NovelToon NovelToon
God Emperor Zhao Xuan

God Emperor Zhao Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mengubah Takdir / Perperangan
Popularitas:21.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah meninggalkan Planet Vermilion, Zhao Xuan, Long Chen & Gu Tianxue menginjakkan kaki di Planet Shenzue sebuah dunia yang menjadi pusat dari Tiga Puluh Tiga alam Immortal Kuno.

Planet Shenzue terbagi menjadi Empat Benua Utama (Timur, Barat, Selatan, dan Utara) yang dikuasai oleh berbagai sekte tingkat puncak, klan kuno, dan kekaisaran raksasa. Lautan Shenzue yang tak berujung dikuasai oleh Ras Laut yang arogan dan tertutup, dipimpin oleh Kaisar Laut dan para keturunan naga airnya. Permusuhan antara kultivator daratan yang serakah dan Ras Laut yang kejam telah berlangsung selama ribuan tahun, menciptakan batas wilayah yang dipenuhi peperangan dan intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28: Batu Kekosongan

Keheningan di Rumah Lelang Awan Ungu berlangsung selama sepuluh tarikan napas penuh. Tidak ada yang berani berbicara. Bahkan Juru Lelang wanita di atas panggung tampak membeku, mulutnya sedikit terbuka menatap angka sembilan puluh delapan juta yang mengambang di udara.

Kalimat terakhir Zhao Xuan "Wajah Paviliun Pedang Bintangmu ternyata terlalu murah untuk kubeli" menggema seperti tamparan fisik yang tak kasat mata di pipi semua kultivator elit Benua Tengah.

Di dalam Ruang VIP Nomor Tiga, Jian Chen gemetar hebat. Wajah tampannya kini berubah menjadi ungu kehitaman akibat aliran darah yang berbalik karena amarah dan rasa malu yang ekstrem. Pedang Bintang di pinggangnya berdengung liar, merespons Niat Pembunuhan tuannya yang meluap-luap.

"Tuan Muda Jian," seorang pengawal tua dari Paviliun Pedang Bintang melangkah maju dengan cemas, menahan bahu Jian Chen. "Kendalikan Hati Dao Anda. Ini adalah wilayah netral Awan Ungu. Jika Anda menyerangnya di sini, Aliansi Dagang akan turun tangan."

Jian Chen menggertakkan giginya hingga berdarah. "Pemuda kampung itu... dia mempermalukanku di depan seluruh faksi besar! Cari tahu di mana dia menginap! Aku tidak peduli berapa banyak uang yang dia miliki, orang mati tidak bisa membelanjakan Giok Bintang!"

"Tapi Tuan Muda, dia juga diundang ke Perjamuan Resonansi Dao bulan depan..."

"Aku tidak akan menunggu selama itu!" desis Jian Chen, matanya merah menyala. "Kirimkan Tiga Bayangan Pedang Malam. Bunuh dia sebelum fajar menyingsing, dan bawa cincin spasialnya kepadaku!"

Setelah memberikan perintah pembunuhan itu, Jian Chen berbalik dan melangkah keluar dari ruang lelang, tidak sudi lagi melihat wajah Zhao Xuan sedetik pun. Arogansi Benua Tengah telah terluka, dan balas dendam berdarah kini telah ditetapkan.

Sementara itu, di Ruang VIP Nomor Tujuh...

Juru Lelang wanita itu akhirnya tersadar dari keterkejutannya. Ia menelan ludah dan mengetukkan palu lelangnya dengan tangan gemetar.

"T-Tiga kali! Batu Misterius... t-terjual kepada Tuan Terhormat di Ruang Ketujuh seharga Sepuluh Juta Giok Bintang!"

Tak lama kemudian, seorang manajer lelang tingkat tinggi datang sendiri ke ruangan Zhao Xuan dengan nampan berlapis emas, membawa batu hitam misterius tersebut. Ia membungkuk dengan sangat rendah, menerima potongan giok dari Plakat Giok Hitam yang diserahkan Gu Tianxue.

"Terima kasih atas transaksi Anda yang luar biasa, Yang Mulia," ucap Manajer itu dengan keringat dingin. "Apakah Anda membutuhkan pengawalan khusus? Mengingat Anda baru saja... menyinggung Tuan Muda Jian Chen..."

Zhao Xuan mengambil batu hitam itu dari nampan, menimbangnya perlahan di tangannya.

"Tidak perlu," jawab Zhao Xuan santai. "Jika anjing-anjing kecilnya datang menggigit di malam hari, aku hanya akan menjadikan mereka pupuk untuk tamanku."

Sang Manajer menelan ludah dan segera mundur pamit, tidak berani terlibat lebih jauh dengan monster berambut merah ini.

Setelah ruangan ditutup dan formasi privasi diaktifkan, Long Chen langsung mendekat, matanya menatap batu hitam itu dengan penuh rasa penasaran.

"Bos, aku tahu kau sangat kaya sekarang karena merampok uang saku si Gagak Malam," Long Chen melirik Gu Tianxue yang pura-pura tidak mendengar. "Tapi... sepuluh juta untuk batu kali ini? Apakah ini bisa digunakan untuk mengasah tombakku?"

Jian Zui juga membelai jenggotnya yang berbau arak. "Tuan Zhao, mata tua saya tidak bisa melihat apa pun di dalam batu itu. Niat Spiritual saya seolah tersedot ke dalam jurang saat menyentuhnya."

Zhao Xuan duduk bersandar, meletakkan batu itu di atas meja giok.

"Kalian tidak bisa melihatnya karena kalian menggunakan Niat Spiritual," Zhao Xuan mengetukkan jarinya ke meja. "Sesuatu yang berasal dari Ketiadaan tidak akan merespons hukum keberadaan."

Mata kanan Zhao Xuan sedikit menyala dengan cahaya putih. Ia mengarahkan setitik Api Nirwana Primordial, dicampur dengan secercah Hukum Ketiadaan, langsung ke permukaan batu hitam tersebut.

KRAAAK... KREEEEK...

Suara retakan yang luar biasa halus terdengar. Garis-garis bercahaya ungu kehitaman mulai menyebar di permukaan batu itu.

Seketika, sebuah fluktuasi aura meledak dari celah retakan tersebut!

Itu bukanlah Qi spiritual. Itu adalah Aura Primordial Murni, sebentuk tekanan purba yang berasal dari zaman sebelum alam semesta terbentuk. Aura itu liar, buas, dan sangat lapar.

BLAM!

Long Chen, yang memiliki garis keturunan Naga Leluhur, tiba-tiba jatuh terduduk. Sisik naganya bermunculan secara paksa di lengannya, berdiri tegak seolah merespons ancaman predator alami.

"A-Aura macam apa ini?!" Long Chen bergidik ngeri, wajahnya pucat. Nalurinya sebagai naga purba berteriak menyuruhnya untuk lari sejauh mungkin dari batu kecil itu. "B-Bos! Itu bukan batu! Ada monster di dalamnya!"

Gu Tianxue juga memucat, Sayap Bayangannya bergetar tanpa bisa dikendalikan.

Zhao Xuan tersenyum puas. Ia menutupi batu itu kembali dengan tangannya, menyegel aura purba tersebut agar tidak terus menekan para pengikutnya.

"Ini bukan batu. Ini adalah telur," Zhao Xuan mengelus permukaan batu yang retak itu. "Sebuah cangkang dari Binatang Purba Ketiadaan. Entah bagaimana telur ini bisa lolos dari Celah Kosmik dan berakhir di reruntuhan fana. Ia tertidur karena tidak ada energi fana yang bisa menetaskannya."

"Binatang Purba Ketiadaan?" Jian Zui menelan ludah. "Tuan, menurut legenda kuno, binatang jenis itu memakan benua sebagai camilan dan meminum inti bintang sebagai air! Jika itu menetas..."

"Jika dia menetas, dia akan sangat lapar," Zhao Xuan menyeringai. "Itulah mengapa aku membelinya. Aku butuh tempat sampah untuk membuang mayat musuh-musuhku agar tidak mengotori tanganku."

Long Chen mengusap keringat di dahinya, menatap telur itu dengan waspada. Tiba-tiba, dari celah retakan batu itu, secercah bayangan hitam seperti tentakel kecil melesat keluar dengan kecepatan kilat!

ZRAAP!

Tentakel kecil itu menyentuh jari Long Chen.

"ADUH!" teriak Long Chen, melompat mundur. "Bos! Dia menyedot setengah dari Qi Naga di lenganku! Hanya dengan satu sentuhan!"

Zhao Xuan tertawa pelan. "Tampaknya dia menyukai makanan laut. Long Chen, mulai sekarang kau bertugas memberinya makan dengan Qi-mu setiap pagi."

"APA?! TIDAK MAU!" Long Chen merengek memeluk tiang ruangan, menatap telur itu layaknya melihat hantu. "Aku ini Naga Leluhur yang agung, bukan botol susu untuk parasit batu!"

Suasana tegang karena Jian Chen langsung sirna digantikan oleh tawa Jian Zui dan ringisan kesal Long Chen. Masa santai Zhao Xuan selalu dipenuhi oleh komedi kecil yang menyiksa Long Chen.

Sementara itu, di Ruang VIP Nomor Satu, yang merupakan ruangan kelas tertinggi...

Seorang gadis cantik bersisik zamrud di pelipisnya Ao Qing, Putri Klan Naga tengah menyesap tehnya. Dua pengawal God King Menengah berdiri kokoh di belakangnya.

Namun, di saat telur kekosongan itu memancarkan aura primalnya sesaat yang lalu, tangan Ao Qing yang memegang cangkir teh mendadak bergetar hingga tehnya tumpah.

"Aura apa itu tadi?!" Ao Qing berdiri seketika, matanya yang vertikal menyempit tajam. Ia merasakan garis keturunan naga surgawinya berdenyut penuh ketakutan selama sepersekian detik. Sumbernya berasal dari Ruang VIP Nomor Tujuh!

"Putri?" salah satu pengawal bertanya khawatir.

"Pemuda berambut merah itu..." Ao Qing bergumam pelan, menatap ke arah dinding yang memisahkan ruangan mereka. "Dia tidak hanya kaya... dia memiliki sesuatu yang bisa membuat darah naga surgawiku ketakutan. Menarik. Sangat menarik."

Senyum angkuh namun penuh rasa ingin tahu mekar di wajah cantik Putri Naga tersebut.

"Batalkan kepulangan kita ke Istana Naga," perintah Ao Qing. "Kita akan tinggal di Pelabuhan Awan Awal ini selama beberapa hari. Aku ingin melihat pertunjukan antara Pedang Bintang dan sosok merah ini. Jika dia berhasil selamat dari pembunuh bayaran Jian Chen... aku sendiri yang akan mengundangnya minum teh."

1
Beny Rajo Bintang
baguuuus
Beny Rajo Bintang
kok kayaknya roda bintang gak ada fungsinya sejauh ini... sepertinya kemampuan zhao zuan tambah berkurang
🔵༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 5 gift ☕ lanjut Up Thor 💪💪
🔵༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Ceritanya bagus 👍
Rinaldi Sigar
lnjut
saniscara patriawuha.
penggallll anunyaaas sajaaaaa...
saniscara patriawuha.
serappppppppppp..... intinyaaaa...
saniscara patriawuha.
masihhhh jauhhhh dariii nyawaaaa...
saniscara patriawuha.
masihhh ada itu sitelurnya....
saniscara patriawuha.
serapppppp kabehhhhhh....
saniscara patriawuha.
hancurrrrkannnn...
saniscara patriawuha.
serapppppp lagiiiii....
Nova Bustomi
lanjutkan Thor
Sang_Imajinasi: siapp💪💪💪
total 1 replies
Nono19
wess thanks for crazy upnya author yok ngopi☕
Sang_Imajinasi: siap terima kasih kembali 💪
total 1 replies
Arinto Ario Triharyanto
iye kelamaan Thor, tumben
Sang_Imajinasi: durasi 🤭🤭
total 1 replies
Budi Wahyono
ok
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
prima ginting
nantap
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
eka suci
lama juga koma nya , cepat bangun lah , ya walaupun Zhao tetap mampu ,tapi si kakek pemabuk mati , eh dikelilingi para cewe lagi nih🤭
Sang_Imajinasi: maybe🤭
total 1 replies
eka suci
buat jadi debu juga musnahkan 💪
eka suci
ngga rela iiihhhh😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!