NovelToon NovelToon
Menikahi Ayah Dari Anak GENIUSKU

Menikahi Ayah Dari Anak GENIUSKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Anak Genius / Tamat
Popularitas:9.2M
Nilai: 5
Nama Author: Rozmine

Halo readers, author ucapkan terima kasih karena sudah berkenan membaca karya author. Semoga kalian suka😊

Cerita ini hanyalah karya fiksi semata. Kalaupun ada kesamaan nama dan jalan cerita, itu hanyalah sebuah kebetulan yang tidak disangka. Semoga kalian suka.

Rosaline Ariana Hadinata, seorang anak hasil perselingkuhan yang terpaksa menumpang hidup pada ayah kandung dan saudara tirinya. Hidup Aline yang kacau karena terus dicaci dan dihina, menjadikan wanita itu kuat, mandiri dan sulit ditindas. Penderitaannya semakin memuncak saat dia dijebak dan harus terenggut kesuciannya oleh lelaki asing yang tidak dia kenal. Kekasihnya membatalkan pertunangannya dan menyebabkan ayahnya mengalami serangan jantung. Ibu tirinya mengusirnya dari rumah sebab ia dianggap sebagai aib bagi keluarga.

Seketika hidupnya hancur. Dua bulan kemudian ia dinyatakan hamil. Axello adalah putranya yang cerdas menjadi penyemangatnya. Bagaimana kisah Aline selanjutnya?

Apakah Axel bisa bertemu ayah kandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rozmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Pengakuan Neny

Hari ini merupakan hari kesialan bagi dua orang yang sedang merintih kesakitan di atas kursi kayu dalam keadaan terikat. Mereka tak lain adalah Abraham Baskoro dan Neny yang sudah tertangkap oleh Rino dan anak buahnya. Mereka tertangkap di bandara setelah melakukan perjalanan dari Singapura. Selama ini Neny menjadi wanita simpanan Tuan Bram sejak peristiwa malam itu. Anak buah Rino menghajar Tuan Bram ketika mencoba memberontak dan melarikan diri sehingga membuatnya babak belur. Wajah Neny juga penuh bekas tamparan dan mengalami luka di ujung bibirnya.

Saat mobil Zayn tiba di markas, Adrian sudah berada di sana. Mereka masuk ke dalam markas bersama-sama. Rino dan anak buahnya langsung menyambut kedatangan mereka.

"Bagaimana? Apa mereka sudah mengaku?" tanya Zayn pada Rino.

"Belum Tuan, mereka masih bungkam dan bilang tidak tahu apa-apa," jawab Rino.

Rino menunjukkan jalan menuju ruangan tempat penyekapan Tuan Bram dan Neny. Tuan Bram dan Neny mengangkat wajah mereka saat beberapa orang masuk ke dalam ruangan.

Aline berjalan di belakang Zayn sambil menggenggam tangan Zayn.

"Akhirnya kalian tertangkap juga," ucap Adrian dengan wajah dinginnya.

"Kalian siapa? Aku tidak kenal kalian. Cepat lepaskan aku. Apa kalian tidak tahu siapa aku, hah? Aku adalah Abraham Baskoro prosuder terkenal," teriak Tuan Bram.

"Benar Tuan. Aku juga tidak kenal dengan kalian. Tolong lepaskan aku. Atau jika kalian mau aku bisa memuaskan kalian satu persatu," rayu Neny sambil memandangi para pria tampan di depannya dengan tatapan memuja.

"Cih... Kami tidak sudi," sahut Adrian. "Jadi benar kau yang bernama Neny. Sekarang jawab siapa yang sudah menyuruhmu untuk menjebak Aline di hotel XXX, 6 tahun yang lalu?" tanya Adrian.

Neny tercengang, siapa mereka sebenarnya dan apa hubungannya dengan Aline. Neny bahkan hampir lupa tentang kejadian itu karena terlalu menikmati hidup mewahnya sebagai wanita simpanan Tuan Bram.

"A-Aline siapa aku tidak tahu maksud kalian," elak Neny.

"Jangan berbohong lagi Neny." Aline muncul dari balik punggung Adrian.

Neny sangat terkejut saat melihat Aline ada di hadapannya. Sedangkan Tuan Bram begitu melihat sosok Aline yang cantik dan mempesona langsung memberikan tatapan memujanya.

"Jaga pandangan matamu. Dasar tua bangka!" hardik Rino membuat Tuan Bram ketakutan.

"A-Aline!" seru Neny.

"Iya, ini aku. Sekarang jawab mengapa kau begitu jahat padaku dengan memberi obat pada minumanku? Apa salahku padamu Neny?" tanya Aline dengan suara bergetar menahan marah dan sedih.

"Karena kau terlalu sempurna, Lin. Kau sudah cantik, pintar, bahkan kau mendapatkan penghargaan sebagai pegawai teladan karena kerjamu selalu bisa memuaskan para tamu hotel. Banyak pegawai pria yang menyukaimu. Dan begitu beruntungnya dirimu mempunyai kekasih tampan dan kaya raya. Aku sering melihatmu diantarkan pacarmu itu dengan mobil mewahnya. Kau tahu? Aku iri Lin. Aku iri dengan semua yang kau miliki. Sedangkan aku, hanya godaan menjijikan yang kudapatkan dari para pria saat memandang padaku. Aku sangat membencimu," ungkap Neny.

"Tapi bukan salahku jika Tuhan menciptakanku seperti itu. Asal kau tahu Nen, hidupku tak sesempurna itu. Sekarang aku mohon jawab dengan jujur siapa orang yang sudah menyuruhmu menjebakku?" tanya Aline lagi.

Neny masih setia dalam diamnya.

"Jawab atau kubuat kau diam selamanya!" ancam Rino membuat Neny semakin ketakutan.

"A-aku tidak tahu pasti. Dia adalah seorang wanita cantik dan badannya bagus seperti model. K-kalau tidak salah namanya A-Alexa, ya benar Alexa," jawab Neny sedikit terbata-bata.

Jdarr.!!!

Adrian dan Aline sangat kaget. Mereka tidak percaya jika Alexa yang sudah berusaha mencelakai Aline dan menjebaknya untuk tidur dengan seorang pria di kamar hotel.

"Jangan asal bicara kau. Jawab dengan jujur!" bentak Adrian sambil memukul kursi yang diduduki Neny.

"B-benar Tuan, a-aku tidak bohong," jawab Neny ketakutan.

Adrian mengusap wajahnya kasar. Sedangkan Aline menangis di pelukan Zayn.

"Alexa?" ucap Tuan Bram. "Kalian kenal dengan Alexa. Aku ingat 6 tahun lalu Alexa pernah menawarkan seorang gadis padaku. Alexa bilang gadis itu temannya yang sedang butuh banyak uang. Dia bekerja di hotel XXX. Dan jika pelayanan gadis itu memuaskan aku menjanjikan uang yang banyak untuknya dan Alexa kujadikan salah satu pemeran di dalam film produksiku. Apa hubungan Alexa dengan kalian?" tanya Tuan Bram.

"Jadi benar Alexa yang bekerja sama denganmu?" tanya Adrian pada Tuan Bram. Tuan Bram mengangguk. Dalam diamnya Tuan Bram mulai berpikir.

"Sekarang aku mengerti. Gadis yang seharusnya memuaskanku malam itu adalah wanita cantik yang ada di samping kalian itu dan bukan Neny. Benar begitu bukan?" seringai Tuan Bram sambil menatap tubuh Aline lapar.

Seketika darah Zayn memanas.

"Jaga matamu itu sebelum aku mencongkelnya keluar!" bentak Zayn. "Rasanya aku ingin membunuhmu sekarang juga." Zayn melangkahkan kakinya mendekat dan ingin menghajar Tuan Bram yang sudah kurang ajar memberikan tatapan mesum pada Aline. Tapi Aline mencegahnya.Tuan Bram langsung menundukkan kepalanya ketakutan melihat tatapan membunuh Zayn.

Aline memeluk Zayn erat untuk meredam emosi Zayn. Sedangkan Adrian meluapkan emosinya dengan membanting barang-barang yang ada di sana sambil berteriak.

"Akan kuhancurkan rumah produksimu dan film hasil produksimu. Kau sudah salah mencari masalah dengan seorang Alvaro," ancam Zayn lalu membawa Aline pergi dari sana.

"Akan kubuktikan ucapan kalian. Jika kalian sampai terbukti berbohong, aku sendiri yang akan mengubur kalian hidup-hidup!" Adrian juga memberikan lalu pergi menyusul Aline dan Zayn.

"Lepaskan kami. Kami sudah menjawab pertanyaan kalian. Ku mohon lepaskan kami," pinta Neny sambil berteriak.

"Diam kau. Jika kalian terbukti memberikan jawaban yang benar, kami akan mengurangi siksaan kalian. Jadi sekarang diamlah!" bentak Rino yang kemudian ikut keluar dari ruangan penyekapan.

"Sialan! Ini semua gara-gara Alexa. Aku akan membuat pehitungan dengan wanita b******k itu," gerutu Tuan Bram dalam hati.

Di luar ruangan, Adrian segera mendekati Aline dan memeluknya. Aline menangis tersedu-sedu di pelukan kakaknya. Wajah Zayn mengeras menahan marah melihat Aline menangis.

"Kenapa Kak? Kenapa Kak Alexa tega melakukannya padaku?" tanya Aline.

"Kakak juga tidak tahu, Lin. Mungkin ini ada hubungannya dengan Rio. Kakak akan mencari tahu kebenarannya. Dan jika terbukti Alexa yang melakukannya, Kakak tidak akan tinggal diam," ucap Adrian.

Adrian meminta Aline untuk pulang bersama Zayn ke mansion Dea dan menyerahkan masalah ini padanya. Zayn menyetujuinya meskipun dalam hati dia ingin memberi pelajaran pada si pelaku, meskipun dia adalah saudara Aline sekalipun. Tapi dia yakin, Adrian bisa mengatasi masalah ini.

Selama di perjalanan menuju mansion, Zayn memeluk erat Aline yang terus menangis. Saat tiba di mansion, Axel sudah tertidur di kamarnya. Aline pun segera melangkah masuk ke kamar putranya, dia ingin tidur memeluk Axel. Zayn memutuskan untuk menginap di sana karena mengkhawatirkan keadaan Aline. Dia tidur di kamar tamu bersama Vero. Sedangkan Arya tidur di ruang tamu.

...***...

TBC...

Jangan lupa dukung author dengan meninggalkan comment, like, vote dan favorite.

Terima kasih🙏🥰

1
Hasna Nursyafah
alexa...alexa 🙄
Dandelion
wahhh bar2 si savira tp aku suka 😁
Hasna Nursyafah
cie cie aline 😂
Dandelion
...
Nitnot
Luar biasa
Astri
yuhu
Astri
adakah novel kusus rio thor??
Astri
rio kau pria yg baik semoga dsna nanti kau menemukan kembali cinta terakhirmu
Astri
woow suka sm keluarga yg tggal saling berdekatan
Astri
waduuww masalah apa it
Astri
wahh kira kira dendam apa yah😀
Astri
aku juga😆
Astri
akhirnya tiba jg d bab yg kutunggu2
Astri
🤣🤣🤣😀
Astri
alamak
Astri
zayn spertix kalian tdk akan mudah bertemu untuk beberapa tahun
Astri
yuhu the the best emang kamu dea
Astri
untung saja ayah robby mengerti posisi anakx
Astri
menurut ki klo ad di posisi ryo wajarlah dia marah bmnpun dia it kekasihnya dan smoga saja rio td jadian dgn alexa kedepanx.. rio adalah pria baik
Astri
omegott zayn sudah saling bertukar nama, mgkin dia audah trtarik sm aline walau tak jelas melihat wajah aline😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!