Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 21
vero mulai melangkah menghampiri paman arka dan bibi cia tapi langkah nya terhenti karena wanita yang barusan vero lihat sedang mengobrol bersama paman arka dan bibi cia yang sedang mengendong anak kecil
vero membulatkan matanya nya saat melihat anak kecil yang sedang di gendong oleh bibi cia
wajah anak kecil itu seperti tidak asing untuk vero, lalu vero pun memanggil cio
"ada apa tuan muda?", tanya cio
"selidiki anak kecil itu!", ucap vero menunjuk anak kecil yang bersama bibi cia
"untuk apa anda menyelidiki anak kecil itu tuan muda?", tanya cio
"lihat dengan jelas cio! wajah anak kecil itu sangat mirip dengan ku waktu kecil!", ucap vero, lalu cio pun mengamati anak kecil itu dengan serius
"wah tuan muda anak kecil itu persis seperti dirimu", seru cio yang baru tersadar setelah mengamati dengan jelas wajah anak kecil itu
"seperti pinang di belah dua tuan muda wajah dan gaya anak kecil itu sama persis dengan anda!", seru cio kembali
"segera selidiki dengan kejadian 8 tahun lalu sekarang! aku tidak mau tau kau harus menemukan jawaban nya!", perintah vero
"baik tuan muda", jawab cio
"apakah dia anak ku dengan wanita waktu itu?", gumam vero yang mulai berfikir
saat vero melihat kembali ternyata wanita dan anak kecil itu sudah tidak bersama paman arka dan bibi cia
"kemana wanita dan anak kecil itu?", gumam vero kembali
"kak vero", seru tasya yang menghampiri vero
"eh tasya", jawab vero
"kak vero apak kabar?", tanya tasya sebari memeluk vero
"kabar kakak baik, bagaimana dengan mu?", tanya vero
"tasya juga baik kak", jawab tasya yang melepaskan pelukan nya
"mana kak varo dan kak livia?", tanya tasya
"mereka tidak ikut kesini, oiya tas apa kamu melihat seorang wanita yang bersama anak kecil?", tanya vero
"banyak wanita dan anak mereka disini kak, lalu yang kakak maksud yang mana?", tanya tasya
"yang tadi mengobrol dengan paman dan bibi?", tanya vero
"oh itu nadila kak sama anak nya vino", jawab tasya
di sisi lain yesil sedang merencanakan balas dendam nya terhadap nadila, yesil pura pura menyamar sebagai pelayan
yesil berencana akan menjebak dila dengan obat perangsang lalu membawa nya ke sebuah hotel yang sudah yesil siapkan bersama orang orang sewaan nya
"saat wanita itu sudah meminum nya dan nanti saat dia pergi ke toilet lalu jalan kan tugas kalian culik dia lalu ke bawa hotel", ucap yesil pada orang orang sewaan nya
"baik nona", jawab orang sewaan yesil
"lihat saja dila! sekarang giliran ku yang akan mempermalukan mu dan akan aku sebar rekaman mu nanti ke media", gumam yesil dengan senyum jahat nya
di tengah berlangsung nya acara ulang tahun perusahaan Morigan yang mewah dila sedang bersama kedua sahabat nya
lalu tak lama seorang pelayan menghampiri dila dan sahabat nya, pelayan itu membawa tiga gelas minuman lalu memberikan nya pada dila dan yang lain nya
"ini nona minuman nya", ucap pelayan
tanpa curiga dila mengambil gelas tersebut lalu meminum nya tanpa dila tau bahwa minuman tersebut sudah di beri obat perangsang
selang beberapa menit dila mulai merasakan tidak enak di badan nya
"mir aku ke toilet dulu! titip vino sebentar", ucap dila
"baik dil", jawab mira
"sayang mommy ke toilet sebentar yah! kamu sama aunty mira dulu ya", ucap dila
"baik mommy" jawab vino..