Susan siswa baru kelas 10 yang baru saja menyelesaikan ospeknya ternyata disukai oleh cowok populer disekolahannya sejak berada dibangku SMP. Levy berpacaran dengan Susan secara diam diam, Levy yang didepan para penggemarnya bersikap dingin namun tidak apabila dia didepan Susan. Levy selalu perhatian pada Susan hingga ada konflik besar yang menimpa keduanya namun semua itu tidak menggoyahkan rasa sayang mereka berdua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
aesthetic love
...(Flashback) Saat Leon mabuk berat, dia dipapah oleh temannya disana namun saat ingin keluar klub Rasti mencegahnya agar Leon pulang bersamanya. Karena teman Leon kenal dengan Rasti akhirnya Leon diserahkan oleh Rasti namun tak disangka Rasti malah menjebak Leon, mereka masuk motel samping klub. Ketika sadar Leon sudah telanjang diatas ranjang bersama Rasti, Rasti berpura-pura menangis agar Leon percaya bahwa semalam yang memulai Leon duluan. “Ternyata gak usah pakai obat perangsang atau obat kuat si leon ini udah terangsang duluan padahal baru pemanasan” ucap Rasti dalam hati dengan rasa bangga....
...Di Lorong rumah sakit Levy di telfon Kayla bahwa nanti malam dia akan menginap dirumah Susan, “kalau mau kesini dari jarak jauh aja jangan mendekat” ucap kayla memperingatkan....
...“Aku tahu” Levy menutup telponnya....
...Susan sampai di nana florist, dia turun dari taksi dengan langkah pelan dia masuk ke dalam toko “permisi” ucapnya pelan....
...“Ada yang bisa saya bantu?” Ucap wanita dibalik vas bunga....
...Wanita itu adalah tantenya Susan (Nayla), Nayla sedang merangkai bunga pesanan pelanggan nya....
...“Saya mau bertemu dengan ibu Nayla?” tanya Susan dengan nada terbata-bata....
...“Saya sendiri” jawab Nayla berdiri....
...“Wajah itu mirip sekali denganmu kak” gumam Nayla dalam hati sambil tersenyum melihat Susan....
...“Tante Nayla” ucap Susan gugup....
...“Susan keponakan Tante” sahut Nayla tak kuasa menahan tangisnya....
...Susan menghampiri Nayla memeluknya dengan erat, “Tante gak nyangka bisa bertemu denganmu” ucap Nayla tak mau melepas pelukannya begitu pun dengan Susan....
...“Tante, mama….” ...
...Nayla melepas pelukan Susan, “Tante tahu semuanya”....
...Nayla menyuruh Susan untuk duduk, sebelum obrolan dimulai nayla ke ruang dapur untuk membuatkan keponakannya minum....
...“Minum dulu san” ucap Nayla duduk sambil meletakan segelas air minum di depan susan....
...“Terimakasih Tante” ucap Susan tersenyum pada tantenya....
...Nayla memasang wajah sedih, dirinya juga tak menyangka tak akan bisa bertemu dengan kakaknya lagi....
...“Seminggu sebelum kepergiannya, mamamu memperkenalkan tante dengan pengacara Rosa, mamamu menceritakan semuanya tentang Rasti sekertaris papamu” ucap Nayla....
...“Jujur Tante tak menyangka papamu bisa melakukan itu padahal semua orang tahu kalau papamu itu orang bersih, jujur, setia. Bertahun-tahun orang tuamu berumah tangga tidak ada sedikitpun papamu berpaling ataupun ada gosip jelek tentang mereka” sahut Nayla kembali....
...“Kenapa mama gak pernah cerita kalau mama punya adik perempuan?” Tanya Susan....
...“karena kami dipisahkan oleh orang tua kita dulu san. Nenekmu bercerai dengan kakek, nenek membawa mamamu sedangkan kakek membawa Tante” jawab Nayla terbata-bata....
...“Susan agak mengganjal dengan jawaban Tante, yang cerai kan kakek nenek tapi kenapa silaturahmi antar saudara bisa terputus”....
...Nayla menghela nafas pelan, tangannya berkeringat, wajahnya mulai gugup....
...“Gak usah dijawab juga gak apa apa Tante”....
...“Gak San, kamu harus tahu kebenarannya” ucap Nayla sambil mengeluarkan foto kecil yang tersimpan dalam dompetnya....
...“Mereka siapa?” Tanya Susan sambil memandangi foto tersebut....
...“yang ditengah Tante, di pinggir kanan namanya Fuad yang di pinggir kiri om kamu Leon”....
...“Om Leon kenal Tante?”....
...“Dia orang yang sudah membunuh Fuad, laki laki yang Tante cintai san” ucap Nayla, matanya mulai berkaca-kaca....
...“Cinta segitiga?”....
...“Bisa dibilang begitu, Leon diam diam mencintai Tante tapi Tante tak menggubris cintanya karena Tante cintanya sama Fuad. Saat tahu kalau Fuad melamar Tante, Leon gak terima akhirnya dia merencanakan sesuatu yang jahat. Dia menculik Tante, Tante disekap sama Leon sebagai umpan agar Fuad datang menyelamatkan Tante. Fuad ditusuk dengan pisau berkali kali hingga meninggal, yang lebih cerdiknya lagi Leon memakai sarung tangan agar tidak meninggalkan sidik jari di pisau tersebut” ucap Nayla membayangkan itu semuanya, kenangan kelam yang masih tersimpan jelas di pikirannya....
...“Terus?” Tanya Susan masih menyimak omongan tantenya....
...“Tante memangku Fuad di detik terakhir nya, Leon mendekati Tante meraih tangan Tante lalu menempelkannya ke gagang pisau seakan Tante yang menusuk Fuad ya benar saja posisi tangan Tante yang masih memegang pisau membuat polisi yang datang mengira Tante yang menusuk Fuad hingga meninggal, Tante dipenjara selama 20 tahun” ucap Nayla menangis....
...“Jangan jangan polisi itu dipanggil oleh om loen juga?”...
...“Siapa lagi kalau bukan dia” ucap Nayla menatap tajam....
...“Karena om mu masa depan Tante rusak gitu aja, gak sampai disitu saja di dalam penjara pun Tante masih diganggu sama om mu namun tidak secara langsung. Dia membayar tahanan disitu untuk jailin Tante sampai benar benar Tante kapok, akhirnya mamamu bertindak mamamu membuat surat permohonan pemindahan Tante agar dipindahkan di lapas yang berada di luar kota. Mamamu juga yang membuat kematian palsu untuk Tante agar Leon gak mengejar Tante lagi makanya saat kamu lahir sampai sekarang kamu gak kenal Tante karena mamamu tidak mau kamu menyebut nama Tante di depan om mu” sahut Nayla kembali bercerita....