Gea keluar dari taksi dan mulai melangkahkan kakinya menuju ke kamar kosannya. Gea melihat ada sepatu Sarah sahabatnya sekaligus teman 1 kamarnya. Apa Rendy ada di dalam?, sepatunya ada di sini juga. Gea bicara di hatinya.
Gea mendorong sedikit pintunya yang tidak dikunci, mendengar desahan Sarah sedang berhubungan intim Gea menarik kembali pintunya dan berniat untuk pergi.
Sarah memang sudah biasa melakukan itu dengan pacarnya. Tiba-tiba langkah Gea terhenti ketika mendengar suara pria tersebut tidak asing baginya.
Tubuh Gea gemetaran terlintas di pikirannya takut kalau yang dia dengar barusan itu adalah pacarnya.
Gak mungkin Rendy dan Sarah memiliki hubungan di belakangnya.
Perlahan-lahan Gea membuka pintunya, dan matanya terbelalak terkejut melihat pacar dan sahabat sedang hubungan intim di sofa ruang tamu.
Dada Gea terasa sakit, dan napasnya merasa sesak, hatinya sangat hancur tidak sanggup menerima kenyataan yang di lihatnya langsung.
"Apa yang kalian lakukan hah!!" teriaknya sambil menahan tubuhnya agar tidak jatuh ke lantai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delita Shira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Halaman = 28
Gea segera menyalakan tv, benar saja Aksan dan Karisa berpelukan di lobby kantor Bara.
Tuan pasti sedih melihat ini, dia kan sangat mencintai nona Karisa. Gumam Gea di pikirannya.
Teleponnya masih terhubung. Di sebrang sana Sela masih memangil-manggil Gea. Sela merasa kasian sama Gea ia segera menutup ponselnya.
Gea malah memikirkan Bara, ia jadi hawatir kalau Bara akan terpuruk
Aksan terkejut mendengar dari manager nya soal video yang viral di sosial media.
" Ini salah paham, aku dan Risa tidak memiliki hubungan apa-apa, aku harus meluruskan semua ini". Aksan hendak jumpa pers namun manager nya mencegahnya.
" Tunggu Aksan, kamu liat ini" Aksan melihatnya banyak tawaran kerja untuknya dari perusahaan besar.
" Sebaiknya kamu tahan dulu agar semua orang merasa penasaran dengan hubungan itu".
" Tidak bisa Dahlan, aku tidak ingin situasi ini menghancurkan hubungan aku dengan Gea..
" Gea?, siapa Gea?"
" Dia wanita yang aku cintai, saat ini dia masih menikah dengan Bara. Dahlan melongo mendengarnya.
" Kamu gila ya dia itu istri orang!" Aksan terdiam.
" Apa kata media dan gimana karir mu Aksan, kamu jangan mementingkan diri sendiri, karir mu akan hancur Aksan, kalau semua orang tau kamu mencintai istri sahabatnya". Aksan terdiam ia pun bingung harus apa.
Aksan diam membekuk memikirkan ucapan Dahlan.
Dirumah Gea melihat Bara datang. Gea menyambutnya seperti biasa.
" Tuan?". Bara merasa sedih ia memeluk Gea di halaman rumahnya. Gea merasakan yang di rasakan Bara saat itu.
" Tuan, anda sudah makan!" Bara masih memeluknya ia tidak menangis tapi Gea bisa merasakan pedih di hatinya.
" Ayo kita bereskan semua barang, kita liburan ke luar negeri" Ajak Bara. Gea tertegun mendengarnya.
Bara melepaskan pelukannya lalu menghubungi Adam untuk mengurus semuanya.
Gea segera merapikan pakaiannya dan keperluan Bara disana. Ia di bantu Susi untuk merapikan pakaian Bara.
" Kamu udah siap?". Gea mengangguk. Bara di bantu satpam dan Susi membawa Barang-barang nya ke mobil.
" Siapapun yang tanya soal kami, Jangan kalian beri tau kami kemana" Pesan Bara sama Susi dan satpam yang jaga dirumahnya. Mereka menganguk.
Bara langsung pergi sama Gea ke bandara.
Semuanya langsung beres Adam sudah mengatur semuanya.
Untuk pertama kalinya Gea pergi keluar negeri. Ia tidak menyangka akan kesana apa lagi sama Bara yang super sibuk.
Di pesawat Bara hanya diam tidak bicara apapun. Gea yang bingung harus ngapain terus berpikir agar bisa membuat Bara senang dan melupakan semuanya.
Di apartemen mewah.
Karisa malah seneng karena beritanya ada di mana-mana, apa lagi dia di gosip kan sama Aksan pria yang ia sangat cintai.
" Nona anda tau, tuan Aksan Sjuman tidak membatah kabar soal kedekatan anda dan dirinya, itu tandanya dia pun sama menginginkannya juga". Karisa makin percaya diri setelah mendengar asistennya bicara seperti itu.
" Kamu benar Mia, keberuntungan lagi memihak kepada ku" Jawab Karisa.
Aksan merasa tertekan mendengar pertanyaan di mana-mana soal kedekatannya dengan Karisa. Aksan ingin keluar dari apartemennya.
" Kamu mau kemana?".
" Mau cari angin sebentar" Aksan pergi mengunakan kacamata dan masker ia pergi lewat tangga darurat agar wartawan tidak melihatnya. Aksan merasa rindu sama Gea.
Aku akan menjelaskannya langsung sama dia . Aksan langsung melajukan mobilnya pergi.
Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🙏