NovelToon NovelToon
Scandal Sang DUTA (Duda Tampan)

Scandal Sang DUTA (Duda Tampan)

Status: tamat
Genre:Duda / One Night Stand / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Di tinggalkan sang istri karena di anggap mandul. Skandal perceraian Raihan dan Alika menjadi perbincangan yang sangat hangat di kalangan masyarakat.

Dua tahun berlalu, Raihan Emanuele kembali menggemparkan karena skandal nya dengan gadis belia bertopeng.

Sebuah video syur tentang dirinya yang sedang berhubungan panas dengan seorang gadis, beredar hingga menghebohkan jagad raya.

Bagaimana Raihan menghadapi skandal nya kali ini? Akankah dirinya bisa menangani gosip gosip yang beredar dan membersihkan nama baik keluarganya?

Jangan lupa follow IG : @Mommy_Ar29

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyakit serius

...~Happy Reading~...

“Apa yang kamu rasakan?” tanya Raihan pelan saat mendudukkan diri di samping Zefa.

“Sedikit pusing, sakit, sshhtt!” jawab Zefa terlihat masih sedikit meringis saat memegang bagian perut nya.

“Apakah perut kamu masih sakit?” tanya Raihan mengerutkan dahi nya, sambil tangan nya dengan sangat perlahan tangan nya hendak menyentuh perut Zefa namun buru buru dia urungkan.

“Hanya sedikit,” jawab Zefa kembali memejamkan mata, lalu membuka nya lagi, “Apakah aku sakit parah?” kini ganti Zefa yang bertanya, membuat Raihan nampa diam dan sedikit berfikir.

“B—bukan ... Bukan penyakit serius, hanya—“

“Jadi benar kalau aku sakit? Aku punya penyakit apa?” tanya Zefa yang kini sudah mulai meneteskan air mata nya, “Apakah parah? Berapa lama lagi umur ku yang tersisa? Hiks hiks hiks.”

Zefa tak kuasa menahan tangisan nya, kala mengingat bagaimana nanti nasib nenek nya jika memang dirinya memiliki penyakit mematikan. Apa yang harus dia lakukan, jika memang benar dirinya nanti meninggal, siapa yang akan mengurus nenek nya.

Berbagai pikiran melayang tanpa tujuan, membuat Zefa tiba tiba kembali memekik kesakitan.

“Ahhhh, sakittt!” pekik Zefa kembali mencengkram perut nya sambil menggigit bibir.

“Zef, tenang dulu. Kamu tidak apa apa, jangan terlalu berfikir aneh!” bujuk Raihan saat dirinya teringat apa perkataan dokter saat setelah selesai memeriksa Zefa beberapa saat yang lalu.

Kandungan Zefa sangat lemah, sehingga membuat wanita itu tidak bisa mengalami stres sedikit atau benturan kecil pun, akan sangat berdampak pada kehamilan nya.

“Sakit, Mas. Perut aku sakitt!” rintih Zefa terus meringis dan menangis kesakitan, membuat Raihan semakin tak tega melihat nya.

Raihan segera menekan tombol darurat di atas tempat tidur Zefa, lalu ia mencoba memeluk wanita itu berharap untuk membuat nya lebih tenang, “Ssstt kamu tidak akan kenapa kenapa. Umur kamu masih sangat panjang, jangan khawatir. Tolong, tenang kan pikiran kamu, jangan berfikir aneh aneh!” bisik Raihan sambil memeluk erat tubuh Zefa.

Tak berapa lama, dokter pun tiba dan melihat bagaimana Zefa yang sudah mulai tenang berada di pelukan suaminya. Dokter segera meminta agar raihan kembali merebahkan tubuh Zefa ke tempat tidur, namun wanita itu justru menolak.

“Saya ingin seperti ini Dok,” ujar Zefa masih dengan suara serak nya menolak untuk melepaskan pelukan Raihan.

Entah mengapa, dirinya merasa begitu nyaman saat di peluk seperti itu. Dan juga, sejak saat Raihan memeluk nya, Zefa merasa sakit di perut nya mulai berangsur membaik tidak seperti sebelum nya.

“Bagian mana yang masih sakit?” tanya Dokter akhirnya mengalah dan membiarkan pasien nya berada di posisi duduk dan berpelukan dengan suami nya.

“Sekarang sudah tidak begitu sakit dok. Hanya saja, tadi sedikit sakit,” jawab Zefa begitu lirih sambil terus mengendus aroma parfum yang ada di tubuh suaminya.

“Apakah anda sudah mengatakan kepada istri anda?” tanya Dokter kini menatap pada Raihan.

“Saya—“

“Mengatakan apa dok? Apakah benar, saya memiliki penyakit serius?” tanya Zefa lagi lagi dengan suara bergetar, membuat Raihan langsung menghela napas nya berat dan segera mengusap bahu Zefa agar lebih tenang.

“Sudah ku katakan, kamu tidak memiliki penyakit apapun, Sayang. Jadi tolong jangan berfikir macam macam,” ujar Raihan sedikit menghela napas nya berat.

“Suami anda benar, anda tidak sedang sakit. Justru kami memberikan anda ucapan selamat, karena kini anda tengah mengandung dan sudah memasuki usia sepuluh minggu,” tutur dokter itu tersenyum, namun seketika membuat Zefa langsung membulatkan matanya dengan sempurna.

Seketika itu juga, Zefa langsung melepaskan pelukan nya dari raihan, ia menundukkan kepala nya sambil mengusap perut nya yang masih datar, benarkah dirinya hamil? Gumam nya dalam hati juga tak percaya.

...~To be continue ......

1
sitii de phantom
selalu menghindari Novek Sad Ending, eeeh... gak bisa ekspek babget ternyata ini novel Sad ending puollll... mewek aq thorrrr😭😭😭
lia hahahihi
mewek 😭😭😭😭😭😭
lia hahahihi
innalilahi wa innailaihi rojiun 😭😭😭😭😭😭😭
lia hahahihi
😭😭😭😭😭😭😭😭
lia hahahihi
hooh
lia hahahihi
👍
Melizz
ceritanya bagus Thor tapi kamu sukses bikin aku sedih..../Sob//Cry/
Melizz
aku baca cerita ini untuk kedua kalinya tapi ttp aja sedih😭😢
Melizz
aku gak mau sad anding ya Thor/Sob//Applaud/
Melizz
berat banget ya jadi zefa... /Sob/
Ida Rodiah
Luar biasa
Neni Pratiwi
walau sad ending tp critanya keren
Shyfa Andira Rahmi
👍👍👍👍👍
Shyfa Andira Rahmi
🥺🥺🥺
Xlo
sad end☹️
Dwi Astuti
Luar biasa
Rieya Yanie
mewek bacanya..
bagus smpai lupa coment
Suparmin N
Luar biasa
Desy Nugraeny
sedih iy
Nur Ramadani
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!