Apa jadinya orang yang selama ini kamu anggap ayahmu malah menikah denganmu?.
"Dia begitu sempurna dan bagai pinang dibelah dua dengan wanita yang sangat kucintai".
#Leo Abraham
"Maaf jika aku mencintai mu".
#Ardita Pricilla.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratnadewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
saudara
"Reni???? Ayo dong jangan bercanda ini gak lucu tahu udah ah jangan bercanda kaya gini lagi ya!!" ucap Dita yang kaget melihat siapa gadis dibalik topeng itu.
"Berisik!!! Menurut mu apakah aku bercanda haahhhh?????? Dengar ya Dita sudah sejak lama aku mengetahui jika kamu adalah anak dari wanita s*alan itu yang membuat ku tak dihiraukan sedikit pun oleh papa dan sudah lama juga aku merasakan sakit karena mamaku tak pernah dianggap ada oleh papa!! Kau tau bagaimana rasa sakit itu Dita??? Kami yang selalu didekat papa tak dihiraukan sedikitpun sedangkan kalian yang bahkan papa sendiri pun tak tau kalian ada dimana malah mendapatkan hati papa dengan mudah??? Bahkan saat papa menemukan mu papa juga langsung menulis surat wasiat agar hartanya diwariskan kepadamu semua!!! apa kau tau betapa hancurnya aku saat itu?? Apalagi anak dari wanita j*Lang itu ternyata sahabatku sendiri!!! Dari kecil aku tidak pernah merasakan kasih sayang papa!! Kau tahu saat aku masih kecil setiap kali aku mengajak papa bermain dia selalu menolak dan tak segan bersikap kasar jika aku masih ngeyel. Papa tidak pernah menyayangi ku dan hanya memikirkan kalian berdua!!! Kau tahu alasan mengapa aku hanya tinggal di kota B bersama nenekku saja tidak dengan orang tuaku??? Itu karena mama Lisa merasa kasihan kepadaku karena terlalu di acuhkan papa kemudian mama mengirimku kerumah nenekku agar aku bisa merasakan tenang!! Hanya mama lisa yang selama ini menyayangiku dengan tulus tapi apa!!!!!. Orang-orang suruhan suami si*lanmu itu malah membunuhnya dengan brutal didepan mata kepalaku sendiri!!! Sakit hatiku dit sakitttttt!!!" ucap Reni sambil menjambak rambut Dita.
"Aww ren sakit aku bisa jelaskan semuanya tolong dengarkan aku.
Aku tidak tahu jika ternyata kau adalah adik tiri ku dan aku juga tidak tahu jika papa malah mewariskan semua kekayaan nya untukku. Sungguh aku tidak pernah meminta ataupun mengharapkan nya sedikitpun.
Uang yang ditinggalkan mama sudah lebih dari cukup untuk aku hidup.
Aku senang mengetahui jika ternyata kita adalah saudara dan aku bersyukur memiliki saudara sepertimu!! Dan satu lagi mama Lisa belum meninggal Ren mama Lisa sekarang ada di rumah sakit karena masih menjalani perawatan!! Aku mohon jangan seperti ini kita bertiga berteman sudah sejak masih SD dan aku tidak mau hubungan kita berdua rusak hanya karena masalah harta ataupun keluarga!!! Mari kita selesaikan dengan hati dan kepala dingin " ucap Dita sambil menangis.
Hati Reni awalnya mulai melunak saat mendengar jika mama Lisa masih hidup.
sesaat ia merasa ada secercah harapan untuk bisa terus semangat melanjutkan hidup didunia kejam ini.
"Cukuppp aku tidak mau mendengar apa-apa darimu meski mamaku masih hidup aku tetap tidak akan membiarkan kamu bahagia setelah penderitaan yang aku alami selama ini!!" ucap Reni sambil menodongkan pistol dan menembak Dita.
Namun ternyata Reni lupa mengisi peluru pistol itu dan Reni pun mengumpat.
"Oohhh shittt!!!"ucap Reni sambil membanting pistolnya.
Dita yang melihat Reni sedang lengah ia pun langsung berlari dari tempat itu dengan sangat kencang namun Reni tetap mengejar nya hingga aksi kejar-kejaran pun terjadi diantara keduanya.
Dita tidak tau mereka ada dimana sekarang karena ia merasa ia berada disebuah hutan dekat pantai.
Ia berlari mengikuti arah pantai dengan Reni yang masih Mengejar nya sambil berteriak-teriak memanggil nama Dita.
Dita yang lelah pun berhenti dibawah pohon yang cukup besar namun dia terkejut saat tangan Reni yang sudah menarik tangannya.
"Kau tidak akan bisa kemana-mana lagi Dita kau harus mati menyusul wanita br*ngsek itu!!!" ucap Reni.
"Tidak Ren aku mohon aku ini temanmu kenapa kamu tega seperti ini???".
Saat mereka sedang berdebat tiba-tiba ada suara seperti ranting patah dan refleks mereka menoleh keatas.
Reni yang panik langsung melindungi dirinya berbeda dengan Dita yang melihat Reni hanya terdiam bukannya lari langsung mendorong tubuh Reni hingga terjatuh,,
Akkhhhhhh suara teriakan Dita,..
Reni sontak kaget melihat tubuh mungil Dita tertimpa batang pohon yang cukup besar.
"Ditaaa!!!! Maafkan aku Dita maafkan aku!!!" ucap Reni sambil berusaha mengangkat kayu yang cukup besar itu namun hasilnya nihil.
Reni yang melihat Dita sudah tak sadarkan diri semakin panik dan menepuk-nepuk pipi sahabat nya itu.
"Vangun Dita bangun tolong jangan pergi Dita aku minta maaf!!!" tangis Reni pecah saat melihat ada darah yang mengalir di sekitar kaki Dita.
"Ternyata kau sama nekatnya dengan ibumu!!!!" suara bariton itu sangat membuat Reni terkejut sekaligus takut.
"Papa???".
"Cepat kalian bantu Dita dan langsung bawa Dita kerumah sakit!" ucap Ferry dengan panik.
Para algojo pun menyingkirkan kayu dan langsung membopong tubuh Dita yang sudah lemas.
"Papa sangat kecewa kepada mu ren!! apa yang sudah kamu lakukan kepada kakak mu??!" bentak Ferry.
"Pa aku tidak sengaja pa aku tidak tau jika Dita akan menolongku pa aku tau salah sudah menyakiti nya namun ini bukan salahku pa!!!".
"Cukupp Reni!!! Papa kecewa dengan sikap tidak dewasamu ini!!! Jika terjadi sesuatu terhadap Dita maka papa tidak akan pernah mengampuni mu lagi!!!!!" tegas Ferry sambil berlalu pergi.
Reni yang menyesali perbuatannya itu hanya bisa menangis ditepi pantai seorang diri.