Sherly, gadis yang tiba-tiba merasuki seorang tuan putri yang berani dan blak-blakan. tapi sayang, baru pertama kali bertransmigrasi, dia sudah mendapatkan hukuman.
namun Sherly tidak merasa sedih, dia justru menyambut hukuman itu dan mendapatkan sebuah ruang yang penuh dengan bahan makanan atau sembako. sehingga dia tidak perlu susah lagi untuk memikirkan kehidupannya di zaman ini.
lalu bagaimanakah kehidupan Sherly yang merasuki putri dari kekaisaran Orion, yang bernama arela Arilea itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25. khawatir
sementara di ruang kerja kaisar.
terlihat tak hanya ada ketiga pangeran di dalam ruang kerja itu, melainkan satu pengawal kepercayaan kaisar yang telah menyampaikan informasi yang membuat kaisar marah pun turut ada di sana.
kaisar Ronaldo menghadap ke arah belakang dan membelakangi anak-anaknya. Dia seolah-olah sedang menimbang-nimbang, padahal dirinya sedang menenangkan perasaannya, agar suaranya tidak membentak anak-anaknya.
setelah beberapa saat suasana hening di dalam ruang kerja itu, akhirnya kaisar Ronaldo memutar tubuhnya, dan kemudian kembali duduk di kursi kebesarannya itu.
"salam yang mulia kaisar ayahanda. kira-kira apa yang ingin ayah sampaikan kepada kami..?" pangeran mahkota pun langsung mengambil inisiatif untuk bertanya. kaisar Ronaldo menghela nafasnya.
"tolong sampaikan Acer!" ucapnya memerintah pengawal kepercayaannya yang bernama aser itu. sang pengawal kepercayaan pun langsung memberi hormat kepada kaisar. dan kemudian mulai membuka suaranya.
"saya menemukan penyelidikan, kalau sebenarnya para pembunuh bayaran itu menargetkan Putri arela. Tetapi, entah apa yang terjadi, para pembunuh pembunuh bayaran itu malah terbunuh. kemudian dengan kekuatan yang tak kasat mata dan tak bisa ditebak, memindahkan semua pembunuh-pembunuh bayaran itu yang sudah meninggal di halaman kediaman pangeran mahkota. tujuannya tentu saja, agar pangeran mahkota dan istana tahu, kalau semalam telah terjadi penyerangan. dan yang menjadi korban utamanya adalah Putri arela. tapi, sebenarnya bukan untuk menyelamatkan putri arela, tetapi agar pihak istana menyelidiki siapa pelakunya. sekian para pangeran." tutur Acer sambil membungkuk hormat.
kaisar mengepalkan tangannya. begitu pula dengan ketiga pangeran yang langsung membelalakkan mata mereka karena terkejut.
berarti, saat semalam mereka tertidur nyenyak, adik kandung mereka, Putri arela mendapatkan penyerangan di malam hari. sementara, mereka tidak tahu bagaimana kondisi Putri arela sekarang.
mengetahui hal itu, para pangeran pun langsung segera berlari menuju istana dingin. sementara sang kaisar yang melihat hal itu langsung kebingungan.
"hey!! kalian mau ke mana!!" panggil sang kaisar kepada anak-anaknya.
"kami akan ke istana dingin dulu ayah!! kami khawatir telah terjadi sesuatu dengan Putri arela!!" mendengar teriakan salah satu anaknya, kaisar pun juga ikut tercerahkan. saat itu juga dia pun ikut berlari bersama dengan anak-anaknya menuju istana dingin, tempat anak perempuannya dikurung.
belum genap 1 bulan saja, perasaan mereka mulai goyah. apalagi mendapatkan kenyataan pertama, kalau adik mereka ini baru saja mendapatkan penyerangan. dan tentu saja pelakunya sudah ditemukan dengan mudah. tampaknya memang sengaja dipermudah oleh orang yang membunuh para pengawal-pengawal bayangan itu.
"sial anak-anak ini!! mereka berani sekali mendahuluiku!!" omel sang kaisar sambil terus mempercepat langkah kakinya, dan nyaris berlarian. sementara Acer di belakangnya juga ikut berlari.
"yang mulia kaisar, hati-hati yang mulia!!"
"diamlah aser!! putriku mungkin sedang dalam bahaya.!!" seru kaisar Ronaldo. akhirnya Acer memilih untuk diam dan terus mengikuti langkah kaki tuannya itu.
sementara di dalam istana dingin, Putri arela masih beristirahat. sementara Maya dan mario, mereka berdua sedang bekerja merawat sayur-sayuran yang tampak mulai tumbuh besar.
di sana tentu saja ada banyak jenis tanaman yang ditanam oleh Putri Ella. ada cabe rawit, dan juga cabe merah yang ditanam beberapa batang saja sesuai kebutuhan, Di sana juga ada bawang bombay, bawang merah, beberapa pokok bawang putih, sayur-sayuran, dan sekaligus buah tomat.
Untung saja, halaman istana dingin itu sangat subur. karena memang sudah lama tidak dimanfaatkan untuk lahan pertanian.
Brak tak Duk
mendengar suara yang sangat ribut di depan pintu gerbang yang disegel itu, Maya dan Mario mulai mengalihkan pandangan mereka ke arah pintu gerbang. Maya berjalan mendekati kakaknya dengan raut wajah yang cemas.
"ada apa kak..? kenapa ribut sekali di depan pintu gerbang. seperti ada yang mencoba untuk menerobos masuk ?" ucap Maya dengan suara pelannya. Mario yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.
dia tidak perlu khawatir, karena dia sendiri juga sudah bisa ilmu beladiri dan tentunya bisa melindungi arela dan Maya. di samping itu, pasti parah utusan-utusan kaisar juga tidak akan membiarkan orang jahat melukai keturunan kaisar.
namun lagi-lagi, pikiran kedua dengan cepat ditepis oleh Mario. mana mungkin kaisar akan peduli dengan keturunannya. buktinya, nona mereka malah dihukum dan dikurung di istana dingin, tanpa ada penyelidikan yang benar-benar dilakukan oleh pihak istana.
"sebaiknya kamu bersiap. mungkin itu adalah Putri Marissa dan orang-orangnya. pasti mereka datang kemari untuk membuat masalah lagi." tutur Mario. mendengar itu, Maya pun dengan segera bersiap juga. apabila terjadi penyerangan nanti, mereka sudah siap untuk melawan.
Kreeeetttt!!!!
namun ketika pintu gerbang dibuka setelah ditutup beberapa minggu, Mario dan Maya langsung terbelalak. karena ternyata yang datang adalah kaisar dan ketiga pangeran dengan ekspresi wajah yang begitu panik.
bahkan setelah pintu gerbang itu dibuka, keempatnya langsung menerobos masuk dan seolah-olah berebut masuk terlebih dahulu di depan pintu gerbang. tapi karena pintu gerbang itu lumayan luas, sehingga mereka berempat bisa masuk secara bersamaan.
"Putri arela!! di mana kamu dek!!" teriak pangeran Felix.
"arela!! kamu baik-baik aja kan!!" seru pangeran Melvin.
"arela!! kami datang untuk melihatmu. di mana kamu!!" ucap pangeran kedua yang bernama Andreas. sementara kaisar sendiri malah celinga-celinguk mencari keberadaan putrinya. Mario dan Maya yang melihat kelakuan mereka berempat itu hanya menatap dengan tatapan heran.
tapi karena mereka harus melakukan kewajiban mereka sebagai salah satu bentuk kesopanan, santun dan sekaligus untuk menghargai kaisar, keduanya pun langsung berjalan mendekat.
"salam kepada yang mulia kaisar..? ada yang bisa kami bantu yang mulia..?" ucap keduanya secara bersamaan. mendengar dan menyadari keberadaan Mario serta Maya, yang merupakan pelayan kepercayaan arela, langsung membuat mereka menoleh.
"di mana arela!! kenapa cuma kalian berdua yang ada di sini!!" seru sang kaisar dengan sedikit bentakan. jujur saja, hatinya juga menjadi cemas gara-gara anak-anaknya.
melihat kaisar yang membentak mereka dan marah seperti itu, keduanya langsung membungkuk hormat kembali.
"nona Ela sedang beristirahat yang mulia." jawab Mario dengan tegas. mereka memang memanggilnya nona Ela, seperti yang pernah dipanggil oleh Tuan Darwin, yang bernama asli Vikram dari kekaisaran Asoka. tapi kaisar tidak tahu akan hal itu.
"Dia sedang istirahat..? di mana dia istirahat!!" seru kaisar. Mario dan Maya kembali saling memandang.
"di sana yang mulia!" seru Mario yang akhirnya menunjukkannya. mereka tentu tidak memiliki kuasa untuk melawan sang kaisar. perintah kaisar itu sama dengan seperti perintah Tuhan. tapi entah mengapa, nona mereka ini sangat keras kepala dan tak pernah menurut dengan sang kaisar.
ketika kaisar dan ketiga putranya mengalihkan pandangan mereka ke arah bangunan yang tampak sudah terlihat terawat itu, langsung membuat mereka melongo. sesaat kemudian, mereka juga sadar kalau halaman istana dingin ini sudah sangat bersih, beberapa tempat duduk dan meja juga di sediakan di halaman. di samping sudut yang lain, ada juga sebuah dapur kecil yang memang biasa digunakan oleh Ella dan Maya untuk memasak.