NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Dosen / Tamat
Popularitas:23.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Evi Tamala

Seorang wanita bernama Aulia, ia mencoba untuk melanjutkan sekolah di Surabaya dekat dengan pondok pesantren karena dengan begitu, ia bisa belajar agama. Namun diam diam, ia menyukai seseorang. Ya, orang itu adalah guru yang mengajar di sekolahnya. Aulia tak bisa mengungkapkan isi hatinya dan hanya bisa mencintainya dalam diam. Sedangkan di sisi lain, seorang ustad yang mengajar agama di pondok pesantren juga menyimpan rasa kepada Aulia.

Akankah ustad itu bisa menjadikan Aulia sebagai pendamping hidupnya atau Aulia bisa bersatu dengan guru yang ia cintai dalam diam. Aulia hanya bisa pasrah. Namun tanpa ia duga, kedua orang tua Aulia malah sudah menjodohkan dirinya dengan seseorang. Siapakah orang itu? Akankah Aulia menerima perjodohan itu mengingat hatinya kini sudah di miliki oleh orang lain.

Jika ia menerima, lalu bagaimana kehidupan pernikahannya? Apakah berjalan mulus atau penuh lika liku. Bagi kalian yang penasaran, yuk intip cerita kehidupan Aulia dan ambil sisi positifnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evi Tamala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi

Jam 4 sore Aulia tiba di depan kosannya. Ia segera berjalan menuju kamarnya namun saat ia melewati kamar Sinta, ia melihat kamar Sinta sedikit terbuka. Aulia pun terkejut soalnya yang ia tau Sinta pamit pulang ke rumahnya. Lalu siapakah yang membuka pintu kamar kosannya?

Dengan dag dig dug dar, ia mengucap salam dan memasuki kamar Sinta untuk mencari tau apa yang terjadi.Tapi ketika ia menemukan seseorang, ia pun memanggilnya dengan suara pelan. Ia melihat ruangannya sudah bersih dan tertata rapi dan di sampingnya terdapat 3 tas besar yang Aulia yakini kalau isi tas itu adalah barang barang milik Sinta.

 Kamar Sinta

"Sin, kamu mau kemana?" tanya Aulia pelan lalu ia duduk di samping sahabatnya.

"Aku mau pulang."

"Kenapa, bukankah kamu suka tinggal di kosan ini?"

"Mama menyuruhku untuk pindah sekolah keluar kota."

"Ha! pindah. Kamu serius? Tapi kenapa? Aku gak papa jika kamu memutuskan untuk tidak lagi tinggal di kosan bareng aku tapi kenapa harus pindah sekolah juga? Kenapa Sin, kenapa dadakan seperti ini."

"Maafin aku, tapi aku harus pindah." Ucap Sinta, tak terasa air mata mengalir di pipinya. Sinta segera menghapusnya air mata itu.

"Apa aku ada salah?" tanya Aulia.

"Enggak, kamu gak ada salah."

"Sin, aku tau kamu. Jika memang aku melakukan kesalahan, beri tahu aku. Tapii aku mohon, tolong jangan pindah sekolah. Kamu satu satunya sahabatku, lagian kita bentar lagi juga harus menghadapi ujian. Kita akan segera lulus dan kita bisa kuliah di tempat yang sama."

"Aku gak bisa. Aku tetep akan mengikuti ujian tapi di tempat  lain. Papa besok akan mengurus semuanya."

"Sin, apakah kamu menyembunyikan sesuat dariku? Kemaren aku biasa aja tapi kenapa baru saja semalaman kita gak ketemu, sikap kamu berubah sama ku. Aku merasa ada yang beda."

"Itu hanya perasaanmu saja Li."

"Enggak, Sin. Aku yakin kamu menyembunyikan sesuatu dariku."

"Sudahlah gak perlu di bahas."

"Baiklah aku tidak akan bahas itu lagi. Aku juga tidak akan memaksa kamu untuk jujur sama aku. Tapi sebelum kamu pergi, aku ingin berbicara penting sama kamu. Hari ini aku juga mau pindah." Ucap Aulia pelan, ia akan mengungkapkan semua rahasia dirinya kepada sahabatnya bahwa ia kini sudah menikah dan sudah sah jadi istri orang. Sedangkan Sinta memilih untuk diam mendengarkan ucapan sahabatnya.

"Aku akan pindah ke rumah suamiku." Imbuh Aulia, Sinta yang mendengar pengakuan Aulia begitu kaget tapi ia berusaha untuk tenang dan tetap memilih untuk diam.

"Aku sudah lama menikah dengannya. Gak lama juga sih, baru beberapa minggu yang lalu. Kamu ingat saat mama dan papa menyuruhku pulang secara dadakan dan kamu bilang kalau mama dan papa ingin menjodohkanku. Ternyata itu benar. Aku di jodohkan dengan seseorang. Awalnya aku menolak karena aku ingin memilih pasanganku sendiri. Tapi saat aku di pertemukan dengannya beserta keluarganya. Aku sangat terkejut mengetahui kalau ternyata orang yang akan di jodohkan denganku adalah mas Sofyan.

Tapi aku tetap menolak karena kau sama mas Sofyan itu berbeda dan aku merasa aku tidak mampu untuk bisa menggapainya. Aku dan mas Sofyan ibarat bumi dan  langit. Aku juga tidak punya perasaan apapun terhadapnya. Namun saat mas Sofyan mulai membuka suara, aku merasa tersentuh dengan kata katanya. Ia mengungkapkan perasaannya sambil menangis. Ternyata selama ini dia sangat mencintaiku tapi dia berusaha untuk menahan perasaannya karena ia tak ingin mengganggu sekolahku bahkan saat gosip itu beredar dan aku menyuruhnya untuk menjauhiku.

Saat itu mas Sofyan menderita karena ia tak lagi bisa dekat denganku tapi ia berusaha untuk bersabar dengan terus berdoa dan menyebut namaku dalam setiap doanya. Hingga tiba tiba ia merasa kalau ia sudah gak mampu lagi jauh jauh dariku. Mas Sofyan mencari tau tentang aku dan keluargaku. Dan ketika ia tau bahwa papaku dan papanya mas Sofyan adalah sahabat baik. Ia memanfaatkan itu untuk menjodohkan kami. Mas Sofyan memaksa orang tuanya untuk segera melamarku. Sin, aku bingung harus jawab apa waktu itu sedangkan mas Sofyan terus saja memohon agar aku memberikan ia kesempatan untuk menjadi pendampingku. Setelah aku berfikir sejennak, aku pun memberikan ia kesempatan. 2 hari setelah ia melamarku, aku dan mas Sofyan langsung mengadakan acara pertunangan dan nikah sirri.

Yah kami sengaja memilih nikah sirri agar kami tidak dosa ketika kami bersentuhan. Tidak ada yang tau masalah ini keculai keluarga besarku dan juga keluarga besar mas Sofyan. Tapi kami berjanji untuk tidak hubungan badan sampai aku lulus sekolah. Secara agama mas Sofyan sudah sah jadi suamiku tapi secara negara masih belum. Kami akan nikah di KUA dan mengadakan resepsinya setelah aku lulus sekolah. Maafkan aku jika aku menyembunyikan rahasia ini karena aku butuh waktu untuk jujur.  Tidak mudah untukku untuk membicarakan masalah ini ke orang lain karena kau sendiri sampai sekarang juga tidak menyangka bahwa statusku sudah sah jadi istri orang. Semuanya begitu dadakan. Apalagi ketika aku tau kamu mencintainya, membuat aku semakin sulit untuk jujur sama kamu tapi sekarang aku memberanikan diri untuk mengungkapkan semua rahasiaku.

Mungkin ini terasa sakit untuk kamu. Tapi inilah yang terjadi..Andai saja, aku tau dari awal kamu mencintainya, mungkin aku tidak akan memberikan ia kesempatan dan menerima lamarannya tapi sayangnya aku tau perasaanmu setelah aku sudah sah jadi istrinya. Terus aku harus berbuat apa? Aku tidak mungkin meminta cerai kepadanya, selain perceraian di benci sama Allah, aku juga tidak ingin menyakiti suamiku dan mengecewakan kedua orang tuaku dan mertuaku yang sudah aku anggap sebagai orang tuaku sendiri. Jadi maafkan aku Sin. JIka setelah ini kamu membenciku, aku tidak masalah. Aku tau, apa yang aku lakukan ini salah dan aku sudah tidak jujur sama kamu.

Aku akan ke  kamarku dulu dan beres beres karna aku harus tinggal bersama suamiku. Ia sudah cukup menderita tinggal sendiri di rumah dan tidak ada satupun yang membantunya karena ia sengaja tidak mencari pembantu hanya karna dia takut aku akan cemburu dengan pembantu itu. Mas Sofyan berusaha untuk menjaga perasaanku, untuk itu aku harus tinggal bersamanya." Ucap Aulia, ia juga menangis sama seperti Sinta. Sinta yang mendengarkan semua ucapan Aulia merasa hatinya tercabik cabik. Tapi Sinta juga tidak bisa menyalahkan Aulia karena jodoh memang sudah ada yang ngatur dan mungkin Sofyan bukanlah jodohnya tapi jodohnya Aulia.

"Maafkan aku Li. Aku salah. Kemaren saat aku dan keluargaku pergi ke lestoran, aku melihat kamu dan pak Sofyan bergandengan tangan. Aku merasa cemburu, aku merasa kamu menusuk aku dari belakang. Untuk itu aku memilih untuk pindah sekolah karena aku merasa di hianati. Tapi ketika aku sudah mendengar penjelasan dari kamu. Aku sadar aku salah dan aku egois. Mungkin jika aku ada di posisi kamu, aku pasti akan melakukan hal yang sama. Sekali lagi maafin aku." Sinta memeluk sahabatnya dengan erat. Mereka menangis bersama.

"Kamu tidak perlu minta maaf, Sin. Memang keadaanlah yang membuatnya jadi seperti ini dan mungkin ini juga adalah takdir dari yang maha kuasa. Aku mohon kamu jangan pindah sekolah ya."

"Aku gak bisa Li. Walaupun aku sudah tau kebenarannya, aku tetap akan pindah sekolah. Mama dan papaku akan pindah keluar kota dan mau gak mau aku harus ikut. Tapi aku janji kita bisa tiap hari chatan, aku akan selalu ada untuk kamu."

"Iya sudah, jika memang itu adalah keputusanmu. Aku bisa apa. Aku akan selalu berdoa semoga tuhan selalu melindungi kamu di manapun kamu berada."

"Iya, Amin. Kalau gitu, aku harus segera pergi Li. Kamu juga harus beres beres kan. Aku harap kamu dan pak Sofyan selalu bahagia sampai kakek nenek sampai mau memisahkan kalian."

"Iya Amin. Tapi kamu mau naik apa?"

"Aku tadi di antar oleh sopir Li. Sopirku ada di depan."

"Oh jadi mobil yang warnah hitam di depan kosan itu milik kamu?"

"Iya Lin. Aku akan menunggu di mobil biar sopirku yang mengambil barang barangku. Toh aku juga sudah membereskannya tinggal angkut aja."

"Apa perlu aku bantuk kamu  Sin, untuk angkut barang barang kamu."

"Gak perlu Li. Kamu juga kan harus beres beres barang barang kamu. Iya sudah Li, aku pergi dulu ya. Assalamu'alaikum."

"Waalaikum salam."

Setelah Sinta pergi, Aulia segera menuju kamarnya dan segera beres beres. Jujur di dalam hati Aulia, ia merasa bersalah terhadap sahabatnya tapi apa boleh di kata. Semuanya sudah di atur sama tuhan. Walaupun ia menyesal, ia juga tidak bisa mengubah keadaan dan gak bisa memutar waktu untuk kembali. Ia akan tetap selamanya menjadi istri dari Sofyan Sanjaya.

1
Kak Jum
biasa ujian rmh tangga...
Pisces97
menjadi orang baik itu mulia menolong sesama sama kayak aku gk tega melihat orang lain kesusahan
meskipun hidup pas²an jika saling berbagi gak ada salah nya rezeki jodoh sudah ada disurat an takdir jika kamu ditipu karena uang itu adalah ujian yang harus dihadapi yaitu ikhlas sabar, semoga bisa digantikan jauh lebih baik ☺️
Aqil Aqil
nyesek thor sopyan mnggl😢😢
Aqil Aqil
kasian biarpun tdk pnx ank klu suami macan sopyan ah
.nga ap2 insya ALLAH aku ikhlas😃
Aqil Aqil
lelaki idaman tp syng cm hanx didunia halu sj.
Hajja Uni Haerunnisang
klo Ada soften dikehidupan nyata sisakan satu buat aku thor
Hajja Uni Haerunnisang
_
Nor Wahidah
critax bgus suka aq ngbcax ah ikuti aj dulu alur crtax
Anonim
mampus deh si Sam,,,,bangunin singa yg lagi tdur
Anonim
cinta yg rumit,,
Anonim
yaahhhh,,gimana dong jika Aulia menolak
Anonim
makin seru ceritanya,,,lanjuttt
Nur Aeni
siapakah nanti yg akan berjodoh dengan Aulia pak sofyan atau pak ustadz.. mereka adalah para calon imam yg baik😍😍
Yuni Narwanti
Bagus sekali novel ini.Banyak memberikan pelajaran kepada pembacanya,bagaimana seharusnya menjadi seorang Suami/Istri/Anak.
Walau Imamku sudah dipanggil Illahi (02092021), namun aku bisa ambil hilmahya, kelak bisa menjadi bekal anak2ku di kemudian hari.

Semoga bisa dipraktekan di kehidupan nyata.
Aamiin.
Yuni Narwanti
Sedini mungkin kita ajarin anak-anak kita untuk bersedekah sesuai kemampuan.
Yuni Narwanti
Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari novel ini, semoga kita bisa mencontoh di kehidupan kita
Trihapnanusa
Apa mungkin Afifa hamil,trus siapa sih yg ngehamilin diya ?
Nurma Lisa Hasanah
🤣🤣🤣 suasana yang menegangkan sibuk dengan pikiran masing-masing 😹😹😹
Trihapnanusa
jangan sampai Andi sama Alexa salah paham
Trihapnanusa
Dokter Andi silahkan telpon ke Abinya Alexa atau Uminya tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!