NovelToon NovelToon
Queen Kesayangan

Queen Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Teen
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: JK의 할루 아내

Aruna anak keturunan Atmadja juga brata kini menjalani masa remaja nya dengan penuh warna. pertemuan nya dengan seorang pria dewasa mampu membuat pria itu langsung jatuh cinta pada aruna si gadis kecil dan imut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JK의 할루 아내, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kami menolak

"aruna, ethan kalian bisa ke ruangan kepala sekolah sekarang" pinta guru yang baru saja masuk ke dalam kelas mereka

"baik pak..." jawab aruna juga ethan kompak dan langsung keluar kelas menuju ruang kepala sekolah sesuai dengan yang diminta guru mereka

"ngapain ya kak..?" tanya aruna saat berjalan bersebelahan dengan ethan menuju ruang kepala sekolah

"paling lomba lagi" jawab ethan yang berjalan santai sambil memasukkan kedua tangannya di kantung celana

"sok tau..." ledek aruna tak percaya karena saat ini mereka sudah duduk di kelas 12 dan akan menghadapi ujian

"tuh kamu liat" ethan mengangkat dagunya sambil melihat ke satu arah "ada jovan sama willy dan kayanya ke ruang kepala sekolah juga, apalagi urusannya kepala sekolah sama kita ber empat" tebak ethan

"hah, padahal aru mau fokus persiapan ujian dan masuk kuliah" lesu aruna walau belum tau kebenarannya

"sabar, siapa tau kakak salah perkiraan"

Ethan mengetuk ruangan kepala sekolah saat mereka berdua sudah sampai. Pintu yang tak di tutup membuat mereka bisa langsung melihat pria paruh baya yang dia adalah kepala sekolah, ada jovan juga willy juga disana, sepertinya memang benar tebakan ethan. Namun pandangan mereka terusik dengan 2 orang disana

"ethan, aruna ayo masuk" pinta kepala sekolah saat melihat aruna juga ethan berdiri di depan pintu masuk

Mereka berdua pun masuk, ethan duduk di sofa single sedangkan aruna duduk di dudukan tangan sofa yang di duduki oleh ethan karena sofa lain sudah penuh

"aru duduk sini..." pinta seorang pria sambil berdiri dari duduk nya

"ga usah..." jawab santai aruna pada pria bernama keanu, adik kelasnya, teman ghaly sepupunya sekaligus orang yang pernah menyatakan cinta pada nya.

"jadi ada keperluan apa kita di panggil kesini pak" ethan langsung menanyakan maksud dan tujuan nya membuat keanu malu dan kesal

"baik lah... Sebelum nya bapak minta maaf karena sudah memanggil kalian saat jam pelajaran. Sama seperti sebelumnya bapak mau minta tolong untuk mewakilkan sekolah untuk lomba 2 minggu lagi"

"2 minggu..? Bapak bercanda..?" kesal aruna apalagi saat sadar keanu terus melihat padanya, namun ethan yang tau apa yang di rasakan aruna langsung memegang tangan aruna untuk menenangkan nya

"maaf pak, saya pribadi sangat terima kasih karena masih mempercayakan kami terutama saya. Tapi seperti yang bapak tau kami sudah duduk di kelas 12 dan sudah saat nya kami fokus dalam pelajaran kami untuk ujian akhir. Jadi saya pribadi bersama aruna menolak untuk kali ini dan selanjutnya. kalau yang lain mau ikut silahkan kami hanya mau fokus belajar saja" ethan menjelaskan dengan nada tenang nya

"bapak mohon untuk kali ini aja ethan" pinta kepala sekolah

"maaf pak, saya tidak bisa memastikan kalau ini benar untuk terakhir kali, jika saya iyakan mungkin akan ada kata "kali ini " lagi nanti nya. Jadi mohon maaf kalau saya menolak"

"hah... Kalian gimana.? Jovan willy" tanya kepala sekolah pada jovan juga willy

"saya juga setuju sama ethan pak, apa lagi saya dan jovan saat ini sedang mengikuti les tambahan jadi kami sudah ngga bisa mewakilkan sekolah" jawab willy

"kalian koq gitu sih, padahal niat kepala sekolah untuk lomba kali ini kita berdua akan di ikut sertakan juga, supaya bisa terbiasa dan bisa menggantikan kalian nanti nya" tiba-tiba saja seorang wanita yang duduk bersebelahan dengan keanu berbicara dengan nada tinggi

"kalian juga akan terbiasa saat kalian mengisi lomba demi lomba nanti nya. Sama seperti kami dulu langsung terjun tanpa pendamping dari kakak kelas" ucapan telak aruna membuat kepala sekolah tak mampu bicara

Memang seperti itulah kenyataan nya. Saat melihat nilai mereka berempat yang di sodorkan oleh masing-masing wali kelas mereka kepala sekolah langsung meminta mereka berempat untuk mewakilkan sekolah saat ada lomba.

"ya kan udah beda generasi, kalian harusnya bisa ikut memberi semangat pada adik kelas dong, kalau kita menang kan kita sama-sama bikin sekolah bangga dan bisa nambah daftar prestasi kalian" ujar wanita itu lagi tak terima penolakan dari ke empat kakak kelasnya ini

"sebelumnya saya minta maaf, kamu disini sebagai adik kelas tapi nada bicara mu tinggi sekali. Dan apa ini pak, apa bapak membiarkan adik kelas seperti ini membentak kami hanya karena kami tidak mau ikut lomba..? Padahal ikut lomba termasuk hak seorang siswa dan kami menolak dengan alasan jelas" aruna ikut meninggikan suaranya

"itu... Itu...." gagap bapak kepala sekolah sambil menyeka keringat nya dan

"saya siska anak pak handoko, wakil ketua yayasan sekolah ini. Jadi kalian harus ikut perkataan saya" jawab nya angkuh dengan dagu sedikit terangkat, dan tangan yang ia taruh di kedua pinggangnya

"ck...ck... Memanfaatkan jabatan.... Ayo kita pergi, jo wil kalian mau ikut ngga..? Maaf pak kami menolak untuk ikut serta. Selamat siang" ujar aruna yang sudah berdiri dan mengajak ke 3 orang pria disana untuk pergi

Tanpa menunggu jawaban, aruna pun keluar dari ruang kepala sekolah dengan kesal di ikuti tiga pria

"gila loe aru, bisa-bisa nya loe bentak anak wakil ketua yayasan..." puji jovan yang sejak tadi hanya diam. Dia dan willy adalah murid bea siswa jadi jika di paksa untuk ikut serta mungkin dia akan ikut. Namun kehadiran aruna juga ethan membuatnya terbebas dan. Isa bernafas lega

"biarin aja, tuman kalo kita bilang iya. Lagian gw udah liat maksud dari 2 orang itu. Udah lah lagian kalo sekolah kita ngga ikut juga ngga akan berpengaruh juga. Hukumnya sunah bukan wajib jadi santai aja" jawab aruna santai dan ethan malah mengelus rambutnya

"gw juga sependapat sama loe aru, dan gw makasih ya. Sebenernya gw juga lagi ngisi les privat kalo di paksa ikut lomba jadwal gw bakalan berantakan" jujur willy

"privat buat apa..?" tanya ethan

"privat persiapan UN, ya itung-itung gw juga sekalian ikut belajar kan lumayan uangnya buat tambah-tambah uang masuk kuliah nantinya"

Ethan juga aruna hanya mengangguk faham. Ke dua orang teman seangkatan mereka ini memang termasuk dalam siswa berprestasi namun kurang biaya. Ethan sudah menyelidiki mereka sejak mereka di pertemukan dalam sebuah lomba pertama kali. Ethan suka dengan semangat mereka dalam mencari ilmu.

"kabarin gw kalau kalian butuh bantuan, siapa tau gw bisa bantu kalian cari uang tambahan" ujar Ethan dengan yakin pada kedua temannya

"sebelumnya terima kasih bro. Susah buat cari kerja part time saat ini apalagi kita masih sekolah" ujar jovan pesimis

"kalau kalian mau gw bisa cariin koq, asal kalian mau dan semangat aja kerjanya" ucap aruna

"buat orang miskin yang punya mimpi tinggi kaya kita apa aja akan kita lakuin run, bahkan jadi kuli bangunan pun ngga masalah selama kita dapet uang buat makan"

"pokoknya kabarin gw kalo kalian butuh bantuan, nanti kita pikirin jalan keluarnya bareng-bareng" ethan menepuk kedua pundak temannya memberi semangat

"beres, makasih ya buat kalian" ujar willy senang mendengar ucapan ethan dan aruna yang selalu memberikan suntikan semangat setiap kali mereka bertemu

1
Muji Lestari
lanjuttt thorr
Muji Lestari
lanjut thor
Muji Lestari
makin menarik ceritanya thor
Muji Lestari
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!