Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 24
lalu masuk lah anggota Black Wolf dengan mengangkat senjata di tangan mereka
semua orang yang berada di dalam kamar terkaget
"siapa kalian? kenapa kalian bisa masuk kesini?", tanya yesil tegang
"berani sekalian menculik nona kami",ucap anggota sebari mengarahkan senjata tepat di kening yesil yang membuat yesil gugup setengah mati
"tolong" suara dila
"cepat bawa nona ke rumah sakit! nona di beri obat", ucap anggota
mereka bergegas membawa nadila ke rumah sakit terdekat sedangkan yesil dan orang orang nya sudah di aman kan oleh anggota yang lain
saat di perjalanan anggota Black Wolf menghubungi vero
"tuan muda kami berhasil menyelamatkan nona nadila dan sekarang kami sedang membawa nona nadila ke rumah sakit Cita Kasih", ucap anggota di telepon
"bagus aku akan segera menyusul kesana! lalu bagaimana dengan pelaku?", tanya vero
"pelaku nya sudah kami aman kan tuan muda! kami akan membawa mereka ke bangunan tua di dekat sini!", ucap anggota
"baik lah, siksa mereka tapi jangan sampai mati!", seru vero
"baik tuan", jawab anggota kemudian panggilan pun di akhiri
"kita ke rumah sakit Citra Kasih!", seru vero
"baik tuan muda", jawab cio
kini dila sudah berada di rumah sakit dan langsung mendapatkan tanganan yang cepat oleh dokter yang ada
vero pun sampai di rumah sakit dan menuju ruangan dila berada lalu pintu pun di buka dengan keras
"bagaimana keadaan nya?", tanya vero
"untung saja di bawa ke rumah sakit jadi kami berhasil menyelamatkan nya dari efek obat yang telah di minum nya", terang dokter
"apa dia akan segera sadar dok?", tanya vero
"kemungkinan besok pagi dia baru akan terbangun", ucap dokter
"tidak usah khawatir tuan! dia sudah baik baik saja sekarang", ucap dokter kembali
"baik dok terima kasih", ucap vero
"sama sama tuan", jawab dokter
"oiya cio segera urus administrasi nya dan pindahkan nona ke kamar VIP" seru vero
"baik tuan muda!", jawah cio lalu keluar dari kamar rawat
kemudian vero menghampiri dila dan duduk di samping ranjang nya vero sangat lama memandangi wajah dila hingga ketukan pintu menyadarkan nya
"permisi tuan kami akan memindahkan pasien ke kamar VIP", ucap suster
"oiya sus silahkan", jawab vero
kini dila sudah berada di kamar rawat VIP dan vero terus di samping dila
"cio kamu kembali lah! beritahu yang lain dila selamat dan sekarang sudah tertidur", seru vero
"baik tuan muda", jawab cio
"mulai sekarang jangan panggil aku tuan muda lagi!", ucap vero
"tapi kenapa?", tanya cio
"karena aku sudah memiliki putra dan dia yang sekarang menjadi tuan muda", terang vero
"baik tuan saya mengerti", jawab cio lalu meninggalkan ruangan
sedangkan aula perusahaan vino dan yang lain nya masih menunggu kabar nadila dan vero
kemudian sampai lah cio perusahaan Morigan
"cio dimana dila? bagaimana keadaan nya?", tanya tasya
"nona dila sekarang berada di rumah sakit dan tengah tertidur di temani oleh tuan vero", terang cio
semua orang bernafas lega mendengar kabar dari cio termasuk vino ingin menyusul ke rumah sakit tapi di larang oleh nenek cia
"sayang besok saja ya kita ke rumah sakit nya", ucap nenek cia mencoba membujuk vino
"baik nenek", jawab vino karena merasa lega bahwa mommy nya baik baik saja dan sedang di jaga oleh daddy nya