NovelToon NovelToon
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:151.8k
Nilai: 5
Nama Author: Watilaras

Georgia Savanah Almeera menerima konsekuensi di usir dari rumah oleh papa nya karna telah menolak untuk di jodohkan.

Tanpa gentar sava memilih untuk meningalkan rumah yang sudah delapan belas tahun dia tinggali.

Pada akhirnya di usia 19 tahun Sava menerima pinangan seorang pemuda sederhana bernama Emieer Sadiq.

Belum lama menjalani pernikahan dengan pria yang di cintai nya. Savanah harus menerima kenyataan pahit. Saat suami yang baru menikah dengan nya satu tahun, tewas dalam sebuah kecelakaan saat ia sedang berjuang melahirkan buah cinta mereka.


Bagaimna selanjutnya kisah tetang Savanah. Bagaimna ia bisa bertahan hidup tanpa pria yang di cintainya. Dan apa Sava bisa menemukan pria lain, penganti belahan jiwa nya yang kini telah tiada.


ikuti kisahnya ya gaess ini cerita pertama ku, maklum jika masih banyak Typo 🤗😍🙏💐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reuni 2

flashback on

Mama Hannah POV

Sore itu Audrey menelpon ku. Dia bilang,ia saat ini sedang berada di Jakarta. Audrey meminta ku untuk menemuinya di restauran favorit keluarga kami.

Kapan lagi aku bisa berjumpa putri ku yang sibuk itu.

Tapi kenapa dia mendadak sekali memberi tau,biasa nya Hasan akan tau jika Audrey akan ke Indonesia. Karna jika soal perusahaan,Hasan pasti berkoneksi dengan Audrey.

Tidak mau banyak berfikir,akhirnya dengan di antara sopir pribadi,malam itu aku pergi menemui Audrey. Audrey juga berpesan pada ku jangan sampe Papa nya tau jika kami akan bertemu. Walau aku curiga,aku tidak perduli. Aku juga sudah kagen dengan putri ku Audrey. Pertemuan kami terakhir adalah,ketika Georgia meninggalkan rumah 6 bulan yang lalu.

🍁🍁🍁🍁

Jam 7:30 aku sudah sampe di restauran yang menjadi tempat kami janjian untuk bertemu. Begitu memasuki ruangan restauran,Audrey sudah datang menyambut ku.

"Ma....."sapa Audrey,kemudian dia langsung memeluk ku erat.

"Anak nakal,datang ke Jakarta kenapa mendadak sekali. Tidak memberi tau Mama,Mama kan bisa suruh sopir jemput kamu."omelku pada putri kesayangan ku ini.

"Emergency meeting Mama." ucap nya sambil meringis. Aku sangat mencintai Audrey,aku sangat mencintai dan menyayangi semua anak anak ku. Tanpa ada perbedaan cinta buat anak anak yang sudah aku besar kan.

"Ayo Ma,duduk di sana. Aku memesan private room di restauran ini. Agar kita bisa lepas kangen."tanpa banyak protes,aku ikut saja dengan Audrey yang sudah mengandeng ku menuju private room yang ia sudah pesan.

Dalam hati,buat apa dia reservasi private room,jika kita hanya makan berdua saja. Tapi aku tidak mau bayak omong. Sudah bisa bertemu putri ku saja saat ini,aku sudah sangat bahagia. Audrey biasa nya sudah sangat sibuk mengurusi perusahaan di Rusia.

"Jaga kesehatan Ma,Mama harus selalu sehat. Aku masih belum bisa memberikan Mama cucu. Jadi janji ya,Mama jangan terlalu banyak pikiran."

"Kamu bicara apa sayang. Mama sehat kok,Mama tidak memikirkan apapun." ucap ku, kemudian aku membelai wajah putih berseri Audrey.

"I love you,Ma."

"I love you too my sweet heart." kemudian Audrey nampak berkaca kaca mata nya. Entahlah mellow sekali malam ini. Audrey kemudian mendekatkan diri nya ke arah ku,dan tersedu menangis sambil memeluk diri ku. Ada perasaan aneh yang aku rasakan saat ini,dan aku pun juga mengeratkan pelukan pada tubuh Audrey.

"I love you too Mama."

Deg.....

Sebuah pelukan lain bergabung. Seseorang ikut memeluk aku dan juga Audrey. Dan aku mengenali suara itu.

Setelah kami saling meregangkan pelukan,aku dengan rasa antusias dan penasaran menoleh kearah suara itu.

Dan ya,suara itu,pelukan tadi adalah pelukan Georgia.

"Georgia,"

"Mama,"

Dan untuk sekali lagi kami saling peluk. Tapi ada hal yang membuat mata ku terfokus pada satu bagian dari tubuh Georgia. Mata ku fokus pada perut Georgia yang kini nampak membuncit.

Georgia,apa dia sedang hamil.

"Georgia,apa kabar mu nak." tanya ku masih betah meraih wajah nya.

"Georgia baik Ma. Mama apa kabar."

"Mama,juga baik." ucap ku. Derai an air mata tak bisa ku tahan lagi. Ku kecup berulang ulang dahi dan juga ke dua pipi Georgia. Ku luapkan rasa kangen ku pada putri kecil ku ini. Setelah aku puas memeluk Georgia,aku berbalik ke arah Audrey. Aku yakin ini adalah bagian dari kejutan yang ia sudah rencanakan dan siapkan.

"Are you do this?" ucap ku.

"For you Mom." ucap nya tersenyum.

"And you, did it ." ucap ku kembali mengelus pipi Audrey.

Setelah melepaskan rasa kangen dengan saling berpelukan. Aku dan kedua putri ku,akhirnya melanjutkan dengan mengobrol sambil di temani hidangan favorit kami di restauran itu.

"Berapa bulan kandungan mu sayang." tanya ku pada Georgia sambil mengusap perut nya yang buncit.

"Sudah lima bulan Ma,jalan ke enam bulan."

"Apa kau tidak kesulitan menghadapi kehamilan mu."

"Tidak Ma, Emieer suami yang perhatian." menyebut nama Emieer,aku jadi teringat dengan pemuda yang kini sudah menjadi suami Georgia.

"Mana suami mu?"

"Aku juga mengundang suami Georgia Ma,tapi sepertinya dia tidak datang."

"Sebentar lagi dia datang kak,aku sudah memberitahukan pada Emieer untuk ke sini."

"Very good,Mama ada sesuatu hal yang ingin aku bicarakan dengan Emieer."

Dan tak lama kemudian,seseorang datang menghampiri meja kami. Begitu orang itu menghampiri meja,Georgia seketika langsung berdiri menyambut pria itu. Pria itu adalah Emieer. Seseorang yang pernah datang ke rumah waktu itu. Yang kini sudah sah menjadi suami Georgia.

"Ma,ini Emieer." ucap Georgia yang kemudian langsung bergelayut manja begitu suami nya itu datang. Ia nampak merangkul lengan suami nya,dan bisa aku liat pancaran chemistry kedua anak ini sangatlah manis.

"Selamat malam Bibik." sapa Emieer pada ku sopan. Kemudian dia menyalami ku dan mencium tangan ku. Hal itu membuat ku tajub.

"Selamat malam Emieer." balas ku.

"Sayang,iniKak Audrey. Kak Audrey,ini Emieer." ucap Georgia memperkenalkan suami nya pada Audrey.

"Selamat malam Emieer,aku kakak nya Georgia."

Dan malam itu jangan tanya perasaan ku,aku sangat senang dan bahagia. Makan malam bersama dua putri ku dan kedatangan tamu suami Georgia.

🍁🍁🍁🍁🍁

Audrey POV

Sejak tadi aku memperhatikan gerak gerik antara Georgia dan Emieer. Mereka terlihat sangat ber chemistry.

Emieer nampak memotong kan daging steak milik Georgia. Dan sesekali,Georgia terlihat menyuapi Emieer potong daging psteak miliknya.

Walaupun Emieer terlihat malu di suapin steak oleh Georgia,ia seperti tidak bisa menolak. Dari sisi kursi lain,aku melihat mama nampak tersenyum,terlihat bahagia memperhatikan Georgia dan suami nya itu.

Setelah beberapa saat kami hanya fokus makan. Aku yang memang sudah berniat untuk mengintrogasi Emieer berfikir,pertanyaan apa yang hendak aku tanyakan pada nya.

"Hemmm." Aku kemudian berdehem. Kemudian mengusap mulut ku dengan serbet makan. Kini aku sudah siap untuk mengintrogasi Emieer.

"So,kamu bekerja di mana Emieer?" tanya ku akhirnya. Seketika Emieer pun menatap ku,laki laki itu nampak mengulas sedikit senyum.

"Saya bekerja sebagai pengantar koper tamu hotel,saya hanya seorang Bellboy." jawab nya dengan tenang. Aku kemudian melirik ke arah Georgia,dia menoleh ke arah suami nya dengan tatapan penuh arti. Georgia terlihat kawatir saat aku menanyakan Emieer tentang pekerjaan. Sepertinya itu membuat Georgia tidak nyaman.

"Apa gaji kamu cukup,untuk membiayai hidup kalian berdua. Dan sebentar lagi di tambah calon anak kalian."sengaja aku bertanya hal hal yg sensitif. Lagi lagi aku perhatikan Georgia nampak mengengam erat tangan Emieer yg ada di atas meja,terlihat mengirimkan dukungan lewat sentuhan. Dan aku semakin bersemangat mencecar Emieer soal tangung jawab.

"Aku akan berusaha yang terbaik kak." jawab Emieer singkat.

"Kamu tau,selama Georgia hidup bersama kami dia tak kekurangan apapun.Jadi aku hanya ingin pastikan kamu juga tak membiarkan adik ku kekurangan. Apa lagi kalian sebentar lagi akan punya anak. Jadi kurasa kau harus lebih giat dalam bekerja.

"Itu sudah tentu." jawab nya singkat.

"Georgia,apa kau tidak kangen dengan mobil mobil mu. Mereka sudah lama tidak di kendarai oleh pemilik nya."sengaja aku lontarkan pertanyaan itu pada Georgia. Aku hanya ingin tau bagaimana tangannya.

"Audrey!" mama berseru. Seperti nya mama tidak suka aku menanyakan itu. Hal itu senjata aku ucapkan,hanya untuk mengetes Emieer jika Georgia di mata keluarga kami sangat berharga. Aku tidak ingin adik ku di sia sia kan. Sudah di ajak hidup pas pasan. Aku tidak ingin Georgia kekurangan apa lagi sampe menderita.

"Kak,aku sudah tidak tinggal d rumah besar lagi. Jadi aku tidak akan lagi mengendarai mobil mobil itu. Mungkin mobil mobil itu di jual saja. Karna."

Belum selesai Georgia berucap, aku buru buru menyela.

"Suatu saat kamu pasti kembali ke rumah Georgia Savanah!" tegas ku. Emieer nampak tertunduk memandangi piring kosong bekas makan nya. Georgia lagi lagi menoleh ke arah Emieer.

"Kak,aku sudah punya suami,aku sudah punya kehidupan baru. Mungkin terimakasih saja tidak akan cukup untuk bisa menggantikan kasih sayang yang sudah kalian berikan untuk ku. Papa,Mama,kak Audrey dan kak Kemal,aku berhutang banyak cinta dan kebaikan pada kalian. Tapi sekarang aku sudah menikah. Emieer bertanggung jawab untuk hidup ku. Dan dia juga akan bertanggung jawab penuh pada bayi kami. Aku yakin dia bisa." ucap Georgia kemudian membelai punggung suami nya.

Bahkan dia mengecup pipi Emieer Sadiq di depan ku dan juga Mama. Melihat berulangkali bagaimana chemistry antara Emieer dan Georgia terbangun,membuat ku tak ada lagi alasan untuk bertanya hal hal aneh.

"Aku percaya itu. Aku percaya pada mu Emieer. Maafkan Audrey,dia hanya mengkawatirkan adik nya." ucap mama menengahi. Dan sejujurnya aku puas sudah bisa menyingung Emieer tentang tangung jawab dan memberi tau pada nya jika sebelum Georgia di ambil oleh nya hidup Georgia sangat sangat berkecukupan.

Alhamdulillah bab 28 🥰🥰🥰

1
Anonim
msh penasaran emieer duit drmn...
Watilaras: terimakasih sudah baca kak, ini Karya pertama jadi penulisan masih kacau 🤭🙏
total 1 replies
Anonim
duit drmn y si emieerr...
Anonim
emieer gentle bingitss...datang ke hasan langsung...
Isna Niah
suka banget
Pisces97
wajar sih sava belum bisa buka hati untuk orang lain tidak ada yang lebih baik dari Emieer 🥰
Pisces97
ututu kalian so sweet sekali
cinta tulus harus dipisahkan karena maut 😭
Pisces97
novel kak Wati semua candu
baru baca novel pertama nya seru dan menarik 🥰
Watilaras: novel pertama, amburadul, acak Adul aku malu
total 1 replies
Irawati Ira
kangen sava
Watilaras: ya Allah 🥰🥰🥰♥️♥️♥️♥️ Terima kasih kak, baca rahim bayaran Mr Julian Alexander kak atau Dua istri sang CEO..🤗🤗🤗🤗🤗
total 1 replies
Watilaras
haaaaaaaa habis ngk tau kasih nama siapa
Вet¡¡πа ♡
Kak Wati bikin novel yang judulnya Belahan Jiwa, aku pikir kisahnya tentang kebahagiaan dan romance banget taunya... Belahan jiwa itu aaa aku tak sanggup berkata, ujung2nya ternyata... hiks tau ah thor... semangat ya
Вet¡¡πа ♡
Kak Wati bikin novel yang judulnya Belahan Jiwa, aku pikir kisahnya tentang kebahagiaan dan romance banget taunya... Belahan jiwa itu aaa aku tak sanggup berkata, ujung2nya ternyata... hiks tau ah thor... semangat ya
Вet¡¡πа ♡: yalah jelas patah hati banget anak baru lahir udah ditinggal mati sama bapa nya
total 2 replies
Вet¡¡πа ♡
Zeeyan nama Babyny Author 🤣✌
Вet¡¡πа ♡
thor.. kamu jahat sekqli
Вet¡¡πа ♡
😭😭🤧🤧
Вet¡¡πа ♡
nyesek thor 😭😭😭🤧🤧
Вet¡¡πа ♡
ya Allah thor.. kenapa begini..
Вet¡¡πа ♡
Aduh untunglah masih satu rumah sakit dan tau.... kalau enggak kek pilem india yang di antv dulu.. hahaha
Вet¡¡πа ♡
Kasihan Emieer.. semoga cepat sembuh dan lolos dari masa kritisnya
Вet¡¡πа ♡
musti baju gitu ya thor 😶😶😶
April
Tumben enggak up
Watilaras: makasih bgt dah ngikutin
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!