Perjalanan kultivasi dan bela diri adalah jalan yang sepi dan sunyi yang begitu panjang. Di setiap kesempatan selalu ada kesulitan yang datang untuk menghampiri. Untuk mencapai puncak tertinggi, Yun Fei merangkak dari bawah untuk berdiri di puncak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RiZESheall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Melompat ke Jurang
Belasan orang itu melarikan diri, mereka melarikan diri dan tidak ada dari mereka yang bisa berpencar dan tidak ada yang berbelok untuk pergi dari banteng merah api.
Matanya merah dan api yang membakar mengelilingi tubuh banteng itu, terlihat sangat kuat.
Meraung keras!
Suara raungan banteng merah itu, bisa menggetarkan udara dan suara kerasnya memekakkan telinga.
Semua orang yang berusaha melarikan diri itu, mereka sangat terkejut dan wajah mereka berubah panik.
Mencoba menutupi telinga mereka. Namun hal itu percuma saja, raungan itu sangat keras dan sudah mengacaukan semua orang.
Seakan ada kekuatan yang tersembunyi, Yuan Qi yang ada dimiliki oleh setiap orang langsung berubah keadaan menjadi kacau.
Di arah depan dari orang-orang itu dan banteng merah api, jarak sekitar seratus meter dari mereka, Yun Fei tengah berhenti dan menatap ke arah yang gaduh itu.
"Keributan apa itu?" Yun Fei bertanya-tanya.
Dia memperhatikan ke arah itu. Dia juga merasakan getaran seperti gempa di tanah yang cukup berguncang.
!!!
Ini??? Yun Fei mendengar suara raungan keras.
Namun karena cukup jauh dari asal suara itu, Yun Fei tidak mengalami hal yang dialami semua orang itu, dimana Yuan Qi didalam tubuh mereka berubah menjadi keadaan yang kacau.
!!!
Mata Yun Fei tiba-tiba mengangkat, dia melihat belasan orang yang berlari dengan tergesa-gesa dan dengan wajah panik.
Dan seekor monster beast banteng merah dengan api yang mengelilingi dirinya.
"Itu!!!" Seru Yun Fei terkejut.
Dalam keterkejutan itu, Yun Fei melupakan sesuatu, dimana orang-orang itu berlari ke arah dirinya, dengan banteng merah itu yang terus mengejar dari belakang.
Hanya dalam sekejap mata, orang-orang itu hanya tinggal berjarak sekitar dua puluh meter saja.
Kang Linrui yang berlari didepan, dia melihat pada Yun Fei yang terdiam disana. "Itu... Kesempatan!"
Di tangan Kang Linrui sebuah bilah kecil muncul, dia melapisinya dengan Yuan Qi miliknya.
Dalam waktu yang sangat singkat itu, Kang Linrui langsung melempar bilah itu ke arah Yun Fei.
!!! Yun Fei tersadar, dia langsung merasakan bahaya.
Melihat sebuah bilah yang terlihat melesat ke arahnya, Yun Fei dia menggertakkan giginya dan meninju bilah itu.
Bang!
Bilah itu hancur dengan mudah.
Kang Linrui terkejut melihat itu. Namun dia tidak bisa memikirkan apapun, dan hanya bisa memikirkan untuk pergi dari sana.
Pada saat itu, ada yang aneh dengan banteng merah api itu, matanya yang terus melihat semua orang dari awal, sekarang merubah pandangannya dan melihat ke arah Yun Fei yang muncul didepan sana.
Semua orang melihat dan merasakan kesempatan untuk melarikan diri, dan mereka semua langsung melakukannya.
!!!
Bajingan sialan! Yun Fei sangat terkejut dan berubah panik.
Dia langsung berputar dan melarikan diri dengan cara yang dia bisa.
"Kenapa kau malah melihat ke arahku dasar monster beast sialan!" Yun Fei mengutuk keras.
Namun saat itu, monster beast banteng merah api melihat Yun Fei sebagai musuh dan mengejarnya terus.
Karena hanya Yun Fei yang ada di dalam pandangannya, dan orang-orang itu telah berpencar melarikan diri, Yun Fei lah yang menjadi sasaran.
Yun Fei dengan panik dia menggunakan teknik pergerakannya, dan bergerak dengan cepat.
Meraung keras!
Suara raungan itu memekakkan telinga.
Di sisi lain, yang berjarak lebih dari seratus meter di tempat Yun Fei terakhir, itu adalah kelompok Kang Linrui.
Kang Linrui memegangi kedua lututnya dan wajahnya penuh keringat dan terengah-engah. "Hahh hahh akhirnya bisa lepas..."
Dia dan keempat orangnya berhasil menghindar dan melarikan diri.
"... Tapi siapa bocah itu... Dia bisa menghancurkan serangan ku..."
Kang Linrui masih tidak percaya jika ada orang yang lebih lemah darinya, bisa menghancurkan serangan miliknya itu.
"Meski hanya menggunakan setengah kekuatan, tapi itu serangan yang kuat..."
Kang Linrui adalah kultivator yang telah berada di ranah Spiritual lapisan pertama. Dengan dirinya yang seperti itu, dia juga dikenal sebagai seorang jenius di kota Anggrek.
Seorang yang telah menembus ke ranah Spiritual lapisan pertama, hanya ada beberapa dari mereka, dan juga di antara kelima keluarga besar.
Namun meski penuh pertanyaan dan keterkejutan, dia yakin kalau itu mungkin hanya sebuah kebetulan semata.
"Juga, dihadapan monster beast banteng merah api itu, bocah aneh itu pasti akan mengalami nasib yang buruk."
"Berkat bocah itu, aku bisa melarikan diri, hahaha."
Kang Linrui cukup mengerti kalau dia bisa melarikan diri dari banteng merah api itu adalah karena Yun Fei yang menjadi sasaran setelah mereka.
Namun hanya itu, tidak ada hal lain dan Kang Linrui tidak merasakan apapun tanggung jawab karena membuat seorang yang lemah menjadi sasaran monster beast yang sebelumnya mengejar dia sangat orang-orang itu.
"Tuan muda, kita sudah pergi sangat jauh dari tempat terakhir itu, jika kembali lagi, kita harus melakukan perjalanan yang cukup jauh juga..." Ucapan bawahan Kang Linrui memberitahu tentang dimana mereka sekarang.
"... Ya, kita memang sudah jauh sekali dari tempat terakhir itu..." Kang Linrui merasa enggan ketika membicarakan hal itu.
Setelah berpikir beberapa saat, kemudian Kang Linrui dan keempat orangnya pergi untuk kembali ke dimana mereka datang sebelumnya.
"Meski jauh, kita harus kembali kesana."
Kang Linrui menatap tajam dan memelototi semuanya. "Jika ada yang membantah, jangan salahkan tuan muda ini karena bersikap kejam!"
Y-ya! Empat orang itu buru-buru mengangguk dan menjawab.
Ketika mengingat sesuatu tentang Kang Linrui, mereka berempat tidak ada yang berani untuk berbicara lain dan membantah apa yang dikatakan oleh Kang Linrui.
.
Yun Fei terus berlari dengan mengerahkan seluruh kemampuannya, dalam pelarian itu. Dengan seekor monster beast banteng merah api yang mengejarnya, Yun Fei sama sekali tidak bisa santai dan harus memikirkan sebuah cara agar bisa terlepas dari monster beast itu.
Setiap Yun Fei berlari, banteng merah api juga berlari di belakang mengejarnya. Setiap banteng merah api lari, suara hentakan kaki terdengar sangat keras dan mengguncang tanah.
Meraung keras!
Ruangan yang begitu kuat dan keras, membuat Yun Fei seperti terhuyung.
Entah apa yang terjadi, tiba-tiba ada sesuatu yang salah, banteng merah api itu seperti mendapatkan kekuatan yang lebih.
Kecepatan banteng itu meningkat dan Yun Fei hampir terkejar oleh banteng itu.
"Ggrrr! Monster beast sialan! Beraninya kau mengunci ku sebagai target..."
Yun Fei sangat geram dan marah, dia merasa sangat lelah sekarang dan dia harus menghadapi suatu hal yang seperti itu.
Yun Fei tiba-tiba mempercepat larinya, lalu berbalik dengan tiba-tiba.
Banteng merah api merasa tersinggung dengan sikap Yun Fei, dia melompat dan mengarahkan kepalanya dengan tanduk besar itu pada Yun Fei.
Gahh!
Tiba-tiba suara yang terdengar keras menyebar ke seluruh area itu.
Bamm!
Sebuah pohon jatuh, pohon yang besar.
Banteng merah api itu terhuyung dan menggelengkan kepalanya beberapa kali.
Meraung!
Di situ Yun Fei telah menghilang dan berada cukup jauh dari sana.
Banteng merah api itu tampak bingung dan kehilangan jejak Yun Fei. Dia mencoba menyerang dan menghancurkan Yun Fei.
Namun ketika melompat dan memberikan serangan telak, dia menghancurkan dan merobohkan sebuah pohon yang besar.
Yun Fei setelah menghindari serangan itu, dia lalu memilih arah dan berlari lagi dengan kecepatan penuh.
Walau terengah-engah pun, Yun Fei tidak menghentikan dirinya untuk tetap lari. Monster beast banteng merah api itu sangat kuat, dia tidak berani berhenti hanya karena sudah mengecohnya.
Mengambil arah lain dengan berbelok beberapa kali, Yun Fei lalu terus lari tanpa niat untuk berhenti.
Setelah beberapa saat, suara raungan yang keras terdengar lagi.
!!!
Yun Fei menengok kebelakang, dan apa yang dia lihat itu sebenarnya banteng merah api itu lagi.
"!!! Bajingan besar sialan! Kenapa kau bisa menemukan ku? Aku sudah berbelok beberapa kali!" Yun Fei sangat geram dan marah.
Mata banteng itu terlihat sangat marah dan marah, dan dia terlihat lebih berbahaya dari beberapa saat yang lalu.
Setelah berlari sangat lama, Yun Fei yang panik itu tiba-tiba berhenti. Dia ternyata salah mengambil jalan, dan didepannya itu adalah arah yang sangat salah, hanya ada sebuah jurang yang sangat curam dan dalam.
Dia berada di ujung, jurang yang dalam lebih dari seratus meter.
Meraung!
Banteng merah api sudah mengejar Yun Fei dan hanya sekitar beberapa puluh meter dari Yun Fei.
"Sialan! Melompat hanya akan mati, diam juga hanya akan mati..." Suara Yun Fei sedikit bergetar, wajahnya penuh keringat dingin.
Dalam pilihan antara hidup dan mati, tidak ada yang bisa memilih hal seperti itu.
Hanya dalam sekejap, banteng merah api sudah ada didepan Yun Fei hanya beberapa meter.
"... Oh dewa dan sebagainya! Aku bertaruh padamu!" Yun Fei memejamkan matanya, dan melompat kebelakang ke jurang itu!
Pada saat itu, banteng merah api itu juga sama-sama melompat untuk menyerang Yun Fei.
Keduanya, manusia dan monster beast melompat kedalam jurang yang sangat dalam!