NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Kalila

Kisah Cinta Kalila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama
Popularitas:213.6k
Nilai: 5
Nama Author: septriani wulandari

Kalila gadis yang terlahir cantik dan lugu. Ia memutuskan untuk mengubah dan tidak memikirkan penampilan lagi sejak ia mengalami patah hati pada saat SMP. Kisah cinta pertama yang membawa dampak keterpurukan dalam hidupnya.

Suatu hari Kalila bertemu dengan seorang pria yang merupakan guru baru di sekolahnya. Ia tidak menyangka luka lama yang dipendamnya kembali bangkit hingga menyisakan rasa sakit.

Mungkinkah Kalila mampu kembali melewati hari-harinya seperti dulu? Ataukah rasa sakit itu akan terus membelenggu hidupnya?

Follow IG Author yuk
@Septriani_wulan15

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon septriani wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 Miss You

Bab 26 Miss You

Sampai di rumah, Kalila harus menghadapi Kama yang sudah berdiri di depan pintu sambil melipat kedua tangannya. Dia menatap Kalila dengan tatapan tajam yang menggambarkan dirinya sedang marah.

“Masih ingat pulang, De?” tanya Kama.

“Iih ... Abang, apaan sih! Jangan mulai deh, aku capek Bang!” saat Kalila hendak masuk ke dalam rumah, Kama tetap berdiri menghalangi sang adik masuk ke dalam.

“Bilang dulu, kamu dari mana dan sama siapa?”

“Abang, sudah biarin adiknya masuk. Kasian dia capek,” ucap Ana da dengan cepat Kalila masuk sambil menjulurkan lidahnya. Beruntungnya Kalila bisa menghindari semua pertanyaan dari kembarannya.

Sebelum merebahkan tubuhnya, Kalila terlebih dahulu membersihkan badannya. Kalila terus tersenyum saat mengingat kencan pertamanya dengan Akbar. Sampai sekarang Kalila masih tidak percaya kalau dia adalah kekasih gurunya. Selesai membersihkan diri, Kalila mengambil ponselnya di meja dan merebahkan tubuhnya.

Kalila kembali membuka galeri foto yang ada di ponselnya dan melihat semua foto-foto dirinya dengan Akbar. Seketika dia tersenyum, ingin rasanya dia berteriak, karena bahagia. Tidak lupa Kalila menyembunyikan foto-foto itu di folder terpisah dan mengunci folder itu agar tidak ada yang bisa membukanya.

Dret! Dret! —Suara getaran ponsel—

Melihat nama kekasihnya dengan cepat Kalila mengangkat teleponnya.

Akbar :“Halo, Sayang!” Kalila langsung tersenyum bahagia saat mendengar panggilan Akbar kepadanya. Entah kenapa Kalila selalu saja berdebar mendengar sebutan kata sayang, padahal kata itu sudah berulang kali diucapkan oleh Akbar.

Kalila :“Iya Kak. Kakak sudah sampai ke rumah?”

Akbar :“Sudah sayang, sejak tadi. Kamu tidak belajar? Jangan merasa diri pintar terus kamu melupakan untuk belajar. Ingat, kalau sebentar lagi kamu ujian dan itu ....”

Kalila :“Iya Sayang, cukup ya ceramahnya. Aku tahu kok, aku harus belajar. Tenang aja, mulai besok aku akan fokus belajar dan mematikan ponselku.” mendengar itu membuat Akbar sangat kaget.

Akbar :“Kenapa harus dimatiin sih? Kalau aku kangen bagaimana?” hati Kalila kembali berdebar mendengar apa yang dikatakan kekasihnya.

Kalila :“Ya kata kamu tadi aku harus belajar. Jadi aku mau fokus belajar.”

Akbar :“Iya juga sih, tapi 'kan aku juga butuh perhatian kamu, sayang. Eh tapi ... enggak apa-apa deh, aku siap menunggu kamu sampai kamu selesai ujian.”

Kalila :“Ya harus siap! Aku aja nungguin kamu selama tiga tahun siap-siap aja, masa cuma nunggu aku satu minggu kamu enggak bisa.”

Akbar :“Sayang, kamu sepertinya masih dendam ya sama aku. Jangan ungkit-ungkit itu lagi ya, aku benar-benar merasa bersalah. Sayang, aku juga sangat mencintai kamu sejak dulu, cuma pada saat itu, keadaan tidak memungkinkan untuk aku menjalin hubungan dengan wanita. Maafin aku ya, sudah membuat kamu menungguku selama itu. Aku janji sama kamu aku tidak akan lagi membuat kamu menunggu.” sebenarnya Kalila hanya bercanda dengan ucapannya. Dia tidak menyangka kalau Akbar menanggapi ucapannnya tadi dengan serius. Tapi, ini ada baiknya juga, jadi Kalila benar-benar tahu perasaan Akbar yang sebenarnya pada Kalila.

Keduanya pun melanjutkan teleponnya, sampai Kalila tidak menyadari kalau sekarang sudah tepat tengah malam. Melihat jam yang sudah sangat larut, Akbar pun menyudahi teleponnya.

Seperti yang dikatakan Kalila, dia benar-benar mematikan ponselnya dan terus belajar. Besok adalah hari di mana Kalila dan Kama harus berjuang demi melanjutkan cita-cita mereka. Walaupun keduanya sangat pandai, tapi keduanya tidak pernah merasa apa yang mereka tahu cukup untuk bekal mereka menghadapi ujian.

Setelah belajar bersama dengan Kama di ruang keluarga, Kalila pun kembali ke kamarnya untuk segera istirahat. Saat menyimpan bukunya di meja belajar, mata Kalila langsung tertuju pada ponsel dia yang berada di meja itu. Tidak bisa dibohongi kalau dia sangat merindukan Akbar. Tapi, Kalila sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk sementara ini fokus mempersiapkan ujian.

“Akbar, *miss you*!” ucap Kalila sambil mengusap ponselnya dan langsung merebahkan tubuhnya.

05.30

Ana sudah sibuk membangunkan anaknya sejak dini hari. Itu dia lakukan agar mereka bisa mengulang kembali materi-materi yang sudah dipelajari. Ana merasa aneh dengan Kalila, karena akhir-akhir dia benar-benar berubah. Kalila selalu sudah bangun saat Ana hendak membangunkannya. Sekarang pun kamarnya terlihat sangat rapih tidak seperti sebelumnya. Dan yang terpenting, Kalila sekarang lebih memerhatikan penampilannya.

‘Siapa cowok yang bisa merubah kamu jadi seperti ini, Nak? Bunda akan sangat berterima kasih padanya.’ gumam Ana sambil menutup kembali kamar Kalila dan langsung menuju kamar Kama untuk membangunkan anaknya.

Pagi itu semua sudah berkumpul di meja makan. Kalila dan Kama menikmati sarapan mereka sambil mengulang kembali membaca buku-buku pelajaran hari ini. Pemandangan yang sangat jarang terjadi membuat kedua orang tua mereka tersenyum bangga.

Karena hari ini Ujian Nasional, Kama diperbolehkan membawa mobilnya sendiri, agar tidak merepotkan Elina. Selesai menyantap sarapan, Kama dan Kalila pun pamit pada kedua orang tuanya. Tidak lupa Ana dan Alaric mencium kening anak-anak mereka sambil mendoakan agar kedua anak mereka bisa menjawab semua soal-soal ujian dengan mudah.

“Ingat pesan Mami, kalian teliti mengisi semua jawaban dan soal-soal ujian ya. Jangan tergesa-gesa dan berdoa agar semua terasa lebih mudah,” jelas Ana dan keduanya pun mengangguk.

“Mami, Papi, kita berangkat ya!” ucap Kama sambil mencium punggung tangan kedua orangtua disusul Kalila dari belakang Kama.

Selama perjalanan Kalila masih membaca bukunya, sedangkan Kama konsentrasi menyetir mobil sedan kesayangannya. Sesekali Kama melirik ke arah kembarannya itu. Dia penasaran pada adiknya, apa alasan Kalila bisa berubah seperti itu.

“De ....!” panggil Kama.

“Emmm ....” jawab Kalila yang masih konsentrasi membaca bukunya.

“Sebenarnya lo lagi dekat sama siapa? Abang penasaran sama perubahan lo akhir-akhir ini. Kenapa lo enggak bawa dia ke rumah, kenalin sama Abang, Papi dan Mami.” mendengar itu membuat Kalila langsung menutup bukunya.

“Gue lagi enggak deket sama siapa-siapa. Untuk perubahan gue, itu enggak ada alasan tersendiri. Gue hanya mau merubah penampilan aja, enggak lebih.”

“Tapi kok, abang merasa ada yang lo sembunyiin dari abang ya? De, jangan pernah menyembunyikan sesuatu dari abang ya. Kalau kamu ada masalah atau apapun itu, abang mohon ceritakan semua sama abang. Jangan pernah menyimpannya sendiri, oke!” Kalila mengangguk tersenyum.

Sampai di sekolah, Kama langsung memakirkan mobilnya. Beberapa guru yang tidak menjadi pengawas di sekolah lain berdiri di gerbang sekolah menyambut para siswa dan siswi yang akan mengikuti ujian termasuk Akbar. Saat berjalan masuk ke sekolah, Kedua mata Kalila dan Akbar saling menatap, setidaknya tatapan itu mengurangi rasa rindu keduanya.

Akbar terus menatap punggung Kalila saat kekasihnya itu sudah masuk ke dalam sekolah.

‘Lila, *miss you*!” gumam Akbar dan kembali tersenyum saat menyambut murid yang lainnya.

~Bersambung~

Bagi yang punya tiket Vote jangan lupa Vote Author yaaa...

Terima Kasih semua atas kesetiaannya menunggu novel ini Update.

Aku padamu 🥰🥰🥰🥰

1
Mommy JK 💜
Luar biasa
Susiwisnu
lanjut dooong
M. Namikaze
Desi apa Nurma?
M. Namikaze
seketika jadi mobil
M. Namikaze
masih lanjut g ini ka?
M. Namikaze: hampir setahun lho,, ada apakah ??
total 2 replies
Meili Wardiani
semangat kk akhirnya up
Heri Hidayat
akhirnya up juga.... seneng nya aq Thor
Wati_esha
Apa Nurma sedang berfirasat?
Wati_esha
Kalila begitu pengertian.
Wati_esha
Alaric .. masih ragu karena faktor umur.
Wati_esha
Apa yang akan Alaric katakan pada Akbar ya?
Wati_esha
Hmm Alaric ketahuan deh kalau membantu Akbar. 😉
Wati_esha
Akbar terlalu emosional.
adning iza
terima ksih thoorrr untuk up nya smoga sllu up smp end ya thoorrr
atteu
lupa lagi thor ceritanya
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: yuk baca lagi yuk...
author juga lanjut nulis baca lagi dr awal 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nuraisyah Syarifudin
trims thor udah up aku menunggu lama mudah2an jangan lama lagi
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: aku terharuuuu 😭😭😭😭
kirain udah ga ada yang mau baca 😭😭😭
total 1 replies
Mommy 2 R
suka
Nivia Olive
Kalo dah tamat dah baru baca biar ga kelamaan nunggu ✌️😊
Kusreni Amalo
kapan update lagi??
Nuraisyah Syarifudin
kapan up lagi udah lama thor kangen ama kalila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!