NovelToon NovelToon
Nona Muda Kejam Kesayangan Ku

Nona Muda Kejam Kesayangan Ku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Don't Touch

Luna adalah seorang gadis berusia 25 tahun yang dipaksa ibunya untuk menikah dengan mantan kekasihnya yang telah berkhianat, Samuel. Namun maminya berjanji tidak akan memaksanya menikah dengan Samuel dengan satu syarat, yaitu Luna harus memiliki kekasih yang lebih segalanya dari Samuel.

Sangat sulit mencari pria berkelas seperti Samuel tapi Luna tetap tidak akan mau menikah dengannya.

Tanpa disengaja Luna bertemu dengan Rey disaat yang tidak terduga. Muncullah niat Luna untuk memanfaatkan Rey yang ternyata memang mengangguminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Don't Touch, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertanyaan

Luna dan Yasmin saling tatap, mereka tersadar bila pertengkaran yang terjadi terdengar oleh Rey.

"Aku akan memberitahukan pada Rey kalau kau hanya berpura-pura" ancam Yasmin, Luna terbelalak.

"Kau tak akan bisa melakukannya!" Luna bangun dari tempat tidur dan langsung menerjang Yasmin, Yasmin berhasil menghindar dan menuju pintu.

Luna menangkap kaki Yasmin dan mencengkeramnya dengan kencang, Yasmin terjatuh.

"Lepaskaaan!!" Yasmin berusaha melepaskan cengkraman Luna dengan kaki sebelahnya, Luna menangkap kaki Yasmin yang sebelahnya juga dan memeluknya dengan kuat.

"Baik baik, ayo kita bicarakan ini baik-baik" bisik Luna, Yasmin menatap Luna dengan kesal.

"Oke, lepaskan kakiku" Yasmin memelankan suaranya.

"Tidak sampai kau berjanji tidak akan memberitahunya!"

"Iya aku berjanji cepat lepaskan" Keduanya sama-sama berbisik pada akhirnya lalu mereka berdiri saling berhadapan.

Rey mengetuk pintu lagi, karna saat ini mencoba membuka pintu itu pintunya dikunci.

"Nona, apa kalian baik-baik saja?"

"Oowwwh ya Rey semuanya baik-baik saja" teriak Yasmin dari dalam.

Merasa sudah tidak ada keributan Rey kembali ke dapur.

"Apa yang kau lakukan???! Kau benar-benar berencana menjatuhkan harga diriku didepannya!" bentak Luna dengan suara pelan.

"Aku tidak akan melakukan apapun jika kau tidak memulai sandiwaramu yang konyol itu!" Yasmin tak kalah sewot, Luna terdiam.

"Katakan padaku, apa yang membuatmu seperti ini?" Yasmin berdiri di depan Luna sambil melipat tangannya di depan.

"A.. aku hanya...." Luna mengalihkan pandangannya dari Yasmin.

"Hanya apa? Kau hanya baru sadar betapa beruntungnya kau bisa menikah dengan pria tampan dan baik seperti Rey?" sela Yasmin sambil mencibir Luna.

"Mana mungkin aku berpikir seperti itu!" Luna mengelak dengan ragu.

"Lihat aku!! Dan katakan kau tak menyukainya dan kau membencinya!" Yasmin berusaha membuat Luna menatapnya.

Luna masih berusaha memalingkan wajahnya dari Yasmin, ia terlihat ragu dengan apa yang dikatakannya.

"Ayolaaaah, kau terlalu gengsi untuk mengakuinya" ucap Yasmin semakin meledek Luna, Luna masih diam.

"Oke aku akan keluar dan menciumnya" Yasmin melangkah ke pintu, Luna mencegah Yasmin dengan memegang lengannya dan menggeleng.

"Jangan lakukan itu!" Luna melotot marah.

"Baiklah, kita bersaing secara adil?" Yasmin mengulurkan tangannya, Luna nampak masih sangat ragu.

"Dia suamiku, apa yang harus membuat kau dan aku bersaing?"

"Heii aku berjanji melepaskannya untukku setelah kontrakmu dengannya habis" Yasmin mengingatkan Luna.

"Dan itu masih lama Yasmin"

"Ya setidaknya aku harus berusaha mulai dari sekarang agar setelah kontrak kalian selesai Rey akan memilihku sebagai kekasihnya"

"Aku lelah berbicara denganmu" Luna berjalan ke arah tempat tidurnya, dan berbaring.

"Lakukanlah apa yang kau inginkan, tapi jangan melakukan hal yang melanggar norma" ucap Luna seakan acuh, Yasmin mengangguk yakin. Ia berjalan menuju pintu.

"Satu lagi! Jangan katakan padanya aku pura2 sakit" Yasmin tertawa, Luna sudah menutupi wajahnya dengan selimut karna malu.

Yasmin membuka kunci kamar dan keluar.

"Apakah ada yang bisa aku makan?" Yasmin menghampiri Rey di dapur, Rey menoleh ke Yasmin.

"Aku sedang membuat mie instan, apa kau mau nona?" Yasmin mengangguk, ia duduk di meja makan sambil menopang dagu dengan tangannya.

Yasmin menikmati pemandangan yang menyenangkan, karna Rey terlihat sangat keren saat memasak.

"Apa kau selalu fokus seperti itu saat memasak?" tanya Yasmin sambil tersenyum.

Rey menoleh ke arah Yasmin lalu membalas senyuman Yasmin. Ingin rasanya Yasmin memiliki senyum itu hanya untuknya.

"Tentu saja nona, aku ingin membuat mie instan ini terasa berbeda dan enak untukmu" ucap Rey lalu kembali fokus pada masakannya.

Yasmin semakin kagum pada Rey, ia menyukai Rey semenjak pertama melihat Rey melakukan perjanjian dengan Luna.

"Yosh.. ini sudah matang" Rey mengangkat panci dan menaruhnya diatas meja makan namun sebelumnya ia meletakkan tatakan panci dibawahnya.

"Wanginya sangat enak, aku rasa ingin sangat nikmat" ucap Yasmin sambil bertepuk tangan.

Rey kembali ke dapur mengambilkan dua buah mangkok, sumpit dan sendok untuk mereka makan.

"Selamat makan...." ucap keduanya berbarengan, lalu tatapan mereka tak sengaja bertemu dan mereka tertawa bersama.

Luna merasa terganggu dengan wangi mie dan perbincangan Rey dengan Yasmin yang sepertinya sangat akrab. Ia mengintip dengan membuka sedikit pintu kamarnya.

"Kau genit sekali" maki Luna kepada Yasmin pelan, mulutnya mendumal menggaungkan sumpah serapah.

"Uhuuuk uhuuukkk...." Luna mengencangkan batuknya.

Rey terkejut, lalu langsung berjalan menuju kamar Luna. Luna segera kembali ke tempat tidurnya. Yasmin hanya menatap kesal ke arah kamar Luna.

"Apakah nona baik-baik saja?" Rey langsung masuk untuk melihat keadaan Luna.

"Uhuuuk.. aku tidak apa-apa.. uhuuk uhuuk"

"Minum ini nona" Rey mengambilkan gelas yang ada meja dekat tempat tidur Luna.

Luna minum dari gelas yang diberikan Rey lalu menyeka mulutnya, Ia berpura-pura lemas.

"Nona.." Rey memegang tangan Luna, Yasmin ikut masuk ke kamar Luna.

"Aaah Luna sepertinya penyakitmu bertambah parah" Yasmin pura-pura terkejut.

"Sebaiknya nona ke rumah sakit, aku akan mengantarkan mu" ucap Rey khawatir, Yasmin menyeringai.

"Ya kau benar sebaiknya begitu" Yasmin memberikan wajah yang khawatir, membuat Luna kesal.

"Aku ingin istirahat tapi diluar sangat berisik" ucap Luna, Rey menjadi tidak enak.

"Maafkan saya nona" Rey menunduk, Yasmin melotot ke arah Luna. Luna seakan ingin mengusir Yasmin.

Rey melihat ke arah Yasmin, Yasmin rasanya ingin memukul Luna.

"Baiklah aku akan pulang!" ucap Yasmin kesal.

"Rey bisa kah kau mengantarku ke pintu keluar?" Ucap Yasmin sambil tersenyum manis, Luna melihat Yasmin dengan kesal.

Rey mengangguk, ia berjalan mendahulu Yasmin. Yasmin mendekati Luna.

"Awas kau! Tunggu balasanku!" bisik Yasmin dengan nada mengancam.

♥️♥️♥️

Restauran sudah tutup para pegawai bersiap untuk pulang. Erika berjalan keluar gang yang menuju keluar dari pintu belakang. Bobby mengejarnya.

"Nona cantik ayo kita pulang bersama, hari ini tidak ada yang akan mengganggu kita" ajak Bobby sambil tersenyum usil.

Erika melihat malas pada Bobby.

"Rumahku ke arah kanan" Jawab Erika ketus.

"Rumahku juga ke arah sana"

"Eeh bukan bukan, rumahku ke arah kiri"

"Oia aku pun baru ingat rumahku juga ke arah situ"

Erika kesal, ia tak bisa menolak ajakan Bobby. Ia hanya berjalan terus, Bobby mengikutinya.

"Apa kau lapar?" tanya Bobby sambil berjalan mundur karna ingin menatap Erika.

"Tidak" jawab Erika singkat.

Kriuuuuukkkk....

Perut Erika berbunyi, Bobby tertawa melihat wajah Erika yang menahan malu.

"Ayo kita makan dulu, aku tahu tempat makan mie yang enak dan buka sampai malam"

Bobby tersenyum lebar lalu menarik tangan Erika dan mengajaknya berlari bersamanya. Erika diam-diam memperhatikan tingkah laku Bobby. Tiba-tiba Erika berhenti berlari.

"Heii Bobby, aku ingin bertanya"

Bobby menoleh ke arah Erika, ia tidak melepaskan tangan Erika.

"Apakah benar si kacamata sudah memiliki kekasih?"

1
Sherin Loren
astaga thor,bertahun2😭
Dhefine Armelsa: minta maaaaaf 😭😭
total 1 replies
Sherin Loren
astaga thor udah lama bangetttt
Dhefine Armelsa: Bismillah yak
total 3 replies
Suriadi Sukri
apa Rey lakii laki oon ya
Rum Qodry
author nya kemana nih... lgi donk...
Sherin Loren
authornya ilang
Gunawan
thor,apa novel ini udah habis cerita ya.
Gunawan
lanjutkan jgn lama lama
Agus Sinurat
😂😂 Bobby ikon
Andini Rahayu
visual Rey Kim seokjin BTS kan ☺️
Bujanglapuk Lapukk
koq up nya lma bnget sih thor
Sherin Loren
thor,next plis
Sherin Loren
lanjut thor,jangan lama2
Kalumpangraya Yetno: udah ada kka tpi masih di review
total 1 replies
Sherin Loren
mana thorr😭
Nur Illiyyan
ini si Sam bilangnya cinta Yasmin tpi masih selalu nguber Luna,nanti ditinggalin Yasmin baru nangis kejer
Jari setan
panggilan alay najis
Bujanglapuk Lapukk
lnjut thor...hadir..
Sherin Loren
lanjutttt
Bujanglapuk Lapukk
lnjut thor semngat
Sherin Loren
g ad yasmin dan sam agak sepi ya🤣
Sherin Loren
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!