NovelToon NovelToon
Menikahi Ayah Dari Anak GENIUSKU

Menikahi Ayah Dari Anak GENIUSKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Anak Genius / Tamat
Popularitas:9.2M
Nilai: 5
Nama Author: Rozmine

Halo readers, author ucapkan terima kasih karena sudah berkenan membaca karya author. Semoga kalian suka😊

Cerita ini hanyalah karya fiksi semata. Kalaupun ada kesamaan nama dan jalan cerita, itu hanyalah sebuah kebetulan yang tidak disangka. Semoga kalian suka.

Rosaline Ariana Hadinata, seorang anak hasil perselingkuhan yang terpaksa menumpang hidup pada ayah kandung dan saudara tirinya. Hidup Aline yang kacau karena terus dicaci dan dihina, menjadikan wanita itu kuat, mandiri dan sulit ditindas. Penderitaannya semakin memuncak saat dia dijebak dan harus terenggut kesuciannya oleh lelaki asing yang tidak dia kenal. Kekasihnya membatalkan pertunangannya dan menyebabkan ayahnya mengalami serangan jantung. Ibu tirinya mengusirnya dari rumah sebab ia dianggap sebagai aib bagi keluarga.

Seketika hidupnya hancur. Dua bulan kemudian ia dinyatakan hamil. Axello adalah putranya yang cerdas menjadi penyemangatnya. Bagaimana kisah Aline selanjutnya?

Apakah Axel bisa bertemu ayah kandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rozmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27

Tangis Haru

Tuan Alex dan Nyonya Savira tiba di PT. Hadinata Textile. Tuan Robby dan Adrian cukup kaget dengan kedatangan mereka.

"Selamat siang, Tuan dan Nyonya Alvaro. Angin apa yang membuat pengusaha besar seperti Anda datang ke perusahan kami yang kecil ini?" sambut Tuan Robby basa-basi.

Tuan Alex dan Nyonya Savira tersenyum ramah.

"Selamat siang, Tuan Robby. Tak perlu basa-basi Tuan, kedatangan kami ke sini untuk melamar putrimu Aline dan membicarakan rencana pernikahan antara putraku Zayn dengan putrimu Aline," jelas Tuan Alex.

Tuan Robby dan Adrian membelalakkan mata mereka.

"Apa Aline sudah setuju?" tanya Adrian.

"Benar, adikmu Aline sudah setuju untuk menikah dengan Zayn. Maka dari itu kita harus segera mempersiapkan pernikahan mereka. Zayn dan Aline sepakat tidak ingin mengadakan acara pertunangan, tetapi langsung mengadakan acara pernikahan," terang Nyonya Savira.

Tuan Robby dan Adrian sangat bahagia, akhirnya Aline bisa menemukan kebahagiannya. Mereka pun segera membahas rencana pernikahan keduanya, dan diputuskan 1 minggu lagi Zayn dan Aline akan melangsungkan pernikahan.

...***...

Mansion Dea

Zayn sedang duduk di ruang tamu bersama Arya, sedangkan Aline sedang memasak dan menyiapkan menu makan malam yaitu rendang kesukaan Axel. Terdengar dari luar suara mobil memasuki halaman mansion. Vero, Dea dan Axel tiba di mansion.

Axel berada di gendongan Vero saat memasuki ruang tamu, membuat Zayn cemburu. Zayn segera berdiri dan mengambil Axel dari pelukan adiknya. Vero sedikit tidak terima. Dea mengabaikan mereka dan melangkah masuk menemui Aline.

"Kenapa Axelnya diambil?" keluh Vero.

"Aku kangen dan ingin memeluk putraku," sewot Zayn.

"Pipi sama Om jangan bertengkar, kayak anak kecil saja," gerutu Axel kesal melihat tingkah keduanya.

"Aku ini Papa kamu Axel. Yang seharusnya dipanggil Om itu dia, Om Vero," protes Zayn.

Mata Axel membola malas berdebat dengan ayahnya. Dia diam saja dipangkuan ayahnya. Arya hanya menggelengkan kepala melihat kekonyolan bos dengan adiknya itu. Lalu Vero mendekat dan duduk di samping keduanya.

"Axel, kasih tahu Pipi. Apa yang disukai Mimi Dea?" tanya Vero. Zayn curiga dan menyerngitkan dahinya.

"Jangan bilang kau menyukai Dea, temannya Aline itu?" Zayn meninterogasi adiknya.

"Kan tidak ada salahnya, Kak. Dia itu berbeda dengan wanita kebanyakan. Dia itu spesial, sama seperti Aline buat Kakak. Dia malah tidak pernah menunjukkan ketertarikannya padaku, membuatku tertantang untuk menakhlukkannya," jawab Vero pelan takut didengar oleh Dea.

"Tidak semudah itu kau bisa mendapatkan Dea. Takkan mudah untuk menakhlukkannya," ucap Zayn.

"Aku tak akan menyerah. Aku yakin Dea pasti akan luluh dan takhluk padaku," tegas Vero.

"Yang aku maksud bukan Dea, tapi keluarganya. Apa kau tahu siapa keluarga Dea?" timpal Zayn. Vero terdiam.

"Kau bukan hanya harus meluluhkan dan menakhlukkan Dea, tapi juga keluarganya terutama kakak dan ayahnya. Kau tahu adikku, Dea merupakan adik dari Narendra Arshaka Hermawan dan putri dari Tuan Haris Hermawan, dari HH Corps. Kau pasti sudah sangat mengenal keduanya kan?" sindir Zayn.

Mata Vero membola sempurna. Dia sangat tahu siapa dua orang itu, terutama Tuan Haris Hermawan.

"Dari sekian banyak keluarga di dunia ini, kenapa Dea harus terlahir di keluarga Hermawan dan menjadi putri Tuan Haris Hermawan," ucap Vero tak percaya sambil memegang kepalanya sendiri.

Zayn terkekeh lagi melihat ekspresi adiknya.

"Aku yakin Tuan Haris masih menyimpan dendam kesumat karena sikap bodoh dan konyolmu dulu," ledek Zayn.

Wajah Vero memerah karena kesal dengan ucapan kakaknya.

"Pipi punya salah ya sama Grandpa Haris? Grandpa Haris itu orangnya baik dan sayang sekali sama Axel. Tapi, jika ada orang yang berbuat salah padanya, Grandpa Haris pasti akan sulit didekati dan mengacuhkan orang itu. Lebih parah lagi Grandpa akan balasannya loh Pi," tutur Axel menakut-nakuti Vero dan semakin menyurutkan nyali Vero. Zayn dan Arya tertawa, seorang Vero bisa dikerjai anak sekecil Axel.

Aline datang dan mengatakan hidangan makan malam sudah siap. Mereka segera ke ruang makan dan menikmati rendang buatan Aline. Zayn dan Axel makan dengan lahapnya, karena keduanya sama-sama menyukai rendang. Setelah selesai makan, mereka berkumpul kembali di ruang tamu.

"Mama tadi telpon dan bilang katanya kalian akan menikah minggu depan. Benar begitu?" tanya Vero.

"Benar, kami akan menikah minggu depan. Kakak sudah tidak sabar menjadikan Aline sebagai istriku dan tinggal bersama putra kami," jawab Zayn.

Aline terharu mendengar ucapan Zayn. Dea sangat senang dan langsung memeluk Aline juga Axel yang ada di pangkuan Aline. Akhirnya Aline mendapatkan kebahagiaannya dengan hidup bahagia bersama pria yang benar-benar mencintainya bersama putra mereka, Axel.

"Apa Axel senang? Papa dan Mama Axel akan menikah dan kalian bisa tinggal bersama," tanya Dea.

"Axel senang kalau Mama senang," jawab Axel singkat. Zayn hanya tersenyum mendengar penuturan putranya. Memang butuh waktu untuk meluluhkan hati putranya.

"Oh iya Lin. Siapa nama panjang Axel?" tanya Zayn.

"Aku memberinya nama Axello Z," jawab Aline.

"Z?" tanya Zayn heran.

"Aku ambil dari inisial namamu, karena aku tidak tahu ejaan namamu yang benar," jawab Aline.

Zayn tersenyum bahagia, ternyata selama ini Aline selalu mengingatnya bahkan menyematkan namanya di dalam nama putra mereka meskipun hanya inisial.

"Setelah kita resmi menikah, aku akan mengurusi perubahan Akta Kelahiran Axel, dan aku akan memberikan nama yang seharusnya untuk putra kesayangan Papa ini," ujar Zayn mengelus kepala Axel.

"Papa memberimu nama Axello Zyan Alvaro. Zyan berarti terang, semoga Axel bisa menerangi hidupnya dan hidup orang lain, dan selalu menerangi keluarga kita," ucap Zayn sambil tersenyum lembut. Aline sangat terharu dan menangis bahagia, akhirnya putranya mendapatkan nama dari ayahnya.

"Apa Axel senang dengan nama barumu?" tanya Aline. Axel hanya mengangguk tanpa berbicara.

Lalu Axel turun dari pangkuan Aline dan menghampiri Zayn dengan mata berkaca-kaca.

"Terima kasih.... P-Papa." Akhirnya Axel bersedia Zayn dengan sebutan "Papa".

Zayn langsung menarik Axel ke dalam pelukannya. Zayn sangat bahagia, dia sampai menitikkan air mata.

"Terima kasih, Nak. Terima kasih sudah mau memanggil Papa, Papa sangat bahagia," ucap Zayn sambil mencium pucuk kepala Axel. Axel menangis bahagia di pelukan ayahnya.

"Axel sayang Papa. Axel kangen sama Papa... Hikkksss... Kenapa Papa lama sekali jemput Axel dan Mama.... Hikkkss...Hikkkss," ucap Axel sambil terisak.

"Papa juga sayang sama Axel. Papa juga selalu merindukan Axel. Papa minta maaf karena Papa terlalu lambat untuk menemukanmu dan Mama. Papa janji mulai sekarang kita tidak akan terpisah lagi, Papa, Mama dan Axel akan selalu bersama," tutur Zayn.

Zayn membuka satu tangannya ke arah Aline. Aline yang mengerti maksud Zayn, langsung ikut ke dalam pelukan Zayn bersama Axel. Moment ini membuat semua yang berada di ruangan itu ikut menangis haru. Dea mengambil tisu yang di atas meja untuk mengelap air matanya. Vero dan Arya mengusap titik air mata di pelupuk mata mereka. Mereka juga terharu, tapi tidak ingin kehilangan wibawanya sebagai seorang pria yang kuat dan tangguh.

Tiba-tiba ponsel Arya berbunyi, Rino yang sedang menghubunginya. Arya segera menyingkir untuk mengangkat telpon. Setelah beberapa lama, Arya masuk dan memberitahu Zayn.

"Maaf, Tuan. Ada yang ingin saya sampaikan," ucap Arya ragu.

"Axel, ikut Mimi Dea bermain di dalam dulu yuk. Papa ada yang mau dibicarakan dengan Om Arya," ajak Dea.

Axel segera turun dari pangkuan Zayn dan mengikuti Dea pergi ke kamar Axel. Saat Aline akan beranjak dari sana dan mengikuti Axel, Zayn menahannya.

"Jangan pergi, kau di sini saja," perintah Zayn.

Aline pun duduk kembali di samping Zayn.

"Katakan Arya," seru Zayn.

"Rino dan anak buah kita sudah menemukan mereka Tuan, Abraham Baskoro dan wanita yang bernama Neny. Mereka sudah dibawa ke markas kita," lapor Arya.

Aline sangat terkejut. Nama yang disebutkan oleh Arya ada hubungannya dengan kejadian malam itu. Jadi Zayn menyelidiki peristiwa malam itu. Badan Aline sedikit gemetar dan mulai menangis lagi. Zayn yang mengetahuinya segera memeluknya.

"Kau tidak perlu khawatir dan takut. Aku akan memberikan pelajaran kepada mereka yang sudah berani menjebakmu dulu," ucap Zayn menenangkan Aline.

"Arya, hubungi Adrian dan beritahu lokasi markas kita. Kita ke sana sekarang!" perintah Zayn.

"Zayn, aku ikut. Aku ingin tahu mengapa mereka tega menjebak dan berbuat jahat padaku," pinta Aline tapi Zayn menggeleng tak setuju.

"Aku mohon. Di sini aku yang menjadi korban. Ijinkan aku ikut," mohon Aline sambil menakupkan kedua telapak tangannya.

"Baiklah. Tapi kamu jangan jauh-jauh dariku. Hapuslah air matamu, jangan membuat putra kita khawatir dan berpikiran yang tidak-tidak," ucap Zayn. Aline segera menghapus air matanya.

Aline dan Zayn berpamitan pada Axel dengan mengatakan keluar sebentar karena ada urusan. Dan menitipkannya pada Dea dan Vero untuk menjaganya. Zayn meminta agar penjagaan terhadap putranya diperketat. Vero menyuruh beberapa anak buahnya untuk berjaga di rumah Dea. Zayn, Aline dan Arya segera berangkat ke markas anak buah Zayn.

TBC....

Jangan lupa dukung author dengan meninggalkan comment, like, vote dan favorite.

Terima kasih🙏🥰

1
Hasna Nursyafah
alexa...alexa 🙄
Dandelion
wahhh bar2 si savira tp aku suka 😁
Hasna Nursyafah
cie cie aline 😂
Dandelion
...
Nitnot
Luar biasa
Astri
yuhu
Astri
adakah novel kusus rio thor??
Astri
rio kau pria yg baik semoga dsna nanti kau menemukan kembali cinta terakhirmu
Astri
woow suka sm keluarga yg tggal saling berdekatan
Astri
waduuww masalah apa it
Astri
wahh kira kira dendam apa yah😀
Astri
aku juga😆
Astri
akhirnya tiba jg d bab yg kutunggu2
Astri
🤣🤣🤣😀
Astri
alamak
Astri
zayn spertix kalian tdk akan mudah bertemu untuk beberapa tahun
Astri
yuhu the the best emang kamu dea
Astri
untung saja ayah robby mengerti posisi anakx
Astri
menurut ki klo ad di posisi ryo wajarlah dia marah bmnpun dia it kekasihnya dan smoga saja rio td jadian dgn alexa kedepanx.. rio adalah pria baik
Astri
omegott zayn sudah saling bertukar nama, mgkin dia audah trtarik sm aline walau tak jelas melihat wajah aline😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!