NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Menikah

Tiba-tiba Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / Beda Usia
Popularitas:16.2k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Dita, siswi kelas 12 SMA, harus menerima nasib pahit ketika ayahnya yang terlilit hutang dan terbaring sakit memaksanya menikah dengan Arjuna, seorang polisi duda beranak satu.

Pernikahan itu dijadikan tebusan atas kecelakaan yang melibatkan Arjuna dan membuat ayah Dita kritis.

Meski tak sepenuhnya bersalah, Arjuna menyetujui pernikahan tersebut demi menebus rasa bersalahnya. Di tengah perbedaan usia dan penolakan putri Arjuna terhadap ibu sambungnya yang masih belia, Dita dan Arjuna harus menghadapi ujian besar untuk mempertahankan rumah tangga mereka.

Apakah cinta diantara mereka akan tumbuh, atau pernikahan itu berakhir dengan perpisahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rapat dadakan di sekolah Siena

Malam itu, di balik tirai jendela dapur yang sedikit terbuka, Dita berdiri mematung. Niatnya untuk mengambil segelas air sirna seketika saat pendengarannya menangkap bentakan Arjuna di halaman depan. Kalimat "Aku telah mencintai Dita!" menghantam kesadarannya seperti gada raksasa.

Dita menutup mulutnya rapat-rapat, jantungnya berdegup tak karuan. "Ini tidak mungkin... Pak Arjuna mencintaiku?" bisiknya dalam hati, mencoba menepis rasa hangat yang mendadak menyusup di sela traumanya. "Tidak, ini pasti hanya ucapan konyol untuk mengusir wanita itu. Ya, aku yakin itu hanya sandiwara!"

Ia segera bergegas kembali ke kamar dengan langkah seribu, menyembunyikan diri di balik selimut tebal sebelum Arjuna masuk.

Keesokan Harinya

Sinar matahari pagi menembus celah gorden, namun Dita terbangun dengan perasaan hampa. Saat ia melirik ke sisi ranjang, bantal di sebelahnya masih rapi. Rupanya, semalam Arjuna memilih tidur di kamar tamu untuk menghindari kecanggungan lebih lanjut.

Suasana di meja makan sudah ramai oleh ocehan Siena yang panik. "Ayah! Siena baru ingat, pagi ini ada rapat orang tua soal study tour! Siena lupa kasih tahu dari kemarin!" seru bocah itu sambil sibuk mengaduk sereal.

Arjuna yang baru saja selesai memakai seragam dinasnya hanya bisa menghela napas panjang. Ia melirik jam tangannya, yakni adanya apel pagi yang tidak bisa ia tinggalkan. Pandangannya kemudian beralih pada Dita yang sedang sibuk mengoleskan selai cokelat ke atas roti, gerakannya tampak kaku.

Bu Kinan dan Pak Prasetyo hanya saling lirik. Mereka sengaja bungkam, ingin melihat bagaimana keluarga kecil putra mereka ini menyelesaikan masalah domestik pertama mereka.

"Dit..." suara bariton Arjuna memecah keheningan. "Bisakah nanti kau ke sekolah Siena untuk menghadiri rapat dan menggantikan posisiku?"

Deg!

"Uhuk! Uhuk!" Dita tersedak roti cokelatnya. Wajahnya memerah karena terkejut sekaligus sesak.

Arjuna dengan sigap meraih gelas air putih dan menyodorkannya. "Ini, minum dulu."

Saat Dita meraih gelas tersebut, jemari mereka bersentuhan tanpa sengaja. Dita seolah tersengat listrik, ia buru-buru menarik tangannya dan menjauhkan tubuhnya dari Arjuna. Bayangan ciuman brutal semalam kembali menari-nari di ingatannya, membuat rasa takut dan canggung memuncak.

Siena yang melihat interaksi itu mengerucutkan bibirnya. Ia tampak sangat tidak suka posisinya diwakili oleh "Nenek Sihir", namun ia teringat ancaman ayahnya kemarin. Ia takut jika ia berulah lagi, Arjuna benar-benar akan membencinya.

"Ya sudah, kalau Ayah memang sibuk," gumam Siena dengan nada berat hati, matanya tetap tidak mau menatap Dita.

Arjuna menatap Dita dengan sorot mata yang sulit diartikan, ada rasa bersalah yang mendalam di sana. "Tolong ya, Dit. Aku benar-benar tidak bisa meninggalkan tugas pagi ini."

Dita hanya bisa mengangguk pasrah sambil menatap rotinya yang tak lagi terasa manis. Mau tidak mau, ia harus menjalankan peran barunya, yaitu menjadi wali bagi anak tiri yang membencinya, di sekolah yang mungkin dulu adalah tempatnya menimba ilmu juga.

*

*

Pagi itu, perjalanan menuju sekolah Siena terasa begitu kaku. Di dalam mobil, Siena hanya membuang muka ke arah jendela, sementara Dita duduk dengan punggung tegak, menatap lurus ke depan. Tidak ada percakapan. Dita merasa tidak perlu merendahkan diri untuk membujuk bocah yang terus-menerus memandangnya dengan permusuhan. Jika Siena memilih diam, maka Dita akan melakukan hal yang sama.

Setibanya di gerbang sekolah, beberapa teman Siena yang sedang berkumpul langsung menoleh.

"Wah, Siena! Itu kakak kamu ya? Cantik banget, kayak model!" seru salah satu teman sekolahnya dengan mata berbinar.

Siena mendengus kasar tanpa menoleh ke arah Dita. "Bukan kakakku! Dia cuma... orang yang disuruh Ayah," jawabnya ketus sebelum melangkah masuk lebih dulu.

Dita hanya bisa menghela napas, mencoba memaklumi ketidaksukaan putri sambungnya itu. Namun, langkah Dita mendadak terhenti saat ia memasuki ruang rapat aula sekolah. Di barisan depan, duduk seorang wanita dengan pakaian yang sangat kontras dan mencolok, siapa lagi kalau bukan Maudy.

Maudy melambaikan tangannya dengan senyum lebar ke arah Siena yang langsung berlari kecil menghampirinya. Dita terpaku. 'Untuk apa wanita ini ada di sini? batinnya kesal. Bukankah Pak Arjuna memintaku yang datang?'

Namun, Dita segera menguatkan hatinya. Ia teringat permintaan Arjuna dan statusnya yang sah sebagai istri pria itu. Dengan kepala tegak, ia tetap melangkah masuk dan duduk di barisan tengah, mencoba mengabaikan tatapan-tatapan aneh dari para wali murid lainnya.

Sayangnya, ruangan itu tidak cukup kedap suara untuk menahan bisik-bisik beracun dari beberapa ibu-ibu sosialita yang duduk tak jauh darinya.

"Jeng, lihat deh. Jadi wanita muda di sana itu ibu sambungnya Siena?" bisik seorang ibu dengan kipas di tangannya, matanya melirik sinis ke arah Dita. "Ya ampun, gak pantas banget sih. Kok anak remaja sekarang seleranya pria yang usianya jauh lebih tua? Pasti cuma mau hartanya Pak Arjuna."

"Ih, benar jeng! Aku malah merasa jauh lebih cocok Jeng Maudy yang jadi ibu sambungnya Siena. Lihat tuh, mereka akrab banget, sudah seperti ibu dan anak kandung," timpal ibu satunya lagi dengan nada bicara yang sengaja dikeraskan.

Maudy yang mendengar pujian itu menoleh ke arah Dita, memberikan senyum penuh kemenangan seolah sedang mengejek posisi Dita yang terasingkan.

Dita meremas tas tangannya kuat-kuat. Darahnya mendidih. Rasanya ia ingin sekali mengambil lakban dan menutup mulut ibu-ibu yang hobi mengurus hidup orang lain itu satu per satu. Ia juga menatap tajam ke arah Maudy; ada keinginan besar dalam hatinya untuk menjambak rambut wanita itu dan menghempaskannya keluar dari ruangan ini.

'Sabar, Dita. Ingat pesan Pak Juna. Jangan buat keributan yang bisa mencoreng nama baiknya,' batin Dita mencoba menenangkan diri.

Namun, ia tahu, rapat ini tidak akan berjalan dengan tenang. Maudy pasti sudah menyiapkan "skenario" lain untuk membuatnya malu di depan umum.

'Rasakan kau Dita, suruh siapa kau hadir dalam kehidupan Mas Juna ku, kau telah menghancurkan semua mimpi-mimpi ku, dan aku tidak akan pernah membuat hidupmu tenang, selama aku masih bernafas, kau dan Mas Juna tidak akan hidup bahagia. ' batinnya tersenyum puas.

Ia pun kembali bergosip ria dengan ibu-ibu lainnya dan menjelekan Dita kepada mereka.

Bersambung...

1
Nar Sih
sabar dita ,jgn terpancing dgn ulah si maudy ,semagatt kmu pasti bisa
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😊
total 1 replies
Nar Sih
punya istri yg masih kecil emang butuh kesabaran exra ya juna tpi ...yakin lah suatu saat dita pasti luluh💪
neny
eh ulat keket,,dasar ya gk tau diri,,udh gk dianggap jg masih ajh terus berharap,,alhamdulillah dita sdh mendengar apa yg dikatakan juna kpd maudy,,,walaupun dia menepis nya,,tp yg penting dia adh tau,,bahwa juna melakukan itu krn crmburu,,lanjut akak,,pengen tau apa lg yg akan di lakukan c ulat keket itu
neny: ashiyap🤍
total 2 replies
dyah EkaPratiwi
bener2 ya si Maudy minta di jambak
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Curse//Curse//Curse//Curse/
total 1 replies
mom kayara
keren
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: terimakasih kak 🙏😊
total 1 replies
Teh Euis Tea
pakpol jgn cemburu, dita udah jd milikmu dan aga udah sm aku🤭🤭🤭🤭🤭
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: oalah... betul.. betul... betul 🤣🤣🤣
total 1 replies
vania larasati
lanjut kak
neny
selesai kan masalah dengan kepala dingin juna,,semua pasti ada solusi nya,,smg dita mendengar apa yg diucapkan juna kpd maudy,,dan bs mempertimbangkan knp juna bs sebrutal itu,,lanjut akak😘
vania larasati
lanjut kak
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😁
total 1 replies
Nar Sih
cemburu bisa merubah semua nya ,dan pasti hbis ini dita marah dgn mu juna
Patrick Khan
ah visualnya😂😂😂😂😍😍
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
vania larasati
lanjut kak
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Good//Good//Good/😉😉
total 1 replies
neny
cemburu membutakan segala nya,,dengan sikap juna seperti ini kemungkinan akan membuat dita terluka,,hrs nya juna tanya baik2,,cepet minta maaf juna,,jng bikin dita kecewa sm km,,ayo dita ceritakan semua nya,,jng ada dusta,,biar juna bs melindungi mu dr c mod mod itu,,lanjut akak😘
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😁
total 1 replies
Arum Dyah
kalah star kau mody... juna sudah lebih tau dluan.. tinggal km yg akan malu sendiri dihadapan keluarga juna..
dyah EkaPratiwi
😭😭😭 Dita pasti syok
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: buanget kak 😔
total 1 replies
Teh Yen
Arjuna hanya cemburu yah kan Dnegan begitu dia ingin menjelaskan bahwa Dita hanya miliknya bukan begitu kan mas Juna
skrng saatnya hempaskan itu c ulat bulu Maudy jauh jauh Juna
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😉
total 1 replies
Nar Sih
semagatt dita 💪jalani sja takdir mu jdi istri yg baik juga mungkin kmu bisa lanjut kuliah dan pasti suami mu mengizin kan
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: siip kk 👍😉
total 1 replies
Nar Sih
seperti nya kmu mesti bljar buat lebih dkt dgn siena ya dita
Ariany Sudjana
Dita kamu jangan egois, kamu sudah menikah, saatnya kamu buka hati untuk suami kamu Arjuna, dan tutup semua masa lalu kamu dengan Arga
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Naffa Azlina Azlina
dita... udah jangan ketus " lagi sama suami nya dosa
💕£LI P®iwanti 🦋✍️⃞⃟𝑹𝑨 🐼: /Good//Good//Good//Applaud//Applaud//Applaud/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!