NovelToon NovelToon
Takdir Sang Penanda Langit

Takdir Sang Penanda Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:713
Nilai: 5
Nama Author: Leon Messi

Nama adalah hal yang sakral di dunia Haochun, Nama adalah berkah Dewa, nama adalah kekuatan. Manusia tanpa nama bukanlah siapa-siapa, semua manusia yang tak bernama hanyalah orang-orang buangan dan kriminal.

Karena hak pada Berkah dan Nama mereka dicabut.

Mereka akan dipanggil dengan sebutan apapun yang orang inginkan. Meskipun mereka bisa membuat nama sendiri, tetap saja itu tak memiliki makna apapun.

Nama lahir adalah kehormatan mutlak di dunia ini. Dan inilah kisah tentang anak Klan Bangsawan kelas satu. Dia memiliki Inti Spritual yang sangat buruk. Saking buruknya, bahkan tidak seorang pun sebelum dia di dunia Kultivasi yang memiliki Inti spritual seperti itu.

Sehingga dia dianggap sebagai aib keluarga. Berkah namanya miliknya dicabut layaknya hukuman bagi

penjahat keji.

Dimulailah kisah anak buangan yang membawa nasib baik dan buruk bersamaan.

Berjuang tanpa kekuatan Berkah Nama seperti yang dimiliki orang lain. Huang Kai yang berganti nama menjadi Feng Yan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leon Messi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Bertemu Ibu

"Benarkah ini ibu?" air mata Feng Yan langsung menetes saat memandang wanita yang tersenyum hangat di depannya.

"Kai'er putraku, akhirnya ibu bisa bertemu denganmu" wanita itu langsung memeluk tubuh Feng Yan. Namun itu ternyata tidak berhasil karena tangannya hanya menembus tubuh putranya.

"Ibu, apa yang terjadi?" Tanyanya dengan tatapan kebingungan.

"Maaf ibu lupa kalau saat ini ibu hanyalah sedikit jiwa atau roh spiritual tapi tunggulah sebentar." Ia kembali tersenyum dan kemudian menutup mata sambil menyatukan kedua telapak tangannya.

Tak lama kemudian jiwa dari wanita itu mengeluarkan cahaya emas yang sangat terang. Bahkan Feng Yan pun sampai menutup pandangannya karena silau oleh pancaran cahaya itu.

Sebelum Feng Yan membuka kedua matanya, ia dikejutkan oleh perasaan hangat saat ibu yang sangat ia rindukan memeluknya dengan erat.

Ia tidak tahu harus berkata apa, wanita yang selama ini telah tiada kini memeluknya dengan erat. Mungkin ini hanya mimpi atau mungkin juga ia sudah mati. Begitulah saat ini yang ada dalam pikiran Feng Yan.

"Ibu,,, benarkah ini ibu?" Feng Yan masih tidak percaya bahwa wanita yang terlihat masih sangat cantik itu adalah ibunya sendiri.

"Putraku Kai'er, tentu saja aku ibu yang melahirkanmu" ucap ibunya pelan

Sambil mengusap air mata dari kedua pipi putranya.

"Dengar putraku, walau sisa jiwa yang ibu tinggalkan tidak bisa bertahan lama. Tapi ibu akan menemani dan melatihmu mulai detik ini. Aku tak akan membiarkan putra yang kulahirkan menerima nasib seperti yang sudah kualami"

Begitulah pertemuan haru antara ibu dan anak yang tidak pernah di duga-duga oleh Feng Yan. Pagi itu ia hanya menghabiskan waktu memeluk ibu kandungnya. Bercerita sambil menangis dan berkeluh kesah akan nasib yang diterimanya.

"Jadi sekarang namamu Feng Yan?

Tampaknya Yunshang telah memberitahumu beberapa hal tentang ibu"

"Ia hanya memberitahuku bahwa

Sebenarnya ibu bermarga Feng, yang berarti nama ibu adalah Feng Lan Ying. Karena itulah aku menggunakan nama Feng Yan"

"Yan'er, kau bilang usiamu belum genap sebelas tahun, tapi lihatlah tubuhmu yang tinggi besar. Saat melihatmu pertama kali ibu mengira kau sudah berusia tiga atau empat belas tahun." sang ibu tersenyum dan mengusap rambut putranya.

"Itu karena aku sudah diberi banyak sumber daya sedari aku masih sangat kecil"

"Ibu, bagaimana ibu bisa muncul disini? Apa ibu yang menyelamatkanku dari Lin Dan." Ada banyak hal yang ingin ditanyakan oleh Feng Yan, namun ia menyimpan itu semua. Baginya sekarang ada ibu di sisinya itu sudah lebih dari cukup.

"Ibu tidak akan membiarkan siapapun menyakiti putra ibu" rona mata Lan Ying berkilat kemarahan saat ia mengingat putranya akan dihabisi oleh Lin Dan.

"Mengenai kenapa ibu bisa ada disini, seperti yang kau lihat sebelumnya. Saat ini ibu hanyalah sedikit sisa pecahan jiwa yang bisa ibu tinggalkan di dalam cincinmu."

"Wanita yang memiliki darah keturunan Feng Tidak akan pernah bisa hidup lama setelah melahirkan. Mungkin paling lama hanya bisa bertahan dua tahun, karena itulah ibu memutuskan untuk menggunakan teknik pembagi jiwa yang berhasil ibu kuasai."

"Tidak ada gunanya ibu bisa hidup dan merawatmu selama dua tahun kalau pada akhirnya putra ibu harus hidup

Menderita."

"Jadi ibu putuskan untuk menggunakan teknik itu agar ibu bisa melihat dan membantumu disaat kau dalam kesulitan. Tentu saja ibu harus membayarnya dengan nyawa ibu sesaat setelah kau dilahirkan "

"Tapi Yan'er, ibu tidak bisa selalu membuat tubuh kasar ini untukmu. Ini akan membuat waktu kita bersama akan berkurang banyak. Karena hanya akan menghabiskan banyak energi jiwa yang harus ibu gunakan."

Feng Yan kembali melihat tubuh ibunya bercahaya dan tubuh kasar itu kembali menjadi roh atau jiwa.

"Satu hal lagi, sebelum mati ibu telah meletakkan mantra sihir di dalam tubuhmu. Tujuannya saat nyawamu terancam bahaya, maka jiwa ibu akan keluar dari cincin itu." Lan Ying

Menunjuk cincin yang melekat di jari putranya.

"Ibu, kenapa semua hal yang ibu beri dan paman guru Yunshang lakukan seolah sudah tahu akan nasib buruk yang akan kulalui?. Selama satu bulan ini aku selalu memikirkan apa yang dia katakan saat aku akan membuka jalur meridian."

Mendengar pertanyaan putranya Lan Ying tersenyum dan berdiri dari duduknya.

"Untuk itu ibu akan menceritakan sedikit tentang klan kuno Feng dan takdir buruk keturunan mereka."

Terlihat jelas oleh Feng Yan raut wajah ibunya berubah jadi sangat serius.

"Belasan ribu tahun yang lalu Klan Feng adalah satu dari dua klan paling kuat di benua Haocun bersama Klan Long."

"Jika klan Long identik dengan teknik naga air, maka klan Feng identik dengan naga angin. Bersama-sama kedua klan menjaga kedamaian di daratan."

"Semua teknik dan jurus yang berhubungan dengan naga, maka bisa dipastikan itu adalah teknik yang diwarisi dari kedua klan."

"Kalau begitu teknik dan jurus naga yang dimiliki klan Huang juga berasal dari kedua klan?" tanya Feng Yan menyela cerita ibunya.

Lan Ying tersenyum sebelum melanjutkan ceritanya," semua teknik naga klan Huang ibu lah yang mengajarkan."

"Karena itulah mereka bisa menjadi keluarga dan klan kelas satu. Tapi ibu hanya memberikan satu teknik tertinggi pada mereka."

"Teknik Amarah Naga" ucap Feng Yan pelan.

Ibunya hanya mengangguk sebagai balasan sebelum ia melanjutkan ceritanya.

"Namun, kehidupan damai membuat semua orang lengah. Bayang-bayang kegelapan tumbuh dan mengakar kuat tanpa disadari oleh siapapun. Seorang yang memiliki Inti Ganda berhasil menciptakan sebuah teknik terlarang."

"Sebuah teknik yang mampu menghisap kekuatan orang lain sebagai pengganti tumbuhan spiritual dan batu roh. Dengan itu ia menjadi kuat jauh lebih cepat dari siapapun"

"Kelompok yang ia bentuk diam-diam semakin bertambah besar, yang artinya semakin banyak juga orang-orang yang menghilang."

"Banyak kekuatan yang menyelidiki penyebab masalah itu, namun semua yang dikirim tidak pernah kembali."

"Hingga satu hari di musim semi, semua orang dikejutkan dengan berita klan Long sebagai satu dari dua kekuatan utama telah hancur."

"Ternyata beberapa orang kuat dari klan Long yang dikirim untuk menyelidiki penyebab hilangnya para pendekar kultivator telah berkhianat."

"Apa maksud ucapan ibu tadi? Inti Ganda dan Kultivator?" tanya Feng Yan penasaran dengan apa yang dijelaskan oleh ibunya"

"Ternyata putra ibu orang yang tidak sabaran" Lan Ying hanya tersenyum menatap putranya.

"Hehehe, begitulah putra ibu" jawab pemuda itu sambil menggaruk kepala.

"Dulu orang-orang yang berkultivasi bukan disebut pendekar seperti saat ini, melainkan seorang Kultivator.

Sedangkan inti ganda ada lebih dari satu inti spiritual di dalam dantian seseorang. Apa kau tahu, dulu energi spiritual juga disebut Qi, lebih mudah untuk menyebutnya."

"Wah, pasti menyenangkan bila aku punya inti ganda, tapi sayang aku hanya dapat inti pecah lima" Lan Ying tersenyum melihat putranya yang tertunduk lesu.

"Yan'er, inti ganda juga memiliki masalahnya sendiri. Memiliki dua inti berarti juga harus menggunakan banyak sumber daya untuk menaikkan ranah kultivasi tiap intinya. Apa kau mengerti? Setiap kekuatan memiliki permasalahannya masing-masing"

Mendengar ucapan ibunya Feng Yan

Seperti mendapatkan pemahaman baru dalam berkultivasi.

"Jadi itukah penyebab orang yang di lawan klan kuno membuat teknik terlarang? Karena ia kesulitan meningkatkan kedua inti ganda yang ia miliki"

"Asumsimu memang sangat tepat, seperti itulah permasalahannya. Ia bisa saja menaikkan satu inti satu persatu dengan cara yang baik. Hanya saja karena menginginkan kekuatan membuat hatinya menjadi gelap."

"Lalu pada akhirnya perang besar melawan orang-orang dengan teknik sesat pun pecah. Berbagai kekuatan bergabung bersama klan Feng menyerang tempat yang sebelumnya menjadi daerah kekuasaan klan Long."

"Perang yang berhasil dimenangkan dengan bayaran harga yang sangat mahal

Oleh klan Feng, Tidak lebih dari dua puluh persen orang dari klan Feng yang berhasil kembali pulang dalam keadaan hidup."

"Walau master klan berhasil membunuh pemimpin pihak musuh, namun sesaat sebelum mati ia berhasil menggunakan teknik kutukan yang mengerikan. Ia mengutuk garis keturunan klan Feng akan memiliki inti spiritual buruk dan setiap wanita yang telah melahirkan tidak akan berumur panjang."

Lan Ying diam cukup lama sebelum melanjutkan ceritanya. Melihat wajah murung ibunya Feng Yan hanya diam menunggu ibunya kembali berbicara"

"Karena kutukan itu klan kuno Feng semakin lama semakin mengalami kemunduran, dan mulai hilang ditelan zaman."

"Tetapi setiap keturunan berdarah Feng, walau mereka berganti marga saat menikah dengan keluarga lain akan tetap menyimpan nama Feng dalam hati dan tekad mereka. Karena keyakinan akan bangkitnya nama Feng suatu saat nanti.

"Bukankah kutukan itu sudah berlalu ribuan tahun dan telah melewati banyak garis keturunan. Apa tidak ada cara untuk lepas dari kutukan mengerikan itu?"

Mendengar pertanyaan dari putranya Lan Ying langsung tersenyum sumringah.

"Yan'er, dari cerita yang kau katakan sebelumnya. Bisa dipastikan kutukan itu sudah dipatahkan saat kau mendapat inti ganda. Bukan hanya inti ganda biasa tetapi Inti Ganda Lima, inti yang belum pernah ada sebelumnya."

Sangat jelas senyum bangga

Tersungging dari bibir Lan Ying, karena setelah ribuan tahun akhirnya klan Feng terbebas dari takdir buruk yang mereka terima.

Mendengar perkataan ibunya Feng Yan langsung berdiri dari duduknya.

Tubuhnya bergetar karena terlalu banyak hal yang mengejutkannya dalam satu bulan ini.

"Apa ibu yakin dengan itu? Aku..." ia tidak tahu lagi harus mengatakan apa. Selanjutnya ia hanya diam dan menatap ibunya lekat-lekat yang masih terlihat

tersenyum bahagia.

"Sekarang perlihatkan pada ibu akar misterius yang kau katakan itu? Kalau dugaan ibu benar maka kau telah mendapat berkah surga."

Walau bingung dan tidak mengerti dengan ucapan ibunya, ia tetap melakukan seperti yang diperintahkan.

Serap. Lalu bayangkan dan alirkan energimu menggunakan Akar elemen misterius itu ke tanah."

Mendengar perintah sang ibu pemuda belia itu langsung memusatkan energi spiritual dengan akar misterius di telapak tangan. Kemudian membayangkan Rumput Salju yang pernah dia serap sebelumnya.

Setelah ia mengalirkan energinya ke tanah secara ajaib sebuah rumput spiritual berwarna putih tumbuh dari tanah yang telah ia alirkan energi spiritual.

"Ibu, bagaimana ini mungkin!" Feng Yan masih tidak percaya dengan apa yang ada di hadapannya.

"Yan'er, ibu pernah melihat simbol yang ditunjukkan akar elemenmu dulu di salah satu dunia kecil kuno. Disana dijelaskan kalau dulu akar elemen ini

Parah lagi tingkat kultivasiku turun hingga ranah master menengah dan tidak mungkin bisa ditingkatkan."

Feng Yan merasa iba mendengar cerita menyedihkan yang dialami Bai Guo. Namun juga sangat kagum dengan kekuatan mental pria itu, jika orang lain sudah pasti akan mengakhiri hidupnya.

"Sekarang aku mengumpulkan sumber daya hanya untuk putraku agar bisa menjadi kultivator sejati. Dalam waktu dekat ia akan mulai membuka jalur meridian ke dantian. Kuharap ia tidak bernasib buruk seperti ayahnya."

Untuk menutupi rasa sedihnya Bai Guo menyesap arak di tangannya dengan kuat.

Karena merasa iba pemuda itu mengeluarkan sebuah kotak kecil dan menyerahkan kotak itu pada pria disampingnya.

"Ambil dan simpanlah. Saat saudara Bai sudah berada di rumah seraplah pil itu, mungkin akan sangat sakit dan butuh waktu untuk penyerapannya."

Bai Guo membuka kotak itu dan terlihat sebuah pil berwarna hitam pekat dengan aroma yang sangat kuat.

"Pil apa ini saudara Feng?

Sepertinya ini sangat mahal, aku tidak bisa menerimanya." Ia hendak menyerahkan kembali kotak pil itu, namun Feng Yan sudah berbaring dan memejamkan mata tampak tidak mempedulikan Bai Guo. "

Pria itu termenung cukup lama sambil melihat kotak pil ditangannya, walau tidak mengetahui jenis pil di dalam kotak namun ia tahu benda itu pasti sangat mahal. Namun ia sedikit ragu untuk menyerapnya.

Feng Yan tidak menjelaskan

Kegunaan pil itu, sementara dia sudah tidak bisa berkultivasi lebih tinggi lagi.

Singkat cerita hari sudah mulai terang walau matahari belum terlihat dari Lembah Dewa. Baru saja Feng Yan membuka kedua mata namun yang pertama dia lihat adalah ujung mata tombak dan pedang.

Ia menatap ke sekeliling, dari kejauhan ia melihat Bai Guo sedang bersujud di depan tuan muda Hui. Sepertinya memohon untuk melepaskan pendekar yang sudah sangat baik padanya.

"Jadi kalian tim penjemput karavan dari kota? Sepertinya tuan muda kalian tidak tahu 'tingginya gunung dalamnya laut'." Feng Yan berdiri sambil membersihkan pakaian dan mengibaskan caping bambu di tangannya.

"Sepertinya aku sudah menolong seekor ular." sambil tersenyum Feng Yan meregangkan tubuhnya sehingga membuat kesal orang-orang yang sudah mengepung pemuda itu.

1
Nanik S
Lanjutkan Tor .. walau sayang ada perjodohan
azizan zizan
alur yang membingungkan blok blak blok blak blok blak blok blak tak ada hujung pangkal tau2 cerita beralih ke padang dewa...lah 🤔🤔🤔 ini orang gila ka hapa yang buat novel Nih..
azizan zizan
ini cerita undur kembali kebelakang kah...pantasan like nol...
Nanik S
Kenapa mesti ada perjodohan masih kecil .. kadang cerita seperti ini amat membosankan
Nanik S
Lanjut terus Tor
Nanik S
Cukup menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!