Seorang ibu tiri tega menjual anaknya untuk di jadikan persembahan tumbal demi kekayaan, sang ibu tiri melakukan perjanjanjian dengan raja vampire yang di kenal sebagai raja predator paling berkuasa.
Callista, dia adalah gadis cantik yang akan di persembahkan, dan ternyata dia terpaksa harus menikah dengan Sang Predator
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Newbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMINTA BANTUAN KERAJAAN
Kabar tentang kembalinya wujud Lucas sebagai Vampire sudah menyebar layak nya virus, semua Vampire bernafas lega bahkan Kerajaan pun bisa tenang.
Namun, di sisi lain di dalam kerajaan semua tetua dan petinggi kerajaan akan membuat rapat besar tentang kejadian tersebut.
Pihak kerajaan akan mengundang perwakilan atau Lucas sendiri untuk datang dan membicarakannya.
Undangan sudah sampai di kerajaan milik Lucas, dan pria itu langsung meremasnya lalu membuang.
"Bahkan mereka menutup mata, dan sakarang mereka seolah menjadi yang paling suci, mereka yang telah memprovokasi ku, mereka juga yang bisu dan menutup mata, bahkan istriku baru masuk ruang perawatan, mereka bahkan tidak memberikan ucapan terimakasih pada istriku." Kata Lucas geram dan marah.
"Tuan Lucas... Saya yang akan mewakili anda." Kata Lazarus.
"Tidak perlu, kita tidak perlu ke sana." Kata Lucas.
"Tapi Tuan ada sesuatu, kita butuh bantuan pihak kerajaan." Kata Lazarus.
"Tentang apa?"
"Kesembuhan Tuan Putri Callista." Kata Lazarus.
Lucas melihat ke arah istrinya yang masih di jejali selang-selang di seluruh tubuhnya, Eliot dan Zilom baru saja selesai mengganti kantung darah.
"Tuan Lucas, saya akan pergi ke alam baka, saya akan bernegosiasi dengan Raja Neraka, atau saya bisa merubah Nona Callista menjadi Vampire Outcast." Kata Felom.
"Dan akan menjadi vampire yang tak sempurna seperti aku? Itu hanya akan berubah menjadi kutukan. Kau tidak lihat bagaimana aku berakhir seperti ini? Itu semua karena dendam Vampire Outcast pada Raja dan mengutukku." Kata Lucas.
"Tapi, jika pangeran tidak cepat memutuskan, maka Nona Callista akan berubah menjadi Vampire Slave Tuan." Kata Zilom.
Lucas menjadi bertambah gusar. Vampire Slave adalah Vampire yang paling buruk, setelah itu diikuti Vampire Zombie.
"Lalu sebenarnya apakah Nona Callista jiwanya tersesat?" Tanya Lazarus.
"Sepenglihatanku, Nona Callista masih ada di dua alam, dia masih belum bisa memasuki akhirat, namun juga belum bisa keluar dan kembali ke dunia." Kata Felom.
"Tuan Lucas, karena Nona Callista belum memasuki Akhirat, dan belum kembali juga di dunia, kita masih sempat membuat Nona Callista kembali seperti semula, dan jika anda mau mengembalikan Nona Callista seperti semula, menjadi manusia, lalu membersihkan bekas gigitan anda yang ada di tubuh Nona Callista, hanya ada satu Vampire yang bisa melakukan itu dengan sihirnya, tanpa menjadikan Nona Callista sebagai Vampire Outcast." Kata Felom.
"Siapa?" Tanya Lucas.
"Putri Lilith Tuan, hanya dia yang mampu dan bisa melakukan sihir tersebut." Kata Felom.
"Tidak mungkin aku menemui Lilith!" Kata Lucas.
"Saya akan pergi ke Kerajaan Utama Tuan." Sahut Lazarus.
"Saya akan menemani Lazarus, untuk ke Kerajaan Utama dan bertemu dengan Nona Lilith." Kata Felom.
"Saya yakin Lilith, tidak akan bersedia, tapi kita harus mencobanya Tuan." Kata Zilom
"Tapi, hal yang paling susah untuk di tembus adalah persetujuan dari kerajaan. Sebelum meminta Putri Lilith secara pribadi, kita harus mengajukan permohonan pada Kerajaan Utama untuk menggunakan sihir, karena sihir sebesar itu akan mempengaruhi daratan Kerajaan Vampire." Lanjut Zilom.
"Aku tidak yakin Lilith akan membantu, karena dia memiliki obsesi ingin menikah denganku, belum lagi saat pernikahan paksa itu, aku langsung meninggalkan altar dan tidak mau menikah dengannya, tapi... Aku tetap harus mencobanya. Aku putuskan untuk pergi bersama Lazarus dan Felom, dan kau Zilom tetap di sini menjaga Putri Callista." Perintah Lucas.
Semua mengangguk pelan.
"Tuan, satu hal lagi, sebaiknya setelah Putri Callista sudah kembali menjadi manusia, anda dan Putri Callista hidup di Negara lain menjauh dari Daratan Kerajaan Vampire, ini demi keselamatan Putri Callista." Kata Lazarus.
"Aku sudah memikirkan itu, aku akan pergi setelah Callista sembuh, awalnya aku mengajaknya kesini hanya karena aku harus memperkenalkannya pada Kerajaan Vampire, bahwa dia adalah mempelai wanitaku, namun semuanya menjadi kacau, dan itu semua karena diriku." Kata Lucas menyalahkan dirinya sendiri.
"Pangeran, ini semua bukanlah kesalahan anda, semua ini kesalahan dari Kerajaan, mereka memprovokasi anda, ketika anda berubah, mereka bahkan menutup mata dan telinga." Kata Lazarus.
"Kalau begitu kapan kita berangkat Pangeran?" Tanya Felom.
"Beritahu pada kerajaan bahwa kita akan datang malam ini juga. Kita akan memenuhi panggilan mereka. Perintahkan juga pada Seina dan Tifany untuk selalu menjaga di samping Callista jangan biarkan Callista sendirian, aroma tubuh dan darahnya akan semakin mennyengat baunya, dan mengundang semua vampire, untuk sementara, semua vampir dilarang mendekat dalam jarak beberapa meter, dan kau Zilom, kau berjaga di luar tepat di bawah balkon kamar istriku." Kata Lucas.
"Saya mengerti Pangeran." Kata Zilom membungkuk.
Lucas kemudian berdiri dan berjalan mendekati ranjang Callista, dimana Callista masih menutup matanya belum sadar.
Lucas melepaskan kalungnya, itu adalah kalung kristal berwarna merah darah kehitaman terbuat dari darah murni Vampire, kristal tersebut berbentuk kerucut, kemudian Lucas memakaikannya pada Callista.
"Jangan sampai kalung ini terlepas dari Callista." Kata Lucas pada Zilom.
"Baik Pangeran." Kata Zilom
Malam itu juga Lucas, Lazarus, serta Felom berangkat menuju Kerajaan Utama untuk bertemu sang Raja, sebelumnya Lazarus telah memberitahu bahwa mereka akan datang menghadap.
Dan benar saja, ketika Lucas bersama ke dua Ksatria nya tiba di Kerajaan semua berjaga meski dengan gemetaran, mereka langsung menuju ruangan besar untuk menghadap.
"KRRIIEETTT!!!" Pintu besar di buka oleh beberapa pengawal Vampire dan berbunyi khas.
Di sana, di meja yang panjang dan besar, semuanya terbuat dari emas berwarna kuning dan beberapa lampu gantung antik begitu besar, menjadi pemandangan yang tak asing bagi Lucas, karena dulu ketika ia masih kecil, itu adalah arena nya, untuk mendengarkan para tetua berdebat.
Di sana telah duduk, para Dewan Kerajaan yang terdiri dari para Bangsawan yang menjadi akar dan penyokong Kerajaan. Mereka semualah yang akan membahas masalah-masalah besar yang paling sensitif sampai yang paling kecil hingga besar.
Terlihat Raja Abbadon duduk di paling ujung, dan diikuti dengan beberapa Vampire bangsawan lainnya serta para tetua Vampire.
Bangsawan yang paling tinggi adalah Keluarga Vam Adelion, alias keluarga dari Lilith. Mereka adalah tonggak bangsawan yang selalu menyokong keberlangsungan Kerajaan.
"Pangeran Lucas Demian menghadap pada Raja dan Dewan Kerajaan." Kata Lazarus.
Kemudian Lucas pun duduk di ujung meja berhadapan dengan Raja Abbadon.
Meja itu cukup jauh dan panjang, namun Lucas masih sangat jelas melihat wajah sang ayah yang paling ia benci.
"Aku dengar kau ingin membicarakan tentang Putri Callista." Kata Bhahron Vam Adelion, ayah dari Lilith Vam Adelion.
Lucas hanya memandang sinis pada Bhahron.
"Raja Abbadon, Saya meminta pertanggung jawaban anda, Kerajaan seolah buta dan bisu, seolah kalian tuli dengan kejadian ini..."
Raja Abbdon sedikit gemetar mendengar suara tegas dan mengancam dari anaknya Lucas, ia takut bahwa Lucas akan berubah lagi.
"Lanjutkan..." Kata Raja Abbadon.
"Saya ingin meminta Putri Lilith untuk menyembuhkan istri saya... Istri saya berada di dua dunia, dia tidak dapat kembali." Kata Lucas.
"Aku menentangnya!" Teriak Bhahron ayah dari Lilith.
Bersambung~
udah baca 3 karya othor tadi happy ending nya kurang😌 cuma 1 bab trus