NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Dokter Anton

Mengejar Cinta Dokter Anton

Status: tamat
Genre:Trauma masa lalu / Persahabatan / Cinta Seiring Waktu / Dokter Genius / Harem / Cinta Murni / Dokter / Tamat
Popularitas:64.3k
Nilai: 5
Nama Author: Indaria_ria

Disarannkan sebelum baca cerita ini baca dulu karya saya Gadis Miskin Kesayangan CEO ya, agar tidak gagal fokus, disana cerita Tania dan Dokter Anton bermula.....#

Anton adalah seorang Dokter Umum yang melanjutkan studinya untuk meraih gelar sebagai Dokter spesialis kejiwaan, dalam tugasnya Dokter Anton bertemu dengan seorang pasien yang bernama Dinda yang sedang mengalami depresi berat atas meninggalnya kekasih yang ia cintai dalam kecelakaan.

Lambat laut kedekatan mereka membuat Dinda menemukan kekasihnya dalam diri Dokter Anton. Tapi saat ini Anton belum bisa membuka hatinya untuk siapa pun, dihatinya masih ada Tania yang susah sekali ia lupakan.

Berjalannya Waktu Tania tiba-tiba datang setelah Anton sudah sedikit melupakannya dan ingin melanjutkan hidupnya siapakah nanti yang akan mengejar cinta Anton?? Apakah Tania atau Dinda??

Karya ini hanya sekedar hayalan Author ya 🤭 semoga kalian suka ceritanya...!!

Happy reading!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indaria_ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Perdebatan

Sementara diruang prakteknya Dokter Anton sedang disibukan dengan beberapa pasiennya, dan disela-sela prakteknya kini dia teringat dengan bunga mawar putih yang ia berikan pada Dinda, entah mengapa disana dia tersenyum sendiri mengingat betapa bahagianya Dinda saat ia memberikannya bunga mawar putih itu.

"Dok, pasien ke 4!" Anton sangat terkejut dengan kedatangan Mei yang sudah membawa masuk pasiennya yang ke empat. Dengan cepat Dokter Anton segera menepis ingatannya pada Dinda dia harus fokus pada pekerjaannya.

**

Jam makan siang pun tiba Tania masih saja di sibukan dengan pekerjaannya yang menumpuk, bahkan disana semua karyawan yang lain sudah pergi untuk makan siang tapi dia masih sibuk di depan layar kerjanya.

Sedang disana nampak Alex baru saja keluar dari ruangannya kebetulan meja kerja Tania berada tidak jauh dari ruangan Alex, seandainya Alex keluar dari ruangannya pasti yang pertama ia lihat adalah meja Tania disana mata Alex langsung tertuju pada wanita yang akhir-akhir ini sudah mengganggu fikirannya.

"Tania waktunya makan siang, sudah hentikan dulu pekerjaanmu nanti masih ada waktu." Ucap Alex setelah sampai di depan meja Tania.

"Sebentar masih ada beberapa yang harus aku selesaikan!" Ucap Tania tanpa mengalihkan pandangannya pada layar kerja di depannya.

Disana Alex sangatlah kesal mendengar jawaban dari Tania, dengan cepat Alex langsung menarik tangan Tania dan dengan segera membawa Tania pergi dari meja kerjanya.

"Alex apa yang kamu lakukan!"

"Diamlah, ikut denganku!"

"Mau kemana?" Dengan langkah kesal Tania harus mengikuti kemauan Alex.

"Makan siang bersamaku!"

"Tapi, lepaskan dulu tanganku! Apa kamu tidak malu terlihat semua karyawanmu?"

Disana Alex tidak menjawab pertanyaan Tania dia masih saja menggenggam tangan Tania dalam genggamannya. Melihat kedatangannya sang sopir pribadi Alex langsung datang menghampiri.

"Maaf Pak, apa Bapak mau pergi keluar?"

"Ya, kita makan siang di restoran langganan saya!'' dengan cepat sang sopir langsung membukakan pintu untuk bos serta perempuan disampingnya.

"Lex plis, lepaskan tanganku!" Ucap Tania sekali lagi.

Dengan cepat Alex segera melepas tangan Tania dari genggamannya dan dengan terpaksa juga Tania harus mengikuti kemauan Alex, diapun segera mengikuti Alex masuk kedalam mobil itu.

Sopir pribadi Alex dengan segera membawa mereka menuju ke restoran langganan bosnya, disepanjang perjalanan baik Alex dan juga Tania masih sama-sama terdiam. Sesekali Alex sedikit melirik ke arah Tania tapi sepertinya Tania masih sedikit kesal dengan ulahnya.

Tidak berapa lama kini mereka sudah sampai di pelataran restoran ternama tempat Alex biasanya makan siang, Alex dan Tania segera turun dari mobil itu, disana Tania tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mengikuti kemauan Alex.

Mereka berdua akhirnya masuk kedalam restoran itu dan segera memilih tempat duduk yang kosong, memang jam makan seperti ini tempat itu sangatlah ramai di kunjungi para pelanggannya.

"Tania kamu mau makan apa?"

"Terserah kamu saja!" Disana Alex melirik kearah Tania dia melihat kekesalan di wajah Tania.

"Apa kamu marah padaku!"

"Pikir saja sendiri!'' jawab Tania ketus, disana Alex sedikit tertawa dengan jawaban Tania. Entah mengapa melihat Tania seperti itu dia malah semakin gemas ingin rasanya dia mencubit mulut Tania dengan mulutnya.

"Baiklah aku yang memilih menunya."

Tanpa Tania sadari di meja yang lain juga nampak disana Anton dan juga rekannya sedang menikmati makan siang yang kebetulan restoran itu juga tempat Alex dan Tania berada.

"Bagaimana pasien kamu ton, siapa kemarin yang kamu bilang masih muda dan cantik?"

"Dinda."

"Ya Dinda, jadi dia sudah di perbolehkan pulang?"

"Kamu benar beberapa hari lagi dia sudah di jemput keluarganya." Ucap Anton yang masih sibuk dengan makanan di depannya.

"Kemarin kamu jadi kasih dia bunga?"

"Jadi.''

"Bagaimana kesannya? Apa dia suka?"

"Sangat suka, aku juga heran hanya di beri dua tangkai bunga saja di sudah sangat bahagia!" Dengan tersenyum Anton mengingat kejadian kemarin bersama Dinda.

"Apa kamu menyukainya?" Pertanyaan rekannya yang sesama Dokter itu malah membuat Anton tiba-tiba tersedak dengan makanan yang sedang ia makan.

''Minumlah!" Dengan cepat rekannya itu mengambilkan segelas air putih di depan Anton.

"Kenapa denganmu, ditanya seperti itu saja kamu langsung panik." ucap rekannya sambil menyenggol bahu Alex.

"Sudahlah, jam makan siang sudah hampir habis kita harus segera kembali ke Rumah Sakit!"

"Baiklah kalau begitu! Kita harus segera kembali!"

Kedua orang yang sama-sama berprofesi sebagai Dokter itupun segera meninggalkan restoran itu, mereka segera menuju kekasir bersama. Setelah mereka melakukan pembayaran mereka langsung pergi dari tempat itu.

Karena tempat itu sangatlah Ramai Anton dan juga rekannya harus melewati beberapa meja di depannya yang sedikit sepi untuk mereka lewati.

Disana Alex dan juga Tania sedang menikmati makan siang mereka yang baru saja terhidang di depan meja mereka, disana hati Tania sudah sedikit melunak dengan candaan Alex yang sedikit konyol menurutnya.

Disela-sela makannya mata Tania mulai menyapu kebeberapa orang yang ramai keluar masuk dari restoran itu, entah mengapa pandangannya tiba-tiba kini tertuju pada dua orang yang sedang melintasi meja makan di depannya.

Mata Tania sedikit terbelalak saat tahu siapa yang baru saja melewati mejanya "Anton?? Ucap Tania dengan pandangannya yang masih terus mengikuti pergerakan Anton yang mulai keluar dari restoran itu.

Disana Alex tanpa sadar mendengar Ucapan Tania yang sedikit berbisik menyebut nama Anton, Alex dengan cepat mengikuti pandangan mata Tania yang sepertinya sedang melihat keluar restoran itu.

"Siapa yang kamu sebut Anton?" Tanya Alex yang sedikit kesal pada Tania.

Disana Tania mulai sadar kalau Alex ternyata mendengar ucapannya memanggil nama Anton, disana Tania langsung berpura-pura mulai menyibukkan dengan memakan makanan di depannya.

Karena tidak mendapat jawaban dari Tania disana Alex langsung menghentikan makannya rasanya sekarang rasa laparnya tiba-tiba hilang saat dia mendengar Tania menyebut nama Anton.

"Tania siapa Anton itu?" Ucap Alex sekali lagi.

"Bu-bukan siapa-siapa, tadi aku salah orang aku kira dia temanku tapi ternyata bukan!" Kilah Tania disana.

"Namanya Anton?"

"Urusan apa kamu dengan nama itu?" Ucap Tania yang sedikit kesal.

"Kamu tahu, kamu hampir saja menyerahkan kesucianmu pada Anton!"

"Apa maksud kamu!"

"Kamu ingat vidio saat kita bermesraan, kamu sempat menyebut nama Anton dan bahkan kamu bilang kamu rela memberikan tubuhmu itu pada Anton! Sayangnya aku bukan Anton!" Disana Tania langsung terperangah dengan ucapan Alex.

Dia tidak merasa menyebut nama Anton waktu itu, belum sempat dia bertanya pada Alex, Alex malah sudah berdiri dan langsung pergi meninggalkan Tania.

"Lex! Tunggu!" Dengan cepat Tania langsung menyusul Alex yang berjalan menuju ke kasir, setelah Tania sampai disana ternyata Alex sudah selesai melakukan pembayaran dan langsung pergi begitu saja tanpa memperdulikan Tania di belakangnya.

"Lex! Jelaskan padaku apa maksud kamu!"

Alex tetap saja tak bergeming disana dia langsung keluar dari restoran itu dan segera masuk kedalam mobilnya yang memang sudah menunggunya di depan restoran itu.

Setelah Alex masuk kedalam mobilnya disana Tania langsung menghentikan langkahnya, kini dia tidak mengikuti Alex untuk masuk kedalam mobilnya Alex dia malah segera berjalan menjauhi mobil itu.

Sekarang giliran Alex yang di buat kalang kabut atas sikap Tania, Alex langsung turun dari mobilnya dan mencoba memanggil Tania, tapi sayangnya Tania tak memperdulikan panggilannya, dia malah memilih naik Taxi yang sedang berhenti di depan restoran itu.

"Tania!" Panggil Alex disana.

"Pak jalan!" Ucap Tania pada sopir taxi itu.

Bersambung ....

Bantu likenya ya Readers dan terimakasih untuk kalian semua yang sudah mengikuti cerita ini ..semoga Kalian semua dalam keadaan sehat semua ya.

1
Tiek
kamu menjengkelkan lek
Tiek
Alex ga punya aklak
Tiek
pasti laki" gila itu Damian
Emy Angga
pasti it damian.tpi bukan kah Dy bunuh diri kemarin di penjara thor
Indaria_ria: Lanjut baca kak Emy...Damian selamat dan jadi gila kak/Smile/
total 1 replies
Emy Angga
astaga baru sjh di bab pertama SDH senewen ini🤧🤧
Indaria_ria: Othor terharu sampai lanjut karya berikutnya terimakasih kak Emy/Scowl/
total 1 replies
Chris Antono
nanggung sekali
Chris Antono: cobalah bikin season ke 2 nya kak
total 2 replies
Chris Antono
Luar biasa
Indaria_ria: Trimakasih ulasan bintang 5nya kak Cris Antono/Pray/
total 1 replies
Chris Antono
Lumayan
Indaria_ria: Trimakasih ulasanya kak Chris Antono/Smile//Pray/
total 1 replies
reza indrayana
Lanjutan kisah Evan & Alena nich .. to apa eoesode berikutnya ada kisah Evan -Alana sekeluarga yg bikin penasaran ...
Indaria_ria: lanjutannya hanya di Tania dan Dokter Anton kak....soalnya dulu ada yang minta di lanjut...kalau Evan dan Elena belum ada kelanjutannya/Grin/maafkanlah
total 1 replies
Nunik Wahyuni
Ayo dr Anton sembuhkan Dinda dgn kemampuan mu.....kasian klo ga disembuhkan bisa depresi akut dan bunuh diri lagi ....masa depan nya mdh panjang kasian ortu nya.... sakit iahhh terpisah Krn takdir 😔😔🙈🙈
Indaria_ria: Semoga saja ya kak.../Grin/
total 1 replies
Nunik Wahyuni
Astaghfirullah Dinda depresi dan bunuh diri smoga msh bisa dislmtkan....gelooo thorrr awal cerita udh tegang maen bunuh diri 😅😅😅🙈🙈🙈
Indaria_ria: /Grin//Grin//Pray//Pray/
total 1 replies
Nunik Wahyuni
Baru baca tiba tiba ada tokoh baru Dinda 😅😅😅thorrr aku hadir iahh 💃💃😍😍
Indaria_ria: Wah...silahkan kak Nunik Wahyuni/Heart/ semoga suka dengan ceritanya....
total 1 replies
Sri Wardoyo
saya pribadi sangat terkesan. kayaknya penulis seorang yang sangat mendalami masalah kejiwaan
Indaria_ria: Terimakasih kak saya sangat terharu/Cry/
total 1 replies
Sri Wardoyo
saya sangat suka gaya penulisannya yg tdk bertele tele, semangat semoga selalu sukses
Indaria_ria: Aamiiin....terimakasih kak Sri Wardoyo semoga kakak sehat selalu/Pray//Smile//Heart/
total 1 replies
Asyatun 1
keren
Indaria_ria: Terimakasih kak Asyatun 1 sudah mau mengikuti cerita ini dari awal sampai akhir, terimaksih sudah meninggalkan jejak like nya juga. Sehat selalu ya /Pray//Smile//Heart/
total 1 replies
Nita Puspita
kok gak sampek menikah
Indaria_ria: Maafkan Author ya kak Nita puspita ceritanya cukup sampai disini karena sesuatu hal harus saya tamat kan semoga kakak tidak kecewa ya/Facepalm/ boleh baca cerita karya Author yang lain...kalau kakak suka ya😊 Terimakasih sudah mengikuti cerita dari awal sampai akhir sehat selalu buat kakak
total 1 replies
Nita Puspita
lanjut
Indaria_ria: Terimakasih sudah sejauh ini mengikuti ceritanya ini kak/Smile/
total 1 replies
Nita Puspita
jangan sampai tania diapa"in
Indaria_ria: hehe....semoga saja ya
total 1 replies
Nita Puspita
selamatkan tania
Putra senja
Rajin Up dong thor...biar tdk lama nunggunya
Indaria_ria: Asyiap di usahakan🙏Terimakasih support nya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!