NovelToon NovelToon
Eva My Life Line

Eva My Life Line

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: ccuu ziiee

nama ku eva umur ku 23 tahun, aku bekerja sebagai buruh pabrik di kota surabaya. aku janda saat di usia 22 tahun karna suami ku berselingkuh dengan teman kerja ku.

hati ku hancur saat pernikahan ku yang baru berjalan seminggu harus kandas karna penghianatan dari suami dan teman ku

aku harus rela meninggal kannya, karna wanita itu hamil dengan suami ku. sedang kan aku tidak ingin di madu dan tidak sanggup untuk berbagi suami.

"kenapa kamu selingkuh dari ku!"

"maaf kan aku, waktu itu aku hilaf va!"

aku mencoba tegar dan menjalani hidup baru ku dengan status janda meskipun banyak orang yang prihatin dengan ku atau banyak yang mencibir soal status janda ku.

satu tahun sudah eva menjanda, janda cantik dan mempesona hingga banyak pria yang menyukainya.

pria tengil yang suka membuat eva marah marah karna tingkahnya yang begitu menyebalkan. hingga lama lama membuat mereka saling mencintai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ccuu ziiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

babang kadal vs mantan suami

hari yang di tunggu telah tiba, di mana semua karyawan di hari libur harus berkumpul pagi hari di pabrik, untuk segera berangkat ke pantai.

eva sangat semangat sekali di pagi hari, menyiapkan baju ganti dan bekal makanan ringan untuk di perjalanannya nanti. rasanya ia tidak sabar untuk segera sampai di pantai.

melihat senja yang akan tergantikan dengan langit hitam, serta cahaya bulan untuk penerangnya di kala kegelapan. itulah yang selalu eva impikan saat dia mengalami masa kehancuran. ia ingin mengeluarkan segala rasa yang terpendamnya agar mendapatkan kebahagiaan yang ia ingin kan di masa depan nantinya.

eva dan ana sekarang sudah berada di pabrik dan mereka sedang mencari nomer tempat duduk di bus yang sudah di bagikan oleh panitia.

sial eva tidak duduk bersama dengan ana dia duduk di kursi baris tiga yang berada di urutan empat dan dia duduk di tegah sedangkan dua kursi itu kosong belum terisi oleh pemiliknya.

ana yang duduk di deretan dua dan kursi berisi dua orang itu juga merasa sedih karna ia tidak bisa duduk bersama eva.

eva yang sudah duduk di kursinya sedikit terkejut karna dia melihat toni yang duduk berada di sampingnya. jantung eva berdebar begitu cepat, rasa takut menyeruap begitu saja di hatinya saat toni tersenyum manis di sampingnya.

eva pun membuang muka karna ia begitu benci akan senyuman itu. eva tidak habis pikir kenapa toni bisa duduk di sampingnya apa ini sudah di rencanakan oleh mantan suaminya itu agar ia bisa duduk bersamanya. dan ia juga bertanya tanya kenapa istri toni tidak di ajak olehnya.

"pantai.!! kamu masih ingat itu kan." ucap toni pada eva. eva enggan membalas ia hanya diam tak menghiraukan ucapan toni.

"pantai di mana aku mengatakan cinta kepada mu dan kamu menerima cinta ku. apa kamu masih ingat.?" senyum toni "ah .. rasanya kita akan memulai kenangan itu lagi.!!" serunya hingga membuat eva menatapnya.

eva pun mulai berdiri dan akan pergi dari kursinya, tapi toni malah menarik tangan eva hingga membuatnya duduk kembali.

"lepasin.!!" lirih eva, membuat toni semakin mencekram tangannya.

"aku tidak akan membuat mu terlepas lagi dari genggaman ku.!" serunya, hingga membuat eva menajamkan matanya.

eva pun menarik tangannya dari genggaman toni dengan kuat hingga terlepas dan menatapnya dengan kebencian yang semakin dalam. sedangkan toni menatap eva dengan senyum kemenangan.

eva berharap semoga di bangku kosong yang berada di sebelahnya ini cepat datang dan ia akan mencoba menukar tempat duduknya. agar ia tidak duduk di samping mantan suaminya itu.

saat eva menatap ke arah jendela dia teringat dengan revan, dia tidak pernah bilang pada revan soal tour yang di adakan oleh pabrik dan dia juga tidak pernah bilang jika eva ikut ke pantai. karna ia pikir revan juga akan ikut ke pantai dan pasti akan bertemu dengannya di pabrik.

tapi pagi ini dia tidak melihat revan di pabrik atau mungkin revan sudah berada di bus yang lain hingga dia tidak melihatnya sama sekali.

dalam hati eva, dia hanya menyebut nama revan sampai tak terasa air matanya keluar begitu saja. ia sangat menyesal tidak memberitahukan revan soal dia yang ikut tour ke pantai, jika saja dia memberitahu revan mungkin dia akan duduk bersamanya dan tidak akan duduk bersama mantan suaminya itu.

ia pun segera menghapus air matanya saat mendengar suara orang yang tak asing baginya selama ini.

"revan?" ucap eva saat melihat revan berdiri di samping toni.

toni yang melihat revan ia pun segera berdiri dan menatapnya. suasana di bus mulai menegang di kala dua pria saling menatap tajam.

"bisa kau minggir.! tempat dudukku ada di ujung jendela." ucap revan dengan senyum ejek membuat wajah toni terkejut karna itu tidak mungkin kursi duduk revan.

revan yang tau saat melihat toni tidak mengasih jalan karna dia tidak percaya dengan ucapannya itu pun harus menunjukkan nomer yang dia pegang untuk di samakan nomer kursi duduknya.

"sama kan nomernya." terang revan, hingga toni menatap nomer revan dan kembali menatap kursi yang kosong.

mau tidak mau toni harus menyingkir memberi jalan untuk revan yang akan duduk di ujung.

"kamu bisa pindah di ujung." ucap revan saat melihat eva menatapnya hingga membuat eva cepat cepat bergeser tempat duduk.

eva yang duduk di pojok, revan yang di tengah dan toni yang berada di samping revan, dengan menahan amarah karna dia tidak bisa duduk di samping eva.

"maaf." ucap lirih eva pada revan. revan enggan membalas karna dia masih marah pada eva karna tidak memberitahukanya soal dia yang ikut tour itu.

eva tau jika revan marah karna dia tidak memberitahukannya saat ikut tour itu pun akhirnya hanya menunduk dan menangis meratapi kebodohannya yang tidak bilang terlebih dahulu pada revan sebelum berangkat.

saat eva menunduk ia pun tersentak kecil karna tangan revan yang mengusap pipinya dan membawa kepalanya untuk bersandar di pundaknya dan menggenggam tangan eva dengan lembut.

revan tidak bisa melihat eva menangis dan ia pun mencoba meredam amarahnya untuk tidak menyakiti wanita yang dia cintai itu.

eva menangis di sandaran bahu revan dan revan mengusap lembut pipi eva, hingga membuat hati toni mendidih dan semakin marah karna melihat eva dan revan yang bermesraan sehingga dia berpaling untuk tidak melihat mereka.

di dalam perjalanan revan sama sekali tidak melepaskan genggaman tangan eva. dia tetap membiarkan eva bersandar di bahunya hingga tertidur pulas dan menyelimuti tubuh eva dengan jaketnya.

revan mengingat sehari sebelum berangkat ia di beritahukan pada asistennya itu jika pabrik mengadakan tour di pantai. revan yang baru di beritahu pada asistennya sedikit terkejut karna eva tidak pernah bilang padanya.

dia pun memerintahkan rizal untuk melihat data eva yang ikut ke pantai atau tidak. hanya butuh beberapa menit hingga akhirnya revan mendapatkan datanya, jika eva ikut dalam tour itu dan yang membuat revan marah ternyata mantan suami eva duduk bersebelahan denganya dan satu lagi seorang wanita.

revan menyuruh rizal untuk mencarikan tempat duduk wanita itu di bus lain bagaimana pun caranya meskipun harus memberikan dia uang juga tidak apa apa asalkan revan mendapatkan nomer duduk wanita itu, agar dia bisa bersama eva.

.

.

.

.

🍃🍃🍃

ah... shooswiitt.!!! babang kadal tidak jadi marah karna melihat jendesnya menangis.

lagian napa sih jendes gak bilang bilang pada babang kadal, untung lho babang kadal cepat bertindak. kalau tidak sudah berabe kan

1
Septi Astuti
jawa
Moertini
mantap thor akhirnya semua bahagia setelah ketemu jodohnya masing2 terus berkarya thor semangat
aya_1485
Luar biasa
Maliqa Effendy
Nama orang huruf besar ,thor
Imam Sutoto Suro
semangat thor lanjutkan
carwati
Luar biasa
carwati
Kecewa
ros
ceritanya menarik 👍
Luzi
jadi senyum2 deh kami 😁😁😁😁😘😘😘😘
Bunda Puput
Luar biasa
Helpy Arifien
kena dech😂😂😂😂😂
Helpy Arifien
hidup jd lebih berwarna😀😀😀
Helpy Arifien
menjiwit. dikuncrit. bhasa apa an sih thor.
Ika Fitri
i lope lope you thor
Ida Martha
mencubit kaya nya enak d denger drpd mwnjiwit hehwhwh
Semprong Lilis
maaf ya kak vote q udah q berikan ke cerita lain tdi, karna cerita ini baru q baca satu jam lalu, semangat kak e
Nur Adam
smgt untuk krya mu tjoor
Joni
JOM👹👹ASDER
Rezki Suci Amalia Roesli
buat temen2 yg lagi diposisi kek eva, cuma mau ingetin aja, revan itu kisah fiktif. maksudnya kemungkinan ada dari sosok revan itu kek hantu. dibilang ga ada dia ada,dibilang ada juga ga. bukan mau nyebar aura negatif ya, cuma biar pengalaman aku ga dialamin juga sama teman2 semua. BENAR cowok itu ga sama semua. mereka berbeda. tapi ga ada salahnya hati2 jaga hati dan perasaan. sebelum ngulang lagi sakitnya. semoga bahagia yah semua...
Ozma Fridani
lanjutkan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!