NovelToon NovelToon
My Brother Is My Secret Husband

My Brother Is My Secret Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan
Popularitas:242.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Venita Ven-Ven

21+

Untuk mencintaimu adalah HAL YANG MUDAH tetapi untuk mendapatkan cintamu adalah HAL YANG PALING SULIT untuk aku lakukan"

-Kanaya Almira

"Aku tidak akan pernah memperlakukanmu sebaik itu, bahkan untuk menyakiti atau menyiksamu saja aku sanggup"

-Rendy Saputra

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Venita Ven-Ven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Salsa dan Tiara sedang bersiap-siap untuk berangkat menuju rumah Kanaya, terdengar bunyi ponsel milik Salsa yang isinya pesan dari Kanaya. Salsa yang mendapat pesan itu sedikit takut dan ragu karena dia harus membeli pil kontrasepsi, Salsa pun membawa masker, topi, kacamata untuk menyamar nanti.

“Gila nih anak nyuruh gue beli alat begituan.” gerutu Salsa sambil berjalan menuju mobilnya.

Tiara yang sudah siap menunggu jemputan Salsa duduk di ruang tamu sambil memoles wajahnya yang mulus dengan bedak yang senada, terkadang dia melihat jam di ponsel nya. Sekitar 15 menit Salsa tiba di rumah Tiara, dia mengeluarkan ponselnya dan menelpon Tiara memberitahu bahwa dia sedang menunggu di depan gerbang rumahnya. Tiara keluar dari rumah dan langsung menuju mobil Salsa, didalam mobil seperti biasa mereka akan langsung bergosip tentang hal tren yang sedang hot entah itu tas keluaran Chanel, Hermes, Prada, Gucci, Givenchy, Dolce & Gabbana. Tanpa Tiara sadari Salsa memarkirkan mobilnya didepan apotek, dia langsung memakai masker, topi, dan kacamata untuk membeli pesanan Kanaya.

“Mbak, saya mau pil kontrasepsi satu!” ucap Salsa pada pelayan.

“Mau merk apa? Biasa atau yang mahal?” tanya pelayan.

“Yang mahal.” jawab Salsa singkat.

Pelayan memberikan satu kotak pil kontrasepsi dan Salsa pun langsung membayar dan pergi meninggalkan apotek, Tiara yang masih bingung langsung bertanya pada sahabatnya itu.

“Beli apa?” tanya Tiara penasaran.

“Pil kontrasepsi buat si Kanaya.” jawab Salsa.

“APA! Jadi dia udah itu?” tanya Tiara sambil menempelkan kedua telunjuknya. Salsa pun hanya mengangguk menandakan mereka memang sudah melakukan hubungan suami istri.

“Kita ke supermarket bentar ya, beli makanan buat kesana.” ucap Salsa dan langsung melajukan mobilnya menuju supermarket.

Sekitar 5 menit dia sampai di supermarket, mereka keluar dari mobil dan langsung masuk kedalam supermarket sambil membawa troli. Salsa dan Tiara sudah membeli beberapa makanan yang membuat penuh isi troli itu, saat akan membayar Tiara tidak sengaja jatuh karena disenggol seseorang. Dia membantu Tiara bangun sambil meminta maaf karena tidak sengaja menyenggolnya.

“Maaf, aku tidak sengaja.” ucap laki-laki yang menyenggol Tiara.

“Tidak masalah.” balas Tiara sambil tersenyum.

Mereka saling bertatapan seakan ingin saling mengenal satu sama lainnya, sampai akhirnya lelaki itu mengulurkan tangannya dan memperkenalkan diri.

“Namaku Delon Ananta.” ucap laki-laki yang bernama Delon itu.

“Namaku Tiara Andini, senang berkenalan denganmu, Delon.” ucap Tiara dengan wajah yang sumringah.

Salsa yang melihat mereka sedang asik mengobrol langsung pergi ke kasir untuk membayar semua belanjaannya dan pergi kedalam mobil. Tak lama Tiara yang kehilangan jejak sahabatnya langsung menengok kesemua penjuru supermarket.

“Maaf, aku harus segera pergi.” ucap Tiara.

“Boleh aku minta nomor ponsel kamu?” tanya Delon.

Tiara langsung memasukan nomornya kedalam kontak ponsel milik Delon, dan dia pamit untuk pergi. Tanpa pikir panjang Tiara langsung menuju parkiran mobil dan mencari keberadaanya Salsa, dia melihat Salsa yang sudah berada didalam mobil sambil memainkan ponselnya.

“Kenapa ninggalin sih.” ucap Tiara dengan nada yang kesal.

“Lagian kamu lama.” balas Salsa dan langsung menyalakan mobilnya dan pergi meninggalkan supermarket itu.

Sekitar 25 menit mereka sudah sampai di rumah Kanaya, mereka keluar dari mobil dan pergi ke depan pintu rumah lalu menekan bel. Tak lama Bi Sumi membukakan pintu sambil menyapa kedua sahabat Kanaya.

“Non Salsa dan Non Tiara silahkan masuk!” perintah Bi Sumi sambil membukakan pintu lebar-lebar.

Salsa dan Tiara pun langsung masuk dan duduk di kursi ruang tamu, Bi sumi langsung naik ke kamar Kanaya utuk memberitahu kedatangan sahabatnya.

“Nona, ada tamu dibawah.” ucap Bi Sumi di balik pintu kamar Kanaya.

“Baik, Bi.” teriak Kanaya.

Bi Sumi turun kembali dan menawarkan minuman kepada Salsa dan Tiara, tak butuh waktu lama minuman yang diinginkan sudah datang dengan beberapa cemilan. Sementara dikamar Kanya sedang bersiap untuk turun menemui kedua sahabatnya itu, dia teringat pesanan yang dia titip kepada Salsa. Kanaya turun dari kamarnya dan menyapa kedua sahabatnya, mereka mengobrol cukup lama sampai akhirnya Kanaya memberitahu Salsa dan Tiara kalau dia akan Home Schooling. Salsa dan Tiara kaget mendengar keputusan Kanaya karena selama ini mereka selalu merundingkan setiap keputusan apapun, terlihat wajah kesal Salsa karena keputusan Kanaya secara sepihak itu.

“Kamu yakin, Nay?” tanya Salsa meyakinkan Kanaya.

“Iya, aku sangat yakin.” jawab Kanaya penuh semangat.

“Ku mohon jangan Home Schooling ya, kalau kamu Home Schooling aku bakal keluar dari sekolah!” ancam Salsa dengan tatapan yang serius.

Kanaya yang mendapatkan ancaman itu mencoba menjelaskan situasi yang dihadapinya, tapi memang dasarnya Salsa keras kepala akhirnya Kanaya pun mengalah dan tidak jadi Home Schooling. Salsa yang mendapat jawaban Kanaya langsung memeluk tubuh mungil sahabatnya itu dan membisikkan sesuatu.

“Kapan pesanan mu akan diambil?” bisik Salsa.

Belum sempat menjawab Rendy turun dan pamit kepada istrinya untuk pergi meeting, dia mencium bibir dan kening Kanaya lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.

“Ah Dewi Fortuna sedang berada di pihak ku” ucap Kanaya sambil mengelus dada merasa lega dengan kepergian Suaminya.

Salsa memberikan pil yang ia beli tadi dan dengan cepat Kanaya menerimanya lalu memasukkan kedalam sakunya. Mereka mengobrol sampai jam lima sore dan Salsa pamit untuk pulang karena dia akan makan malam dengan keluarga besarnya nanti.

“Aku harus pulang, Nay.” ucap Salsa lalu berdiri dan meraih tas mungil yang berlabel kan logo D&G.

“Baiklah, jangan lupa kabari kalau sudah sampai!” perintah Kanaya pada dua sahabatnya dan mengantarkan mereka ke pintu depan.

Salsa dan Tiara pergi meninggalkan rumah Kanaya, seperti biasa mereka membahas sesuatu tanpa henti sampai akhirnya Tiara sudah tiba di rumahnya, dia pamit kepada Salsa dan masuk kedalam rumahnya. Salsa pun langsung melajukan kembali mobilnya menuju ke rumah besar milik keluarganya, sebelum ke rumah dia mampir ke toko minuman untuk membeli beberapa alkohol. Ya selama ini tidak ada yang tahu kebiasaan buruk Salsa tentang minum alkohol, dia sangat tertekan dengan kedua orang tuanya yang selalu berdebat soal pekerjaan sampai mereka melupakan Salsa.

Sesampainya di rumah Salsa menyimpan beberapa botol alkohol kedalam lemari es mini yang dia simpan dibawah tempat tidurnya, itu adalah cara satu-satunya untuk menghilangkan emosinya kepada kedua orang tua yang selalu sibuk mengurusi bisnis. Bahkan Salsa sering pergi ke Bar untuk sekedar minum saja, dia selalu beralasan pergi ke rumah Tiara atau Kanaya. Salsa bersiap-siap untuk pergi makan malam bersama keluarga besarnya ke salah satu restoran yang sudah dipesan oleh Ibunya. Sekilas dia mengingat sikap orang tuanya yang pandai bersandiwara didepan semua keluarga, mereka pandai membuat suasana keluarga yang harmonis padahal semuanya hanyalah omong kosong dan kebohongan besar.

Salsa menggelengkan kepala dan menepuknya dengan tangan, dia benar-benar hancur tapi karena kedua sahabatnya dia selalu berpura-pura bahagia tanpa beban apapun.

1
Abu Aliza
Perlu di perbaiki sedikit.
masih bingung dengan kata² 'Kanaya langsung naik ke kamarku dan membersihkan tubuh ku' ? "ku" nya itu siapa?
ini cuman saran & kritik aja ya, bukan menjatuhkan..
sukses trs kak.
IF
Lanjutkan aja Kak, dikit2 it's okay... yg penting konsisten.

Fyi? aku bisa nemu tulisan kamu karena masuk Beranda di rekomendasi pilihan Editor. Itu udan clue banget artinya wajib di lanjut, kan?!

Ayo semangat Kakak Author🥰
^~^™|LambeLambe17an>^_^>™: kak. audio in Tini Suketi dong. suaranya kakak bagus .. aku paling seneng dengeri audio kakak di pengakuan Dijah sama cinta Winarsih. aku puter terus sampe apal dialognya... semangat kak. terus berkarya
total 1 replies
Fitri Kurnia Sari
lanjuttt thor
Lya Revanza
thoorrrr....kpn d lnjut lg??
Yuli seprina Yuli
lanjut thor
Noer Row_ling
like ❤️
⏤͟͟͞R ⸙ᵍᵏℰℒℒᎽhiatus✰͜͡w⃠
aku hadir
⏤͟͟͞R ⸙ᵍᵏℰℒℒᎽhiatus✰͜͡w⃠
lanjut
ᴬⁿⁿᵃ ᶜʲᵘᵗᵉˣˢ🍂
semangat kakak semoga sukses 🥰
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
hmmm
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
weeeww.. kayana sdh ada rasa duluan tah..🥴
Pipit Prastiti Sari
pesawat apa baling baling bambu sih mendarat d atap rmh sakit lalu otw Jerman pulak
[🦉]Susi Soemarsi
mungkin Kanaya cemburu, krna kakaknya sendiri lbh sayang sama pacar ketimbang sama dia yg adiknya sendiri. makannya dia sedih😐😐
[🦉]Susi Soemarsi
bukan anak kandung kah??
[🦉]Susi Soemarsi
aduh bibikkk kan tdi dah dibilangin jangan ngmong klo Kanaya keujanan. eh malah ngomong😌😌
[🦉]Susi Soemarsi
kakaknya kurang ajar. udah jemput ditengah jalan malah di turunin cuma alesan mw jemput cewek. klo gitu mah ngomong aja dari awal, mnding nggc usah jemput sekalian!! isshh kesel deh😤😤
Arina rien
Nyimak
Putri Dwi Utari
Lanjut Thor Sampe Tammat 🙏😉
Mike
Thor kapan lagi up-nya
Aah meimei96
kpn d lanjut lg kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!