NovelToon NovelToon
MENCINTAIMU DALAM DIAM

MENCINTAIMU DALAM DIAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Karlina Sulaiman

SEASON 1

Tentang Azzahra yang memiliki kehidupan rumit dan dicintai banyak laki-laki sampai hampir kehilangan nyawa.

SEASON 2

Tentang kehidupan Azzahra setelah menikah dan kehidupan kakaknya yang telah mendapatkan jodohnya masing-masing. Juga cerita laki-laki yang mendapat cinta tulus dari wanita lain setelah patah hati karena Azzahra.

SEASON 3

Tentang perjuangan cinta Azam dan Aisha dengan anak-anak dari sahabat orangtua mereka.

Penuh suka duka, juga perjuangan yang kuat dan tangguh dari mereka.

***

Ig. Karlina_sulaiman

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karlina Sulaiman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

🎻🎻 Please tap jempol kalian sebelum membaca...

🔥🔥🔥 Happy Reading all..

Kak Arta sebenarnya tidak benar-benar pulang dia sekarang sedang duduk di salah satu kursi tunggu yang jauh dari ruangan Faza.

Kak Arvie dan Azzahra sudah berada di dalam ruang perawatan Faza. Kak Arvie menanyakan kondisi Faza yang sedang berbaring sambil tersenyum ke arah mereka.

"Faza bagaimana kondisimu?" tanya Kak Arvie sambil duduk di kursi dekat Faza sedangkan Azzahra dia berdiri di samping kakaknya.

"Aku baik Kak, luka di tubuhku tidak terlalu sakit." ucap Faza jujur.

"Faza maafkan aku, kalau aku tidak pergi dari rumah pasti kamu tidak akan kecelakaan." Azzahra meminta maaf dengan tulus.

"Kenapa kamu minta maaf, jangan menyalahkan dirimu ok, kamu pasti tau kan kalau tadi hujan sangat deras jadi wajar saja jika aku kecelakaan." balas Faza sambil memandang wajah Azzahra, mata Azzahra terlihat bengkak dan Faza yakin kalau itu disebabkan karena Azzahra menangis.

"Tapi kalau aku tidak pergi, kalian juga tidak akan mencariku dalam keadaan sedang hujan." Azzahra tetap masih menyalahkan dirinya.

"Aku akan sangat marah padamu kalau kamu menyalahkan dirimu lagi."

"Sudahlah, jangan berdebat, anggap saja di sini semua salah. Faza kakakmu kenapa tadi kakak lihat dia seperti orang sedang marah."tanya Kak Arvie karena penasaran.

"Kakakku, dia hanya sedang kesal saja karena tadi berdebat denganku."

"Kak Arta, dia pasti marah denganku." gumam Azzahra tapi bisa di dengar Faza dan juga Kak Arvie.

"Azzahra jangan khawatir, aku yakin Kakak hanya akan marah sebentar saja." Faza menenangkan Azzahra.

"Aku tidak yakin, Za aku mau menjenguk pasien yang bertabrakan denganmu dulu ya." pamit Azzahra.

Azzahra keluar dari ruangan Faza, kemudian masuk ke ruangan di mana seorang pria sedang terlelap.

"Apa yang membawaku kemari Azzahra Kak?" tanya Faza kepada Kak Arvie.

"Ya, dia yang menghubungi ambulans untuk membawamu kemari.Azzahra barusan bilang kalau dia mau menjenguk pasien lain apa itu benar?" tanya Kak Arvie.

"Mungkin saja benar, karena aku tertabrak oleh sebuah mobil tadi."

Azzahra mendekat ke ranjang pasien, dia mengecek kondisi pria itu walau tanpa alat bantuan apa pun.

"Dia akan segera pulih." gumam Azzahra.

Azzahra baru menyadari bahwa wajah pria itu tidak asing baginya, Azzahra berusaha mengingat-ingat di mana dia pernah bertemu dengan pria itu.

Setelah cukup lama mengingat-ingat Azzahra akhirnya ingat jika itu adalah pria yang ada di dalam mimpinya. Yang mengaku sebagai Hafizh.

"Hafizh, apa kamu benar-banar Hafizh yang ada dalam mimpiku?" Azzahra bertanya dengan pria yang masih berbaring memejamkan matanya itu.

"De, apa kamu mengenal laki-laki ini?" tanya Kak Arvie tepat setelah masuk ruangan itu.

"Ah, Kakak mengagetkanku."ucap Azzahra sambil berbalik.

"Kau belum menjawab pertanyaanku."

"Aku tidak mengenalnya Kak, tapi aku pernah bermimpi tentangnya. Dan dia mengaku sebagai Hafizh." jawab Azzahra yakin.

"Kak Arvie akhirnya mendekat ke arah pria itu, kemudian memperhatikan wajah pria itu."

Setelah itu Kak Arvie langsung menarik tangan Azzahra keluar dari ruangan itu. Azzahra di buat bingung dengan sikap sang kakak yang tiba-tiba menariknya keluar.

"Kakak, kenapa manarikku keluar?" tanya Azzahra.

"Tidak apa-apa." ucap Kak Arvie sesantai mungkin.

Azzahra tiba-tiba merasa pusing, pandangannya kabur dan bruug, Azzahra pinsan dan jatuh ke lantai.

Kak Arvie terkejut dan panik, Kak Arvie langsung mengangkat tubuh Azzahra kemudian membaringkan di ranjang rumah sakit di ruangan terdekat.

Kak Arvie yang panik langsung berlari mencari Dokter untuk memeriksa Azzahra. Sebenarnya dia tidak perlu repot-repot memanggil Dokter langsung ke ruangannya, karena dia bisa memencet tombol untuk memanggil Dokter, tapi karena sangat panik Kak Arvie tidak mengingat itu.

Beberapa menit kemudian Kak Arvie kembali dengan Dokter Zainal, karena Dokter wanita yang lain sedang sibuk dengan pekerjaan mereka.

Zainal memeriksa Azzahra dengan sangat teliti, butuh waktu sekitar 10 menit untuk memeriksa Azzahra.

"Bagaimana kondisinya?" tanya Kak Arvie tidak sabar kalau harus menunggu Zainal berbicara.

"Dokter Azzahra hanya kelelahan saja, dia sepertinya baru saja mengeluarkan banyak tenaga, yang seharusnya dia tidak keluarkan."

"Maksud Dokter Apa?"

"Ya Dokter Azzahra sepertinya mengeluarkan semua kekuatannya, sebenarnya itu tidak akan terjadi jika dia dalam keadaan sehat, tapi karena kondisinya masih lemah dan dalam masa pemulihan itu bisa mengakibatkan hal yang fatal."

"Masa pemulihan?" Kak Arta semakin bingung.

"Benar, masa pemulihan paska operasi."

"Jangan bercanda Dok, adik saya tidak pernah melakukan operasi."

"Apa Azzahra menyembunyikan ini dari keluarganya, kalau aku mengalihkan perhatian sekarang mungkin masih bisa."

Zainal menyadari hal itu, dia yakin jika Azzahra telah menyembunyikan ini.

"Ah, maaf saya salah. Maksud saya adalah Azzahra masih dalam masa pemulihan kesehatannya karena dia mengalami anemia atau kurang darah." ujar Zainal sekenanya.

"Jangan berbohong, Azzahra tidak mempunyai penyakit itu."

"Maafkan saya, tapi lebih baik nanti Anda bertanya langsung kepada Adik Anda."

"Katakan saja apa susahnya?" ujar Kak Arvie kesal.

"Kalau adik Anda tidak memberitahu Anda, saya juga tidak berani."tolak Zainal.

"Sudahlah, keluar sana." Kak Arvie menunjuk pintu keluar dengan tangannya.

"Baik, saya akan keluar." Zainal segera keluar dari ruangan itu.

Kak Arvie duduk di samping ranjang, dia mengecup pelan dahi Azzahra, dan menglus pipinya.

🍁🍁🍁

Kak Arta yang masih khawatir tentang kondisi Faza, memutuskan untuk kembali menemani Faza, saat Kak Arta berjalan Kak Arta menoleh ke arah pintu ruangan yang terbuka.

Dia melihat Kak Arvie berada di dalam, tapi dia tidak melihat Azzahra. Kak Arta masuk ke dalam ruangan itu, dan melihat ke arah ranjang, dilihatnya wajah cantik Azzahra yang terlihat pucat.

"Dia bahkan pantas mendapatkan rasa sakit lebih dari ini." batin Kak Arta karena masih merasa marah dengan Azzahra.

"Kenapa lo masih di sini, bukannya lo tadi bilang mau pulang." tanya Kak Arvie saat melihat Kak Arta masuk.

"Gue cuma mau mastiin kalau orang yang udah bikin adik gue kecelakaan baik-baik saja. Tapi gue bersyukur karena dia sekarang terbaring lemah juga." Kak Arta menatap sinis ke arah Azzahra.

"Maksud lo apa?" Kak Arvie meninggikan suaranya.

"Dia bahkan seharusnya merasakan rasa sakit yang berkali-kali lipat dari yang di rasakan Faza." ucap Kak Arta penuh penekanan.

"Lo kenapa sih? kenapa lo jadi do'a in adik gue yang buruk." Kak Arvie menarik kerah kemeja yang di pakai Kak Arta.

"Bagus dong, terserah gue. Bahkan kalau dia mati sekarang gue bakal seneng banget." Kak Arta melepas kerah kemeja dari tangan Kak Arvie.

🌻🌻🌻jangan lupa komen, rate dan votenya

1
Yuliana Hartini
Thor msh sekolah gimana bagi waktu utk belajar dan nulis karyanya semoga tdk terganggu ya sekolahnya semangat terus ya 👍😃
Yuliana Hartini
Saya selalu semangat membacanya semoga thor semangat juga 👍😃
Yuliana Hartini
Sorry thor jawaban suka2 gue boleh sja, tp bisa nggak yg agak lembut dikit 👏👍
Yuliana Hartini
Lanjut thor tolong biar enak yg baca jalan ceritanya lebih tersusun rapii ya dn semangat trus 👍😃😃
Nana Bati
bagus banget ceritanya walaupun awalnya agak membingungkan.... lanjoooot thor 👍👍👍
Nana Bati
bahagia ....ternyata Allah maha baik diatas kegundahan Azzahra dia dititipkan janin yg sedang berkembang dirahimnya smp 9 bln.. lanjut thor 👍👍👍
Nana Bati
seruuuuu.... semoga endingnya membahagiakan... semangat thor 👍👍👍👍👍
imam zulkifli
sadar dong azahra
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
cerita ny bgus ka...sllu bikin para readers ketawa
aku joker
semangat thor
Rinjani
happy happy walau jalan nya sendat2
Rinjani
🥰🥰🥰🥰🥰🤪🤪❤❤❤🤭🙏🙏🙏🙏
Rinjani
gatol MP
Rinjani
sedih trus..kok Azhara apes trusss seh Thor ...thor dihhh kok buat susah trusss😭😭
Rinjani
Azmy gila kok malah nyulik Azhara krn cinta di tolak🤭🤭🥰
Rinjani
Arta drh
Rinjani
ini cerita org Dubai yg anak hilang di sadur apa gmn nih apa hanya ngarang aja🤭🤭🤦‍♀️🙏
Rinjani
Arya kakak yg hilang yaa Azhara adik bungsunya
Rinjani
siapa Arya ya apa kakak Arvie dan Azharra
Rinjani
ceroboh ibu kok kayak anak2 yg minta mainnan ya namanya bukan zaman siti nurbaya u nikah paksa..kayak kekurangan laki🤭🤭🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!