NovelToon NovelToon
Calon Ratu Menjadi Budak Persembahan

Calon Ratu Menjadi Budak Persembahan

Status: tamat
Genre:Harem / Pusaka Ajaib / Perperangan / Tamat
Popularitas:938.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: lafratabassum

Gyan Aghaton, Raja Kerajaan Garamantian. Tampan, gagah dan kharismatik. Memiliki puluhan Selir. Namun Gyan memiliki kenangan buruk dengan wanita, membuatnya jijik saat bersentuhan dengan mereka. Suatu malam setelah pernikahan politiknya, sang Ratu sengaja memasukkan bubuk cinta pada makanan Raja. Lelaki itu mau tak mau harus menyalurkan nafsunya. Sayangnya bukan pada sang Ratu, namun pada budak pernikahan yang tak sengaja jatuh di pemandiannya.

Putri Valmira Aera dari kerajaan Mystick. Setelah di khianati suaminya dengan sepupunya, di segel kekuatannya. Kini hidupnya lebih malang lagi. Di kehilangan ingatannya dan harus menjadi budak persembahkan pernikahan. Tak hanya itu dia juga dipaksa raja untuk melayaninya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lafratabassum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Percaya

Valmira berjalan mengikuti seorang pelayan menuju istana Harem.

" ibu suri" ucap Valmira saat masuk di kamar Raveena.

" kau, siapa namamu? dan kenapa bisa yang mulia memilihmu menjadi selir barunya?" tanya Raveena penasaran. Dia terlihat dingin namun sebenarnya ingin mendekati Valmira.

" saya Alora, pelayan putri Farfalla" jawab Valmira lembut. Raveena semakin tersihir mendengar suara lembut Valmira, belum juga parasnya yang putih menawan, tingkahnya yang anggun, bahkan suaranya enak di dengar. Pantas saja Gyan langsung menariknya ke ranjang.

" Alora, em baiklah. Mulai sekarang kau tinggal di istana Harem, bersama dengan para pelayan" ucap Raveena santai.

" apa aku boleh meminta seseorang untuk menemaniku?" tanya Valmira hati-hati.

" asal sebagai pelayan, sepertinya bisa"

" kalau begitu, bisa jadikan Fleur menjadi pelayan pribadiku?, dia juga pelayan kediaman putri Farfalla"

" aku akan menanyakan dulu pada putri Farfalla"

" baiklah ibu suri"

" kalian tunjukkan pada selir Alora di mana kamarnya"

" baik ibu suri"

Valmira pamit undur diri dan langsung meninggalkan tempat menuju kamarnya. Dia tidak tau jika ruangan yang dia tempati hanya diperuntukkan untuk selir agung. Raveena sengaja memilihkan kamar ini untuk menarik perhatian Gyan. Raveena ingin mendapat kepercayaan anak tirinya itu.

" Putri kami diutus oleh ibu suri untuk meminta seorang pelayan milik anda" pelayan pribadi ibu suri datang menemui putri Farfalla.

" pelayan, kenapa ibu meminta pelayanku?" tanya Farfalla kebingungan.

"bukan untuk ibu suri, melainkan untuk selir baru Yang mulia" jawab pelayan itu senang.

" selir baru lagi? kapan kakak mendapatkannya? berasal dari mana?" tanya Farfalla dengan wajah terkejut. Kakaknya baru saja menikah beberapa hari yang lalu, kini sudah ada selir lagi. Daerah mana yang tidak tau malu mengirim wanita disaat seperti ini.

" kali ini yang mulia sendiri yang memilih. Semalam bahkan selir ini sudah bermalam di kamar yang mulia" jawab pelayan itu apa adanya.

" astaga! jadi kakakku yang mengangkatnya. aku ingin melihat wanita itu, dia pasti istimewa" Farfalla terlihat antusias.

" putri pasti sudah pernah melihatnya, dia selir Alora. mantan pelayan anda"

" si.. siapa? Alora. Gadis dekil dan bau itu?" Farfalla keceplosan.

" iya putri"

" dia memang gadis yang baik dan jujur. tapi selera kakak kenapa bisa seperti itu?" guman Farfalla tidak percaya.

" tidak putri, selir Alora sangatlah cantik. Semua wanita yang melihatnya Pasti iri dengan parasnya" pelayan ibu suri langsung mengoreksi berdasarkan apa yang dia lihat.

" tidak mungkin kau pasti salah,"

" tidak putri, jika anda tidak percaya, anda bisa datang ke istana Harem untuk menyaksikannya" pelayan ibu suri menantang.

" baiklah, oh ya kau ambil saja pelayan yang kau cari"

putri segera pergi menuju kamar ibunya. Dia penasaran bagaimana bisa pelayan dekil itu di katakan cantik.

" ibu" panggil Farfalla begitu masuk ke kamar ibunya.

" em, disini" teriak Raveena dari arah samping.

" ibu apa benar Alora menjadi selir pilihan kakak?" tanya Farfalla langsung saja.

" selir Alora, Farfalla. Raja Gyan sudah memilihnya" jawab Raveena sambil menerus membaca buku.

" jadi benar, apa kakak sedang mabuk saat mengatakannya?" tanya Farfalla.

" yang mulia dalam keadaan sadar sepenuhnya. oh ya mana pelayan yang aku minta?" Raveena baru menyadarinya.

" sebentar lagi pasti datang" jawab Farfalla datar.

" ibu suri" pelayan pribadinya baru saja datang.

" bawa dia ke tempat selir Alora" perintah Raveena tanpa banyak bicara.

" tunggu! aku ikut" Farfalla masih tidak percaya, dia akan memastikannya sendiri, bagaimana selera kakaknya turun drastis.

ketiga wanita berjalan menuju kamar Valmira. Fleur adalah pihak yang tidak tau menahu kemana dia di bawa.

" putri Farfalla" sambut Valmira saat penjaga mengumumkan kedatangan tamunya.

" Alora? ini benar kau?. kau berubah menjadi secantik ini bagaimana bisa?" tanya Farfalla menatap Valmira dengan seksama.

" em saya.." Valmira tidak bisa meneruskan kalimatnya. Dia bingung harus darimana mengatakannya.

" Fleur, kau Disini?" Valmira langsung mengganti topik. putri Farfalla meneleh ke arah Fleur.

" Fleur kemari, apa kau juga percaya jika dia ini Alora?" Farfalla mencari pembuktian jika wanita di depannya ini tidak tampak seperti Alora yang biasanya.

" dia, dia benar Alora putri, selama ini dia menutupi kulit putihnya menggunakan lumpur agar terhindar dari penjaga yang kurang ajar" jelas Fleur, dia sangat membantu Valmira. Valmira tersenyum tipis sebagai bentuk terimakasih.

" pantas saja, jadi itu alasannya kau terlihat sangat dekil" ungkap putri Farfalla.

" apa kau merayu kakakku?" lanjut putri Farfalla menyelidik.

" tidak putri, saya tidak berani" Valmira langsung bersimpuh, di depan putri Farfalla, Valmira masih merasa menjadi pelayan.

" selir" ucap pelayan ibu suri sambil menarik Valmira berdiri.

" sekarang anda adalah selir yang mulia, jangan mudah bersimpuh seperti ini" nasehat pelayan.

" jangan lakukan itu di depan kakakku, aku bisa kena marah" imbuh putri.

" maafkan saya putri" Valmira berdiri.

" sudahlah, aku akan pergi menemui putri Shana, dia pasti terkejut mendengar berita ini" putri Farfalla pergi tanpa berpamitan. Padahal statusnya seharunya berada di bawah Valmira.

" kami undur diri" ucap pelayan ibu suri, meninggalkan Fleur sendiri.

" Fleur"

" Alora", bagaimana bisa kau berubah seperti ini. apa yang terjadi semalam?" Fleur langsung memberondong Valmira dengan pertanyaan.

" aku tidak tau, niatku hanya ingin membantu seorang pelayan lalu berakhir seperti ini. Raja memaksa dan menahan ku di kamarnya" jelas Valmira dengan wajah sedih. Fleur menghembuskan nafas kasar.

" lalu bagaimana sekarang? apa yang akan kau lakukan ?" tanya Fleur bingung.

" entahlah, aku ingin pergi dari sini. Menjadi selir Raja pasti sangat tidak mudah" wajah Valmira polos.

" kau benar, aku akan membantumu. kita pasti bisa pergi dari sini" jawab Fleur yakin.

Fleur tanpa rasa iri sedikitpun bersedia menjadi pelayan Valmira. Wanita itu mengatur semua tempat serta jadwal harian Valmira.

Hari berubah, menjalang malam tiba, pelayan Harem datang menuju kamar selir Alora.

" malam ini yang mulia meminta selir Alora untuk menemani" ucap pelayan pribadi ibu suri.

" baik kami akan mempersiapkan diri" jawab Fleur sambil membungkukkan badan lalu pergi ke dalam.

" selir, yang mulia raja sudah meminta anda menemani malam ini" ucap Fleur disana ada beberapa pelayan yang bersiap membantu mendandani selir Alora.

" em, kalian pergilah dulu" usir Valmira kepada pelayan hanya menyisakan Fleur.

" Fleur, aku tak mau pergi. bisakah kau mencari alasan yang bagus?" Valmira tampak sedih.

" Alora, bagaimana bisa kita menolak permintaan yang mulia raja. lagi pula ini bukan pertama kalinya, kau pasti sudah terbiasa" bisik Fleur.

" sebenarnya, Raja tidak sampai menyentuh ku. entahlah dia seperti sedang memainkan tubuh ku saja" jawab Valmira mengingat-ingat kejadian kemarin malam.

" maksudnya bagaimana?" Fleur tidak paham.

" ya begitulah, Raja hanya menyuruhku melepaskan baju" jawab Valmira malu menjelaskan secara detail.

" aku takut malam ini, yang mulia akan lebih jauh lagi" cicit Valmira.

" lalu bagaimana menolaknya, kita tidak mungkin asal mencari alasan"

" memang, apa kita.."

" selir waktu kita tidak banyak" seruan seseorang dari luar kamar. Fleur mendadak gelisah.

" Alora maafkan aku tapi malam ini sepertinya kau memang harus Pergi ke sana" ucap Fleur dengan berat hati.

" selir" panggil pelayan ibu suri. Fleur segera bangkit dan membuka pintu, bahkan sebelum Valmira memberikan izin.

Fleur sengaja menghindar, dia tidak bisa menolong Valmira kali ini. Para pelayan dengan seksama mendadani Valmira dengan sangat cantik. tidak perlu banyak aksesoris, paras menawan Valmira sudah cukup membuat siapapun terpesona.

" kita pergi" pelayan ibu suri serta rombongan berjalan di mengikuti Valmira. Meraka mengiringi selir Alora menuju istana Raja.

1
Anonim
Gg gv.
Annie Soe..
Babnya panjang tapi tetap seru & bikin penasaran endingnya..
Annie Soe..
Siapa keluarga & asal usul Falla thor ?
Bikin season 2 dong..
Annie Soe..
Ehm,,, ehm....
Annie Soe..
Ngenes banget bayangin kerajaan besar Garamantian yg begitu jaya kosong benar2 kosong & puncaknys hilang lenyap ditelan lautan pasir..
Annie Soe..
Awas Falla, nanti emrick cemburu ke kantata..
Annie Soe..
Di bikin film bagus niy,
Seruu, ada romance, action, & magic..
Annie Soe..
Hebaatt thor,,
Karya halu yg keren,
readers bisa masuk ke dlm cetita krn penggambaran yg detil/jelas,,
Lav yu thor, semangaatt..
Annie Soe..
So pasti valmira bisa lewatin dinding lsabirin, wong dia anaknya yg bikin perisai sihirnya..
Annie Soe..
Tambah seru, teka teki makin banyak..
Annie Soe..
Ya ampun kasihan banget valmiral lupa jalan balik ke kapal.
Mdh2an ga ketemu org jahat..
Annie Soe..
Keknya identitas alora mulai terbuka sedikit2..
Annie Soe..
Penyihir Arghi sdh datang??
Atau tidak di undang ??
Annie Soe..
Perhatian sekali yang mulia dgn selir agungnya..
Annie Soe..
yg mulia raja selalu modus klo ketemu Valmira..
Annie Soe..
Yg mulia raja Gyan bucin ke Valmira..
Hanya dgn Valmira yg mulia raja bisa merasakan ehm,, ehm...
Annie Soe..
Kau cerdik Valmira, kau buat 2 putri yg memusuhimu jadi membantu apa yg kau inginkan yaitu keluar dr istana.
Tapi yakin yg mulia raja gyan ga akan melepaskamu..
Nuraishah❤💚
👍🏻
MomRea
dari semalam dari bab 1 maraton baca novel ini karena cerita nya bagus.... semangat Thor..
MomRea
terjebak ya hehehe..😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!