinya telah meninggal ketika melahirkan Reno.Saat ini dia enggan menikah lagi karena dia fokus pada puteranya juga perusahaan yang dia pimpin saat ini.
Hingga pertemuan nya dengan seorang gadis diperusahaannya yang bekerja sebagai sekertarisnya membuatnya ingin selalu bertatap muka dengan gadis itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
"Mommy nanti malam Reno tidur bareng mommy ya," ucap Reno
"Iya sayang mommy akan tidur sama Reno dan membacakan dongeng untuk Reno," ucap Vania sambil tersenyum
Sementara Rendra pun hanya tersenyum melihat dua orang kesayangannya tersebut. Dia melirik arlojinya menunjukkan angka 17.00 sore.Mommy dan daddy tersenyum melihat puteranya yang sekarang seringkali tersenyum
"Vania besok ikut mommy ya ke butik kita cari gaun untukmu," ujar Mommy Shella
"Iya tante," jawab Vania sambil tersenyum
"Mulai sekarang panggil mommy dan daddy ya sayang karena kami juga orang tuamu," ungkap Mommy Shella
"Iya mommy terimakasih telah memerima Vania apa adanya," ujar Vania tersenyum tulus
Mommy Shella pun tersenyum lalu mengangguk.Vania merasa sangat beruntung bisa mengenal keluarga Rendra yang menerima dia apa adanya.Dia pun kembali menatap Reno yang kini tengah kembali memeluknya dan dia membalas pelukan Reno.
Malam harinya setelah makan malam bersama Vania menggendong Reno dan membawanya menuju ke kamar.
Rendra pun mengikutinya dari belakang dan memperhatikan apa yang dilakukan kekasihnya.Vania langsung membaringkan Reno diatas ranjang lalu berbalik menatap tajam Rendra.
"Sayang kenapa kamu mengikutiku sampai kesini?" tanya Vania
"Aku ingin tidur sambil memeluk kamu sayang," ucap Rendra
"Sayang kita belum resmi menikah sebaiknya kamu masuk kekamarmu sana," tolak Vania
Sementara Reno memperhatikan mommy cantiknya dan daddynya yang sedang berdebat.Lalu dia turun dari ranjang dan menghampiri keduanya dan memegang tangan Vania hingga dia menoleh.
"Mommy kita tidur berdua saja kan mom?" tanya Reno
"Tentu saja sayang biarlah daddymu tidur dikamarnya," ungkap Vania sambil tersenyum menatap Reno
Reno sangat senang mendengarnya lalu dia menjulurkan lidahnya kearah Rendra.Hal itu membuat Rendra mendengus melihat puteranya yang sedang meledeknya.
"Sebaiknya daddy keluar dan masuk ke kamar daddy sendiri," usir Reno
"Dasar anak nakal," ujar Rendra sambil menatap tajam Reno
"Mas Rendra sebaiknya kamu kekamar kamu dan biarkan kami tidur berdua," ucap Vania penuh penekanan
Rendra menghela nafas kasar lalu mengangguk.Kemudian dia keluar dari kamar Vania dan langsung menaiki tangga menuju kekamarmya sambil menggerutu kesal. Mommy dan Daddy yang memperhatikannya pun hanya menggelengkan kepalanya.Cklek pintu kamar terbuka dan Rendra pun langsung masuk kedalam lalu menutup pintunya.Dia langsung duduk diatas ranjang dekat meja dengan raut wajah masamnya.
"Reno enak sekali bisa memeluk Vania dengan bebas," gerutu Rendra kesal
Rendra mengambil foto dalam laci mejanya.Dia mengusap foto itu dengan lembut dan penuh kasih sayang lalu menciumnya sekilas.
"Rani maafkan aku sekarang aku menduakan cintamu dan kini aku sudah mencintai seorang gadis bernama Vania.Vania sangat menyayangi Reno seperti putranya sendiri dan aku harap kamu diatas sana bisa tenang karena sekarang ada seseorang yang menyayangiku dan juga Reno selain mommy dan daddy," ujar Rendra panjang lebar sambil menatap foto tersebut
"Terimakasih Rani kamu sudah mengirim gadis secantik dan sebaik Vania untuk hadir dalam hidupku dan Reno," gumam Rendra sambil tersenyum kecil
"Aku janji akan melindungi Vania dan Reno dari Kenzo dan juga Sasa," ucap Rendra l
dengan pelan
Setelah itu Rendra memasukkan foto itu kembali kedalam laci lalu menutupnya.Dia melirik arlojinya menunjukkan angka 21.00 dan lalu melepaskan arlojinya dan menaruhnya diatas nakas.Rendrapun langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang.
Didalam kamar Vania, Vania telah selesai membacakan dongeng untuk Reno.Dia menatap Reno yang sudah tertidur pulas dan diapun langsung memeluknya dari samping. Vania memejamkan kedua matanya menuju kealam mimpi.
tbc
jangan lupa like , vote rate dan komen