NovelToon NovelToon
BUKAN SITI NURBAYA

BUKAN SITI NURBAYA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:12.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: eka tresnawati

Ini zaman modern. Tak seharusnya orang tua Tasya menjodohkannya dengan laki-laki yang tak dia kenal. Bahkan orang tuanya pun tak mengenal lelaki itu dengan baik.

Hanya berdasarkan pertemanan ayah Tasya dengan ayah lelaki itu, membuat mereka terjebak dalam pernikahan.

Akankah benih cinta itu tumbuh? Bagaimana dengan pernikahan mereka?

Selamat membaca ^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka tresnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Berdua

Setelah membeli perhiasan mereka pun naik ke lantai dua.

"Apa yang belum dibeli Sya buat seserahan?" tanya Reza

Sebelum pulang selepas tunangan, Reza memberikan salah satu kartu debitnya kepada Tasya untuk membeli perlengkapan seserahan. Karena waktu yang tidak memungkinkan untuk Reza mengantar Tasya membeli perlengkapan. Dengan enggan Tasya menerimanya. Dan dia berbelanja di temani ibu.

"Apa ya A? Mukena, tas, baju, kebaya, sepatu. Kayaknya sudah semua sih A" ucap Tasya sambil mengingat-ngingat.

"Peralatan make up memang sudah?" tanya Reza

"Harus ya A?" tanyanya balik

"Beli saja buat formalitas. Barang kali nanti kamu pakai juga kan?" ujar Reza

"Aku sih jarang pake make up A. Begini juga sudah cantik kan?" Tasya membanggakan dirinya sendiri

"Iya. Tapi sekali-kali nanti kan harus pakai make up Sya depan suamimu" Pinta Reza

Tasya masih selalu salah tingkah kalau Reza mengucap kata "suami".

Akhirnya mereka berjalan ke lantai tiga untuk membeli peralatan make up. Reza pun meminta Tasya untuk membeli perawatan tubuh lainnya.

"Kamu lapar Sya? Makan yuk. Aa dari tadi belum makan" ucapnya

'Aa? Gak salah dengar aku' batin Tasya

"Kenapa tadi gak bilang? Tahu gitu sebelum beredar makan dulu!" tanpa sadar Tasya memberi perhatian

"Habis terlalu antusias sih buat beli mas kawin. Hehe.. Tenang saja Sya, sakitnya sudah di borong kemarin" ucapnya mengingatkan

"Iya, itu mah sakit patah hati" cibir Tasya

***

Reza memperhatikan Tasya yang sedang makan. Dilihatnya gadis itu.

'Sabar Za, bentar lagi jadi milikmu' batinnya

Sadar sedang diperhatikan, Tasya pura-pura tidak melihatnya.

"Geer ya kamu" goda Reza tersenyum jahil

"Apaan sih A Reza" Tasya menahan malu

"Sya, nanti setelah menikah kamu mau tinggal dimana?" tanya Reza serius

"A Reza, aku boleh minta satu permintaan gak?" tanya Tasya

"Gak boleh" iseng Reza

"Jahat banget A Reza!" Tasya cemberut kemudian dia berdiri dan pergi ke wastafel di pojokan untuk mencuci tangannya.

"Memang kamu minta apa? Uang aku nanti kamu yang pegang. Kalau ada apa-apa kamu gak usah minta aku. Biar aku gak diributin untuk hal-hal sepele" ucap Reza panjang lebar

"Apaan sih A Reza. Siapa juga yang mau minta uang a Reza. Aku bisa minta uang ke Ayah!" ucap Tasya

"Sudah nikah minta ke ayah?" Reza memberi penekanan.

Tasya lupa kalau nanti setelah menikah segala sesuatunya adalah tanggung jawab Reza.

"Hehe nggak sih. Ya intinya aku bukan minta uang A" ucap Tasya

"Iya percaya. Kamu bukan cewek yang suka menghamburkan uang. Terus minta apa sayang?" goda Reza lagi

"Ih A Reza jangan manggil sayang-sayang dong. Risih tahu!" Tasya memang tak menyukainya sedari awal.

"Iya sekarang nggak. Nanti setelah halal ya.. Kamu harus patuh sama suamimu. Kalau tidak? DUR HA KA!" ucapnya menakut-nakuti Tasya

Bak tersambar petir mendengarnya Tasya langsung terdiam. Memang betul segala tindak tanduknya sekecil apapun nanti menjadi tanggung jawab suaminya. Dia hanya harus patuh dengan suaminya. Lantas bagaimana Tasya meminta tidak sekamar nanti? Tasya memutar otak untuk membicarakannya

"A, serius ya. Nanti setelah nikah kita tinggal di rumah ayah ibu saja dulu ya. Kan aku masih kuliah. Nanggung a, sebentar lagi lulus. Terus kalau bisa kita tidak sekamar. Ya pedekate saja dulu seperti orang pacaran. Bagaimana?" usul Tasya

'Nikah macam apa itu? Enak saja! 32 tahun membujang. Nikahpun harus ikuti aturan dia?' batin Reza

1
Air
Luar biasa
Eni Fatar
bagus ceritanya mengingat saya di kampung thor
Titin Pbg
sumpah kk tak cari engga ada.. nyampai pusing kepala
Anonim
🤣🤣🤣😱🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣🤣
Anonim
🤣🤣🤣🤣🤣🙄🤣🤣🤣🤣🤣🤣
azkayramecca
abis baca anaknya dulu di apk lain ketagihan baca punya mbak author,the best deh kenapa gak dari dulu nemu ceritanya² ambu
Ambu: aaa terima kasih kaaakkk... 🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Vinanur
bagus
Ambu: terima kasih kak 🙏🙏🙏🥰
total 1 replies
Nazwan Faiq
the best
Cocom Chomaria
enak bacanya.... meski konflik masih santun
Indah Aulia
Bagus alur ceritanya, gak ngebosenin..good job thor
Syinta Azmi
resep nu karomennnn😁😁
Syinta Azmi
terimaksih ambuuu atas karyamuu🤩🤩🤩
tenny
ceritanya bagus & natural, konflik yg dibangun ga bertele2.
Syinta Azmi
apa yg Mami inget🙄
❀𝕴𝖒𝖆 𝕶𝖎𝖓𝖆𝖓𝖌𝖌𝖎❀
suara jeritan hati lala😅😅😅
❀𝕴𝖒𝖆 𝕶𝖎𝖓𝖆𝖓𝖌𝖌𝖎❀
ampelany kali😅😅😅
Syinta Azmi
yah Vano tembus kan tuhhhh😆🤣🤣🤣
Syinta Azmi
🤣🤣🤣🤣
bang Vano ampun DJ😆😆😆
Syinta Azmi
🤣🤣🤣🤣🤣
Syinta Azmi
yampun Vano Vano.....🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!