NovelToon NovelToon
I Love You Om

I Love You Om

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Syafitri wulandari

Mencintai pria yang sudah matang tak pernah terpikirkan oleh Sandra Larissa. Namun, nyatanya ia sudah terpesona oleh seorang duda yang sudah mempunyai anak. Bahkan anak dari duda tersebut adalah sahabatnya.

"Aku mencintaimu Om! Aku tak tahu kenapa rasa cinta ini hadir begitu saja, saat kamu menatapku dengan mata elangmu itu."

~Sandra~


"Bagaimana bisa aku juga mencintaimu sedang usia kita tarlampau sangat jauh? Aku ingin menjauh. Namun, cinta yang ku rasakan semakin kuat. Maafkan aku jika akhirnya aku memilih bertahan dan tetap mencintaimu walau usia kita berbeda 20 tahun."

~Alex~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelukan mama

Happy reading

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Alex dan Sandra sudah mendarat di bandara internasional Soekarno Hatta dengan selamat, sekarang keduanya sudah berada di dalam mobil Alex yang di kendarai oleh supir pribadi Alex. alex tampak memeluk Sandra yang terus gelisah sedari tadi, ia merapatkan pelukannya dan menyandarkan kepala Sandra di dada bidangnya bermaksud memberikan ketenangan untuk sang istri. Ia juga merasa terharu dengan ikatan batin Sandra dan Tasya bagaimana mungkin ikatan seorang ibu tiri melebihi ibu kandung sendiri. Ingin sekali Alex menangis mengungkapkan rasa bahagia yang membuncah. Namun hanya ia bisa sampaikan lewat perlakuan lembutnya terhadap Sandra dengan mengecup puncak kepala Sandra berulang-ulang menyampaikan lewat perbuatannya bahwa Alex sangat berterima kasih dan beruntung di beri istri seperti Sandra. alex berjanji dengan jiwa dan raganya akan selalu menjaga, melindungi, menyayangi dan mencintai istrinya dengan sepenuh hati.

"Tenang ya sayang, Tasya pasti baik-baik saja."ucap Alex menenangkan Sandra.

"Aku seorang ibu, walau aku bukan ibu kandungnya tapi aku merasa ikatan batin kami sangat kuat. Aku khawatir dengan keadaannya."lirih Sandra dengan membenamkan wajahnya di dada bidang Alex. Mendengar suara lirih dari istrinya yang Alex rasa ingin menangis membuat pria tersebut mengelus punggung istrinya dengan lembut.

"Mas berterima kasih sama kamu sayang, kamu sangat menyayangi Tasya daripada mama kandungnya sendiri, terima kasih kamu sudah mengkhawatirkan Tasya. Tapi bolehkah mas meminta kamu untuk tenang sayang? Dada mas sesak melihat kamu seperti ini dengan keadaan Tasya yang demam."

"Maaf, Sandra sudah membuat mas tambah khawatir."

Alex tersenyum mengecup kening Sandra lembut dan mengelus pelipis wanita itu dengan penuh kelembutan.

"Makannya kamu harus tenang, kita sebentar lagi akan sampai."

"Tidurlah sayang, mas tau kamu lelah."

Sandra hanya diam dengan wajah yang ia sembunyikan di dada bidang Alex tangannya sudah tertaut dengan tangan Alex sehingga membuat pria itu leluasa mengecup tangan Sandra yang sangat halus dan lembut sesekali ia tempelkan pada pipinya yang di tumbuhi bulu-bulu itu.

"Gak ngantuk."lirih Sandra

"Gak ngantuk tapi mukanya kusut gitu hmm."

"Gak tau mata Sandra gak mau di ajak merem."

Alex terkekeh dengan jawaban manja dari Sandra.

"Jadi biar merem matanya mas pangku Sandra?"

"Ihh gak gitu mas."ucap Sandra merasa malu karena di mobil ada sopir yang bisa mendengar semua ucapan mereka.

"Terus gimana?"goda Alex yang tau jika Sandra memang ingin tidur di pangkuannya.

"Ya gak gimana-mana." Sandra mendesah setelah mengatakan itu pada Alex.

Alex mengangkat tubuh Sandra dengan mudahnya menjadi berada di pangkuannya, ia tau Sandra malu untuk mengungkapkan keinginannya secara gamblang jadi tanpa kata Alex langsung memindahkan Sandra di pangkuannya.

"Tidur sayang, nanti akan mas bangunkan setelah kita sampai di rumah Arga."gumam Alex.

"Sandra malu sama pak sopir."ucapnya berbisik yang masih bisa di dengar oleh Alex. Membuat Alex tersenyum dan menatap sopir pribadinya yang diam sedari tadi yang fokus dengan setirnya.

"Pak, anggap aja kami tidak ada ya."ucap Alex yang sukses membuat pipi Sandra bersemu merah memukul dada Alex kecil dan memilih memejamkan mata di tampat ternyamannya.

"Baik tuan."

"Tuh bapaknya gak akan lihat kamu yang manja sama mas seperti ini."

"Mass."ucap Sandra mendesis lirih

"Jangan bawel lagi sayang, sekarang tutup mata kamu dan tidurlah."

Benar saja setelah ucapan Alex barusan Sandra langsung tertidur di pangkuan Alex yang sangat nyaman baginya. Sandra tak akan rela jika ada yang tidur di pangkuan Alex selain dirinya, tidak akan rela.

"Kamu sudah terlalu lelah sayang, lelah dengan perjalanan kita terlebih lelah dengan rasa khawatir yang sangat mendominasi hatimu terhadap Tasya, sebenarnya terbuat dari apa hatimu sayang. Mas seperti menikah dengan seorang malaikat di balik tubuh manusia mungil sepertimu, mas berharap kita akan selalu bersama sampai maut memisahkan kita."gumam Alex lirih mengelus punggung Sandra lembut.

Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam, mobil Alex sudah terpakir dengan indahnya di halaman rumah Arga. Tanpa berniat membangunkan sang istri yang sedang tertidur. Alex keluar menggendong Sandra di depan, memencet bel rumah Arga. tangannya membetulkan gendongannya terhadap Sandra agar istrinya itu nyaman dalam tidurnya. Namun suara bel yang kedua kalinya membangunkan Sandra dari tidurnya. Sehingga wanita itu merengek untuk di turunkan, walau dalam hati Alex tak rela namun ia mengabulkan permintaan Sandra dengan menurunkan wanita itu dengan tangan kanan yang setia memeluk pinggang Sandra posesif karena ia tau ini adalah pertemuan pertama Sandra dengan Arga.

Pintu rumah Arga terbuka menampikan wanita paruhbaya yang Alex yakini sebagai pembantu di rumah Arga.

"Tuan ini siapanya?"Tanya wanita tersebut dengan sopan.

"Saya temannya Arga bi, ada Arga gak bi?"

"Oo temannya tuan Arga toh, tuan Arga ada di atas tuan. Lagi ngurusin nona Tasya yang sedang sakit."

"Mas aku mau lihat keadaan Tasya."rengek Sandra.

"Sebentar sayang."

"Bisa tolong panggilkan Arga bi?"

"Baik tuan, silahkan tuan dan nyonya masuk. Sayap permisi memanggil tuan Arga dulu."

Alex mengangguk ia dan Sandra duduk di ruang tamu setelah kepergian pembantu Arga yang tak ia ketahui namanya.

Langkah kaki yang berasal dari anak tangga rumah Arga tersebut membuat Alex dan Sandra menoleh seketika.

"Kalian sudah sampai sini?"ucap Arga tak percaya dengan mata tak berkedip melihat ke arah Sandra membuat wanita itu sangat risih.

"Jaga matamu, mau ku congkel itu mata."desis Alex tak suka melihat tatapan Arga pada istrinya.

Arga langsung memutuskan kontak matanya dan beralih ke arah Alex yang menatapnya tajam isyarat seperti akan membunuh dirinya dalam sekali cabikkan. Ia menggaruk tengkuknya berusaha santai dengan tatapan Alex padanya, apa yang salah Arga hanya melihat makhluk ciptaan Tuhan yang terpahat begitu indahnya, ia belum mengetahui Sandra adalah istri Alex karena sewaktu pernikahan Alex ia tidak datang. Arga pikir yang di nikahi Alex adalah wanita se-usia pria itu.

"Jaga mata kamu dari istri saya kalau tidak ingin saya mencongkel kedua bola mata kamu dengan tangan saya sendiri."ucap Alex begitu posesif dengan yang bersangkutan pada istrinya.

Arga membelalak tak percaya, wanita yang berada di rengkuhan Alex adalah istri pria itu. Arga sudah salah menduga, ia pikir...ah sudah lah tak usah di bahas lagi ia ingin menanyakan langsung pada Alex daripada harus menerka-nerka seperti ini.

"Dia istrimu?"tanya Arga yang masih tak percaya.

"Ya iyalah bego. Kamu pikir siapa lagi?"sewot Alex. Aliran darahnya mendidih jika sudah berhadapan dengan Arga sedari dulu.

"Ya, Saya pikir dia keponakanmu. Sebelum saya tau itu istrimu, terbesit di dalam hati untuk mendekati wanita bidadari itu."goda Arga sengaja memancing emosi Alex. Lelaki itu dengan santainya duduk di sofa yang bersebrangan dengan sepasang suami istri itu dengan Sandra yang menahan tawanya ketika Arga menyebutkan jika ia adalah keponakan dari Alex. Dan Alex dengan muka sangarnya menatap ke arah Arga.

"Mulutmu ingin ku cincang dan akan ku jadikan santapan para buaya, mengingat kau seperti mereka, buaya darat."

"Sialan kau."desis Arga tak terima.

"Stop, kalian apa-apaan sih. Kalau mau berantem jangan di sini, saya ingin menemui Tasya, di mana kamar anakku."ucap Sandra galak ia pusing dengan pertengkaran kedua lelaki tersebut.

"Di atas sebelah kiri."ucap Arga spontan tak menyangka jika istri dari temannya ini galak juga.

"Istrimu menyeramkan."ucap Arga bergidik ngeri membuat Alex mendengus setelah kepergian Sandra dari hadapan mereka.

"Kau yang membuatnya kesal, dia itu sudah sangat khawatir sedari tadi dengan keadaan Tasya. Bagaimana kau bisa memancing emosi ku di saat seperti ini."

Arga mengangkat bahunya acuh dengan ucapan Alex padanya. Ia lebih memilih diam bersandar pada sofa, dengan pikiran melayang di saat ia memeluk Tasya erat.

"Apakah Tasya mempunysi trauma akan darah?"

Alex menghela nafas, ia tau sekarang yang membuat anaknya itu demam.

"Tasya tidak bisa melihat darah, ia sangat pobia akan darah. Anak itu akan demam seketika jika melihat darah."

"Pantas saja."

"Apa yang Tasya lakukan sehingga anakku bisa melihat darah."

"Hanya tersayat pisau sedikit, di saat ia memotong sayuran."

"Kau menyuruhnya masak tanpa mengawasinya?"tanya Alex dengan mata memicing ke arah Arga.

"Ya."

"Dasar bodoh, seharusnya kau awasi dia. Tasya tidak pandai memasak bahkan menyentuh peralatan dapur saja tak pernah."

"Ah sudah lah malas berbicara pada orang sepertimu, sebaiknya aku menyusul istriku." dengus Alex kesal melihat sikap santai dari sahabatnya ini.

Sedangkan di dalam kamar yang di tempati Tasya gadis itu sudah memeluk Sandra dengan erat menangis tersedu-sedu di pelukan sang mama.

"Hiks..hiks Tasya kangen mama. Tasya gak suka di sini."

"Ssttt sayang, jangan menangis lagi mama sudah di sini."

"Tasya takut darah hiks..hiks."ucap Tasya yang menunjukkan jari telunjuk yang sudah di balut dengan plaster. Sandra tau bagaimana Tasya takut sekali dengan darah, ia tau semua tentang gadis itu dari mereka masih menjadi sahabat. Sandra tau efek dari Tasya sehabis melihat darah, gadis itu akan demam seketika itu juga.

Sandra memegang jari telunjuk Tasya dengan lembut dan membawanya ke bibir wanita itu, mengecupnya dan tersenyum ke arah Tasya yang sudah berhenti menangis.

"Sudah mama obati, dan sebentar lagi jarimu akan sembuh."

"Terima kasih mama."

"Sini tidur di pelukan mama sayang, mama di sini tidak akan meninggakan Tasya lagi. Setelah Tasya istirahat kita akan pulang, tapi harus janji kamu harus sembuh."ucap Sandra membelai rambut Tasya dan menghapus jejak air mata Tasya dengan lembut.

Alex yang melihatnya dari balik pintu tersenyum haru sampai-sampai ia meneteskan air mata tetapi buru-buru ia hapus.

"Lihat Arga, bagaimana istriku sangat menyayangi anakku walau usia mereka sama. Aku sangat beruntung Memilikinya di hidupku, dia wanita yang sudah mengubah hidup ku dan Tasya menjadi penuh warna. Lihat bagaimana Tasya sangat manja pada Sandra yang bukan ibu kandungnya sendiri. Dada ku sesak karena selalu di berikan kebahagiaan olehnya sehingga aku tak bisa menjabarkannya. Bagaimana mungkin aku bisa kehilangannya. Wanita yang pertama kali membuatku frustasi jika tak melihatnya dalam sekejap saja, wanita yang sangat ku cintai setelah mommy dan Tasya. Dia cinta pertama dan terakhir dalam hidupku, bagaimana gadis yang berbeda 20 tahun dariku bisa berpikiran dewasa seperti itu, memendam cita-citanya hanya untuk menikah dengan duda seperti ku. Aku suami yang egois bukan? Tetapi itu caraku mencintainya bahkan sangat mencintainya. Tak ada yang bisa membuat cinta ku goyah sedikit pun untuknya bahkan setiap detiknya akan selalu bertambah. Aku...aku sangat bahagia memilikinya dalam hidupku."

Arga menatap Alex dengan mata sendu ia menepuk bahu Alex pelan.

"Kau beruntung memilikinya, jaga dia wanita yang sangat menyayangi anakmu dan dirimu lebih dari dirinya sendiri. Aku pun iri padamu, doakan aku supaya mendapatkan wanita yang berhati malaikat seperti istrimu."

1
Mis Khadijah
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Nah itu bangun..😂😂 Biasanya kalo orang lagi kritis 2 3 hari baru sadar,Atau jangan2 ini sandiwara Nya Sandra sama Dokter ya,Untuk menghukum Alex..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
KRITIS DGN KANDUNGAN NYA LEMAH KAN,MASIH BOLEH SELAMAT,TAPI TULISAN JEDEERRNNYA KAYAK ADA YG MENINGGAL AJA..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Arga itu ogeb apa bodohnsih,Itu lan rumah sakit,Harusnya mintak dokter tanganin Tasya sekalian,Ngapain juga harus pergi jauh beli obat demam..Hadeeuuhh..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Ini lah orang Bodoh sok polos,Maksud Alex KELUAR itu keluar kamar, Bukan keluar dari rumah bego..apa di mension itu udah gak ada kamar lain selain kamar Alex dan kamar Tasya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Sandra sih keterlaluan, Harusnya dia paham perasaan Tasya dgn Alex,Tasya yg sudah ditinggalkan dr kecil,tadk mendapat kan kasih sayang seorang ibu,Dan suami yg sudah di khianatin sakit dn kecewanya mereka itu gimana,Harusnya Sandra posisi kan dirinya tuh di tempat mereka,Di mana sih letak otaknya,kesel aku,Tapi Alex juga gak harusnya kelepasan bicara kek gitu,Mungkin Alex terlampau emosi dan kecewa dgn sikap Sandra..
Qaisaa Nazarudin
Sandra sih pandai pandai sendiri mengambil keputusan,Kamu itu gak tau apa2 tentang mereka,Jadi jangan sok soan kasian segala macam,..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Harusnya setelah kenak hujan hujan itu langsung mandi air hanget gitu,Aku dan anak2 juga sama,Kalo gak langsung setelah kenak hujan,pasti langsung demam..
Qaisaa Nazarudin
Formal banget panggilannya Saya saya gitu,Aku kamu aja lebih adem aku bacanya,Alex kalo bicara sama dirinya sendiri juga SAYA..😂
EndRu
mampir Kak
nyimak dulu
Olla Tulandi Jom
karna kembar tiga sebaiknya operasi caesar saja othor si Sandra heheheee
Olla Tulandi Jom
ahk si om akex sudah nencuri ciyman oertama sandra deeh ahk
Olla Tulandi Jom
Tasya sama Reyhan saja heheheee
sandra sama om Alex
Erli Ana
lanjut
Hera sasuwe
ringan n ngehibur ceritanya
Sri Murni
papa alex bikin nangis aja...😭
Fitri Talib Jelani
Tasya cantik banget
Anonim
baguus ceritanya.. love it.. 😍😍🥰🥰
Yuli Astuty
seneng bingit bacanya
Yuli Astuty
ooohhh hatiku mleyot thor😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!