NovelToon NovelToon
Mr Arogan Is My Husband

Mr Arogan Is My Husband

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:18.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: mamie kembar

Sebuah peristiwa yang membuat aku harus terikat pernikahan kontrak dengan seorang CEO yang kaya raya, dingin dan kejam.

Zahra terpaksa menikah dengan Zein, karena dia tidak mampu membayar ganti rugi setelah tidak sengaja menabrak mobil Zen.

Zein memaksa Zahra menikah dengannya karena dia harus menikah dalam waktu 1 bulan, jika tidak seluruh kekayaan dan perusahaan ayahnya akan diwariskan pada sepupunya.

Selama menikah dengan Zein, Zahra sangat menderita bukan saja Zein yang memperlakukannya kurang baik, tetapi ibu mertuanya juga sangat tidak menyukai nya. Dan berusaha memisahkan Zein dengan Zahra.

Ibu mertuanya ingin menikahkan Zein dengan Bella sapira seorang model terkenal. Hanya ayah mertuanya yang baik padanya.

Akankah Zahra memenangkan hati Zein??
Dan dapat mempertahankan rumah tangganya????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zein Sakit

Mobil yang membawa Zein telah samapai di rumah sakit.

Dokter langsung menangani Zein, Zahra dan keluarganya menunggu diluar.

"Apa yang kau masukkan kedalam makanan tadi, hah!!! cepat katakan? bentak mama Zein

"Ti..tidak ada ma, aku hanya masak biasa!Aku tidak memasukkan apapun" ucap Zahra ketakutan.

"Kau ingin membunuh anakku ya?" cepat katakan!" Awas, kalau sampai.terjadi apa apa dengan annaku, aku takkan pernah mafkanmu!' ucapnya lagi.

"Ma, sudah..... kita berdoa saja semoga Zein baik baik saja". Ucap pak Ahmad menenangkan istrinya.

Sebenarnya dia juga sangat khawatir dengan anaknya tetapi dia tidak terlalu menunjukkan, agar semua tenang.

Dia percaya Zahra pasti tidak melakukan apapun.

Dokter yang menangani Zein pun keluar dari ruangan. Dia menemui Zahra dan keluarganya yang menunggu diluar ruangan.

"Bagaimana keadaan anak saya, dok? " tanya pak Ahmad.

" Alhamdulillah tidak apa apa, cuma kenapa dia sampai memakan udang? bukankah kalian tahu kalau Zein alergi udang", ucap dokter.

"Udang!" ulang Zahra.

"Ya, Zein alergi terhadap udang." ucap dokter.

Kalian harus lebih memperhatikan makanannya, jangan sampai hal ini terulang kembali." Ucap dokter.

Dia tidak apa apa, hanya butuh istirahat saja. Kalau begitu saya permisi dulu", ucap dokter.

" Terimakasih dok," ucap pak Ahmad dan Zahra.

" Pa , Zahra nggak ada memasukkan udang ke dalam masakan Zahra". Ucap Zahra sedih.

"Lalu bagaimana udang itu ada disana, hah!" Apa dia bisa datang dan masuk sendiri, " ucap ma.zein semakin kerus.

Zahra terdiam .....

Tapi benar diantidak ada memasukkan udang didalam masakannya, lalu siapa yang menaruhnya disana.

"Sudahlah papa tidak menyalahkan mu, lain kali lebih berhati-hati dalam memasak." Ucap pak Ahmad meninggalkan Zahra sendiri. Dia kecewa karena Zahra hampir saja membahayakan nyawa anaknya.

Zahra sangat sedih, dia hanya mencoba berbuat baik dan memasak makanan untuk suaminya.

"Aku tidak memasukkan udang kedalam makanan tersebut, lalu siapa yang memasukkannya? Apa mama yang melakukannya? Tapi mana mungkin mama yang melakukannya, karena itu membahayakan nyawa anaknya sendiri. " ucap Zahra di dalam hatinya.

Pak Ahmad dan istrinya masuk ke dalam ruangan Zein. Terlihat Zein sedang terbaring lemas dengan selang infus ditangannya.

Mama Zein menangis, dia memeluk anaknya.

"Sayang... kamu nggak papa nak? tanya mama Zein.

" Aku nggak nyangka Zahra tega berbuat seperti itu, dia ingin meracuni mu, Zein." Ucapnya lagi. (dia sengaja ingin memprovokasi Zein agar benci terhadap Zahra).

"Apa maksud mama?" tanya Zein.

"tadi dia Yang masak semua makanan itu, mama nggak tau kalau dia menambahkan udang kedalam masakannya, padahal dia kan tau kalau kau alergi udang", ucap mama Zein lagi.

"Mama tidak bisa membayangkan, apa yang akan terjadi kalau kami lambat membawamu kesini," ucapnya dramatis.

Zein yang mendengar ucapan mamanya, tampak. berpikir.

"Apa benar dia sengaja meracuniku, aku nggak yakin dia tega berbuat seperti itu. Tapi siapa lagi? Dan lagi tadi kata mama dia yang masak semua makanan tersebut, Kenapa dia tega?" berbagai pertanyaan muncul dalam benak Zein.

Zahra masuk dan coba menghampiri Zein.

"Stop!, jangan mendekati anakku. Kau hanya membawa sial," ucap mama Zein.

"tapi ma....

Zahra tidak melakukannya, Zahra nggak memasukkan udang dalam makanan itu. Zein,.... percaya padaku, aku nggak mungkin meracuni suamiku sendiri", ucap Zahra membela diri.

"Lalu kau mau bilang mama yang memasukkannya, atau inem?" Jelas jelas kau yang memasak, Aku pikir kau wanita yang baik tetapi ternyata kau......!" mama Zein terus menyudutkan Zahra

"Keluar dari sini.." Ucap Zein

"Tapi bang..... Aku nggak melakukan itu, percaya padaku bang!" ucap Zahra.

Zein sudah tidak mau mendengarkan Zahra. Dia meminta mamanya untuk membawa Zahra keluar.

Mama Zein menyeret Zahra keluar ruangan," kau pulang sekarang dan kemasi semua barangmu, tinggalkan anakku."

" tidak ma, aku tidak akan meninggalkan dia, dia suamiku." ucap Zahra

"Aku tidak akan membiarkan kau menjadi menantuku, lagipula Zein juga tidak percaya padamu, dia percaya padaku.!" ucap mama dan tersenyum sinis kepada Zahra.

"Maksud mama? mama yang memasukkan udang itu ya, ma?" tanya Zahra cepat.

Mama Zein tidak menjawab, dia terus menarik dan membawa Zahra keluar dari sana.

Dengan langkah gontai Zahra keluar dari rumah sakit.

"Tega sekali mama melakukan ini padaku" ucapnya dalam hati.

DIdalam kamarnya Zein masih diam, dan berpikir.

"Papa tau apa yang kau pikirkan, nak, dan papa percaya Zahra tidak melakukannya. Ikuti kata hatimu nak, itu takkan pernah salah" ucap pak Ahmad.

Zein masih diam saja.

Mama Zein kembali ke dalam kamar.

"Ma, mana Zahra?" tanya pak Ahmad.

"Sudah mama suruh pulang, untuk apa dia disini, yang ada nanti malah membahayakan Zein lagi." Ucap mama Zein ketus.

"Ma....

Belum selesai pak Ahmad berbicara, sudah dipotong oleh Zein.

"Biarkan saja, Pa!" ucap Zein. Entah mengapa dia merasa kecewa pada Zahra, kenapa dia mau saja disuruh pulang oleh mamanya.

tok...tok...

Malam tuan, nyonya.!' Sapa seseorang setelah membuka pintu.

Dia adalah Jim assistant Pribadi Zein. Tadi pak Ahmad sudah menelponnya untuk datang ke rumah sakit.

"Mama... papa, sebaiknya kalian pulang saja dan beristirahat, biar Jim disini menemaniku." Ucap Zein.

"Baiklah, ayo ma pulang.

Zein ingat pesan papa", ucap pak Ahmad.

"Mama pulang dulu ya sayang. Besok mama akan datang kembali." ucap mama dan mencium pipi anak kesayangannya.

Lalu dia berjalan keluar dari ruangan zein.

Pak Ahmad dan istrinya pulang ke rumah. sementara Zahra tidak pulang ke rumah seperti yang diperintahkan ibu mertuanya.

Zahra berhenti dan duduk di taman rumah sakit.

Zahra memikirkan apa yang diucapkan oleh mama mertuanya. Lama dia duduk disana.

"Aku nggak akan meninggalkan Zein sampai dia yang menceraikan aku." Walau mama berusaha memisahkan kami, aku akan tetap bertahan, ya aku akan tetap mempertahankan rumah tangga ku ini. " Kata hati zahra.

Dia kemudian bangkit, dan berjalan masuk kedalam kamar Zein. Dia sudah bertekad, apapun ucapan mertuanya dan Zein nanti, dia akan tetap merawat Zein.

cklek...

Zahra membuka pintu pelan.

Dilihatnya Zein tertidur, dan ada assisten Jim sedang tertidur di sofa.

Zahra berjalan perlahan mendekati ranjang Zein. Dia duduk disamping Zein. Dia memandang wajah damai suaminya.

Perlahan dia memegang tangan Zein.

"Maafkan aku bang, abang jadi seperti ini, tapi percayalah bukan aku yang memasukkan udang dalam makanan itu. Aku nggak tau kenapa udang bisa masuk kedalam nya. Tapi aku juga nggak bisa membuktikannya. Maafkan aku.. bang, maafin aku......ucap Zahra sedih. Airmata nya jatuh menetes...

Zein ikut sedih mendengarnya nya, tetapi dia tetap pura pura tertidur. Tadi sebenarnya Zein sudah tertidur, dia terbangun karena Zahra memegang tangan nya.

Zein akan meyuruh Jim menyelidiki masalah ini.

1
Runik Runma
Bagus Zain
Runik Runma
maaf Thor coba kurangi kata2 sangat sedih
Jumi Nar
Lumayan
Jumi Nar
Biasa
tasha hamydd
Lumayan
Winnie 💛
bagus
Riri Ponton Rhd
Baru hidup berdua sudah diganggu orang lain, makin seru nech ceritanya
Hajja Uni Haerunnisang
wcmm2
Hajja Uni Haerunnisang
mertua laknat
Mar Mardiyah
jln cerita agak menarik
Marhaban ya Nur17
akibat mulute rasa mercon
Marhaban ya Nur17
sumpel be ama tisu mama mertua
Marhaban ya Nur17
tuh kan bener gw bilang se Faisal pelakue 🙊
Marhaban ya Nur17
ok lah
Marhaban ya Nur17
faisal
Marhaban ya Nur17
ayah tidurnya ko nyenyak banget y 😝 ampe g denger ibu ama zahra teriak" 🙈🙊
ibeth wati
disini yang selalu tersakiti adalah Zahra dari pihak wanita yg suka Zein ..Zahra yg diculik trus dipihak lelaki yg suka Zahra juga Zahra yg diculik kasian bener nasibmu zahra
ibeth wati
eh TDK pernah membentak jare
lupa ya klo dia baiknya baru 2 hari
ibeth wati
disini Zein sering terenguh hatinya sering merasa kasian tp TDK pernah bertindak bahkan dia sendiri jg selalu mendzolimi istrinya
R_3DHE 💪('ω'💪)
visualnya tema Indonesia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!