ini karya pertama author. selamat membaca..
aya daniati janda kembang desa yang lelah telah menolak berkali kali lelaki didesanya memutuskan pelarian ke kota..
berharap ini langkah yang tepat..
harus bersanding dengan keenan duren sawit..
duda yang dingin dan berfikir bahwa aya wanita penggila harta serta murahan.
bagaimana kisah kelanjutanya jangan lupa like and favoritkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KELUAR KOTA
aya sedang mengawasi putrinya yang sedang bermain...
berbeda dengan ken dirinya malah justru sedang berkutat dengan pekerjaanya ken sedang pusing niat hati ingin berbelanja bersama istri dan anak dirinya malah justru harus di buat pusing dengan kabar bahwa perusahaan anak cabang sedang bermasala.
peninjauan yang waktu itu di bilang siska kini harus di percepat..
dirinya memutuskan menyuruh maid ke apartemen untuk menyiapkan bajunya dan mengirimkanya ke kantor..
dirinya memutuskan pergi menanjau perusahaan anak cabang dengan di temani roy..
dia sengaja tidak membawa siska karna dia tau tabiat siska muna dan licik dia takut jika membawa siska malah justru memberi kesempatan siska untuk beraksi.
derrttt dertttt
tanpa melihat layar smartphone nya ken langsung mengangkat panggilan telfon tersebut
"**halo"
"halo mas**" ken melihat nama kontak si pemanggil ternyata aya istrinya.
"**kenapa..."
"mas ada maid mamah katanya suruh siapin baju buat mas keluar kota."
"ah iya..aku akan keluar kota jadi sengaja bilang maid untuk ambil baju di koper."
"mas ngga minta tolong aku siapin.."
"bahkam mas ngga kasih kabar aku terlebih dahulu."
"emmm itu."
"ga papa mas..ya udah yah aya cuma mastiin aja..baju baju mas udah di bawa maid ke kantor..mas hati hati di jalan asalamualaikum**."
huft...ken menghela nafasnya dia merasa bersalah bagaimanapun juga aya istrinya kenapa tidak dia kasih tau..
aya mengakhiri sambungan telfonya walaupun belum ada cinta tetap saja aya merasa sesak di dada dia merasa ken tidak menghargainya.. badahal slama ini aya berusaha menjadi yang terbaik.berusaha meluluhkan ea balok yang gila kerja.
ken turun ke bawah setelah di hubungi roy dan maid yang sudah mengirim kopernya.
"ken."panggil siska ketika ken keluar dari ruanganya.
ken mengerutkan alisnya melihat siska sudah menenteng tas nya."ada apa."
"aku dengar kau akan melakukan perjalan bisnis keluar kota kenapa ga kasih kabar aku buat siap siap."ken memalingkan wajahnya jengah.
"kau di sini bantu sean aku pergi dengan roy."
"tap..."
"iya atau ku pecat."ken menatap tajam siska. siska menggeleng kepalanya.
ken segera melangkah kakinya ke lift.. sudah hatinya merasa gelisah karna istrinya marah sekarang di buat jengah dengan sikap siska yang seolah olah dia kekasihnya yang harus dia ajak kemana mana.
"sial ken semakin dingin saja pasti karna cewe murahan itu."gerutu siska sambil melanjutkan aktifitasnya.
"gue harua bertindak.."
💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦
menjelang magrib dirinya memutuskan menggendong aya agar dia tidak mengantuk sekalipun tidur ya di gendongan aya..
sore hari terlebih menjelang magrib di kampung aya terkenal dengan petuah para tetua jika menjelang magrib harus di dalam rumah..semua pintu dan jendela di tutup..
baju baju yang di gantung di luar di bawa masuk terlebih baju anak anak...dan tidak boleh tidur di waktu sore baik dewasa ataupun anak anak.. entahlah itu mitos atau fakta yang jelas aya hanya menurutinya..selama ken tidak ada aya tidak keluar dari apartemen bagaimanapun dia seorang istri..dia harus putar otak agar keisha tidak jenuh selalu di apartemen..
"yah tidur.."aya menimang nimang keisha.
"kasian kamu nak punya ayah hobi kerja..kita di nomer duakan.."
"tapi kamu tenang saja nok ada bunda yang akan menemanimu."aya bergumam..
aya melangkah ke dapur di lihatnya perlengkapan dapur masih banyak..
aya akan masak masakan kesukaan keisha agar dia betah di apartemen aya juga harud membuat cemilan yang enak dan menarik minat keisha..
derrttt derrttt
aya melihat nama (mas ken) di layar smartphone nya sedang menghubunginya..
huft...aya mengangkat telfon ken enggan.
"**asalamualaikum mas."
"waalaikumsalam...ay kamu sedang apa."
"sedang gendong aya mas."
"soal tadi.."
"ga papa mas..oh ya..udah adzan magrib mas.. aya mau sholat dulu yah..mas jangan lupa sholat sama makan."
"asalamualaikum**"
aya mengakhiri telfonya..dia malas jika harus berbicara banyak dengan ken
aya masih dongkol dengan sikap bodo amat ken
''kita kasih hukuman ayah ya sayang biar cepet pulang.''aya memasuki kamar guna menaruh keiaha yang sedang tidur dia mau melakukan kwajibanya.
ken frustasi..roy yang sedang duduk di sebelah ken pun bingung dengan sikap ken.
''kenapa lo.."
"gue...apa gue salah kalo.."ken pun menceritakan permasalahanya dengan aya yang pergi tanpa kasih tau kabar aya.
"parah lo ken..sikap gila kerja lu belum berubah."ken mendengus mendengarnya.
"bukanya bagus yah..jadi aya bakal jengah dengan sikap lo.trus pergi deh."roy melihat reaksi ken.
pergi.. batin ken berperang.
"emmm iya juga yah jadi gue jangan hubungin aya dan kerjaan kita harus segera selesai gue takut keisha kenapa napa."ken berdiri pergi ke kamar hotel yang di pesannya.
"bilang aja lo kangen aya segala bilang khawatir anak..modus."gumam roy dan tetap mengikuti ken..
🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛🌛
95℅ hanya kt ustaz/zah begono ... tanpa meresapi bhw islam itu rahmat bg sluruh alam
trims thor😂👍🙏
kalau perlu sekalian aja patahkan tangannya..
muhrim : orang yang memakai baju ihrom
numpang duduk ya thor