Apa jadinya jika dua saudara kembar yang terpisah selama bertahun-tahun bertemu?
Dewi Hana Saputri dan Clarissa Hani Widjaya, keduanya memiliki sifat dan karakter yang berbeda, tapi keduanya sama-sama mencintai satu pria yang sama.
Siapakah yang di pilih pria itu?
'Ada berbagai macam manusia yang lahir didunia ini, seseorang mengatakan tidak ada satupun manusia yang telahir semuanya sama walaupun fisik mereka mirip tapi karakternya pasti berbeda.'
Ini novel pertamaku, mohon dukungannya dan tolong jangan menjatuhkan autho ya 😄 Terima kasih banyak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seulmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 28 "Paris"
Pagi ini Chika kembali mengirimi kabar bahwa mereka harus pergi ke kampus untuk menemui dosen dan mengurusi nilai yang masih belum keluar. Untung saja ini adalah hari sabtu jadi Hani tak perlu izin pada Arka untuk datang terlambat ke hotel, lagipula sabtu ini ia dan ibunya sudah berencana untuk pergi ke paris.
“Mam kita berangkat jam berapa?” Tanya Hani setelah mengolesi selai strawberry pada rotinya.
“Jam 11 siang , Kenapa?"
“aku ada urusan dulu ke kampus sebentar ya? Mommy nanti jemput aku di kampus jadi tolong nanti mommy bawakan koper dan juga pasport ku semuanya sudah siap di kamar” Ucap Hani pada ibunya yang sudah selesai dengan sarapan paginya.
“Baik mommy nanti ke kampusmu” Hani tersenyum ia segera melahap rotinya dan berharap hari ini secara tidak sengaja ia bisa bertemu lagi dengan pria itu. Pria yang selalu ditemuinya di kampus.
🌺🌺🌺🌺🌺
📲 Hani : "Chika lagi dimana sih? aku udah nyampe di kampus ni"
Hani berjalan dengan ragu ia tak tahu harus pergi kemana karena Chika nampaknya belum tiba di kampus.
📲 Chika : "Maaf aku kejebak macet sepertinya 30 menit lagi aku baru nyampe disana".
📲 Hani : “Baiklah , jangan terlalu lama aku sendirian disini” Ucap Hani.
Hani menghela nafas lagi dan lagi , ia berdiri di tempat dan tak tahu harus pergi kemana tanpa Chika. Beberapa mahasiswa terlihat berjalan beramai-ramai, kabarnya hari ini pertandingan basket antar kampus diselenggarakan di gor kampusnya .
“Hei! kenapa kau masih disini? ayo Satya sudah mau main” Beberapa orang perempuan tak dikenal menghampiri Hani yang tengah berdiri mereka lalu menggandeng tangan Hani dan membawanya ke gor yang sudah sangat ramai oleh penonton yang menantikan pertandingan basket antar kampus ini. Hani tak mengenal mereka dan tak mengerti kenapa mereka mengajaknya kesini.
“Hei— kenapa kau mengajakku kesini?” Hani bertanya pada gadis yang berdiri di sampingnya setelah mereka sampai di gor.
“Apa? memang kau tidak mau lihat Satya bertanding?”
“Apa?”
“Itu Satya!! Satya!! Semangatlaah!!” Anggota team basket kampus itu baru saja berjalan memasuk arena pertandingan. Suasana nya menjadi semakin meriah dengan gemuruh dukungan dari kedua pihak kampus yang tengah bertanding. Mata Hani menuju ke arah lapangan dan melihat pria yang ia harap bisa bertemu lagi dengan nya.
"Itu kan pria itu" Senyuman nya muncul lagi, jantung Hani bahkan berdegup dengan kencang saat melihat pria itu. Dari arah lapang Satya mengedarkan pandangan nya ke seluruh penjuru dan tempat duduk penonton.
“apa Hana tidak datang? Apa dia marah soal kemarin malam?” Konsentrasinya mulai pecah bahkan sebelum pertandingan di mulai , ia tak dapat menemukan Hana di manapun .
“Satya!! Kami disini!! Satya semangatlah!!” Para gadis yang berdiri di sebelah Hani berteriak histeris , Satya langsung melihat ke sumber suara dan melihat sosok Hana disana. Hana hanya mendukung dengan tepuk tangan.
“Itu Hana!” Senyuman tergurat di bibir Satya, semangatnya kembali bertambah setelah mengetahui seseorang yang ditunggu nya datang hari ini. Hani mengurungkan niatnya untuk pergi dan menghindar dari keramaian setelah melihat ada Pria bernama Satya di tempat ini.
“Pliiiiiiiiiiiit” Pertandingan dimulai , kedua team bergerak dengan cepat satu sama lain berusaha merebut bola dan mencetak point. Hani berdoa dalam hatinya agar Satya bisa memenangkan pertandingan ini. Tempat duduk nampak nya sudah sangat penuh, tak ada yang tersisa dan Hani hanya bisa berdiri di pinggiran lapangan dengan jarak yang cukup jauh . Ia tak bisa meneriaki nama Satya seperti pendukung nya yang lain, namun matanya tak pernah lepas dari setiap pergerakan Satya.
“3 point!” Satya berhasil melakukan Freethrow dari tengah lapang
“Kyaaaaa!! Satya kau keren sekali!!!” suara teriakan fans Satya kembali terdengar, sedangkan Hani hanya tersenyum saat Satya berlari setelah mencetak poin ia kembali berjuang bersama team nya. Bahkan Hani dibuat lupa dengan urusan nya dan kepentingan utamanya datang ke kampus.
.
Jam 09.30 Hana baru terbangun, semalaman ia tak bisa tidur nyenyak karena kejadian di kantor polisi itu dan hari ini Hana berniat untuk meminta maaf pada Satya karena sudah menyentaknya kemarin .
"ah iya! hari ini dia kan ada pertandingan? Eiish kenapa aku bisa lupa” Butuh waktu 30 menit untuk sampai ke kampus dengan bis kota, Hana baru saja turun dari halte dekat kampusnya ia berlari dengan kencang dan berharap pertandingan belum selesai.
“Din din!” Sebuah mobil menepi dan membuat Hana berhenti berlari, kacanya di turunkan dan terlihat seorang wanita dengan dandanan glamour dari dalam.
“Baby! cepat masuk pesawatnya akan berangkat jam 11” Hana bingung kepada siapa orang itu berbicara. Pasalnya orang itu menatapnya.
“Aku?” Tanya Hana dengan menunjuk dirinya sendiri
“cepat masuk, tunggu apalagi” Pintu mobil mahal itu terbuka Hana membelalakkan matanya saat melihat sepatu mahal yang dipakai oleh wanita yang seumuran dengan ibunya itu .
“keren!! Itukan sepatu limited edition” Hana seakan tak percaya ia masuk ke dalam mobil untuk melihat lebih jelas dari dekat apakah itu sepatu asli atau palsu.
“mommy sudah bawa pasport, id card dan kopermu jadi kita tinggal berangkat” Pintu mobil tertutup dan mobil sudah melaju. Hana dibuat semakin bingung.
“Mommy? Tunggu sepertinya kau salah orang” Wanita itu memberikan pasport milik Hana, dan dengan cepat Hana membukanya ia terkejut melihat pas photo yang ada disana.
“Clarissa Hani Widjaya?” Nama asing yang baru saja di dengar terlihat di data diri pasport yang dipegang oleh Hana, tapi yang mengherankan wajah di foto itu terlihat sangat sama dengan nya. Hana bertanya-tanya siapa wanita kaya raya ini? Dan siapa seseorang bernama Clarissa Hani Widjaya itu?
“Tunggu sebentar!” Hana mencoba untuk berpikir lurus selagi mobil terus melaju.
“Kenapa baby?”
“Hani siapa?” Tanya Hana.
"Apa? Hahaha Baby kau sedang bercanda?! Clarissa Hani Widjaya, putri tunggal keluarga Widjaya corporation kamu putri kesayangan mommy satu-satunya” Hana mengernyitkan kening, Bukannya dia tidak tau Widjaya Corporation, dia hanya terkejut putri keluarga itu sangat mirip dengannya, tubuhnya terasa lemas dengan pikiran nya yang kacau.
📱“iya sayang, aku dan Hani sedang perjalanan menuju bandara, iya sampai ketemu di paris” Hana membulatkan matanya saat wanita itu selesai melakukan pembicaraan lewat ponselnya.
“Tunggu tunggu! Kita mau kemana?” Hana bertanya pada supir pribadi yang tengah mengemudi itu.
“Ke bandara nona”
“Nona? Tunggu—aishh , maksudku setelah ke bandara memang mau kemana?” Hana mulai panik , Wanita disebelahnya itu terlihat heran dengan perilaku Hani yang dirasa aneh hari ini.
“Baby kita mau ke paris menyusul daddy”
“Paris?”
“Iya Paris”
“maksudmu paris yang ada menara eiffel nya itu?”
“Hahaha kau lucu sekali, tentu saja!”
"Apa?!?!!??!”
🌺🌺🌺🌺🌺
tetap semangat thor 💪