Menceritakan tentang anak muda yg harus melewati banyak konflik semenjak usia dini, terlibat dalam dunia kepolisian, memiliki peran penting dalam sebuah penyelidikan,di kenal dengan sebutan ( the silver bullet )
"Semua lembaran baru di mulai dari kata <deduksi>
Penyamaran...
Balas dendam...
Penghianatan...
Kehilangan...
"Jangan pernah lepaskan tangan ku, agar kita tak sulit untuk bisa kembali, sekali pun kita berdua saling tersakiti, sepanjang waktu berusaha mencari jawaban, namun lagi lagi tersesat dalam ruang dan waktu"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nofriza Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
trik di balik satu garis tipis ??
*****
" Jadi suara yg terdengar itu dari ini semua !!" Suara asing perempuan terdengar dari arah belakang
" Dia !!!" Ucap zean ketika melihat siapa yg berucap itu
Leon yg juga merasa tak asing dengan suara itu, berbalik badan dan melihat ke arah zean
" Lo kenal dengan dia ??" Bisik Leon
" Ngak tau,"
" Tapi...rasa nya gue pernah ketemu "
" Tapi....di mana ya ??" Zean yg mencoba mengingat,tapi .... semakin di ingat,rasa sakit akibat benturan keras di kepala nya kembali muncul
" Aww " sembari memegang kepala di karenakan rasa sakit yg muncul secara tiba-tiba
" Lo baik baik aja ??" Tanya Leon yg menyadari jika luka di kepala nya seperti nya menyerang tubuh nya sendiri
" Hmmm"
" Gue baik baik aja "
" Lebih baik kita teruskan investigasi ini " ucap zean ketika mendengar sirine polisi dan ambulance mendekat
" Baiklah " balas Leon yg juga melihat inspektur dan para detektif mendekat ke arah mereka bertiga ( zean,Leon sang detektif SMA,dan Artha gadis misterius ).
*****
Investigasi pun di mulai 📖
" Kalian lagi !!" Ucap inspektur ketika melihat Leon dan zean yg selalu ada di lokasi tempat kejadian perkara ( TKP )
" Lapor pak " detektif yg hormat dan segera melaporkan kejadian perkara .
*****
" Korban bernama nona Rui Patricio "
" Seorang turis dari Amerika serikat"
" Berusia 19 tahun "
" Di temukan sudah tidak bernyawa di jalanan bawah, vektor 37 " penjelasan detail tentang korban dari detektif Brom
" Baiklah, terima kasih detektif Brom "
" Untuk para saksi nya kami belum bisa menyimpulkan " penjelasan tambahan oleh detektif brian yg berjalan mendekat
" Hmmm, begitu kah ??" Pikir inspektur
" Memang terlalu sulit untuk menemukan para tersangka,jika kondisi jalanan nya seperti ini " ucap inspektur yg melihat kondisi jalanan yg begitu ramai
" Ya "
" Itu benar inspektur, terlalu mustahil untuk kita bisa menemukan pelaku nya " detektif brom yg juga setuju.
*****
" Tak perlu khawatir,saya sudah menemukan para saksi untuk kasus ini " ucap sang detektif SMA dengan begitu berkharisma
" Mustahil !!"
" Itu mustahil untuk di lakukan!!"
" Jika kondisi jalanan Ramai seperti ini !!"
" Walaupun kamu sedang naik daun sekarang!!"
" Jangan sampai reputasi kamu hancur hanya karena sebuah kesalahan deduksi !!" Detektif Brian yg memberi peringatan kepada sang detektif SMA ( Leon )
" Tenang saja"
" Saya tidak akan membiarkan itu semua terjadi !!" Tersenyum tipis dan memperkenalkan identitas para saksi yg sudah di simpulkan oleh sang detektif SMA tersebut
" Dia mulai sombong lagi !!" Batin kesal zean
Flash back ✨
( 30 menit sebelum para detektif tiba di TKP )
Zean dan Leon sibuk untuk mencari bukti yg bisa mereka temukan
" Terlalu mustahil untuk di lakukan !!" Leon yg melihat seksama ke arah bawah jalanan, tempat tubuh korban di temukan
" Ya "
" Kamu benar "
" Terlalu sulit untuk di lakukan,jika kondisi jalanan nya sedang ramai seperti ini !!" Zean yg setuju dengan deduksi sang detektif SMA ( Leon ) .
*****
" Tapi...."
" Untuk pelaku nya sudah bisa di pastikan bukan ??!!" Zean yg menatap pada Leon dengan sedikit tersenyum
"Ya ,"
" Kamu benar!!"
" Hanya ada 3 mobil yg patut untuk di curigai !!" Balas Leon .
*****
Flash on ✨
" Yg pertama adalah Nona zuu, berusia 19 tahun "
" Yg kedua adalah nona Lea yg berusia 18 tahun "
" Dan yg terakhir adalah tuan Tomo, berusia 20 tahun " Leon yg memperkenalkan data para saksi .
*****
" Bagaimana anda bisa sebegitu yakin dengan deduksi anda ??" Tanya inspektur
" Sebuah garis !!" Tersenyum tipis.
*****
Deduksi brilian dari sang detektif SMA ✨
" Apa anda lihat garis tipis ini ??" Perintah Leon pada persimpangan jalan
" Ya "
" Tapi... mungkin saja,garis tipis ini sudah ada sejak lama bukan ??" Balas detektif Brom
" Itu mungkin saja terjadi !!"
" Tetapi... untuk kasus ini !!"
" Garis tipis ini sangat bisa untuk di jadikan barang bukti yg begitu kuat "
" Di tambah lagi batas jalan ini baru saja selesai di warnai "penjelasan dari sang detektif SMA
" Ohh, begitu " balas inspektur mengerti.
*****
Tapi...., bagaimana anda bisa menyimpulkan mobil mereka bertiga ini adalah salah satu dari pelaku nya ??" Tanya inspektur
" Garis tipis !!" Ucap tegas Leon
" Garis tipis???" Inspektur dan para detektif lain yg mengerutkan keningnya
" Ya, anda bisa cek langsung"
" Di bagian depan mobil para saksi, terdapat garis tipis " penjelasan dari Leon
" Silahkan di periksa !!" Perintah inspektur kepada Detektif Brom
" Baik inspektur " hormat dan menuju pada mobil para saksi.
*****
" Baiklah, izin kan saya bertanya kepada kalian bertiga " ucap inspektur
" Silahkan " balas tuan Tomo Tampa beban .
*****
" Jadi begini inspektur "
" Ketika terdengar 2 suara aneh,saya sudah berada 1 kilometer di depan garis polisi ini "
" Apa patut saya di curigai sebagai seorang tersangka !!"
" Inspektur lihat sendiri bukan!!"
" Jika jalanan ini begitu ramai !!"
" Seharusnya jika saya yg melakukan nya,para pengendara lain akan melihat tindakan keji saya bukan !!" Penjelasan tuan Tomo dengan nada yg sangat kesal
" Tapi...,tak apa "
" Saya begitu kagum dengan 2 bocah SMA ini "melirik ke arah zean dan Leon
" Saya akan tunggu deduksi brilian mereka !" Tersenyum tipis kepada zean dan Leon
" Baiklah "
" Terima kasih atas penjelasannya" ucap inspirasi.
*****
" Jika anda nona zuu ??" Tanya inspektur
" Saya baru saja selesai berbelanja dari minimarket yg berjarak 5 kilometer dari rumah saya " ucapan terpotong
" Rumah anda di mana??"
" Jika kami boleh mengetahui " ucap inspektur
" Rumah saya berada di jalan raya Halim perdana , nomor 13 " jawab nona zuu
" Halim perdana ??"
" Bukan nya ini terlalu jauh,jika anda mengambil jalanan ini ??" Inspektur yg mulai curiga
" Itu memang benar inspektur " balas nona zuu
" Jika begitu ??"
" Kenapa anda tidak memilih jalan yg ada di seberang sana???
" Bukan nya jalanan itu akan jauh lebih dekat dari rumah anda,yg berada di Halim perdana ???" Tanya inspektur
" Karena saya ada urusan dengan teman saya yg berada di kompleks perumahan elit,yg berjarak 3 kilometer dari minimarket " penjelasan dari saksi yg kedua ( nona zuu ).
*****
" Baiklah,jika anda ??" Inspektur yg ingin mendengar penjelasan dari saksi yg ketika ( nona Lea )
" Saya baru saja pulang dari les privat bahasa Inggris "ucapan terpotong
" Les privat ??"
" Bukan nya les privat itu hanya bisa di laksanakan pada hari selain hari Minggu ??"
" Kenapa anda les privat hari ini??" Tanya inspektur
" Itu dikarenakan hari Senin ny saya ada ujian lisan bahasa Inggris di sekolah " balas nona Lea
" Ohhe, begitu" balas inspektur.
*****
Detektif Brom yg kembali melapor ke inspektur
" Lapor pak " hormat
" Kami sudah mencek bagian depan mobil para saksi " ucap detektif Brom
" Jika begitu, bagaimana ??" Tanya inspektur antusias
" Memang di temukan garis tipis di ketiga mobil saksi "
" Tapi.....hanya 2 mobil yg memiliki bekas garis tipis di bagian depan kiri mobil "
" Yaitu mobil nona zuu dan nona Lea "
" Mobil tuan Tomo, memiliki garis tipis di sebelah kanan " penjelasan dari detektif Brom .
*****
" Siapa pelaku kejahatan kali ini ??"
" Dan mampukah sang detektif SMA dan gris memecahkan trik yg di gunakan pelaku di jalanan yg begitu ramai oleh kendaraan ??"
" Dan apakah Artha akan ikut andil untuk memecahkan kasus ini ??"
" Komen ....."
Btw, pernah baca novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu. Itu juga seru banget, searchnya jangan lupa pakek tanda kurung
Huruf depan judul episodenya tolong pakai huruf besar ya🙏🏻😘
Hadir bawa Vote+gift+like+komen+fav.
Salam dari Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
sanubari hadir