pernikahan yang tidak didasari sama-sama mencintai akan lah sulit untuk kita.
begitu pun dengan Myranda, awalnya dia sangat bahagia menikah dengan lelaki cinta pertama nya, Namun Afandy tidak pernah mencintai nya. pernikahan mereka terjadi karena perjodohan kedua orangtua mereka. akankah Afandy membuka hatinya untuk myranda??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 27
ALDO PRANATHAN
AFANDI ANGGARA
MYRANDA
*******
Nathan menerima jaket itu dan langsung meraba bagian kantong jaket.
" dimana barang saya dari sini?" kata Nathan
" maaf maksud kamu barang apa yah?" kata Mira
" saya yakin, saya membawa nya. tidak mungkin saya lupa" kata Nathan
" maaf.... saya tidak mengerti maksud kamu," kata Mira
" mana barang saya dari jaket ini?" kata Nathan
" maaf...aku tidak tahu.. aku tidak mengambil apa-apa dari dalam sana" kata Mira
" pasti terjatuh, tapi terjatuh. dimana?" kata Nathan
" memang nya barang kamu seperti apa?" kata Mira
" boneka kecil yang sangat berharga bagi ku, aku selalu membawa nya kemana pun aku pergi. aku tidak boleh kehilangan itu, aku harus menemukan nya" kata Nathan
" prefct....." kata Mira yang sambil tertawa, menurutnya Nathan sangatlah lucu, bagaimana mungkin seorang pria dewasa bermain boneka.
" kamu menertawakan ku?" kata Nathan
" maaf... bukan nya seperti itu" kata Mira
" apa kamu yang sengaja mencuri nya?" kata Nathan
" apa maksud mu??? aku bukan pencuri" kata Mira
" terus kenapa kamu tertawa??" kata Nathan
" lucu ajah" kata Mira
" apa??? kamu bilang lucu??? kamu Anggap apa aku ini hah???" kata Nathan marah
" maafkan aku... kamu salah paham" kata Mira
" hah.... aku sama saja membuang-buang waktu ku menemui mu" kata Nathan pergi meninggalkan Mira, namun sebelum melewati pintu, dia berbalik lagi.
" itu barang ku terakhir kali saya simpan di kantong jaket ku ini, dan terakhir hilang dari sini juga. dan jaket ini terakhir kali ada pada mu, saya tidak mau tahu. kamu harus tanggung jawab, kamu harus cari itu boneka sampai ketemu, saya akan terus menagihnya" kata Nathan lalu pergi
" sayang sekali, tampan tapi tidak normal" kata Mira bergumam namun masih bisa didengar oleh Nathan.
" apa kamu bilang??? aku tidak normal???" kata Nathan menghampiri Mira.
Mira berjalan mundur menghindari Nathan, namun kini badan Mira sudah kandas di ding-ding. Nathan memegang kedua pipi Mira menggunakan satu tangan nya.
" kamu bilang saya tidak normal, apa perlu saya buktikan nona? bahwa yang kamu katakan tadi benar apa salah??" kata Nathan mendekatkan wajahnya ke wajah Mira.
kini wajah mereka sangatlah dekat, hingga Mira bisa merasakan hembusan nafas Nathan, dan Nathan juga bisa mendengar detak jantung Mira. Mira hanya menggigit bibir bawahnya dan menutup kedua matanya, dia merasa merinding.
Nathan melihat Mira yang sudah berkeringat, kemudian dia menyisihkan rambut Mira yang menutupi mata nya dan dia pun tersenyum dan berbisik di telinga Mira.
" mungkin sekarang aku masih bisa menahan nya, tapi jika sekali lagi kamu mencoba untuk menggoda ku, aku tidak akan mengampuni mu" kata Nathan lalu menjauhkan wajah nya dari Mira dan melepaskan tangan nya.
" maafkan aku" kata Mira sambil menundukkan kepalanya, dia sudah tidak berani menatap kearah Nathan.
Nathan hanya tersenyum melihatnya, lalu dia pergi meninggalkan apartemen Mira. setelah Nathan pergi, Mira lalu menghembuskan nafas nya yang sejak dari tadi ia tahan.
" syukurlah dia sudah pergi"
" dia membuat ku ketakutan "
" dasar laki-laki mesum"
" katanya dia tidak normal, lalu untuk apa dia bermain boneka?"
" malah boneka nya hilang lagi, dan malah aku yang tanggung jawab"
" mau cari kemana yah boneka nya? apa jatuh di rumah sakit yah" kata Mira berbicara sendiri.
karena dia tidak tahu sebenarnya boneka tersebut terjatuh di dalam lemari nya sendiri.
Tapi seru kok cerita y. Makasih da menyuguhkan cerita ini jak author